Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Smart Lamp: Kendali dan Monitor Lampu Berbasis Internet Of Things (IoT) Suhardi; Rahmi Hidayati; Irma Nirmala
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 14 No 2-c (2022): Jupiter Edisi Oktober 2022
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281./5591/5.jupiter.2022.10

Abstract

Generally, people control the house light manually. The problem is that sometimes people forget to turn off the lights when they go. It caused a waste of energy and increased the bills. The light can be automated controlled or controlled from far by the Internet of Things (IoT) technology. This research developed automated several room lights in a miniature house by a website. The system has been successfully implemented. The user can control and monitor the condition of house lights by a web application. The control and monitoring process can be carried out in two modes. First, manual mode by pressing the on/off button on the application. Second, automatic mode by setting the time for each room light according to the conditions required by the user.
Sistem Pemantauan dan Kendali Kelembapan Udara Pada Budi Daya Bunga Anggrek Berbasis Internet of Things Siti Aminah; Tedy Rismawan; Suhardi Suhardi; Dedi Triyanto
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v9i6.5250

Abstract

Orchid cultivation has been widely carried out by orchid agribusiness in Indonesia, even though there has been a lot of orchid cultivation but there are still obstacles in terms of supplies or maintenance. One of them is water sprinkling and fertilizing the orchid plants which are still done manually. Manual watering is watering done by orchid farmers so it requires a lot of effort and time and the amount of water that is sprinkled is not the same. If the water is poured too much or too little, it can cause rot or dryness of the plant roots so that the plants can die quickly. In the current technological era, watering can be done automatically by utilizing Internet of Things (IoT) technology and implementing the Wireless Sensor Network (WSN) system. NodeMCU ESP32 is used to control all hardware and software components. In this system there are 2 sensor nodes and 1 controller node. Users can control manually or automatically through the website interface. From the results of the implementation and testing it can be concluded that the system is able to provide information on conditions of temperature, air humidity, humidity of the planting medium, water level, liquid fertilizer height and water pH. The system is also capable of running automatic and manual systems, namely controlling and providing on/off condition information on water pumps, fertilizer pumps, faucet 1, faucet 2, faucet 3, fan 1, fan 2 and fan 3 on the website. The effect of the automatic system on the orchid plants was very good, because on the 41st day, the orchid plants using the automatic system experienced faster growth of new shoots, compared to using the manual system. The average delay time for the entire system is 4.5 seconds.
Sistem Keamanan pada Loker Berbasis Internet of Things Farhan Fajar Luthfi; Dwi Marisa Midyanti; Suhardi
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Fokus Elektroda Vol 7 No 3 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.364 KB) | DOI: 10.33772/jfe.v7i3.13

Abstract

Sistem keamanan pada loker yang dibuat pada penelitian ini dapat membuka serta mengunci pintu loker secara digital dengan kendali melalui aplikasi Android. Aplikasi Android terhubung dengan NodeMCU ESP32 melalui Firebase dan jaringan internet. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan terhadap Sistem Keamanan pada Loker Berbasis Internet of Things ini, didapatkan sistem berhasil membuka dan mengunci pintu loker menggunakan solenoid door lock melalui aplikasi Android yang diamankan dengan 4 digit PIN dengan jarak akses 15 meter, serta berhasil mengirim notifikasi pada aplikasi dengan rata-rata jeda waktu 23,52 detik dan mengaktifkan buzzer dengan rata-rata jeda waktu 20,76 detik.
SISTEM PEMANTAUAN DAN PENGONTROLAN PADA TANAMAN SAWI DAN IKAN NILA UNTUK POLA COCOK TANAM AKUAPONIK BERBASIS IOT Arie Pratama; Syamsul Bahri; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55722

Abstract

Pada pembudidayaan sistem akuaponik ini membutuhkan perhatian yang lebih terhadap air, karena air menjadi faktor penting dalam pertumbuhan ikan nila dan tanaman sawi pada akuaponik. Hal yang perlu diperhatikan yaitu kadar pH, suhu, tinggi, serta kepekatan air. Selama ini para pemilik akuaponik masih menggunakan cara manual dalam pemantauan kadar air. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang dapat memantau pH Air, tinggi air, kepekatan air dan melakukan pengontrolan pada akuaponik berbasis berbasis Internet of Things. NodeMCU ESP32 digunakan sebagai kendali keseluruhan sistem. Sensor pH Air untuk pembacaan asam atau basa pada air, sensor suhu air untuk membaca suhu pada air, sensor ultrasonik untuk membaca tinggi air dan sensor TDS untuk membaca kepekatan air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemantauan pH, suhu, tinggi air, dan kepekatan nutrisi air berhasil dilakukan dimana data hasil pemantauan ditampilkan pada antarmuka website. Kemudian sistem juga dapat melakukan pengontrolan otomatis dan manual pada pompa pengisian, kipas serta heater. Rata-rata waktu respon yang dibutuhkan pompa air untuk menyala adalah 4,2 detik dan waktu padam 3,3 detik, waktu respon kipas menyala 5,2 detik dan waktu padam 3,4 detik, waktu respon heater menyala 4,6 detik dan waktu respon padam  3,9 detik. Lama waktu respon tergantung pada kecepatan dan kestabilan koneksi internet. Kata kunci: Akuaponik, Internet of Things, Sensor, Website.
SISTEM MONITORING DAN KONTROL PADA KANDANG KELINCI REX BERBASIS INTERNET OF THINGS Epin Aji; Syamsul Bahri; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.57358

