Aang Ridwan, Aang
Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Kritis Isi Pesan Dakwah dalam Buku 7 Keajaiban Rezeki Tantri Junia Hasnah; Yaya Yaya; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 2 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.671 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v4i2.848

Abstract

Analisis wacana kritis pada penelitian ini berguna untuk mengetahui orisinilitas buku, menyesuaikan data dan fakta yang dikemukakan penulis, dan memahami latar belakang yang mengiringi terciptanya buku 7 Keajaiban Rezeki, sedangkan metode kualitatif dipilih untuk menalisis konteks pesan dakwah, kontruksi pesan dakwah dan teknik pengemasan pesan dakwah pada buku 7 Keajaiban Rezeki. Dari hasil penelitian tersebut Ippho Santosa berusaha menanamkan kebiasaan sedekah dikalangan masyarakat luas sebagai salahsatu magnet untuk menarik rezeki, meraih kesuksesan, dan kesehatan dalam 99 hari dengan cara berfikir otak kanan. Selanjutnya peneitian ini menemukan pesan Akidah, Akhlak, dan syariah dalam Buku 7 Keajaiban Rezeki yang dikontruksikan kedalam 3 jenis pesan yaitu Informatif, Persuasif dan Koersif dengan teknik pengemasan berupa data dan fakta yang sesuai dengan dalil Al-Qur’an dan kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Metode analisis wacana kritis juga menemukan interpretasi berupa identifikasi wacana teks menjadi proses komunikasi dan adanya Implikasi berupa aspek-aspek kognisi yang dapat diterapkan dikehidupan masyarakat. Critical discourse analysis in this study is useful for knowing the originality of the book, adjusting the data and facts presented by the author, and understanding the background that accompanied the creation of the 7 Keajaiban Rezeki, while the qualitative method was chosen to analyze the context of da'wah messages, missionary message construction and da'wah message packaging techniques. In the book 7 Keajaiban Rezeki. From the results of the study Ippho Santosa tried to instill alms habits among the general public as one of the magnets to attract sustenance, achieve success, and health in 99 days by right brain thinking. Furthermore, this research found the message of Aqeedah, Moral, and Shariah in the 7 Keajaiban Rezeki Book which was constructed into 3 types of messages, namely Informative, Persuasive and Coercive with packaging techniques in the form of data and facts in accordance with the Qur'anic propositions and habits that occur in society. The method of critical discourse analysis also finds interpretations in the form of identification of text discourse to be a communication process and the implication in the form of cognition aspects that can be applied to people's lives.
Konstruksi Dakwah Bil Amal Film Surga Yang Tak Dirindukan 2 Silfia Karima; Ahmad Sarbini; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 2 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.147 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v4i2.856

Abstract

ABSTRAK Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara keseluruhan konstruksionis dakwah bil amal yang disampaikan melalui film “Surga yang tak Dirindukan” Part II dengan tiga tahapan penelitian. 1) menggali konstruksi dakwah bil amal dalam film tersebut. 2) menemukan tokoh yang mengkonstruksikan makna dakwah bil amal dalam film tersebut. 3) mengemukakan konstruksi nilai moral dakwah bil amal dalam film tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi analisis framing model Robert N. Entman dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, timbul beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1) konstruksi dakwah bil amal yang melalui analisis framing model Robert N. Entman yang terdapat dalam film Surga yang tak Dirindukan Part II lebih mengutamakan aspek akhlak (perilaku). 2) kosntruksi para pemeran atau aktor dalam film tersebut dapat menerapkan dakwah bil amal dalam film Surga yang tak Dirindukan Part II dengan baik dan apik. 3) konstruksi dakwah bil amal dengan analisis framing yang membahas nilai moral dalam film Surga yang tak Dirindukan Part II. Bahwa film ini banyak menggambarkan nilai-nilai syair Islam yang terkandung dalam Al-Qur’an. Kata Kunci : Dakwah Bil Amal; Framing; Film ABSTRACT In this study aims to find out the overall construction of dakwah bil amal conveyed through the film "Unwanted Heaven" Part II with three stages of research. 1) unearth the da'wah construction of the amal bil in the film. 2) find the figure construct the meaning of dakwah bil amal in the film. 3) suggests construction of the moral values ​​of da'wah bil amal in the film. The research method used is study method of framing analysis model Robert N. Entman with qualitative approach. Based on the results of the research, there are several conclusions as follows: 1) the construction of da'wah bil amal through the analysis framing model Robert N. Entman contained in the movie Heaven that is not missed Part II prefers the moral aspects (behavior). 2) the construction of actors in the film can apply the da'wah bil amal in the movie of Heaven that is not well missed by Part II. 3) the construction of da'wah bil amal with framing analysis that discusses the moral value in the movie of Heaven that is not missed by Part II. That this film many describes the values ​​of Islamic poetry contained in the Qur'an. Keywords: Da’wah Bil Amal; Framing; Film
Respon Jama’ah Masjid Al-Hasan Terhadap Tema-Tema Ceramah Eskatologi Arief Ahmad Abidin; Jujun Junaedi; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 3 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.318 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v4i3.1000

