Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN e-LKPD INTERAKTIF MENGGUNAKAN PLATFORM LIVEWORKSHEET BERBASIS PENDEKATAN OPEN ENDED DI JURUSAN MATEMATIKA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Purba, Glory Indira Diana; Suwanto, Fevi Rahmawati; Samosir, Katrina
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 10, No 1 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mes.v10i1.10251

Abstract

Research into the development of teaching materials in the form of interactive LKPD was motivated by students' lack of interest in working on mathematics problems other than those assigned by the lecturer. Therefore, they tend to be less able to solve a problem if given questions. With the LKPD, it is hoped that it will be able to train the development of cognitive aspects or all aspects of learning in the form of experimental guides or demonstrations. LKPD is a form of implementation by teachers who act as facilitators in learning. The application of LKPD can give students the opportunity to think actively and creatively to improve learning in achieving learning indicators and competencies. LKPD is given with the aim of actively involving students in learning activities, so that learning in the classroom is no longer teacher centered but student centered. For this reason, researchers use e-LKPD with the aim of making learning more fun and interactive. One of the advantages of e-LKPD is that it helps lecturers and students carry out learning independently at home because it can be accessed online without requiring face-to-face meetings. Apart from that, students can access text, image, audio and video content that cannot be contained in conventional LKPD. This research shows the following results: 1) the average validity given by media expert validators is 3.83 and material expert validators is 3.66, both of which are in the very valid category, 2) the practicality of the e-LKPD being developed is taken based on student response questionnaires. namely 92% which is in the very practical category, 3) the effectiveness of e-LKPD is obtained based on achieving classical completeness of 88.57% of students completing the material covered. given.
Penerapan Model Pembelajaraan Think-Talk-Write (TTW) untuk Meningkatkan Self Efficacy Siswa Kelas X SMA Ginting, Hanna Marcela; Samosir, Katrina
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober - Desember 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.1934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan Self Efficacy siswa kelas X SMA dan untuk mengetahui peningkatan Self Efficacy siswa kelas X SMA Negeri 1 STM Hilir setelah menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana pada akhir setiap siklus peneliti memberikan tes dan angket untuk mengukur sejauh mana kemampuan Self Efficacy siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 1 STM Hilir yang berjumlah 30 orang siswa. Objek penelitian ini adalah kemampuan Self Efficacy siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write pada materi Sistem Pertidaksamaan Linear. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan Self Efficacy siswa pada siklus I, diperoleh bahwa hanya 19 siswa (63%) yang telah memenuhi kriteria yang ditentukan yaitu siswa memperoleh skor ≥70 dengan kriteria baik ke atas. Dari hasil tersebut, dinyatakan bahwa ketuntasan klasikal kelas belum mencapai kriteria minimal ≥85% (banyak siswa yang kemampuan self efficacynya minimal kriteria baik ke atas mencapai 85%). Setelah tindakan II diperoleh terdapat 28 siswa (93%) yang telah memenuhi standar kemampuan self efficacy yang telah ditentukan yaitu memperoleh skor ≥70. Terjadi peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan klasikal sebanyak 19 siswa atau (30%) dan berdasarkan hasil tersebut maka persentase ketuntasan klasikal ini sudah memenuhi standar yang sudah ditentukan. Rata-rata indikator pada tes kemampuan self efficacy siklus I yaitu 64,9 dan meningkat menjadi 87,6 pada siklus II sehingga diperoleh peningkatan rata-rata kemampuan self efficacy siswa sebesar 22,7. Berdasarkan uraian-uraian di atas disimpulkan bahwa Self Efficacy siswa meningkat dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) pada materi Sistem Pertidaksamaan Linear di kelas X-4 SMA Negeri 1 STM Hilir.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS ANDROID TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 7 MEDAN Damanik, Sandy William; Samosir, Katrina
