Tri Ernita
Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Rancang Bangun Egrek Mekanis Pemotong Tandan Buah pada Proses Pengambilan Sawit Secara Ergonomis Tri Ernita; Aziati Ridha Khairi; Boby Rachman; Mardani
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/rgstnx33

Abstract

Penelitian di Desa Plasma Tiga melibatkan tiga peneliti yang menganalisis dan mewawancarai petani kebun sawit tentang waktu pengambilan buah kelapa sawit dan pelepah sawit. Desa ini memiliki 58 kartu keluarga yang menanam kelapa sawit, dengan setiap pemilik memiliki dua hektar lahan. Proses pengambilan buah kelapa sawit di desa ini membutuhkan waktu 5 hingga 6 menit, dan seringkali menyebabkan kelelahan pada lengan dan bahu petani karena penggunaan egrek lama. Penggunaan egrek lama tidak efektif dalam mengambil dua buah kelapa sawit, dan menyebabkan masalah kesehatan pada bagian atas tubuh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko gangguan postur tubuh bagian atas saat menggunakan egrek lama dan baru, serta merancang alat yang nyaman dan mempercepat proses pengambilan buah kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode RULA, yang menganalisis postur tubuh petani sawit. Hasil akhir dari pengembangan alat egrek adalah untuk mengetahui risiko gangguan postur tubuh bagian atas saat menggunakan egrek lama dan baru, serta merancang alat bantu atau mesin pemetik buah sawit yang nyaman bagi petani.
Studi Kelayakan Aspek Teknis Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Piko-hidro (PLTPH) untuk Listrik Desa dengan Penggerak Mula Pompa Sentrifugal sebagai Turbin Asep Neris Bachtiar; Boby Rachman; Riko Ervil; Ahmad Fauzi Pohan; Tri Ernita
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/pc6cg544

Abstract

Potensi air skala kecil dengan debit kurang  dari 200 L/s cukup banyak terdapat di pedesaan Sumatera Barat, akan tetapi kenyataannya potensi air tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dengan membangun pembangkit listrik tenaga piko-hidro (PLTPH). Masalah yang perlu ditindaklanjuti adalah bagaimana dapat mewujudkan model sistem pembangkit listrik tenaga piko-hidro yang praktis dan murah yang dapat dibangun sendiri oleh masyarakat desa, khususnya oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pembangunan pembangkit listrik tenaga piko-hidro di desa terpencil yang belum memiliki jaringan listrik dengan menggunakan pompa sentrifugal sebagai turbin. Hasil analisis aspek teknis diketahui spesifikasi sistem pembangkit adalah daya potensi: 5 kW, daya efektif turbin: 3,51 kW, daya generator: 3,0 kW, putaran turbin: 543 rpm, kecepatan spesifik: 133, head aktual: 7,5 m, head efektif turbin: 6,6 m, debit air masuk turbin: 104 L/s, diameter pipa pesat: 10 inchi (di = 267,4 mm), panjang pipa pesat: 10,9 m, diameter runner pompa sebagai turbin: 8 inchi (203,2 mm). Hasil analisis di atas menunjukkan pembangunan PLTPH dengan penggerak mula pompa sentrifugal sebagai turbin layak untuk dilaksanakan. Studi kelayakan ini dapat dilanjutkan dengan menganalisis dari aspek lain seperti aspek ekonomi dan aspek lingkungan.
Sistem Antrian Bank Nagari Cabang Koto Baru Menggunakan Model Antrian Multi Channel-Single Phase Haris Agusty Arvan; Riko Ervil; Aziati Ridha Khairi; Tri Ernita
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/mz1kgf02

Abstract

Sistem antrian adalah suatu himpunan pelanggan, pelayanan serta suatu aturan yang mengatur kedatangan pelanggan dan pemrosesan masalah pelayanan antrian. Model Multiple Channel Single Phase yaitu sebuah sistem pelayanan yang melayani dengan satu jalur antrian dan beberapa pelayanan. Model Multiple Channel Single Phase digunakan saat antrian teller pada sebuah bank. Bank merupakan suatu jenis lembaga keuangan yang melaksanakan berbagai macam jasa, seperti memberikan pinjaman, mengedarkan mata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempat penyimpanan benda-benda berharga, membiayai usaha perusahaanperusahaan. Kebutuhan masyarakat akan jasa perbankan semakin meningkat. Selain dari berbagai fasilitas yang disediakan oleh bank, pelayanan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Apabila pelayanan yang diberikan oleh perbankan tidak maksimal maka akan menimbulkan permasalahan. Salah satu masalah yang timbul karena pelayanan tidak maksimal adalah terjadinya antrian panjang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jumlah nasabah yang mengantri dalam antrian jam sibuk dan mengetahui rata-rata waktu nasabah dalam antrian pada jam sibuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung pada kinerja sistem antrian nasabah di Bank Nagari Koto Baru. Hasil penelitian ditemukan bahwa jumlah nasabah mengantri pada 1 orang teller adalah 7,26 orang nasabah. Rata-rata waktu tunggu nasabah sebelum mendapatkan pelayanan selama 31,99 menit. Dibutuhkan penambahan fasilitas untuk meningkatkan pelayanan sehingga dapat mengurangi waktu tunggu nasabah.