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perhatian, Pemahaman, dan Penerimaan Jama’ah Masjid Al-Hasan Terhadap Tema-Tema Ceramah Eskatologi di Masjid Al-Hasan yang terletak di wilayah Bumi Panyawangan, Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini mengacu pada kerangka teori psikologi behavioristik S-O-R, yakni stimulus, Organisme, dan Respon. Adapun yang jadi stimulusnya adalah Ceramah dengan Tema-Tema Eskatologi, Organismnya adalah jama’ah Al-Hasan yang mengikuti Ceramah dengan Tema-Tema Ceramah Eskatologi Di Masjid Al-Hasan yang terletak di wilayah Bumi Panyawangan. Sedangkan responnya adalah perhatian, pemahaman dan penerimaaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif, pengumpulan datanya dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan untuk menambah data yang di perlukan penelitian ini menggunakan angket sebagai cara untuk mengetahui lebih dalam mengenai Respon Jama’ah Masjid Al-Hasan terhadap Tema-Tema Ceramah Eskatologi, Dari hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kegiatan ceramah Eskatologi mendapatkan respon yang baik dari jama’ah Masjid Al-Hasan yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa respon jama’ah perkotaan terhadap tema-tema ceramah eskatologi sangat baik. Dari respon perhatian, beberapa informan menyatakan mengikuti pengajian secara rutin, respon pemahaman menyatakan memahami terhadap Ceramah Eskatologi, dan respon penerimaan menyatakan menerima pengajian dengan Tema-Tema Eskatologi di Masjid Al-Hasan. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa dakwah adalah suatu kewajiban bagi umat muslim baik dari golongan manapun, secara garis besar dakwah dan Tabligh merupakan alat yang memiliki satu tujuan yaitu mengajak manusia kembali ke jalan yang benar dan Rahmatan Lila’lamin. Kata Kunci : Jama’ah, Ceramah, Eskatologi ABSTRACT The purpose of this study was to determine the Attention, Understanding, and Acceptance of Al-Hasan Mosque Community on Eschatology Lecture Themes at Al-Hasan Mosque located in Bumi Panyawangan area, Bandung, West Java. This study refers to the behavioristic S-O-R psychological theory framework, namely stimulus, organism, and response. The stimulus is Lecture with Eschatological Themes, his organism is Jamaah Al-Hasan who attended the Lecture with Eschatology Lecture Themes at the Al-Hasan Mosque located in the Bumi Panyawangan area. While the response is attention, understanding and acceptance. The method used in this study is Descriptive Method, data collection using interviews, observation, and documentation. And to add to the data needed, this study uses questionnaires as a way to find out more about the response of Al-Hasan Mosque Jama'ah to Eschatology Lecture Themes, From the results of this study illustrate that Eschatology lecture activities get a good response from the congregation Al-Hasan Mosque which numbered 20 people. The results of this study indicate that the urban response to the themes of eschatological lectures was very good. From the attention response, several informants stated that they took part in the recitation regularly, the understanding response stated understanding of the Eschatology Lecture, and the acceptance response stated that they received recitation with Eschatological Themes at the Al-Hasan Mosque. Based on these findings, it can be concluded that da'wah is an obligation for Muslims from any group, broadly speaking da'wah and Tabligh are tools that have one purpose which is to invite humans back to the right path and Rahmatan Lila'lamin. Keywords : Pilgrims, Lecture, Eschatology
Analisis Isi Pesan Dakwah Dalan Buku 17 Sekar Pupuh Anggoeun di Sakola Karya Godi Suwarna lalan permana; Bachrun Rifa'i; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 3 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.817 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v4i3.1047

