Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PURWARUPA PENGONTROL SUHU DAN KELEMBABAN PADA KUMBUNG JAMUR TIRAM BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY NINA RAHMADANI; Dedi Triyanto; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.54191

Abstract

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini, pengontrolan jamur tiram dapat dimonitoring melalui antarmuka website. Pada pembudidayan, jamur tiram tidak memerlukan lahan yang luas sehingga dibuat sebuah tempat dengan bahan dasar kayu untuk jamur tiram dapat dibudidayakan. Penelitian ini dikembangkan dengan membuat sistem pengontrol suhu dan kelembaban pada kumbung jamur tiram dengan berbasis website menggunakan logika fuzzy. Sistem pengontrol menggunakan sensor DHT11 dengan melakukan pembacaan nilai suhu dan kelembaban udara yang terhubung dengan Arduino Uno yang terintegrasikan dengan module wifi ESP8266. Pembacaan sensor dilakukan secara otomatis untuk mengontrol kipas dan alat pengkabut (mist maker) serta mengirimkannya untuk dilakukan pemantauan. Logika fuzzydigunakan sebagai sistem penunjang keputusan, dengan menghasilkan sistem yang dapat mengontrol kipas dc (off, cepat, sedang, dan lama) dan alat pengkabut (off, cepat, dan lama). Pada hasil nilai rata-rata error terhadap sensor DHT 11 yang digunakan memiliki nilai rata-rata erroruntuk suhu sebesar 1,44% dan untuk kelembaban menghasilkan nilai rata-rata error sebesar 3,25%. Dengan menghasilkan sistem pengontrol menggunakan logika fuzzy, hasil data yang diterima dapat untuk dimonitoring
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN GPS, RFID DAN PEMBATAS KECEPATAN DENGAN ARDUINO UNO BERBASIS IOT Irwan Argi Himawan; Tedy Rismawan; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.55398

Abstract

Keselamatan dan keamanan sepeda motor saat berkendara merupakan hal yang sangat penting dan wajib bagi setiap pengguna kendaraan. Namun tidak semua orang memahami bahaya kecelakaan lalu lintas dan pencurian sepeda motor yang dapat merugikan dan mengancam nyawa seseorang setiap hari. Oleh karena itu, dibuatlah alat yang dapat meminimalisir tingkat terjadinya kecelakaan lalu lintas dan pencurian sepeda motor. Alat ini memiliki tiga komponen yaitu RFID (Radio Frequency Identification) sebagai pengganti kunci kontak sepeda motor, GPS (Global Positioning System) sebagai pelacak kendaraan dan pembatas kecepatan untuk membatasi kecepatan sepeda motor, ketiga komponen tersebut Dibangun dengan mikrokontroler Arduino Uno dan NodeMCU ESP8266 dengan antarmuka Telegram. Hasil pengujian sensor RFID dapat menghidupkan atau mematikan sepeda motor, dan dapat digunakan sebagai pengganti kunci ganda sepeda motor dengan rata-rata waktu respon kartu dalam kondisi mati-hidup adalah 0.31 detik dan pada kondisi hidup-mati 0.28 detik. Sistem pembatas kecepatan dapat membatasi peringkat kecepatan sepeda motor dengan kisaran 0-40Km/jam dengan rata-rata error pembacaan kecepatan 7.1%. Pada sistem GPS dapat melacak lokasi kendaraan dengan rata-rata nilai akurasi  pembacaan pelacakan sebesar 8.348 meter.Kata kunci: RFID, Keselamatan, Keamanan, Pelacakan, Kendaraan, Kecepatan, Telegram, IoT
Eligibility of village fund direct cash assistance recipients using artificial neural network Dwi Marisa Midyanti; Syamsul Bahri; Suhardi Suhardi; Hafizhah Insani Midyanti
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v12.i4.pp1611-1618

Abstract

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), or known as Village Fund Direct Cash Assistance is assistance from the Indonesian government which causes problems and conflicts in the community when the assistance is not on target. The classification algorithm is proven to use in determining BLT-DD recipients. In this study, the radial basis function (RBF) and elman recurrent neural network (ERNN) models compare to classify the eligibility of BLTDD recipients. In the experiment, the optimal performance of the RBF and ERNN compare in determining the eligibility of BLT-DD recipients. Also, it’s compared with the classification algorithm that implements the same data, namely BLT-DD data for Kubu Raya District. The experimental results show the effectiveness of the RBF model in recognizing test data, while the ERNN model is effective in identifying test data. The RBF and ERNN models can achieve the same total accuracy of 98.10%.
DETEKSI PENGGUNAAN MASKER WAJAH DENGAN LOCAL TERNARY PATTERNS SEBAGAI PENGUKURAN KEPATUHAN TERHADAP PROTOKOL COVID-19 Yosep Robert; Sampe Hotlan Sitorus; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.56858

Abstract

 Penyebaran Covid-19 telah memaksa Organisasi Kesehatan Dunia untuk menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global. WHO telah menganjurkan kepada seluruh kepala pemerintahan di dunia dan khususnya di Indonesia untuk secara efektif mencegah penularan virus Covid-19. Sehingga di era new normal ini pemerintah telah menerapkan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh WHO, salah satunya adalah menggunakan masker saat beraktivitas baik diluar ruangan maupun didalam ruangan. Akan tetapi tidak sedikit masyarakat Indonesia yang tidak mengindahkan himbauan penggunaan masker tersebut. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem yang dapat mendeteksi penggunaan masker wajah dengan menerapkan metode Local Ternary Patterns (LTP) pada aplikasi pengolahan citra, sehingga dapat mengetahui pengukuran kepatuhan terhadap himbauan penggunaan masker. Pengujian dilakukan menggunakan data sampel sebanyak 60 data dengan perincian 30 citra wajah menggunakan masker dan 30 citra wajah tidak menggunakan masker diperoleh hasil persentase keakuratan 78,33%, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Local Ternary Patterns (LTP) dapat digunakan untuk mendeteksi penggunaan masker wajah. Kata kunci: Deteksi, Local Ternary Patterns (LTP), Masker wajah
Sistem Pemantauan dan Kendali Penyiraman pada Budi Daya Buah Jambu Biji Kristal berbasis Internet of Things YUDATAMA, ARBI; RISMAWAN, TEDY; SUHARDI, SUHARDI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 11, No 4: Published October 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v11i4.1061

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan membangun sistem Internet of Things (IoT) untuk pengendalian penyiraman otomatis pada perkebunan Jambu Biji Kristal di Pondok Paman Petani, Pontianak. Sistem ini memantau kelembaban tanah dan mengatur kendali penyiraman melalui aplikasi Android. Sistem ini diaplikasikan pada dua tanaman Jambu Biji Kristal. Hasil eksperimen menunjukkan sensor resistive soil moisture memiliki error rata-rata 0,97% dan 0,98% untuk dua tanaman Jambu Biji Kristal. Waktu respon katup solenoid valve pada penyiraman tanaman pertama adalah 1,35 detik saat terbuka dan 1,33 detik saat tertutup. Pada tanaman kedua, waktu respon katup saat terbuka adalah 1,41 detik dan saat tertutup adalah 1,32 detik. Waktu respon pompa air untuk dinyalakan adalah 1,38 detik dan untuk dimatikan adalah 1,31 detik. Dari hasil pengujian, sistem yang diusulkan dapat digunakan untuk memantau kelembaban tanah dan mengatur penyiraman.Kata kunci: Jambu Biji Kristal, Penyiraman, Internet of Things, Android ABSTRACTThis research aims to develop an Internet of Things (IoT) system for automated irrigation control in the Crystal Seed Guava plantation at Pondok Paman Petani, Pontianak. The system monitors soil moisture and regulates irrigation control through an Android application. This system was applied to two Crystal Seed Guava plants. The experimental outcomes reveal that the resistive soil moisture sensor has an average error of 0.97% and 0.98% for two Crystal Seed Guava plants, respectively. The solenoid valve response time for the first plant during irrigation is 1.35 seconds when open and 1.33 seconds when closed. For the second plant, the valve response time when open is 1.41 seconds and when closed is 1.32 seconds. The water pump activation response time is 1.38 seconds, while the deactivation response time is 1.31 seconds. From the test results, the proposed system can be used to monitor soil moisture and regulate watering.Keywords: Crystal Seed Guava, Irrigation, Internet of Things, Android
Sistem Pemantauan dan Kendali Penyiraman pada Budi Daya Buah Jambu Biji Kristal berbasis Internet of Things YUDATAMA, ARBI; RISMAWAN, TEDY; SUHARDI, SUHARDI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 11, No 4: Published October 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v11i4.1061