Abstract

Dalam memelihara kelinci ada hal-hal yang harus diperhatikan seperti suhu dan kelembapan udaranya di dalam kandang. Suhu dan kelembapan udara yang tepat akan menjaga kualitas bulu dan merangsang nafsu makan kelinci. Umumnya pemeliharaan kelinci tidak terlalu memperhatikan kondisi suhu dan kelembapan di dalam kandang. Ketika suhu terlalu panas dan kelembapan udara yang kering dapat membuat kelinci stress, kehilangan nafsu makan, bahkan bulu kelinci menjadi mudah rontok. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat suatu sistem pemantauan suhu, kelembapan, dan air minum serta pengontrolan dalam pemberian pakan kelinci. Proses pembacaan suhu dan kelembapan udara di dalam kandang menggunakan sensor DHT11, untuk pembacaan ketinggian dari ketersediaan air minum menggunakan sensor ultrasonik, serta pemberian pakan menggunakan motor servo untuk membuka katup pakan. Proses pengolahan data dilakukan oleh NodeMCU ESP32 dan pengiriman data ke server menggunakan jaringan internet. Sistem yang telah dibuat dapat melakukan proses pemantauan dan pengontrolan melalui website. Sistem akan menampilkan data suhu, kelembapan, ketersediaan air minum dan pemberian pakan secara otomatis yang selalu terbaharui sesuai kondisi di dalam kandang. Hasil pengujian mendapatkan nilai rata-rata error dari pembacaan suhu sebesar 2,96% dan kelembapan sebesar 1,81%, serta pengukuran ketinggian air minum mendapatkan nilai rata-rata error sebesar 6,91%.
MONITORING DAN KONTROL PEMBERIAN PAKAN DAN MINUM PADA PETERNAKAN BURUNG PUYUH BERBASIS INTERNET OF THINGS Saharman Saharman; Fatma Agus Setyaningsih; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55804

Abstract

Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam budidaya burung puyuh adalah pada pemberian pakan dan minum. Namun dalam implementasinya pemberian pakan dan minum burung puyuh umumnya masih dilakukan secara manual, pembudidaya harus menaburkan pakan setiap harinya dengan jumlah pakan dan waktu yang tidak teratur. Oleh karena itu, dibuatlah sistem yang dapat me-monitoring dan mengontrol pemberian pakan dan minum burung puyuh secara otomatis berbasis Internet of Things. Pada penelitian ini NodeMCU ESP32 digunakan sebagai kendali keseluruhan sistem. Input yang digunakan sensor ultrasonik. Sedangkan untuk output adalah motor servo, konveyor dan pompa air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemberian pakan burung puyuh berhasil yang terjadwal setiap pagi dan sore, pemberian minum juga berhasil dengan membaca nilai sensor ultrasonic <5 cm. Deteksi sisa pakan dan air berhasil dilakukan dengan rata-rata nilai error sebesar 0,058% dan deteksi sisa air nilai error sebesar 0,2%. Kemudian saat singkronisasi  berjalan dengan baik dengan rata-rata waktu respon servo menyala selama 9 detik dan 9 detik untuk konveyor menyala. Hasil pengujian yang diterapkan langsung pada sistem kandang puyuh otomatis menunjukan burung puyuh tumbuh dengan baik. Kata kunci: Sensor, Pemberian Pakan dan Minum, Burung Puyuh, Internet of Things, Website.
Sistem Pemantauan dan Pengontrolan pada Rumah Budi Daya Burung Walet Berbasis Internet of Things hamdi hamdi; Ikhwan Ruslianto; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55974

Abstract

Burung walet menyenangi tempat yang bersuhu relatif rendah sebagai tempat membuat sarang, Suhu dan kelembapan optimum di dalam gedung dibutuhkan walet sebagai zona nyaman untuk beristirahat. Suhu dan kelembapan udara yang terlalu rendah maupun tinggi akan mengurangi produktivitas sarang dan kenyamanan walet serta memilih tempat yang pencahayaan mendekati gelap total sebagai tempat bersarang. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat memantau dan mengontrol suhu, kelembapan udara, tinggi air, intensitas cahaya dan suara speaker sesuai kebutuhan yang ada di rumah burung walet  melalui website. Penelitian ini menggunakan sistem berbasis Internet of Things untuk pemantauan dan pengontrolan di rumah burung walet. NodeMCU ESP32 dan Wemos D1 Mini digunakan sebagai kendali keseluruhan komponen perangkat keras dan perangkat lunak. Sensor DHT11 untuk pembacaan suhu udara dan kelembapan udara, sensor ultrasonik untuk pembacaan tinggi air dan sensor LDR untuk pembacaan intensitas cahaya. Pengguna dapat melakukan pengontrolan pada perangkat keras secara otomatis dan manual melalui website. Pengujian pembacaan suhu udara mendapatkan nilai error sebesar 0,39%, nilai error kelembapan udara sebesar 0,77%, nilai error tinggi air sebesar 2,55% serta nilai error intensitas cahaya sebesar 1,73%.Kata kunci: Burung Walet, Internet of Things, Website, Sensor.
RANCANG BANGUN PERANGKAT MONITORING DAN PENGATURAN PENGGUNAAN AIR PDAM (PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM) BERBASIS ARDUINO DENGAN ANTARMUKA WEBSITE Yogi Ramadhan Putra; Dedi Triyanto; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.879 KB) | DOI: 10.26418/coding.v5i1.19172