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 8, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jmn.v8i1.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis android yang valid, efektif dan efisien serta meningkatkan hasil belajar siswa siswa melalui pembelajaran lembar kerja peserta didik. Jenis penelitian ini adalah pengembangan R&D (Research and Development) dengan model pengambangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi yang berjumlah 30 orang. Hasil dari penelitian ini sesuai dengan tujuan yang diinginkan yaitu menghasilkan lembar kerja peserta didik berbasis android yang valid, efektif dan efisien serta meningkatnya hasil belajar pada siswa dengan kategori sedang. Lembar Kerja Peserta didik berbasis android ini dikategorikan sangat valid oleh validator ahli media dengan persentase 83,75%, dan validator ahli materi dengan persentase 88,75%. Berdasarkan ketuntasan siswa, lembar kerja peserta didik berbasis android ini dinyatakan sangat efektif dengan persentase ketuntasan 84,4%. Lembar kerja peserta didik berbasis android ini dinyatakan sangat praktis dilihat dari respon guru dengan persentase 84,61% dan respon siswa dengan persentase 83,23%. Tingkat pemahaman konsep pada siswa tergolong sedang dengan rentan nilai 0,30-0,70
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS BERDASARKAN KEMAMPUAN NUMERIK SISWA KELAS VIII DI SMPN 4 MEDAN Gultom, Josua Gumsih; Samosir, Katrina
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 14 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v14i1.5539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menyusun deskripsi mengenai kemampuan berpikir komputasi dalam menyelesaikan soal HOTS pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Medan berdasarkan kemampuan numerik tinggi. 2) Menyusun deskripsi mengenai kemampuan berpikir komputasi dalam menyelesaikan soal HOTS pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Medan berdasarkan kemampuan numerik sedang, dan 3) Menyusun deskripsi mengenai kemampuan berpikir komputasi dalam menyelesaikan soal HOTS pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Medan berdasarkan kemampuan numerik rendah. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa/siswi dari kelas VIII-4 di SMP Negeri 4 Medan yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan numerik tinggi dapat memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir komputasi yakni: dekomposisi, pengenalan pola, berpikir algoritma, dan abstraksi. Siswa dengan kemampuan numerik sedang dapat memenuhi indikator dekomposisi, pengenalan pola, algoritma dan abstraksi. Sementara itu, siswa dengan kemampuan numerik rendah hanya memenuhi indikator dekomposisi dan pengenalan pola.
Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Tarigan, Melvi Riahta Br; Samosir, Katrina
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.1909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 37 Medan T.A 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-E sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Perolehan hasil rata-rata skor tes akhir (posttest) siswa kelas eksperimen yaitu sebesar 83,89, sedangkan pada kelas Kontrol hasil rata-rata skor tes akhir siswa yaitu sebesar 70,35. Pada uji hipotesis, diperoleh hasil uji perbedaan rata-rata (uji-t) dengan statistik nilai (5,189) yang artinya terdapat pengaruh dari penggunaan model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) yang diterapkan pada kelas eksperimen. Hal tersebut menandakan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol.
Penerapan Model Pembelajaraan Think-Talk-Write (TTW) untuk Meningkatkan Self Efficacy Siswa Kelas X SMA Ginting, Hanna Marcela; Samosir, Katrina
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.1934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan Self Efficacy siswa kelas X SMA dan untuk mengetahui peningkatan Self Efficacy siswa kelas X SMA Negeri 1 STM Hilir setelah menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana pada akhir setiap siklus peneliti memberikan tes dan angket untuk mengukur sejauh mana kemampuan Self Efficacy siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 1 STM Hilir yang berjumlah 30 orang siswa. Objek penelitian ini adalah kemampuan Self Efficacy siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write pada materi Sistem Pertidaksamaan Linear. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan Self Efficacy siswa pada siklus I, diperoleh bahwa hanya 19 siswa (63%) yang telah memenuhi kriteria yang ditentukan yaitu siswa memperoleh skor ≥70 dengan kriteria baik ke atas. Dari hasil tersebut, dinyatakan bahwa ketuntasan klasikal kelas belum mencapai kriteria minimal ≥85% (banyak siswa yang kemampuan self efficacynya minimal kriteria baik ke atas mencapai 85%). Setelah tindakan II diperoleh terdapat 28 siswa (93%) yang telah memenuhi standar kemampuan self efficacy yang telah ditentukan yaitu memperoleh skor ≥70. Terjadi peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan klasikal sebanyak 19 siswa atau (30%) dan berdasarkan hasil tersebut maka persentase ketuntasan klasikal ini sudah memenuhi standar yang sudah ditentukan. Rata-rata indikator pada tes kemampuan self efficacy siklus I yaitu 64,9 dan meningkat menjadi 87,6 pada siklus II sehingga diperoleh peningkatan rata-rata kemampuan self efficacy siswa sebesar 22,7. Berdasarkan uraian-uraian di atas disimpulkan bahwa Self Efficacy siswa meningkat dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) pada materi Sistem Pertidaksamaan Linear di kelas X-4 SMA Negeri 1 STM Hilir.