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan membangun sistem Internet of Things (IoT) untuk pengendalian penyiraman otomatis pada perkebunan Jambu Biji Kristal di Pondok Paman Petani, Pontianak. Sistem ini memantau kelembaban tanah dan mengatur kendali penyiraman melalui aplikasi Android. Sistem ini diaplikasikan pada dua tanaman Jambu Biji Kristal. Hasil eksperimen menunjukkan sensor resistive soil moisture memiliki error rata-rata 0,97% dan 0,98% untuk dua tanaman Jambu Biji Kristal. Waktu respon katup solenoid valve pada penyiraman tanaman pertama adalah 1,35 detik saat terbuka dan 1,33 detik saat tertutup. Pada tanaman kedua, waktu respon katup saat terbuka adalah 1,41 detik dan saat tertutup adalah 1,32 detik. Waktu respon pompa air untuk dinyalakan adalah 1,38 detik dan untuk dimatikan adalah 1,31 detik. Dari hasil pengujian, sistem yang diusulkan dapat digunakan untuk memantau kelembaban tanah dan mengatur penyiraman.Kata kunci: Jambu Biji Kristal, Penyiraman, Internet of Things, Android ABSTRACTThis research aims to develop an Internet of Things (IoT) system for automated irrigation control in the Crystal Seed Guava plantation at Pondok Paman Petani, Pontianak. The system monitors soil moisture and regulates irrigation control through an Android application. This system was applied to two Crystal Seed Guava plants. The experimental outcomes reveal that the resistive soil moisture sensor has an average error of 0.97% and 0.98% for two Crystal Seed Guava plants, respectively. The solenoid valve response time for the first plant during irrigation is 1.35 seconds when open and 1.33 seconds when closed. For the second plant, the valve response time when open is 1.41 seconds and when closed is 1.32 seconds. The water pump activation response time is 1.38 seconds, while the deactivation response time is 1.31 seconds. From the test results, the proposed system can be used to monitor soil moisture and regulate watering.Keywords: Crystal Seed Guava, Irrigation, Internet of Things, Android
Sistem Pintu Cerdas dengan QR Code berbasis Internet of Things sebagai Penerapan Edge Computing HAKIM, MADAJABBAR PALAPA; RISTIAN, URAY; SUHARDI, SUHARDI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 11, No 4: Published October 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v11i4.907

Abstract

ABSTRAKSistem pintu cerdas telah merevolusi kontrol akses dengan metode seperti pengenalan sidik jari, kata sandi, dan QR Code. Namun, tantangan seperti ketergantungan pada internet, keterlambatan pengiriman data, dan pembatasan penjadwalan tetap ada. Penelitian ini menerapkan Edge Computing pada sistem pintu cerdas berbasis IoT dengan QR Code dan menambahkan fitur penjadwalan. Tujuannya adalah meningkatkan respons, kinerja, dan fleksibilitas dengan meminimalkan keterlambatan dan pembatasan jaringan, serta memungkinkan akses pengguna sesuai jadwal yang ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan variasi waktu akses dan status pintu dalam kondisi normal dan offline, dengan rata-rata keterlambatan 3,35 detik (normal) dan 3,01 detik (offline). Penelitian inimemiliki potensi untuk pengembangan sistem pintu cerdas yang lebih efisien dan responsif menggunakan Edge Computing, memberikan kontribusi pada sistem keamanan canggih dan terpercaya dengan kemampuan penjadwalan terintegrasi di berbagai lingkungan.Kata kunci: Edge Computing, Sistem Pintu Cerdas, QR Code, Internet of Things ABSTRACTSmart door systems have revolutionized access control with methods like fingerprint recognition, passwords, and QR Codes. However, challenges such as internet dependency, data transmission delays, and limited scheduling persist. This study implements Edge Computing in an IoT-based QR Code smart door system and introduces a scheduling feature. The objective is to enhance responsiveness, performance, and flexibility by minimizing delays and network limitations, while allowing user access based on predetermined schedules. Test results show variable access times and door statuses under normal and offline conditions, with average delays of 3.35 seconds (normal) and 3.01 seconds (offline). This research offers potential for a more efficient and responsive smart door system using Edge Computing, contributing to advanced and reliable security systems with integrated scheduling capabilities across diverse environments.Keywords: Edge Computing, Smart Door System, QR Code, Internet of Things
Sistem Pintu Cerdas dengan QR Code berbasis Internet of Things sebagai Penerapan Edge Computing HAKIM, MADAJABBAR PALAPA; RISTIAN, URAY; SUHARDI, SUHARDI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 11, No 4: Published October 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v11i4.907