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat sebuah alat monitoring dan pengaturan penggunaan air PDAM dengan antarmuka website yang mempermudah pelanggan dalam memonitoring dan mengontrol penggunaan air, kemudian petugas tidak perlu lagi datang kerumah pelanggan untuk mengakses meter air. Sistem yang dibuat ini menggunakan arduino sebgai modul pengendali utama. Arduino akan mengolah data yang di terima dari water flow sensor untuk mengetahui kapan selenoid terbuka dan tertutup. Fungsi water flow sensor digunakan untuk mendeteksi setiap air yang mengalir pada saluran pipa. Data dari water flow sensor juga akan digunakan sebagai sistem monitoring dari pelanggan dan rekapitulasi data untuk petugas PDAM agar tidak perlu lagi datang kerumah untuk mengakses meteran air. Di dalam penelitian ini water flow sensor yang digunakan adalah water flow sensor AICHI OF05ZAT yang memiliki akurasi yang cukup tinggi karena dari percobaan 25 liter hanya menghasilkan persentase error 0,003%.Kata Kunci : Arduino Mega 2560, Water Flow Sensor, AICHI , Selenoid Valve
Sistem Seleksi Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Menggunakan Metode Combinative Distance-Based Assessment (CODAS) di Kecamatan Pontianak Timur Tejo Dwi Prasetyo; Fatma Agus Setyaningsih; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 9, No 03 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v9i03.50467

Abstract

Program Keluarga Harapan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah kemiskinan di Indonesia. Program ini memberikan bantuan tunai dan non-tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), yang memenuhi kriteria dan persyaratan bagi penerima bantuan PKH. Agar penyaluran bantuan sosial ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, dalam penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah sistem yang bisa membantu pengambil keputusan dalam mengolah data yang memiliki banyak kriteria, atau yang sering disebut dengan istilah Multi-Criteria Decision Making (MCDM). Metode Combinative Distance-Based Assessment (CODAS) adalah salah satu metode MCDM yang menggunakan pengukuran jarak Euclidean dan Taxicab alternatif dari solusi ideal-negatif. Dalam penelitian ini metode CODAS berhasil diterapkan dalam sistem untuk memberikan rekomendasi calon penerima bantuan PKH, dengan hasilnya adalah 20 dari 200 peserta dinyatakan masuk desil 1 di mana 17 di antaranya dinyatakan lolos seleksi penerima bantuan PKH oleh sistem. Kata Kunci : Program Keluarga Harapan, Multi Criteria Decision Making, Combinative Distance-Based Assessment
SISTEM MONITORING DAN PENGONTROLAN PADA BUDI DAYA IKAN MAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Roynal Kadepi; Syamsul Bahri; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55982

Abstract

Ikan mas merupakan ikan air tawar yang banyak dibudi dayakan dan diminati masyarakat. Untuk budi daya ikan mas saat ini masih menggunakan keramba atau pun di sungai serta pemberian pakan masih manual. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang dapat memantau pH Air, tinggi air, kepekatan air dan melakukan pengontrolan pada budi daya ikan mas. Penelitian ini menggunakan sistem Internet of Things yang berfungsi untuk melakukan monitoring dan pengontrolan pada budi daya ikan mas dari jarak jauh. Sensor pH untuk pembacaan tinggkat asam atau basa pada air, sensor ultrasonik untuk membaca pengkuran tinggi air dan sensor TDS untuk membaca kepekatan air. Pengguna dapat melakukan pengontrolan pakan ikan dengan mengatur waktu dan putaran melalui website, serta pengontrolan secara manual dan otomatis untuk menghidukan pompa pengisian air, filter air dan aerator pengguna dapat melakukan pengontrolan tersebut melalui antarmuka website. Dari hasil pengujian pH, hari pertama kadar pH dalam keadaan normal, di hari ke 5-6 kadar pH pada kolam terdeteksi asam yang diakibatkan oleh sisa pakan dan kotoran ikan yang mengendap pada dasar kolam. Sehingga dilakukan solusi dengan menambah cairan pH up untuk menetralkan kembali kadar pH pada kolam. Setelah di lakukan pemberian cairan pH up, kadar pH pada hari ke 7 kembali normal. Kata Kunci: Budi Daya Ikan Mas, Sensor, Internet of Things, Website.