Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PROGRAM BANTUAN MODAL KREDIT USAHA PENGUATAN EONOMI MASYARAKAT (KUPEM) OLEH PEMERINTAH KOTA JAMBI TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KOTA JAMBI Rosmeli Rosmeli
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v1i3.1841

Abstract

Salah satu kebijakan pemerintah dalam membantu masyarakat dalam permodalan UMKM di kota Jambi yaitu melalui Program Kredit Usaha Penguatan Ekonomi Masyarakat (KUPEM). Dengan adanya bantuan modal KUPEM yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat yang mampu mengatasi masalah keterbatasan modal yang dihadapinya secara mandiri dan berkelanjutan. Penelitian ini membahas tentang proses penyaluran bantuan modal KUPEM di kota Jambi, dampak dari penyaluran program KUPEM bagi perkembangan usaha kecil dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.subjek penelitian ini adalah pelaku UMKM di kota Jambi sebagai sasaran Program Kredit Usaha penguatan Ekonomi Masayarakat (KUPEM) yang telah memperoleh bantuan pinjaman modal periode tahun 2006-2012 yaitu berjumlah 48 usaha. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus sehingga diperoleh dengan jelas gambaran dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen.
STUDI KOMPERATIF KETIMPANGAN WILAYAH ANTARA KAWASAN BARAT INDONESIA DAN KAWASAN TIMUR INDONESIA Rosmeli Rosmeli; Nurhayani Nurhayani
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v3i1.1861

Abstract

Pertumbuhan ekonomi, pemeratan hasil-hasil pembangunan dan kemampuan daerah di kawasan  timur Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan kawasan barat Indonesia (KBI) pada umumnya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa  kawasan Barat Indonesia memiliki tingkat ketimpangan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kawasan Timur Indonesia, dengan indeks rata – rata 0.83 untuk Kawasan Barat Indonesia dan 0.45 untuk Kawasan Timur Indonesia. Sedangkan dari hasil korelasi person diketahui bahwa Pada Kawasan Barat Indonesia, ketimpangan wilayah mempunyai hubungan negative dan sangat kuat  terhadap tenaga kerja sebesar 0,905 pada tingkat kepercayaan 99 persen sedangkan untuk  kawasan Timur Indonesia diketahui bahwa hubungan ketimpangan wilayah dengan tenaga kerja  menghasilkan hubungan yang positif dan tidak begitu kuat sebesar 0.599
DAMPAK INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP KETIMPANGAN PEMBANGUNAN KAWASAN TIMUR INDONESIA Rosmeli Rosmeli
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 10 No. 2 (2015): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.508 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v10i2.3681

Abstract

Ketimpangan Pembangunan sampai saat ini masih terjadi, khususnya antara Kawasan Barat Indonesia dengan Kawasan Timur Indonesia, perbedaan pembangunan infrastuktur sejak zaman orde baru mengakibatkan pembangunan di kawasani ni tidak sebaik pembangunan di KBI. Bila dilihat dari sumber daya alam yang ada, KTI memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, tetapi belum di kembangkan secara optimal. Penelitian ini menggunakan data panel provinsi – provinsi di Kawasan Timur Indonesia. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Ketimpangan Pembangunan di Kawasan Timur Indonesia selama tahun 2000 – 2014 rata – rata sebesar 0.41 dan terus mengalami penurunan. Dari hasil regresi data panel diketahui bahwa PMDN mempunyai tidak pengaruh signifikan terhadap ketimpangan pembangunan dan mempunyai arah negative, sedangkan PMA dan TK mempunyai pengaruh signifikan terhadapa ketimpangan pembangunan kawasan timur Indonesia dan mempunyai arah positif. Kata kunci : Williamson indeks
Dampak dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan antar daerah di Provinsi Jambi Dodi Chandra; Syurya Hidayat; Rosmeli Rosmeli
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.825 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v12i2.3942

Abstract

This study aims to analyze: 1) the development of balancing funds, economic growth and inequality between regions in Jambi Province; 2) the impact of balancing funds on economic growth and inequality between regions in Jambi Province. The analysis was carried out descriptively and quantitatively using regression analysis. The results of the analysis found that: 1) the average balance fund obtained by Jambi Province during 2001-2013 was Rp. 3,854,250,067, with a tendency to increase every year. The average economic growth of Jambi Province during 2001-2013 was 6.64% per year. Furthermore, the average level of inequality between regions is 0.38, which is categorized as being; 2) The balancing funds in fact have had a good impact and can trigger economic growth in Jambi Province. However, balance funds also have a negative impact on increasing inequality between regions
Determinan produksi perkebunan karet di Desa Purwasari Kabupaten Bungo Rosmeli Rosmeli; Dwi Hastuti
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.924 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v14i2.7800

Abstract

Rubber plantations that used to be the mainstay of the community in Jambi Province are now being replaced by oil palm plantations, the same thing also happened in Purwasari Village, Bungo Regency. This study uses primary with respondents as many as 40 rubber farmers, from the results of the study, obtained the results together - the area of land, number of plants, age of plants, labor and fertilization costs have a significant effect on rubber production, while partially planted area and number of plants has a significant effect on rubber production, while the age of the plant, the number of laborers and the cost of fertilization have no significant effect on rubber production. Seen from the scale of production of rubber farmers in Purwasari Village are on the scale of production decreasing returns to scale.
Analisis distribusi pendapatan transporter online di Kota Jambi (studi kasus pengemudi gojek) Ilham Praditya; Rosmeli Rosmeli; Selamet Rahmadi
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 16 No. 4 (2021): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpe.v16i4.15938

