Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penggunaan Safety-Enginereed Device di Rumah Sakit (Kajian Literatur) Auzan Hudzaifah; Devi Nurmalia
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1077

Abstract

Kejadian needle stick injury menjadi masalah yang serius dalam bidang pekerjaan kesehatan dan menjadi persoalan keselamatan kerja yang harus dihadapi oleh tenaga kesehatan pada umumnya. Insiden cedera karena tertusuk jarum dengan tidak sengaja atau yang biasa disebut needle stick injury tersebut merupakan salah satu permasalahan keselamatan kerja di rumah sakit yang paling sering dilaporkan serta berdampak sangat serius dan nyata. Salah satunya dapat meningkatkan resiko pajanan virus berbahaya ataupun penyakit yang menular hingga kematian, sehingga rumah sakit banyak menanggung kerugian karena insiden tersebut. Dalam rangka mengurangi angka kejadian needle stick injury terciptalah gagasan baru berupa penerapan perangkat yang dipercaya menjadi sebuah solusi bagi tenaga kesehatan untuk meminimalisir terjadinya needle stick injury di rumah sakit. Berdasarkan 5 literatur didapatkan bahwa penggunaan safety-enginereed device terbukti efektif untuk mengurangi angka kejadian needle stick injury di rumah sakit. Dalam mendukung penerapan safety-enginereed device berjalan efektif di rumah sakit dibutuhkan sikap disiplin dan ketelitian yang tinggi setiap petugas kesehatan dirumah sakit dan pedoman penggunaan serta sosialisasi penggunan dari safety-enginereed device tersebut. Efektifnya penggunaan safety-enginereed device dalam menurunkan insiden needle stick injury di rumah sakit, juga dapat menurunkan angka risiko terjadinya paparan infeksi dari pasien ke petugas medis.
Penggunaan Sistem Informasi Daily Maintenance Alat Medik Berbasis Aplikasi Website Dalam Rangka Pemeliharaan Alat Medik Di Ruang Rawat Inap Nadilla Oktavia; Devi Nurmalia
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i2.1556

Abstract

Peralatan medik harus selalu dalam kondisi baik dan siap pakai sehingga keberlangsungan pelayanan dan keselamatan pasien dapat terjamin. Faktor penting dalam penjaminan mutu peralatan medik adalah pemeliharaan yang dilakukan oleh pengguna sarana, Tujuan studi literatur ini yaitu mengetahui gambaran penggunaan sistem informasi dalam bentuk software atau aplikasi berbasis website dalam pelaksanaan daily maintenance alat medik. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur. Database yang digunakan Science Direct, Google Scholar, Springer dan SCOPUS. Pencarian artikel menggunakan kata kunci yaitu software or innovation preventive maintenance of medical equipment, daily maintenance medical machine. Hasil review menunjukkan bahwa penggunaan software maupun aplikasi berbasis website dalam penerapan pemeliharaan alat medik memberikan kemudahan bagi user dimana dapat dilakukan melalui media elektronik seperti komputer maupun smartphone serta dapat diakses secara offline atau online melalui berbagai macam Browser Web. Sistem informasi ini terdiri dari beberapa fitur yang dapat membuat proses pemeliharan alat medik menjadi lebih lengkap dan tersistematis. Pelaksanaan daily maintenance alat medik akan lebih termonitor dengan adanya pengembangan sistem informasi dalam bentuk software atau aplikasi berbasis website ini sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko terjadinya kesalahan dalam pemberian pelayanan kesehatan pada pasien dan mengurangi terjadinya downtime ataupun breakdown pada alat medik.
Gambaran kompetensi spiritual perawat Sarah Ulliya; Devi Nurmalia; Madya Sulisno; M. Hasib Ardani; Mustika Suci Susilastuti
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.2031

Abstract

Perawatan spiritual merupakan salah satu tanggung jawab perawat saat memberikan asuhan keperawatan, tetapi perawat belum sepenuhnya mempertimbangkan aspek tersebut. Hasil studi lalu terhadap 30 pasien di 3 rumah sakit, menunjukkan bahwa sebesar 79% pasien yang dirawat tidak mendapat pendampingan spiritual oleh perawat, perawatan spiritual berada pada kategori kurang baik yaitu sebesar 57,7%, 21% pasien menyatakan mendapat pendampingan spiritual dari pemuka agama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kompetensi Perawatan spiritual yang dimiliki oleh perawat. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei, dengan menggunakan non random sampling; quota, dengan jumlah perawat sebanyak 238 perawat. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner Nurses’ Professional Competence in Spiritual Care yang berjumlah 38 pernyataan. Hasil penelitian dengan nilai rerata 114.15 pada rentang skor minimal 38 sampai maksimal 152. Kompetensi di aspek Assessment and implementation of spiritual care masih cukup rendan diliaht dari nilai reratanya. Dan komponen Human values yang nilai rerata paling tinggi. Beberapa kompetensi perlu ditingkatkan seperti penggunaan instrumen standar dalam mengkaji kebutuhan spiritual pasien, ketersediaan waktu dalam mengidentifikasi kebutuhan spiritual pasien dan keluarga, memberikan laporan tertulis tentang kebutuhan spiritual pasien dan keluarga pasien kepada rekan kerja/kolega, dan pengadaan konseling interdisipliner untuk memberikan perawatan spiritual kepada pasien dan keluarga pasien.