Abstract

Pupuh merupakan salah satu dari sekian banyak kearifan lokal yang dimiliki oleh wilayah Jawa, terkhusus Jawa Barat. Isi pupuh berisi tentang proses kehidupan manusia di dunia, yang tentunya memiliki pesan-pesan moral. Hal tersebut cukup menarik dan merupakan salah satu alasan peneliti untuk menemukan pesan dakwah yang disampaikan melalui pupuh. Dalam hal ini Buku 17 Sekar Pupuh Anggoeun di Sakola Karya Godi Suwarna menjadi objek utama penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana organisasi pesan dakwah, kategorisasi pesan dakwah yang mencakup pesan aqidah, akhlaq, dan syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi,. Adapun teori yang digunakan adalah teori komunikasi model Lasswell yang mengungkapkan bahwa who, say what, in wich channel, to whom, and whit what effect (siapa, mengatakan apa, melalui media apa, kepada siapa, dengan efek apa). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pupuh-pupuh dalam buku tersebut sangat jelas mengandung pesan dakwah. Terdapat poin kronologis, logis, dan spasial dalam organisasi pesan. Dan berdasarkan kategori pesan dakwah yang mencakup pesan aqidah, syariah, dan akhlaq, juga terkandung di dalamnya. Adapun imbauan pesan yang terdiri dari imbauan rasiona, emosional, takut, ganjaran, dan imbauan motivasional juga ditemukan dalam kumpulan pupuh tersebut dan hal ini semua diperkuat oleh keterangan yang terdapat dalam qur’an dan hadits, yang berkaitan dengan seluruh bahasan. Pupuh is one of the many local wisdoms that are owned by the Java region, especially West Java. The contents of Pupuh contain the processes of human life in the world, which certainly have moral messages. This is quite interesting and is one of the reasons for researchers to find propaganda messages delivered through pupuh. In this case Book 17 Sekar Pupuh Anggoeun in Sakola Karya Godi Suwarna becomes the main object of research. This study aims to find out how the organization of da'wah messages, categorization of da'wah messages which includes the message of aqeedah, akhlaq, and sharia. The study used qualitative methods with a content analysis approach. The theory used is the Lasswell model communication theory which reveals that who, say what, in channel, to whom, and what effect (who, say what, through what media, to whom, with what effect). The results of this study indicate that the poems in the book clearly contain da'wah messages. There are chronological, logical, and spatial points in message organizations. And based on the category of da'wah messages which include the message of aqeedah, sharia, and morality, it is also contained in it. The message appeal which consists of rational, emotional, fear, reward, and motivational appeal is also found in the collection of poetry and this is all reinforced by information contained in the quran and hadith, which are related to the whole discussion.
Komik Sebagai Media Dakwah Siti Ulya Faza Adilah; Aang Ridwan; Dindin Solahudin
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 4 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.196 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v4i4.1056

