Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

THE The Role of EM4 (Effective Microorganisms) in Solid Waste-Powered Microbial Fuel Cells: Investigating Voltage Output and Electrical Conductivity For Bioelectricity Generation MUNFARIDA, Ida; AUVARIA, Shinfi Wazna
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 5 No. 5 (2024): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Sep
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v5i5.1164

Abstract

The increasing global demand for renewable energy and sustainable waste management solutions has inspired interest in microbial fuel cells (MFCs) as a dual-purpose technology for bioelectricity generation and waste treatment. This study explores the role of EM4, a consortium of effective microorganisms, in enhancing the voltage output and electrical conductivity of solid waste-powered MFCs. A batch system bioreactor assessed the impact of varying organic waste-to-zeolite ratios on MFC performance. The results demonstrated that a 1:1 ratio of organic waste to zeolite produced the highest electrical conductivity (3160 µS/cm) and the most substantial voltage output (777.5 mV) by day three of the experiment. Statistical analysis, including ANOVA and Kruskal-Wallis tests, revealed significant differences in voltage output across treatments, with a positive correlation between electrical conductivity and voltage production. These findings highlight the potential of integrating EM4 and conductive materials like zeolite to optimize bioelectricity generation in MFCs, contributing to the advancement of sustainable energy technologies.
ASSESSMENT OF WATER QUALITY PARAMETERS AND THEIR CORRELATIONS IN THE KEMAMBANG RIVER, SIDOARJO, EAST JAVA PROVINCE: A ONE HEALTH FRAMEWORK APPROACH Navratilova , Frisda Desyana; Munfarida, Ida; Oktorina, Sarita
Lingkar: Journal of Environmental Engineering Vol. 5 No. 2 (2024): LINGKAR : Journal of Environmental Engineering
Publisher : Department of Environmental Engineering (Prodi Teknik Lingkungan), Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ljee.v5i2.6428

Abstract

The river, a vital resource for agricultural, industrial, and domestic use, faces pollution pressures from anthropogenic activities. This study examines the water quality parameters of the Kemambang River in Sidoarjo, East Java, within the context of the One-Health Framework, emphasizing the interconnectedness of environmental, human, and animal health. Sampling conducted at three distinct points along the river revealed spatial variability in key parameters such as Total Suspended Solids (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Dissolved Oxygen (DO), temperature, and oil and grease content. Analysis showed that while pH remained within acceptable limits, BOD and oil and grease levels exceeded regulatory standards, particularly downstream, where domestic and agricultural runoff contributed to oxygen depletion. Spearman correlation analysis highlighted strong positive correlations between TSS, COD, and oil and grease, while BOD and COD were negatively correlated with DO, underscoring the impact of pollutants on oxygen dynamics. These findings demonstrate how industrial and domestic activities compromise the river's ecological health, impacting human and aquatic systems. By adopting the One-Health Framework, this study provides a holistic perspective on water quality challenges, offering insights for targeted interventions and sustainable management practices.
Relevansi Nilai-Nilai Tasawuf bagi Pengembangan Etika Lingkungan Hidup Munfarida, Ida
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v2i1.3901

Abstract

Masalah lingkungan hidup merupakan realitas global yang timbul akibat ketidakramahan manusia terhadap alam. Sikap manusia yang mereduksi makna nilai, dan memandang alam hanya sebatas instrumental-ekonomis merupakan bukti pemangkasan dimensi nonfisik yang bersifat spiritual pada alam itu sendiri. Manusia lebih memposisikan diri sebagai pusat alam semesta, dengan istilah lain bersifat antroposentris. Hal tersebut memicu perbuatan eksploitatif dan destruktif yang pada akhirnya menyebabkan krisis lingkungan secara global. Dengan demikian, untuk mengatasi krisis lingkungan sangat dibutuhkan paradigma ilmu pengetahuan yang tidak hanya bersifat mekanistik-reduksionalistis, tetapi bersifat holistik. Pada penelitian ini akan diungkap nilai-nilai tasawwuf  yang merupakan sebuah madzhab intusionalisme dalam Islam yang fokus terhadap pembinaan moral manusia, kemudian menggali relevansinya bagi pengembangan etika terhadap lingkungan hidup. Dalam proses penelitian, peneliti menggunakan metode deskripsi, interpretasi dan heuristika untuk menganalisi data. Peneliti juga menggunakan metode induktif yaitu menarik kaidah-kaidah khusus untuk memperoleh kesimpulan umum. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tasawwuf memiliki beberapa hubungan moralitas, yang secara epistemologis didasarkan pada sumber tertinggi yang berasal dari Tuhan yaitu al-Qur’an dan al-Sunnah. Nilai dari hubungan moralitas dalam tasawwuf tersebut memiliki relevansi yang sangat signifikan terhadap pengembangan etika lingkungan hidup, sebagai sebuah upaya untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik. Nilai tersebut antara lain; nilai Illahiyyah, insaniyyah dan makhluqiyyah.
KORELASI KUALITAS AIR DENGAN KEANEKARAGAMAN KESERAGAMAN MAKROINVERTEBRATA SEBAGAI BIOINDIKATOR DI SUNGAI TAMBAK CEMANDI DESA KALANGANYAR SIDOARJO Yudhistira, Laga; Munfarida, Ida; Nugraheni Setyowati , Rr Diah
Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2022): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol14.iss1.art1