Integrasi Sejarah Matematika Pada Materi Phytagoras Samosir, Katrina; Mulita, Bunga Aulia Syafira; Ritonga, Fahmi Fauzan; Mawaddah, Fiha; Br Surbakti, Juli Agina; Simanullang, Sri Antika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 2.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to enhance students' learning motivation through the integration of mathematical history in the teaching of the Pythagoras Theorem. Based on national data, approximately 35% of junior high school students have not achieved the minimum numeracy competency. One strategy to improve students' understanding and motivation is by integrating the history of mathematics into learning. The research employs a literature study method to evaluate the impact of this approach. The results indicate that integrating the history of mathematics provides deeper context, boosts students' motivation by up to 11%, and fosters the development of critical thinking skills. This study recommends history-based teaching as a tool to strengthen conceptual understanding and the relevance of mathematics in everyday life
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA PLICKERS TERHADAP KEMAMPUAN BEPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP PRAYATNA MEDAN Nainggolan, Atsnaini Zahro; Samosir, Katrina
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i1.464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan media  plickers terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (2) seberapa besar pengaruh discovery learning berbantuan media  plickers terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan (3) kategori rata-rata peningkatan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran discovery learning berbantuan media plickers pada materi Teorema Phytagoras kelas VIII SMP Prayatna Medan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan koresional. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik sampling jenuh sehingga diperoleh sampelnya yaitu kelas VIII-1 dan VIII-2 SMP Prayatna Medan T.A 2023/2024. Insturem yang digunakan yaitu angket dan tes. Uji hipotesis menggunakan uji analisis regresi linier sederhana dengan hasil penelitian diperoleh nilai Fhitung = 30,650, dengan nilai signifikansi = 0,000. Berarti nilai Sig < 0,05 atau 0,000 < 0,05. Maka kriteria H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya, (1) terdapat pengaruh yang dari model pembelajaran discovery learning berbantuan media plickers, (2) dapat dilihat besar pengaruh yang menggunakan koefisien determinasi didapatkan sebesar 0,523 atau 52,3%. Serta (3) diperoleh kategori rata-rata peningkatan melalui uji n-gain dengan kategori sedang sebesar 0,64.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Aplikasi R Dalam Penerapan OBE Untuk Meningkatkan Kemampuan Computational Thinking Berdasarkan Gender Samosir, Katrina; Simanjuntak, Erlinawaty; Hutabarat, Hanna Dewi Marina
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v6i1.66353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis aplikasi R yang mendukung penerapan pendekatan Outcomes-Based Education (OBE) dalam pembelajaran mata kuliah Metode Statistika. Fokus utama penelitian ini adalah peningkatan kemampuan computational thinking mahasiswa dengan mempertimbangkan perbedaan gender. Model pengembangan yang digunakan adalah Research and Development oleh Lee & Owens yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan instruksional, pengembangan multimedia, dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Negeri Medan pada semester genap 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book interaktif yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir komputasional. Selain itu, data survei menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung lebih menyukai bahan ajar digital, dengan wanita menunjukkan tingkat keterlibatan teknologi yang lebih tinggi dibandingkan pria. Analisis juga mengindikasikan bahwa ilustrasi, visualisasi, dan perangkat lunak memainkan peran penting dalam meningkatkan pemahaman konsep kompleks. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan bahan ajar yang responsif terhadap karakteristik gender dan kebutuhan pembelajaran berbasis capaian. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LAPS–HEURISTIK BERBANTUAN EDUTAINMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA SMP FADDILA, DWI NAILA; SAMOSIR, KATRINA
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 8, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jmn.v8i2.413

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran LAPS-Heuristik berbantuan edutainment lebih baik daripada siswa yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP Swasta Imelda Medan T.A 2023/2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan VII-D sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas eksperimen menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest di 39,60 dan posttest 81,97. Hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas kontrol menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest di 39,37 dan posttest 71,37. Analisis data menggunakan uji t menunjukkan bahwa siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran LAPS-Heuristik berbantuan edutainment lebih baik daripada siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi artimatika sosial.Kata kunci : Model Pembelajaran, LAPS-Heuristik, Edutainment, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika