Rusnaldy Rusnaldy
Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, 50275

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Metalurgi

Studi Laju Korosi Baja Tahan Karat Martensitik 13CR Setelah Proses Perlakuan Panas Dwisaputro, Rizky; Anwar, Mochammad Syaiful; Rusnaldy, Rusnaldy; Mabruri, Efendi
Metalurgi Vol 33, No 1 (2018): Metalurgi Vol. 33 No. 1 April 2018
Publisher : Pusat Penelitian Metalurgi dan Material - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.556 KB) | DOI: 10.14203/metalurgi.v33i1.332

Abstract

Baja tahan karat martensitik telah digunakan pada material turbine blade pada turbin uap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas quenching dan tempering terhadap struktur mikro dan laju korosi baja tahan karat martensitik AISI 410. Pengujian yang dilakukan adalah pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik dan uji korosi di dalam larutan 3,5% NaCl dengan alat Gamry G750. Struktur mikro baja AISI 410 setelah proses annealing adalah ferit dan karbida logam. Struktur mikro martensit dan austenit sisa dapat terbentuk bilamana baja AISI 410 telah mengalami proses tempering pada suhu 600 °C dengan suhu quenching yang berbeda. Sedangkan struktur mikro berupa tempermartensit dengan austenit sisa dan karbida logam ditemukan pada baja AISI 410 setelah quenching pada suhu 1050 °C dengan suhu tempering yang berbeda. Laju korosi baja AISI 410 semakin rendah seiring peningkatan suhu quenching. Sedangkan  laju korosi sangat tinggi ditemukan pada baja AISI 410 pada suhu temper 550 oC dan quenching 1050 oC.
Peningkatan Ketahanan Aus pada Baja Tahan Karat Martensitik 13Cr AISI 410 setelah Proses Austenisasi dan Tempering [Improvement of Wear Resistance of 13Cr AISI 410 Martensitic Stainless Steel after Austenitizing and Tempering Process] Apriani, Annisa Siti; Anwar, Moch. Syaiful; Rusnaldy, Rusnaldy; Mabruri, Efendi
Metalurgi Vol 32, No 3 (2017): Metalurgi Vol. 32 No. 3 Desember 2017
Publisher : Pusat Penelitian Metalurgi dan Material - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.907 KB) | DOI: 10.14203/metalurgi.v32i3.335

Abstract

The turbine blades that were developed from martensitic stainless steel 13Cr are usually operate on high rotation speed in steam power plants and often found to be failures in the material. One of the failure causes is the presence of foreign material that gives the abrasion impact on the surface of the turbine blade. The aim of this study is observed the effect of austenitization and tempering temperatures on the hardness and abrasion resistance of 13Cr martensitic stainless steel. The examinations were carried out i.e. hardness Rockwell C and abrasion resistance. The optimum hardness values obtained on 13Cr martensitic stainless steel which austenitizing at 1050 °C and tempering of 600 °C. The increasing of tempering temperature in the 13Cr stainless steel does not give a linear negative effect on the abrasion resistance of the steel.AbstrakSudu (blade) turbin yang terbuat dari baja tahan karat martensitik 13Cr yang selalu beroperasi pada kecepatan putaran yang tinggi di pembangkit listrik tenaga uap sering ditemukan kegagalan pada material tersebut. Salah satu penyebab kegagalan ini adalah adanya benda asing  yang memberikan dampak abrasi pada permukaan sudu turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh perlakuan panas austenitization dan tempering terhadap kekerasan dan ketahanan abrasi baja tahan karat martensitik 13Cr. Pengujian yang dilakukan adalah uji kekerasan Rockwell C dan uji ketahanan abrasi. Hasil penelitian ini adalah nilai kekerasan optimum ditemukan pada baja tahan karat martensitik 13Cr yang mengalami austenitization pada suhu 1050°C dengan waktu tempering 600°C. Dengan semakin tinggi suhu tempering maka nilai kekerasan baja tahan karat 13Cr semakin turun. Akan tetapi, kenaikan suhu tempering pada baja tahan karat 13Cr tidak memberikan pengaruh negatif secara linier terhadap ketahanan abrasi baja tersebut.