Abstract

This study aims to analyze the socio-economic characteristics and income distribution of gojek drivers in Jambi City. The data used is primary data. Data were collected through interviews and questionnaires to gojek drivers in Jambi City. The data were analyzed descriptively-quantitatively. The results of the study found that the income distribution of Gojek drivers in Jambi City was categorized as low inequality. This can be proven by the Gini Ratio of 0.14. At the same time, the position of the Lorenz Curve is located not far from the diagonal line
Dampak Infrastruktur Terhadap Ketimpangan Pembangunan Antar Daerah di Provinsi Jambi Rosmeli Rosmeli
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Sains Sosio Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.007 KB) | DOI: 10.22437/jssh.v2i1.5284

Abstract

Pembangunan Infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat proses pembangunan nasional dan regional. Infrastruktur juga mempunyai peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Laju pertumbuhan ekonomi dan investasi suatu Negara maupun daerah tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energy. Inilah yang menyebabkan pembangunan infrastruktur menjadi pondasi dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Bertambahnya infrastruktur dan perbaikannya oleh pemerintah diharapkan memacu pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketimpangan pembangunan.
Pengembangan Komoditas Kelapa Sawit dan Karet serta Dampaknya Terhadap Pendapatan Petani di Kecamatan Pelepat Ilir Dwi Hastuti; Arman Delis; Rosmeli Rosmeli
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, No (Issue) 2, Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.432 KB) | DOI: 10.22437/jssh.v2i2.5955

Abstract

Kelapa sawit dan karet merupakan salah satu komoditi unggulan ekspor Indonesia yang sangat potensial untuk dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik, faktor-faktor yang mempengaruhi produksi, skala pengembalian hasil dan pengembangan komoditas kelapa sawit dan karet serta dampaknya terhadap pendapatan masyarakat di Kecamatan Pelepat Ilir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi Produksi perkebunan kelapa sawit dipengaruhi oleh output tenaga kerja, luas lahan, jumlah tanaman dan pupuk. Sedangkan faktor-faktor yang signifikan terhadap produksi karet dipengaruhi oleh tenaga kerja, luas lahan, dan jumlah tanaman. Selain itu, skala pengembalian usahatani keduanya berada pada kondisi Increasing Return to Scale. Selanjutnya, pengembangan kelapa sawit dan karet adalah dengan meningkatkan produktivitas petani, peremajaan tanaman tua, penggunaan bibit unggul dll.
Guncangan Harga dan Pangsa Pasar Ekspor Kayu Manis Kabupaten Kerinci Nurhayani Nurhayani; Rosmeli Rosmeli
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.31 KB) | DOI: 10.22437/jssh.v3i2.8420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penyebab terjadinya guncangan harga kayu manis, posisi pangsa pasar ekspor kayu manis dan strategi pengembangan kayu manis Kabupaten Kerinci. Data yang digunakan data primer dan pengumpulan data melalui kuisioner dan wawancara. Alat analisis yang digunakan adalah SWOT. Hasil penelitian menunjukkan penyebab terjadinya kenaikan harga kayu manis, karena melonjaknya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, berkurangnya pasokan ke pasar internasional. Turunnya harga kayu manis disebabkan oleh beberapa hal, antara lain rendahnya kualitas kayu manis, kurang maksimalnya pengolahan pascapanen, belum banyak industri yang memberi nilai tambah, kurangnya pendampingan bagi petani, tidak aktifnya kelompok-kelompok tani yang ada. Kabupaten Kerinci sebagai penghasil kayu manis, karena kualitas yang bagus dan faktor kandungan minyak yang tinggi dan menjadi standar produk kayu manis di pasar dunia serta produsen kayu manis terbesar di dunia, dengan menyumbang 43% dari total produk dunia, hampir semua kayu manis yang di produksi Indonesia berasal dari Kerinci. Hasil analisis QSPM menunjukkan strategi utama adalah mempertahankan kualitas kayu manis.
PENINGKATAN VALUE ADDED BERBASIS KOMODITAS LOKAL DI DESA RENAH ALAI KECAMATAN JANGKAT PROVINSI JAMBI Rosmeli Rosmeli; Emilia Emilia; Etik Umiyati; Nurhayani Nurhayani; Candra Mustika
JURNAL DAYA-MAS Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL DAYA-MAS
Publisher : Universitas Merdeka Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33319/dymas.v7i1.79

Abstract

Renah Alai is one of the villages located in The District of Jangkat Jambi Province, The main livelihood of the villagers of Renah Alai is farmers, vegetables and tubers are the most widely grown crops. One of the plants that became the mainstay commodity in this village is Potatoes.The abundance of potato production is the main capital for the downstreaming of this commodity, The absence of potato products carried out by the community in the village of Renah Alai is an innovation that must be done, while the great potential in Potatoes is the initial capital in the downstreaming of potato products. The processing of potato cultivation is expected to keep the price of potatoes stable, the increase in community income, the opening of new jobs and the existence of - by the typical village of Renah Alai which is a tourist destination village.