Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Aulia Nurlaili Kusuma Wardani; Sapto Yuwono
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jiem.v15i2.2639

Abstract

Dalam dinamika organisasi modern, kepuasan kerja muncul sebagai variabel penting yang berpotensi menjembatani hubungan antara motivasi dan kinerja. Kepuasan kerja dapat dipahami sebagai respon emosional dan sikap positif seorang pegawai terhadap pekerjaannya. Ketika pegawai merasa puas, mereka cenderung memiliki komitmen yang lebih tinggi, motivasi yang lebih baik, dan pada akhirnya memberikan kontribusi optimal bagi organisasi. tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai dan kepuasa kerja. Dan untuk mengetahui pengaruh mediasi motivasi dan kinerja pegawai melalui kepuasan kerja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinejra, dan motivasi terhadap kinerja dengan kepusan kerja sebagai variabel mediasi menunjukkan bahwa terdapat atau ada pengaruh mediasi.
DAMPAK WORK-LIFE BALANCE DAN KESEHATAN MENTAL KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN GEN Z DI KABUPATEN PRINGSEWU Aulia Nurlaili Kusuma Wardani; Sapto Yuwono; Juliono Juliono
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jiem.v16i01.2969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan kesehatan mental terhadap kinerja karyawan, khususnya pada karyawan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 orang karyawan dari Generasi Z. Hasil analisis menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai T-hitung sebesar 157,112 yang lebih besar dari T-tabel sebesar 1,660, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sebaliknya, variabel kesehatan mental tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai T-hitung sebesar 1,511 yang lebih kecil dari T-tabel. Secara simultan, work life balance dan kesehatan mental secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan F-hitung sebesar 12.881,144 lebih besar dari F-tabel sebesar 3,087. Nilai R Square sebesar 99,60% menunjukkan bahwa variabel bebas mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan secara sangat kuat.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA SDM PADA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) Aulia Nurlaili Kusuma Wardani; Dhel Juni Pasya; Arohman; Juliono
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja sumber daya manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh SDM PKH di Kabupaten Pringsewu yang terdiri atas pendamping sosial, administrator, dan koordinator kabupaten. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan disiplin kerja memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kinerja SDM PKH. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat motivasi dan disiplin kerja yang dimiliki SDM PKH, khususnya pendamping sosial, maka semakin optimal pula kinerja yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pelayanan sosial kepada keluarga penerima manfaat. Dengan demikian, peningkatan motivasi dan kedisiplinan kerja menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan kinerja SDM PKH di Kabupaten Pringsewu.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DENGAN MEDIATOR KOMITMEN ORGANISASI Rosalina Anindia Sari Kartika; Aprih Santoso; Aulia Nurlaili Kusuma Wardani; Mutiasari Mutiasari; Herni Utami Rahmawati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/v3g8rm29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi kerja terhadap loyalitas karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Motivasi kerja yang tinggi diyakini dapat meningkatkan loyalitas karyawan terhadap organisasi melalui penguatan komitmen organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang disebarkan kepada 200 karyawan di perusahaan sektor jasa di Jakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak statistik Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Selanjutnya, komitmen organisasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Selain itu, komitmen organisasi terbukti secara parsial memediasi hubungan antara motivasi kerja dan loyalitas karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan motivasi kerja dapat meningkatkan loyalitas karyawan secara tidak langsung melalui penguatan komitmen organisasi. Implikasi praktisnya, organisasi perlu memperhatikan pemberian insentif, dukungan, dan pengembangan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan motivasi kerja demi membangun loyalitas karyawan yang lebih kuat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan teori manajemen sumber daya manusia khususnya dalam pemahaman mekanisme hubungan antara motivasi, komitmen, dan loyalitas karyawan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada sampel yang terbatas pada satu sektor industri, sehingga disarankan penelitian selanjutnya melakukan generalisasi dengan melibatkan sektor yang lebih beragam