Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMETAAN BUDAYA ORGANISASI BERBASIS KESENJANGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP DESAIN BUDAYA ORGANISASI STUDI PADA PT. IMORA MOTOR Angela Teressia Sioedjianto; Sapta Dwikardana
ENSAINS JOURNAL Vol 3, No 2 (2020): ENSAINS Journal Mei 2020
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.285 KB) | DOI: 10.31848/ensains.v3i2.505

Abstract

Abstract:. The automotive industry has an important role in the Indonesian economy and is a hypercompetitive industry. Awareness of change is an important factor so that the company is always ready to respond to environmental dynamics appropriately. Internally, organizational culture is an important thing that can support a company to achieve its goals amid the changing business environment. This study aims to map the gap between the ideal organizational culture according to the vision and core business, compared with the culture that is perceived and expected by the employees of PT. Imora Motor as one of the main dealers of Honda car products in Indonesia. This research uses descriptive method by describing employee perceptions about current culture and expected culture in the future by using the Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI). Quantitative data in the study were obtained through survey methods with a total of 495 respondents. The analytical method used in this study is the concept of Competing Values Framewor. The results of this study found a gap between the ideal culture profile and the current culture, especially for the hierarchy and market culture. The results of this study can be used as a basis for designing organizational culture that is believed to help organizations achieve their goals. Keyword: organization culture, organization culture mapping, OCAI Abstrak: Industri otomotif memiliki peran yang penting dalam perekonomian Indonesia dan merupakan industri yang hiperkompetitif. Kesadaran akan perubahan menjadi faktor penting agar perusahaan selalu siap merespon dinamika lingkungan dengan tepat. Secara internal, budaya organisasi merupakan hal penting yang dapat mendukung perusahaan untuk mencapai tujuan di tengah perubahan lingkungan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kesenjangan antara budaya organisasi yang ideal menurut visi dan core business, dibandingkan dengan budaya yang dipersepsi dan yang diharapkan oleh karyawan PT. Imora Motor sebagai dealer utama dari produk mobil Honda di Jabodatabek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggambarkan persepsi karyawan mengenai budaya yang saat ini mereka rasakan dan apa yang mereka harapkan sebagai budaya ideal di masa depan menggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI). Pengambilan data kuantitatif dalam penelitian menggunakan metode survei dengan total responden sebanyak 495 orang. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan konsep Competing Values Framework dan hasil dari penelitian ini ditemukan adanya kesenjangan antara profil budaya ideal dengan budaya saat ini, terutama pada skor tipe hirarki dan pasar. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk mendesain budaya organisasi yang diyakini dapat membantu organisasi dalam mencapai tujuannya. Kata Kunci: budaya organisasi, pemetaan budaya organisasi, OCAI.
MAPPING HRM IMPLEMENTATION IN INDONESIA’S SMES: IN SEARCH OF NEW HRM MODEL Sapta Dwikardana; Angela Teressia
TRIKONOMIKA Vol 21 No 2 (2022): December Edition
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.27 KB) | DOI: 10.23969/trikonomika.v21i2.5755

Abstract

In Indonesia, SMEs business owners are always trying to find the best employee management practices that suit their business scale, so finding a comprehensive employee management model for SMEs is important. This research was conducted using a qualitative approach. Data collection was carried out using semi-structured interviews with 38 managers who were directly involved in HRM in SMEs. The analytical method used is content and thematic analysis. The results of this study offer new insights for SME owners regarding HRM practices that can be applied to systematically manage their human resources to increase their competitiveness. The novelties of this research are (a) This research was conducted for more comprehensive employee management functions where most of the previous studies were based on certain functions only; (b) a special SME HR model that can be used as a standard for SMEs in Indonesia.
KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA BERDASARKAN PERSEPSI KARYAWAN, APAKAH BERHUBUNGAN? (STUDI PADA PT. X, PERUSAHAAN DALAM INDUSTRI TEKSTIL DAN PAKAIAN JADI) Rizka Nugraha Pratikna; Carmela Kaloka Putri; Triyana Iskandarsyah; Angela Teressia
Jurnal Bisnis, Manajemen & Ekonomi Vol. 18 No. 1 (2020): Jurnal Bisnis, Manajemen, & Ekonomi
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.36 KB)