Abstract

Kota Sidoarjo adalah salah satu kota yang terdapat di Jawa Timur dan kota tersebut termasuk kedalam kota yang padat penduduk, khususnya Desa Tambak Cemandi. Padatnya penduduk di Kota Sidoarjo menyebabkan terkumpulnya sampah yang dapat menggenangi aliran Sungai Tambak Cemandi, yang dapat menyebabkan terganggunya ekosistem sungai tersebut. Dikarenakan ada permasalahan tersebut maka diperlukan pemantauan kualitas air salah satunya dengan cara biomonitoring. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas air tercemar Sungai Tambak Cemandi berdasarkan parameter fisika dan kimia, mengetahui struktur komunitas makroinvertebrata yang terdapat di Sungai Tambak Cemandi, mengetahui korelasi struktur komunitas makroinvertebrata dengan kualitas air yang terdapat di Sungai Tambak Cemandi. Penelitian dilakukan di Sungai Tambak Cemandi di Desa Kalanganyar Kabupaten Sidoarjo. Sampling pengambilan air untuk uji parameter fisika kimia dilakukan dengan cara mengambil air di sisi kiri sungai dan kanan sungai, serta pengambilan sampling makroinvertebrata dilakukan di 3 titik. Hasil korelasi yang didapatkan yaitu pada keanekaragaman terdapat korelasi sedangkan pada keseragaman makroinvertebrata tidak terdapat korelasi dengan kualitas air di Sungai Tambak Cemandi.
Monitoring Macroinvertebrates as Bioindicators and Water Physicochemical Parameters in the Tambak Rejo River, Sidoarjo. Robbi, Adinda Atthiyatur; Munfarida, Ida; Oktorina, Sarita; Suprayogi, Dedy; Setyowati, Rr Diah Nugraheni
Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan Vol. 16 No. 1 (2024): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol16.iss1.art3

Abstract

Sungai Tambak Rejo merupakan sungai yang berada di desa Tambak Rejo, Kabupaten Sidoarjo. Merupakan sungai utama yang mengaliri tiga kelurahan yaitu tambak sumur, tambak rejo dan tambak sawah. Ketiga lokasi aliran sungai menjadikan sungai Tambak Rejo memiliki berbagai karakteristik limbah yang dihasilkan baik limbah domestik, limbah industri dan limbah pertanian. Hal ini tentunya dapat menyebabkan penurunan kuaitas air sungai, apabila limbah yang dihasilkan tidak diolah dengan benar. Pemantauan makroinvertebrata sebagai bioindikator kualitas air sungai merupakan tujuan penelitian ini, dimana biota ini dapat digunakan sebagai indikator biologis karena adanya habitat dan keberadaannya sangat dipengaruhi secara langsung di dalam perairan. Pengukuran parameter fisik-kimia air juga dilakukan untuk menyesuaikan kualitas air sungai dengan baku mutu yang telah ditetapkan, paramet yang diukur ialah pH, Suhu, TSS, BOD, COD dan Mn. Analisis makroinvertebrata menggunakan dua metode yakni, metode indeks biotilik dan metode indeks biotik, metode indeks biotilik menunjukkan kualitas air sungai Tambak Rejo dikategorikan sebagai sungai tercemar sedang pada stasiun I-II dan tercemar ringan pada stasiun III. Pada indeks biotik BMWP-ASPT, Sungai Tambak Rejo dikategorikan sebagai tercemar sedang pada stasiun I dan III, dan pada stasiun II dikategorikan sebagai tercemar berat. Hasil laboratorium parameter fisik-kimia didapatkan beberapa parameter di tiap staisuan yang melebihi baku mutu air sungai kelas II siantaranya, BOD dan COD ketiga stasiun memiliki  nilai yang melebihi baku mutu, BOD pada pada titik berkisar 10,5 mg/l - 11,36 mg/l, BOD pada staisun II berkisar 10,58 mg/l - 12,04 mg/l, BOD pada stasiun III berkisar 11,4 mg/l - 11,9 mg/l. COD stasiun I berkisar pada 37,95  mg/l - 39,2 mg/l, pada stasiun II 51,88 mg/l  - 58,67 mg/l,  pada stasiun III sebesar 28,61 mg/l, hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan Sungai Tambak Rejo diperlukan pengelolaan pencemaran perairan lebih lanjut.
Evaluasi Kualitas Udara Studi Kasus 3 Lokasi Puskesmas di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Munfarida, Ida
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2016): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v1i2.117