Abstract

Komik merupakan media kontenporer yang berkembang dengan pesat pada meda sosial masa kini. Komik strip pada akun instagram @Blackmetalistiqomah, memiliki tujuan untuk menyiarkan dakwah Islam. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menjelaskan lebih dalam mengenai komik sebagai media dakwah. Mendalami aspek meteri dakwah dan metode dakwah pada komik strip di akun instagram @Blackmetalistiqomah. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, semiotika Charles S Pierche. Pada komik @Blackmetalistiqomah memiliki hubungan isyarat, objek dan makna. Tanda berkaitan dengan objek yang meyerupainya dan menghasilkan sebab akibat. Setiap penggambaran dalam komik memiliki unsur ikun, ideks dan simbol yang memiliki unsur dari dakwah. Hasil penelitian menunjukan bahwa Materi dakwah telah digambar oleh komikus, memiliki pola yang berlandaskan Al-Quran dan hadis. Setelah materi sudah terbentuk maka komikus yaitu Achmad Deptian merepresentasikan melalui gambar-gambar yang lebih menarik perhatian anak-anak muda, menggunaka bahasa yang sederhana, materi yang ringan. Metode yang digunakan pada Black Metal Istiqomah dalam menyampaikan pesan islam menggunakan tiga metode yaitu bil hikmah, Al-Mauidzha Alh-Hasanah, Bit-Tadwin. ABSTRACT Comics is a content media that is growing rapidly at present. Strip comics on the @Blackmetalistiqomah instagram account have the purpose of broadcasting Islamic propaganda. The purpose of this research is to explain more about comics as a medium of da'wah. Deepening aspects of da'wah method and method of da'wah on comic strips on @Blackmetalistiqomah instagram account. This study uses descriptive analysis, Charles S Pierche's semiotics. In the comic @Blackmetalistiqomah has a signal, object and meaning relationship. The sign is related to the object that resembles it and produces cause and effect. Each depiction in comics has elements of icon, ideks and symbols that have elements of da'wah. The results of the study show that the da'wah material has been drawn by comic artists, has a pattern based on the Quran and hadith. After the material has been formed, the comic artist, Achmad Deptian, represents through drawings that attract the attention of young people, using simple language, light material. The method used in Black Metal Istiqomah in conveying the message of Islam uses three methods, namely bil hikmah, Al-Mauidzha Alh-Hasanah, and Bit-Tadwin.
Channel Film Maker Muslim Sebagai Media Dakwah Fitri Febrianti Muhimatul Khoiroh; Dindin Solahudin; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 4 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.343 KB) | DOI: 10.15575/tabligh.v4i4.1062

Abstract

Sebuah video di produksi dengan judul “Living With Muslim With Tommy Limm” dengan gendre vlog religi berhasil menarik perhatian masyarakat. Kemunculannya ditengan banyak video yang di produkasi Film Maker Muslim menjadi hal yang harus di teleti baik secara makna ataupun produksinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pembingkaian media yang dilakukan komunitas Film Maker Muslim terhadap video yang diproduksinya tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat analisis framing model Rober N Entman. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penetlitian ini menunjukan bahwa adanya pembingkaian media yang dilakukan oleh komunitas Film Maker Muslim terhadap video Living With Muslim With Tommy Limm. Dalam memframe pesan Islam atau dakwah dalam video Living With Muslim With Tommy Limm dalam channel youtubenya. Film Maker Muslim menggunakan strategi pendekatan sosial. Pemilihan isu juga terlihat dalam ranah sehari-hari yang berkaitan dengan kehidupan beragama atau antar agama dalam pandangan masyarakat. Kata Kunci: Analisis Framing;Youtube;Video Living With Muslim With Tommy Limm;Film Maker Muslim A video produced under the title "Living With Muslim With Tommy Limm" with religious vlog gendre managed to attract public attention regarding religious differences in the purpose of da'wah through entertainment. Its appearance in many videos that are produced by Film Maker Muslim becomes a thing that must be tasted both in terms of meaning and production. The purpose of this study was to find out whether there was a media framing by the Film Maker Muslim community on the video it produced. This study uses a framing analysis method to see how a media can construct messages to audiences. Data collection techniques in this study were in the form of observations and Robert N. Ernman's concepts in analyzing data. The results of this study show that there was a media framing carried out by the Film Maker Muslim community on the video Living With Muslim With Tommy Limm. In memframe the message of Islam or preaching in the video Living With Muslim With Tommy Limm in his YouTube channel. Film Maker Muslim uses a social approach strategy. Election issues are also seen in the everyday realm that are related to religious life or between religions in the view of society. The contribution of Tommy Limm by looking at the background in the video makes this video more interesting and a lot of public attention in delivering his da'wah. Keywords: Framing Analysis, Youtube, Video Living With Muslims With Tommy Limm, Muslim Film Make
Dakwah Simbolik pada Kaos Izma Muslim Store Fakhri Ghiffari Fasya; Uwoh Saepulloh; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 4 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v5i4.1303