Abstract

ABSTRAKSistem pintu cerdas telah merevolusi kontrol akses dengan metode seperti pengenalan sidik jari, kata sandi, dan QR Code. Namun, tantangan seperti ketergantungan pada internet, keterlambatan pengiriman data, dan pembatasan penjadwalan tetap ada. Penelitian ini menerapkan Edge Computing pada sistem pintu cerdas berbasis IoT dengan QR Code dan menambahkan fitur penjadwalan. Tujuannya adalah meningkatkan respons, kinerja, dan fleksibilitas dengan meminimalkan keterlambatan dan pembatasan jaringan, serta memungkinkan akses pengguna sesuai jadwal yang ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan variasi waktu akses dan status pintu dalam kondisi normal dan offline, dengan rata-rata keterlambatan 3,35 detik (normal) dan 3,01 detik (offline). Penelitian inimemiliki potensi untuk pengembangan sistem pintu cerdas yang lebih efisien dan responsif menggunakan Edge Computing, memberikan kontribusi pada sistem keamanan canggih dan terpercaya dengan kemampuan penjadwalan terintegrasi di berbagai lingkungan.Kata kunci: Edge Computing, Sistem Pintu Cerdas, QR Code, Internet of Things ABSTRACTSmart door systems have revolutionized access control with methods like fingerprint recognition, passwords, and QR Codes. However, challenges such as internet dependency, data transmission delays, and limited scheduling persist. This study implements Edge Computing in an IoT-based QR Code smart door system and introduces a scheduling feature. The objective is to enhance responsiveness, performance, and flexibility by minimizing delays and network limitations, while allowing user access based on predetermined schedules. Test results show variable access times and door statuses under normal and offline conditions, with average delays of 3.35 seconds (normal) and 3.01 seconds (offline). This research offers potential for a more efficient and responsive smart door system using Edge Computing, contributing to advanced and reliable security systems with integrated scheduling capabilities across diverse environments.Keywords: Edge Computing, Smart Door System, QR Code, Internet of Things
Pengembangan dan Sosialisasi Website Sistem Informasi Desa Punggur Kecil Sebagai Media Informasi Desa Suhardi Suhardi; Hirzen Hasfani; Ikhwan Ruslianto; Rahmi Hidayati; Cucu Suhery; Tedy Rismawan; Dwi Marisa Midyanti; Syamsul Bahri; Irma Nirmala; Uray Ristian; Kasliono Kasliono; Karika Sari; Hafiz Muhardi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1279

Abstract

Pengembangan dan sosialisasi website Sistem Informasi Desa Punggur Kecil bertujuan untuk menyediakan media informasi yang efektif bagi masyarakat Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Pada Masyarakat dengan berfokus pada pembangunan website yang berfungsi sebagai pusat informasi desa, mencakup berbagai aspek antar lain profile desa, informasi public, informasi kegiatan, dan transparansi dana desa. Kegiatan dimulai dengan pertemuan dengan kepala desa untuk membahas rencana pembuatan sistem informasi dan pelaksanaan sosialisasi. Setelah didapatkan kebutuhan menu website yang dibutuhkan, dibangun website sistem informasi Desa Punggur Kecil. Setelah itu, dilaksanakan sosialisasi penggunaan website di lingkungan desa Punggur Kecil. Sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2024 di Aula Kantor Desa Punggur Kecil dari jam 13.00 WIB. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan dan manfaat website. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 23 peserta, diantaranya pegawai kantor desa, ketua RT, BPD, dan masyarakat. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta dapat memahami fungsi dan cara mengakses website dengan baik. Kegiatan PKM ini telah berhasil memperkenalkan teknologi informasi yang berguna untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan desa.