Abstract

Pencemar udara dapat berupa gas yang terdiri dari nitrogen oksida (NO, NO2), sulfur oksida (SO, SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), gas volatil yang tersebar ke udara. dan berupa debu (TSP) atau partikulat. Pencemar udara telah terbukti berdampak negatif pada kesehatan manusia, tumbuhan dan lingkungan. Pencemar udara diketahui dihasilkan dari berbagai sektor antara lain sektor industri, permukiman, perkantoran, dan transportasi. Sektor pelayanan publik seperti Puskesmas merupakan sarana kesehatan yang memiliki peranan vital sebagai tempat pertama upaya penyembuhan penyakit. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas udara di 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat dengan tujuan adalah menguji parameter kualitas udara meliputi gas dan partikulat yakni nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), dan partikulat (TSP) serta menganalisa tingkat pencemar udara di 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian dengan cara pengukuran kualitas udara langsung di lokasi penelitan bekerja sama dengan PDAM Tirta Wening Kota Bandung. Parameter kualitas udara yang diukur meliputi gas dan partikulat yakni nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), dan partikulat (TSP). Pengukuran dilakukan pada waktu siang hari sebanyak satu kali pengukuran. Pengukuran nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), oksidan (O3), dan partikulat (TSP) menggunakan peralatan tabung dan impinger, sementara untuk karbon monoksida (CO) menggunakan CO Analyzer dengan metode direct reading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua parameter udara gas dan partikulat yang diuji yakni nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), dan partikulat (TSP) pada 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi masih memenuhi baku mutu udara ambien berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang pengendalian pencemaran udara. Hal ini membuktikan bahwa kondisi udara di 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi memenuhi kualitas mutu sehingga dapat mendukung Puskesmas dalam upaya menjalankan fungsi penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan dengan baik.
Evaluasi Kinerja Teknis PDAM Tirta Kepri Provinsi Kepulauan Riau Munfarida, Ida
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2017): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v2i2.122

Abstract

Penilaian kinerja aspek pelayanan PDAM terdiri dari aspek teknis, keuangan dan manajemen. Evaluasi kinerja pelayanan PDAM bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan penilaian terhadap pelayanan PDAM sehingga dapat merumuskan rencana tindak pelayanan PDAM. Dalam penelitian ini, evaluasi kinerja difokuskan pada kinerja teknis PDAM Tirta Kepri Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari 6 indikator kinerja teknis antara lain: pertumbuhan pelanggan, persentase pelayanan, volume produksi air, volume distribusi air, volume penjualan air, dan kehilangan air PDAM Tirta Kepri selama rentang waktu 3 tahun dari tahun 2012 hingga tahun 2015. Penelitian berdasarkan data sekunder Laporan Teknik PDAM Tirta Kepri tahun 2016 dan audit BPKP PDAM Tirta Kepri Kota Tanjungpinang tahun 2012-2014. Kinerja pelayanan teknis PDAM Tirta Kepri untuk kategori jumlah pelanggan dan tingkat kebocoran mengalami peningkatan dari tahun 2012 hingga tahun 2015, namun volume produksi, distribusi dan penjualan mengalami penurunan dan prosentase pelayanan belum memenuhi target nasional, dimana jumlah pelanggan tahun 2012 sebesar 14.769 SR meningkat menjadi 5.306 SR di tahun 2015 sementara prosentase pelayanan pada tahun 2015 sebesar 30% tidak menunjukkan peningkatan dari tahun 2012. Rencana tindak dalam peningkatan pelayanan PDAM Tirta Kepri meliputi peningkatan sambungan rumah, meningkatkan produksi dan distribusi air melalui optimalisasi IPA, meningkatkan penjualan air dan non air, dan menekan kebocoran.
AIR QUALITY SETTLEMENT ASSESSMENT NEAR LOCAL COMMUNITY HEALTH CENTERS (LCHC) IN CIMAHI CITY, WEST JAVA PROVINCE Munfarida, Ida
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2018): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v4i1.410