Abstract

Dakwah pada bidang fhasion merupakan salah satu pilihan media yang beru. Izma Muslim Store merupakan brand kaos bertema dakwah. Desain atau simbol pada kaos Izma Muslim merupakan pesan dakwah yang disampaikan secara kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kategorisasi pesan dakwah yang terkandung dalam kaos Izma Muslim dan 2) mnggambarkan manfaat menggunakan kaos dakwah. Metode penelitan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan semiotika. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Izma Muslim Store menyampaikan pesan Aqidah, Syari’ah dan Akhlaq dalam desain atau simbol kaos yang dibuatnya, dan pembeli kaos pula merasakan manfaat yang sangat baik terhadap interpretasi pesan yang terdapat pada desain tersebut. Da'wah in the fhasion field is one of the most popular media choices. Izma Muslim Store is a da'wah theme shirt. The design or symbol on the Izma Muslim shirt is a missionary message that is delivered creatively. This study aims to 1) find out the categorization of da'wah messages contained in Izma Muslim shirts and 2) describe the benefits of using da'wah shirts. The research method used in this research is descriptive method. Data collection techniques used are observation, documentation and interview techniques. The research approach used in this study is the semiotic approach. The results of this study indicate that Izma Muslim Store conveyed the message of Aqidah, Syari'ah and Akhlaq in the design or symbol of the t-shirt it made, and t-shirt buyers also felt very good benefits for the interpretation of the message contained in the design.
Khitobah dalam Perspektif Gender Hani Solehatunnisa; chatib Saefullah; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 1 (2021): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v6i1.1600

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna pesan terkait gender pada khutbah nikah di Kecamatan Baleendah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif denganmetode analisis wacana dari A. Van Dijk (1998) yaitu dengan menentukan tematik, skematik, dan semantik yang berhubungan dengan gender dan dianggap mampu menjabarkan makna gender pada khutbah nikah di kecamatan Baleendah. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tidak semua khutbah nikah mengandung bias gender yang memposisikan laki-laki lebih unggul dari perempuan. Dari 15 pesan khutbah nikah yang diteliti di Kecamatan Baleendah terdapat 12 kategori tema syariah, 9 kategori tema akidah dan akhlak, dan 8 kategori tema gender yang diklasifikasikan menjadi Akidah sebagai fondasi dalam penanaman rumah tangga, Syariah sebagai pedoman interaksi sosial dan Akhlak sebagai tema sentral dalam khutbah nikah. Kata Kunci : Gender; Khitobah; Nikah; Pesan Dakwah. The aim of this research is to determine the meaning of gender message in marriage khotbah in Baleendah. This research was conducted with a qualitative approach with a discourse analysis method from A. Van Dijk (1998) which determining thematic, schematic, and semantic related to gender and it is considered capable of describing the meaning of gender on marriage khotbah in Baleendah. The results of this research prove that not all marriage khotbah contain gender biases that position men superior to women. From 15 marriage khotbah messages which researched in Baleendah, there were 12 categories of sharia, 9 categories of faith and moral, and 8 categories of gender which are classified into Aqeedah as a foundation in planting households, Sharia as a guide for social interaction and Morals as a central theme in marriage khotbah. Keywords: Gender; Khotbah; Marriage; Da'wah Massage.
Khitobah dalam Perspektif Gender Hani Solehatunnisa; Chatib Saefullah; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 2 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v5i2.1699