Abstract

Berdasarkan proyeksi nilai ekspor Indonesia pada tahun 2019, industri tekstil dan pakaian jadi menyumbang lebih dari 50% menyusul perkembangannya yang terus membaik dari awal tahun 2019. Kondisi yang baik dalam industri tekstil tentunya menjadi daya tarik tersendiri dan meningkatkan persaingan. Dalam memenangkan persaingan perusahaan tentunya membutuhkan produktivitas yang mendukung penciptaan kinerja baik. Tohardi menyampaikan bahwa salah satu hal yang dapat dilakukan dalam kegiatan produktivitas adalah mengelola sumber daya manusia dengan baik, karena merupakan pemeran utama dalam peningkatan produktivitas dengan berbagai aktivitas operasional yang dilakukan (Tohardi, 2002). Orang dengan tingkat kepuasan kerja tinggi memiliki pandangan positif terhadap pekerjaannya, begitupula sebaliknya, mereka yang memiliki pandangan negatif terhadap pekerjaannya merupakan orang dengan tingkat kepuasan kerja rendah (Robbin & Judge, 2013). Salah satu hal yang mendukung pencapaian kepuasan kerja adalah rasa aman pada karyawan, dimana mereka secara relative merasa puas dan mendapat kesempatan bertumbuh dan berkembang (Cascio, 1991). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana hubungan kualitas kehidupan kerja dan kepuasan kerja berdasarkan persepsi karyawan PT. X. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan data primer dari hasil wawancara dan kuesioner. Korelasi Pearson digunakan dalam melakukan analisis hubungan variabel kualitas kehidupan kerja dan kepuasan kerja berdasarkan persepsi karyawan. Hasil penelitian ini adalah bahwa kualitas kehidupan kerja memiliki hubungan yang cukup kuat dengan kepusan kerja karyawan di PT. X. Nilai kolerasi sebesar 0.520 dan berada pada interval koefisien antara 0,40 ? 0,599. Hal ini berarti semakin baik penerapan kualitas kehidupan kerja maka semakin tinggi tingkat kepuasan kerja karyawan di PT. X.
EXPLORING THE IMPACT OF DEVELOPMENT TALENT, SALARY AND REWARD, THE EFFECT OF MANAGERS, AND ORGANIZATIONAL STRUCTURE ON JOB SATISFACTION AND EMPLOYEE PERFORMANCE" IN RWANDA TELECOMMUNICATIONS INDUSTRY: A CASE OF MTN RWANDA (Mobile Telephone Network) Mushinzimana, Leandre; Teressia, Angela; Dwikardana, Sapta
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 8 No 2 (2024): IJEBAR, VOL. 08 ISSUE 02, JUNE 2024
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v8i2.13124

Abstract

In recent years, the issue of employee performance has become crucially important to the development and achievement of organizational goals and objectives. This study investigates the elements influencing job satisfaction to enhance employee performance at MTN Rwanda and establishes relationships between the independent variable, mediator variable (job satisfaction), and supportive employee performance. The primary tool for collecting data for this study will be questionnaires. We will review theoretical and empirical studies to identify the variables that could affect employee performance. Purposive sampling involved 198 selecting from (subordinate, lower management, middle management and senior management). The study will employ quantitative methodology to analyze the variables using the SMART PLS software. The findings of this research are several. First, salary and reward have a positive and significant influence on employee performance in Rwanda's telecommunications industry. Second, the development of talent has no significant effect on employee performance. Third, the impact of managers has no significant effect on employee performance. Fourth, organizational structure has a positive and important influence on employee performance. Sixth, job satisfaction does mediate the relationship between (the development of talent, salary and reward, the effect of managers and organization structure) and employee performance.
STUDI LITERATUR HR CAPABILITY DAN KINERJA ORGANISASI Teressia, Angela; Marianti, Maria Merry; Deti, Regina
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 3 (2024): Edisi September - Desember 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i3.4385