Abstract

The Settlements near the Local Community Health Centers (LCHC) may have a negative impact on the settlement environment, especially is air quality due to the transportation sector near LCHC and community activities around the LCHC. This study evaluated air quality in three Settlements near the LCHC in Cimahi City, West Java Province, among others were: settlements in Cimahi Selatan, Cimahi Tengah and Cimahi Utara Districts. The air quality parameters were Nitrogen Dioxide (NO2), Sulfur Dioxide (SO2), Carbon Monoxide (CO), Ozone (O3), and Total Suspended Particulate (TSP) at three Locations of the Settlement. Air Quality Evaluation results indicate that all gaseous parameters were below air quality standards based on Government Law No.41 Year 1999 about Air Pollution Control, but Total Suspended Particulate (TSP) concentration in settlements of Cimahi Tengah and Cimahi Selatan Districts have exceeded the standard. However the lowest gaseous concentration was found in Settlement of Cimahi Tengah District. The community can play a role in improving the air quality in the settlements by providing green open space. Keywords: Air Quality, Local Community Health Centers (LCHC), Settlement.
ANALISA KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN PENYERAPAN KONSENTRASI KARBONDIOKSIDA (O2) DAN PEMENUHAN OKSIGEN (O2) DI KAMPUS UIN SUNAN AMPEL SURABAYA Munfarida, Ida; Nurmaningsih, Dyah Ratri
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v4i2.476

Abstract

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya sebagai salah satu universitas terkemuka di Kota Surabaya ikut mendukung program eco city yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dengan menerapkan program eco campus. Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya seiring berjalannya waktu terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan pengembangan dan pembangunan fisik gedung. Pengambangan dan pembangunan tanpa mempertimbangkan kebutuhan ruang terbuka hijau akan mengakibatkan suasana kampus tidak nyaman sebagai tempat dilakukannya aktivitas belajar mengajar. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis data dengan perhitungan korelasi ruang terbuka hijau dengan konsentrasi karbon dioksida (CO2) dan oksigen (O2) yang terkandung dalam udara di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Hasil analisa penelitian menunjukkan bahwa Koefisien Dasar Bangunan (KDB) kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel eksisting adalah 38,02%; dan Koefisien Dasar Hijau (KDH) eksisting adalah 1,69%. Ruang terbuka hijau (RTH) yang dibutuhkan saat ini berdasarkan kondisi eksisting sebesar 17.387.408, 01 m2, sementara berdasarkan proyeksi Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga tahun 2028, luas ruang terbuka hijau (RTH) yang dibutuhkan sebesar 54,813,305.08 m2. Rekomendasi yang sarankan adalah dengan menyediakan ruang terbuka hijau sesuai hasil analisis penelitian. Serta melaksanakan penghijauan di area gedung seperti rooftop dan vertical garden untuk mengurangi emisi karbon dioksida.
Pemetaan Particulate Matter 10 di Bundaran Taman Pelangi Kota Surabaya Amrizal, Zakaria; Munfarida, Ida; Amrullah
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2021): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v7i1.1278

Abstract

Air pollution is an annual problem that occur in every city. Surabaya is one of the cities with a fairly dense population so it is directly proportional to the number of motor vehicles used. Motor vehicles and industrial areas were located in Surabaya contribute the largest emissions to the air so they have low air quality because of the pollution. Air quality is closley associated with pollution, to ascertain the levels of contamination are calculated in reference to the Standard Index of Air Pollution. One of the monitoring parameters used is Particulate matter 10. PM10 is a primary pollutant that emits directly into the air which has serious impacts on health and the environment. This research was conducted in Traffic Ring Taman Pelangi Surabaya for 3 days with an interval of weekdays and holidays with time intervals in the morning, afternoon and evening. Analysis of concentration data was calculated using the HVAS tool with the gravimetric method and mapped using the ArcGIS program. The results of the study showed that the highest concentration was at the sampling location point 6 with a value of PM10 = 110.71 μg/m3, and the lowest was at the sampling location point 1 with a value of PM10 = 50.15 μg/m3