Pantai Lhok Rukam merupakan wisata pantai prioritas dan bagian unit kawasan wisata I dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan (RIPPARKAB). Terletak secara startegis dan memiliki karakteristik unik, pantai ini menawarkan beragam atraksi wisata seperti wisata pantai, kuliner, nelayan, dan desa warna-warni. Namun, perkembangan dan pengelolaan wisata ini belum optimal dengan timbul permasalahan seperti kualitas dan kuantitas fasilitas pendukung, sistem manajemen wisata, keterlibatan masyarakat, dampak terhadap ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya, aksesibilitas, serta pemasaran dan promosi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting wisata Pantai Lhok Rukam dan merumuskan strategi pengembangan berkelanjutan yang dapat diterapkan. Dengan menggunakan menggunakan analisis Matriks SWOT dan Matriks IFE-EFE, penelitian ini menghasilkan sejumlah strategi, antara lain: memaksimalkan dan pengembangan atraksi wisata, peningkatan kualitas dan kuantitas aksesibilitas dan akomodasi menuju dan di lokasi wisata, pengembangan fasilitas pendukung wisata berbasis kearifan lokal, penguatan sinergitas antar pemangku kepentingan, serta pemanfaatan SDM dan SDA lokal secara optimal. Hasil utama penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan wisata Pantai Lhok Rukam diarahkan pada pendekatan berkelanjutan yang menyelaraskan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya guna mewujudkan wisata yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.