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pengaruh human resource capability (HRC) terhadap kinerja organisasi dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman mengenai dimensi HRC yang mempengaruhi kinerja organisasi berbasis pada studi literatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review dan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang interaksi dan kontribusi HRC terhadap kinerja organisasi. Hasil studi menunjukkan pengaruh antara HR Capability dengan kinerja organisasi, yang diukur dari dimensi yang sifatnya operasional (manajemen pengelolaan karyawan berbasis fungsi), pengukuran yang sifatnya strategis dan disesuikan dengan konteks bisnis organisasi itu. Objek riset pada pustaka online, Google Scholar, Elicit dan Elsevier, dan media online akademik lainnya. Metode riset dengan library research bersumber dari e-book dan open access e-journal.
Pelatihan Wirausaha Muda Berbasis Karakter: Upaya Mengatasi Pengangguran Melalui Pendekatan Ikigai Iskandarsyah, Triyana; Satyarini, Ria; Agung, Chris Petra; Tiffani, Ignasia; Anggita, Meidila; Teressia, Angela
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v10i1.1019

Abstract

Youth unemployment remains a pressing issue in Indonesia, largely due to limited formal job opportunities and the insufficient readiness of graduates to adapt to an increasingly dynamic labor market. This condition calls for an alternative solution through the promotion of entrepreneurship, not merely as a means of economic gain but as a pathway toward value, meaning, and sustainable living. This Community Service Program aimed to cultivate an entrepreneurial mindset rooted in self-reflection and life purpose awareness by strengthening participants’ critical thinking, self-confidence, responsibility, and understanding of the ikigai concept, which covers achieving balance among what one loves, is good at, what society needs, and what can provide income. The program was implemented through a participatory approach involving self-reflection, group discussions, simple business simulations, and interactive lectures. The results revealed strong enthusiasm and engagement from participants, along with improvements in logical reasoning, risk-taking ability, and task discipline. Moreover, the integration of ikigai helped participants discover business directions aligned with their passions and personal values, resulting in more meaningful and sustainable ventures. Overall, this program successfully fostered awareness that entrepreneurship is not merely a solution to unemployment but a way to create a productive, purposeful, and socially valuable life.  Keywords: character development, entrepreneurial mindset, ikigai, unemployment, youth entrepreneurship. Abstrak Tingkat pengangguran di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan serius di Indonesia, khususnya akibat keterbatasan lapangan kerja formal dan ketidaksiapan lulusan menghadapi tuntutan dunia kerja yang dinamis. Kondisi ini menuntut adanya alternatif solusi melalui penguatan semangat kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada nilai, makna, dan keberlanjutan hidup. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset) yang berakar pada refleksi diri dan kesadaran makna hidup melalui penguatan kemampuan berpikir kritis, rasa percaya diri, tanggung jawab, serta pemahaman konsep ikigai, yakni keseimbangan antara apa yang dicintai, dikuasai, dibutuhkan masyarakat, dan dapat menjadi sumber penghidupan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui refleksi diri, diskusi kelompok, simulasi bisnis sederhana, dan penyampaian materi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan antusias, menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir logis, keberanian mengambil risiko, serta kedisiplinan dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, penerapan ikigai membantu peserta menemukan arah usaha yang sesuai dengan passion dan nilai pribadi, sehingga wirausaha yang dijalankan menjadi lebih bermakna dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran baru bahwa kewirausahaan bukan semata jalan keluar dari pengangguran, tetapi juga sarana mewujudkan kehidupan yang produktif, bernilai, dan berkontribusi bagi sesama. Kata kunci: pengembangan karakter, pola pikir kewirausahaan, ikigai, penganggugran, kewirausahaan muda.