Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Calon Pengantin Di PKM Pekauman Herawati, Anita; Razy, Fakhruddin; Kusumawati, Linda; Dona, Sismeri
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 1 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i1.357

Abstract

Pendahuluan: Calon pengantin sebagai seseorang yang akan memasuki gerbang pernikahan sangat memerlukan adanya informasi dan edukasi tentang kesehatan reproduksi khususnya tentang perencanaan kehamilan yang tepat agar kelak mempunyai keturunan yang sehat dan ibu melahirkan dengan selamat. Informasi dan edukasi perlu diberikan karena masih banyaknya anggapan yang salah tentang kesehatan reproduksi sehingga diperlukan persamaan persepsi dan informasi agar tidak salah perilaku dalam kesehatan reproduksi.Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan calon pengantin terhadap kesehatan reproduksi.Metode: Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi informasi tentang kesehatan reproduksi.Hasil: Kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik, peserta kegiatan mampu menerima informasi yang diberikan dan terjadi peningkatan pengetahuan.Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Caten dapat menerima informasi edukasi tentang kesehatan reproduksi dengan baik dan meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.
The correlations between the determinants of women's health during pregnancy to the incidence of stunting Lathifah, Nur; Kusumawati, Linda; Palimbo, Adriana; Jannah, Fathonatun
Health Sciences International Journal Vol. 2 No. 1: February 2024
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v2i1.17

Abstract

Background: WHO's target of reducing stunting below 20% has not been achieved in Indonesia, especially in Banjar Regency, with a prevalence of 33.45%. Lok Buntar village became the locus of stunting, where 38.7% of the 116 children under five were stunted, with several determining factors including age at pregnancy, a woman's height, birth spacing, nutritional status, and anemia. Objective: This study aims to determine the relation between determinants of maternal health during pregnancy and the incidence of stunting in Lok Buntar Village, Banjar Regency. Method: This type of observational analytic research with a retrospective design case-control approach. The total sample of 90 pregnant women, consisting of 45 cases and 45 controls, was taken by random sampling technique. Secondary data collection instruments used were checklists, cohorts of mothers and toddlers, and MCH books. Results: Findings show that the age of women during pregnancy is 84.0% at risk between 20 to 35 years, p-value 0.000. The spacing of births within two years was 70.4%, while the spacing of more than two years was 41.3%, with a p-value of 0.021. Respondents who have a height below 150 cm are 68.6%, with a p-value of 0.009. The nutritional status of pregnant women experiencing caloric energy deficiency is 84.2%, with a p-value of 0.002. Meanwhile, anemia and the risk of stunting were 89.7%, with a p-value of 0.000. Conclusion: The determinants of women's health during pregnancy have significant correlations with the incidence of stunting.
PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN DAN PELESTARIAN KAIN SASIRANGAN PADA KAUM MILENIAL DI KOTA BANJARMASIN Yuli, Yuliarti Rezeki; Dyah Sri Wulandari; Linda Kusumawati; Firza Ariza; Rey Melvin Resubun
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v1i1.3

Abstract

Kain sasirangan merupakan kain adat suku banjar kalimantan selatan. Ada banyak motif, corak dan warna yang menarik. Kain sasirangan tidak hanya dipakai untuk acara resmi tetapi dapat dipakai pada saat santai. Kain sasirang sudah banyak dikenal oleh masyarakat di daerah kalimatan selatan tetapi juga diluar kalimantan selatan. Dalam upaya meningkatkan krativitas anak muda khususnya mahasiswa prodi manajemen Universitas Sari Mulia. Maka dilakukanlah pelatihan pembuatan kain sasirangan dalam rangka menumbuhkan semangat cinta budaya indonesia khususnya kain sasirangan. Serta meningkatkan semangat berwirausaha dari salah satu contoh dari UMKM “Dianlia Sasirangan”Ada banyak penjual kain sasirangan semua saling berkompetitif dengan menonjolkan ke khasan dari masing-masing pengrajin sasirangan. Tapi dengan seni menjual yang sesuai akan menghasilkan penjualan yang sesuai harapan. Adanya inovasi produk juga salah satu pendukungan penjualan dari kain sasirangan. Adanya pelatihan ini sangat memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha.
Pemberian Pelayanan Kesehatan Bagi Tenaga Kerja: Literature Review Kusumawati, Linda; Herawati, Anita
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i1.773