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna pesan terkaitgender pada khutbah nikah di Kecamatan Baleendah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif denganmetode analisis wacana dari A. Van Dijk (1998) yaitu dengan menentukan tematik, skematik, dan semantik yang berhubungan dengan gender dan dianggap mampu menjabarkan makna gender pada khutbah nikah di kecamatan Baleendah. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tidak semua khutbah nikah mengandung bias gender yang memposisikan laki-laki lebih unggul dari perempuan. Dari 15 pesan khutbah nikah yang diteliti di Kecamatan Baleendah terdapat 12 kategori tema syariah, 9 kategori tema akidah dan akhlak, dan 8 kategori tema gender yang diklasifikasikan menjadi Akidah sebagai fondasi dalam penanaman rumah tangga, Syariah sebagai pedoman interaksi sosial dan Akhlak sebagai tema sentral dalam khutbah nikah. ABSTRACT The aim of this research is to determine the meaning of gender message in marriage khotbah in Baleendah. This research was conducted with a qualitative approach with a discourse analysis method from A. Van Dijk (1998) which determining thematic, schematic, and semantic related to gender and it is considered capable of describing the meaning of gender on marriage khotbah in Baleendah. The results of this research prove that not all marriage khotbah contain gender biases that position men superior to women. From 15 marriage khotbah messages which researched in Baleendah, there were 12 categories of sharia, 9 categories of faith and moral, and 8 categories of gender which are classified into Aqeedah as a foundation in planting households, Sharia as a guide for social interaction and Morals as a central theme in marriage khotbah.
Web Series Sebagai Media Dakwah (Analisis Semiotika Roland Barthes dalam Web Series Ramadhan Terakhir Episode 1-4 Tahun 2018) Syarah Nurathari Jannah; Yaya Yaya; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 1 (2020): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v5i1.1843

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui web series sebagai media dakawah dari aspek penanda dan petanda pesan dakwah, makna denotasi dan konotasi pesan dakwah, serta untuk mengetahui makna baru dari dakwah Islam dalam web series Ramadhan Terakhir Episode 1-4 tahun 2018. Metode penelitiannya menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes dengan mengamati isi pesan dalam web series Ramadhan Terakhir malalui berbagi tanda-tanda atau lambang-lambang yang secara konvensional memiliki arti. Tanda-tanda itu termasuk berbagai sistem tanda yang bekerja sama dengan baik untuk mencapai efek yang diharapkan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa web series Ramadhan Terakhir episode 1-4 yang di produksi oleh Line Indonesia, merupakan inovasi dari media dakwah yang memuat banyak pesan-pesan dakwah yang ditunjukkan oleh penanda dan petanda, serta makna denotasi dan konotasinya. Diantara pesan dakwah yang terkandung dalam web series tersebut antara lain pesan akhlak seperti tolong menolong terhadap sesama dan pesan aqidah seperti anjuran untuk bertawakal kepada Allah dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi. Pesan-pesan dakwah yang terkandung dalam web series Ramdahan Terakhir ini pada dasarnya merupakan salah satu bentuk dlam merealisasikan ajaran Islam, yakni menjadi uswatun hasanah dalam setiap tingkah laku. This paper aims to find out the web series as a media of dakawah from the aspects of the message markers and markers, the meaning of denotation and connotation of the message of da’wah, and to find out the new meaning of Islamic propaganda in the Ramadan Terakhir web series Episodes 1-4 of 2018. The research method uses analytical methods Roland Barthes's semiotics by observing the contents of messages in the Ramadhan Terakhir web series through sharing signs or symbols that conventionally have meaning. The signs include various sign systems that work well together to achieve the expected effect. The results of the study show that the Ramadhan Terakhir web series episodes 1-4 produced by Line Indonesia, are innovations from da’wah media that contain many propaganda messages shown by markers and markers, as well as the meaning of denotation and connotation. Among the da'wah messages contained in the web series include moral messages such as help for others and aqeedah messages such as encouragement to trust God in facing any event that occurs. Da'wah messages contained in the Last Ramdahan web series are basically one form of realizing Islamic teachings, which is to become uswatun hasanah in every behavior