Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : alfabeta

Analisis Makna Narit Maja Berdasarkan Bidang Agama dan Adat Istiadat Dalam Masyarakat Bireuen Al Furqan; Wulanda; Wirdatul Isnani; Azrul Rizki
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna narit maja berdasarkan bidang keagamaan dan adat istiadat dalam masyarakat Bireuen. Data narit maja diperoleh dari tuturan masyarakat Bireuen dan buku Narit Maja Aceh. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif dengan metode cakap dengan teknik pancing, sadap, catat, dan rekam serta kaji dokumen. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) dalam masyarakat Bireuen masih dilestarikan satra lisan berupa narit maja atau peribahasa sarana untuk menasehati, menegur, dan memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat; (2) dalam hasil penelitian ditemukan sepuluh peribahasa yang diturukan masyarakat dalam bidang keagamaan. Makna yang terkandung dalam peribahasa tersebut bermakna tentang kehidupan sosial keagamaan yang tujukan sebagai nasihat, hanya satu peribahasa yang ditujukan untuk menegur dengan kata yang kasar; (3) peribahasa yang bereveren adat istiadat terdapat enam contoh peribahasa yang sering dituturkan masyarakat. Peribahasa yang bereveren adat istiadat di dalamnya banyak yang berisi pedoman hidup tentang memuliakan tamu, menjaga adat, menjadi pribadi yang baik dalam masyarakat dan tidak iri atas pencapaian orang lain. Pada peribahasa yang bereveren adat istiadat juga terdapat makna yang menegur dan mencela; (4) secara umum makna peribahasa yang berkembangan dalam tuturan masyarakat Bireuen berisi tentang nasihat keagamaan dan pedoman bagi manusia untuk menjalankan hidup sehari-hari dalam masyarakat.
Repertoar Bahasa Aceh Pada Siswa SMP di Kota Langsa Untuk Revitalisasi Bahasa Aceh Azrul Rizki; Muhammad Taufik Hidayat; Alpidsyah Putra
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1172

Abstract

Tujuan utama penelitian ini secara khusus dilakukan untuk melihat repertoar atau pembendaharaan Bahasa Aceh pada siswa. Selain itu juga untuk kegiatan revitalisasi Bahasa Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan postpositivisme. Sumber data dan subjek penelitian adalah siswa SMP Kota Langsa yaitu SMP Negeri 4 Langsa, SMP Negeri 5 Langsa, dan SMP Negeri 7 Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Aceh siswa SMP Kota Langsa sudah berada pada taraf yang baik secara keseluruhan. Siswa 80,8% mampu menguasai bahasa Indonesia secara baik dan 60,6% diantara menggunakan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari. Dari 99 responden didapatkan bahwa empat kompetensi berbahasa yang diteliti, hanya ada satu aspek yang masih berada pada taraf sedang. Pada kompetensi mendengar, siswa SMP Kota Langsa mendapatkan nilai rata-rata pada taraf baik. Pada kompetensi berbicara, mengalami penurunan. Hanya terdapat 26 siswa atau 26,3% yang snagat baik dalam berbicara menggunakan bahasa Aceh. Kompetensi membaca siswa mendapatkan grade rata-rata sedang. Terakhir, pada kompetensi menulis taraf penguasaan bahasa Aceh siswa SMP Kota Langsa berada pada taraf baik. Namun, jumlah siswa yang menguasai kemampuan menulis dengan sangat baik hanya 10,1%.
Pengembangan Kamus Kosakata Arkais Bahasa Aceh sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Bahasa Daerah bagi Siswa di Pesisir Timur Aceh Muhammad Arif Fadhilah; Muhammad Taufik Hidayat; Indah Fajarini; Azrul Rizki; Nuriana
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.2300

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk pengembangan kamus kosakata arkais sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman bahasa daerah bagi siswa di pesisir timur Aceh. Penelitian ini menggunakan gabungan dua metode penelitian yaitu inventarisasi kosakata dan pengembangan kamus. Pengembangan kamus digunakan model pengembangan Borg and Gall. Model Borg and Gall yaitu 10 tahapan. Tahapan tersebut antara lain (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain, (6) Uji Coba Produk, (7) Revisi Produk, (8) Uji Coba Pemakaian, (9) Revisi Produksi, (10) Produksi Masal. Instrumen yang digunakan antara angket penguasan bahasa, uji validasi ahli materi dan ahli media, dan uji pengguna. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan respon pengguna. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah terdapat 10,9% siswa masih menggunakan kosakata arkais dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya terdapat 42,1% siswa di pesisir timur Aceh yang pernah mendengar tetapi tidak menggunakan (semi arkais), dan terdapat 47,1% siswa yang tidak pernah mendengar dan menggunakan (arkais total) bahasa Aceh yang dijadikan angket. Validasi ahli materi menyatakan bahwa kamus saku kosakata arkais yang dikembangkan sangat valid dengan nilai rata-rata 92,25% untuk aspek kejelasan, kegunaan, kelayakan, dan ketepatan isi. Validasi desain kamus mendapatkan nilai rata-rata 88,33% dengan kriteria sangat valid. Uji pemakaian pada pengguna yaitu guru dan siswa di (1) MTsN 2 Aceh Timur, (2) SMPN 2 Tamiang Hulu, dan (3) SMPN 4 Langsa, kamus mendapatkan nilai 92% pada aspek kegunaan kamus dan 88% untuk ketepatan isi. Buku juga dianggap menarik dan mudah digunakan. Secara rata-rata, dari empat aspek validasi pengguna, kamus mendapatkan nilai rata-rata 90,25% dengan kriteria sangat valid dan layak untuk digunakan.