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan Kesehatan tenaga kerja merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk melindungi tenaga kerja dari kemungkinan mengalami gangguan kesehatan yang disebabkan dari pekerjaan atau lingkungan kerja serta mengupayakan peningkatan kemampuan fisik tenaga kerja.Tujuan: penelitian ini untuk menggambarkan hasil literatur review tentang pelayanan kesehatan bagi tenaga kerja.Metode: penelitian ini menggunakan metode literatur review, mengidentifikasi literatur melalui pencarian di database Google Scholar, PubMed dengan kriteria inklusi.Hasil: literature review ini menunjukkan bahwa untuk mendapatkan pegawai yang memiliki semangat kerja, berdisiplin tinggi, dan bersikap loyal dalam mencapai tujuan organisasi/institusi, maka fungsi dari pemeliharaan pegawai, yang meliputi keamanan, keselamatan dan Kesehatan pegawai sangat perlu  mendapat perhatian dari manajer/pimpinanSimpulan: Upaya dalam menjaga kesehatan pegawai yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam meningkatkan produktivitas kerja secara optimal adalah dengan melakukan upaya perlindungan tenaga kerja berupa penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Perusahaan.Kata Kunci: Pelayanan, Kesehatan, Tenaga Kerja Abstract Background:   Occupational health services are activities organized to protect the workforce from the possibility of experiencing health problems caused by work or work environment and strive for improvement of the physical capabilities of the workforce.Purpose: This study is to illustrate the results of the review literature on health care for the workforce.Method: This research uses the literature review method, identifying the literature through a search in the Google Scholar database, PubMed with inclusion criteria.Results: this literature review shows that to get employees who have a spirit of work, high discipline, and be loyal in achieving organizational/institutional goals, the function of employee maintenance, which includes employee safety, safety, and health, is very necessary to get attention from managers/leaders.Conclusion: Efforts in maintaining employee health that can be done by the company in increasing work productivity optimally is to make labor protection efforts in the form of health care in the  Company.Keywords: Service, Health, Labor
Pendampingan Ibu – Ibu PKK Melalui Inovasi Kulit Buah Pisang Sebagai Media Filter Dan Sabun Herbal Halal Alawiyah, Tuti; Kusumawati, Linda; Kusvitasari, Hairiana
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024928

Abstract

Penyakit diare di Kalimantan Selatan masih termasuk dalam salah satu golongan penyakit terbesar yang angka kejadiannya relatif cukup tinggi, keadaan ini di dukung oleh faktor lingkungan, terutama kondisi sanitasi dasar yang masih tidak baik, misalnya penggunaan air untuk keperluan sehari-hari yang tidak memenuhi syarat, jamban keluarga yang masih kurang dan keberadaannya kurang memenuhi syarat, serta kondisi sanitasi perumahan yang masih kurang dan tidak higienis. Sebagai perbandingan kasus diare kota Banjarmasin pada tahun 2017 sebanyak 8.681 kasus, tahun 2019 sebanyak 1.073 kasus, serta tahun 2020 kasus diare mengalami peningkatan sebanyak sebanyak 5.412 kasus (Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, 2022) [6]. Salah satu kelurahan di kota Banjarmasin yang tinggi angka diare yaitu Kelurahan Belitung Selatan. Kelurahan Belitung Selatan mempunyai luas wilayah 54 ha dan secara administratif merupakan salah satu kelurahan dalam lingkungan Kecamatan Banjarmasin Barat dengan jarak tempuh ke Pusat Kecamatan sekitar 1,5 km./ 10 mnt. Dari segi penataan sanitasi masih kurang baik dan kondisi tersebut Perluaadanya upaya dalam pengelolaan kesehatan. Perlu adanya upaya dalam peningkatan derajat Kesehatan di kelurahan Belitung Selatan salah satunya dengan adanya upaya pelatihan PHBS serta pemanfaatan inovasi pembuatan sabun dan filter air berbahan dasar karbon aktif kulit buah pisang. Kulit buah pisang memiliki manfaat kesehatan yang signifikan karena kandungan karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin A, B C, dan beberapa senyawa metabolit sekunder lainnya. Tujuan dari PkM ini adalah untuk: (1) Menumbuhkan dan Meningkatkan kepedulian PHBS melalui cuci tangan pakai sabun; (2) Meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat RT 25 kelurahan Belitung Selatan; (3) Meningkatkan keterampilan mitra dalam pengelolaan air bersih melalui filtrasi karbon aktif kulit buah pisang; (4) Meningkatkan ketempilan mitra dalam pembuatan sabun cair herbal halal berbahan dasar karbon aktif kulit buah pisang. kegiatan ini bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa sendiri yang mengacu terhadap 8 (delapan) Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah. Bagi dosen memberikan pengalaman berkegiatan di luar kampus (IKU) dan Hasil kerja riset dosen terkait karbon aktif kulit buah pisang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada (IKU 5. Bagi mahasiswa kegiatan ini dapat sebagai wadah pengalaman diluar kampus (IKU 2) dan dapat dintegrasikan dalam kegiatan MBKM dengan mata kuliah 7 SKS yaitu mata kuliah Kewirausahaan (3 sks) Kuliah Kerja
Pengaruh Edukasi Kesehatan Repruduksi Remaja Putri Terhadap Pengetahuan Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi di Universitas X Anita Herawati; Linda Kusumawati
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescent girls are more at risk of having their reproductive organs infected. Reproductive tract infections are one of the causes of improper reproductive organ hygiene behavior. The solution is to provide reproductive health education about personal hygiene during menstruation so that knowledge increases for the betterTo identify the influence of reproductive health education on female teenagers regarding personal hygiene during menstruation at University X. This research method is pre-experimental with a one group pretest posttest design. The sampling technique was purposive sampling, samples were taken based on research criteria, a sample of 30 X students. Data analysis in this study used the marginal homogeneity test. esearch results, pretest 10 people (33.3%) were categorized as good, 10 people (33.3%) were categorized as sufficient and 10 people (33.3%) were categorized as poor. Posttest results, 24 people (80.0%) were categorized as good, 6 people (20.0%) were categorized as fair. The results of the marginal homogeneity test are p value = 0.0001 where p < 0.05 means there are differences between variables. Conclusion: There is an influence of reproductive health education on young women regarding personal hygiene during menstruation at University X.