Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Penugasan Kendaraan Pd Kebersihan Kota Bandung Wilayah Bandung Selatan Menggunakan Algoritma Greedy Dengan Local Search Pada Waste Collection Vehicle Routing Problem With Intermediate Facilities (wcvrpif) Untuk Meningkatkan Pelayanan Pengangkutan Sampah Nur Alim Habibi; Ari Yanuar Ridwan; Erlangga Bayu Setyawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada kondisi terjadi lonjakan volume sampah tertinggi, pelayanan yang diberikan PD Kebersihan Kota Bandung wilayah operasi Bandung Selatan kepada masyarakat tidak maksimal, untuk mengangkut sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dimana faktor yang menyebabkan pelayanan tidak maksimal adalah karena jumlah volume sampah melebihi potensi maksimal pengangkutan, sehingga terjadi masalah sampah tidak terlayani pada beberapa TPS. Sehingga untuk melayani sampah yang tidak terlayani maka dibutuhkan rute penugasan kendaraan yang baru untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah, namun hal ini tentunya menyebabkan terjadinya penambahan jarak karena dibutuhkan pelayanan tambahan oleh kendaraan untuk melayani sampah tersisa pada TPS. Atas dasar tersebut, penelitian ini memiliki tujuan merancang penugasan kendaraan dalam pengumpulan sampah dari TPS menuju TPA untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah, namun dengan jarak minimum.Berdasarkan hal tersebut diusulkan metode untuk meminimalkan jarak dalam menugaskan kendaraan PD Kebersihan Kota Bandung wilayah Bandung Selatan, namun juga memastikan setiap sampah pada TPS terlayani. Adapun permasalahan tersebut dapat diselesaikan menggunakan model WCVRPIF. Pada penelitian ini model WCVRPIF diselesaikan menggunakan algoritma greedy dengan local search. Hasil penerapan metode ini menghasilkan jarak yang lebih minimum setelah dilakukan optimasi, yaitu total selisih 1042.72 Km, dan meningkatkan pelayanan TPS sebesar 2,33%. Kata Kunci : TPS, TPA, WCVRPIF, Algoritma Greedy, Local Search Abstract In the event of the highest volume spike in waste volume, the services provided by PD Kebersihan the City of Bandung in the operating area of South Bandung to the community are not optimal, to transport waste from the Tempat Pembuangan Sementara (TPS) to Tempat Pembuangan Akhir (TPA), where the factors that cause service are not optimal are because the volume of waste exceeds the maximum potential for transportation, resulting in the problem of unserved waste at several TPS. So that to serve unserved waste, a new vehicle assignment route is needed to improve waste transportation services, but this certainly causes additional distance because additional services are needed by vehicles to serve the remaining waste at the TPS. On this basis, this study aims to design a vehicle assignment for waste collection from TPS to TPA to improve waste transportation services, but with a minimum distance.Based on this, a method is proposed to minimize the distance in assigning PD cleaning vehicles for the City of Bandung for the South Bandung area, but also ensuring that every waste at the TPS is served. The problems can be solved using the WCVRPIF model. In this study, the WCVRPIF model was solved using the greedy algorithm with local search.The results of the application of this method resulted in a more minimum distance after optimization, namely the total difference of 1042.72 Km, and improving TPS services by 2.33%. Keywords: TPS, TPA, WCVRPIF, Algoritma Greedy, Local Search
Optimasi Penjadwalan Truk di Pelabuhan Barat PT XYZ Untuk Meminimalkan Total Biaya Keterlambatan Aktivitas Inter-Terminal Transportation Fauziyah, Anisa; Bayu Setyawan, Erlangga; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pelabuhan Barat PT XYZ memainkan peran penting dalam sistem Inter-Terminal Transportation (ITT) untuk pemindahan peti kemas antar terminal, namun pada Januari 2024 terdapat 47,68% pesanan mengalami keterlambatan. Hal ini disebabkan oleh tingginya perjalanan truk tanpa muatan yang mencapai 85,43%, menimbulkan ketidakefisienan operasinal dan total biaya keterlambatan yang besar. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini menggunkan algoritma simulated annealing with normalized exploration rate (SANE) guan mengoptimalkan penjadwalan truk, mengurangi perjalanan kosong, serta meminimalkan total biaya keterlambatan. Data yang digunakan mencakup posisi awal truk, waktu pengirimanm dan biaya keterlambatan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa perjalanan kosong berkurang dari 518 menjadi 115 kali, keterlambatan pesanan turun dari 607 menjadi 128, dan total biaya keterlambatan berkurang dari RM 10.400 menjadi RM 1.936. meskipun belum mencapai target RM 0, algoritma SANE terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangin beban biaya secara signifikan. Kata kunci— Optimasi Penjadwalan Truk, Simulated Annealing with Normalized Exploration Rate, Inter-Terminal Transportation, Total Biaya Keterlambata
Penjadwalan Tugboat Untuk Meminimasi Delay Waktu Tunggu Kapal Dengan Pendekatan Mixed Integer Linear Programming (MILP) Pada Pelabuhan PT XYZ Mufidah Aliyyah, Athayyah; Bayu Setyawan, Erlangga; Suksessano Muttaq, Prafajar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pelabuhan yang menangani kapal peti kemas memainkan peran penting dalam memfasilitasi logistik global dan operasi rantai pasokan. Pelabuhan-pelabuhan ini menawarkan layanan penting untuk mengelola kapal peti kemas. Ketika sebuah kapal kontainer tiba di pelabuhan, biasanya kapal tersebut membutuhkan dukungan kapal tunda untuk membantu manuver-manuver penting. Manuver ini termasuk merapatkan kapal di dermaga, mereposisi atau menggeser kapal di dalam area pelabuhan, dan melepas sandar atau meninggalkan dermaga. Operasi kapal tunda sangat penting untuk memastikan pergerakan yang aman dan efisien dari kapal-kapal kontainer besar ini selama berada di pelabuhan. Penjadwalan kapal tunda yang efektif untuk melayani kapal sangat penting untuk memastikan pergerakan kapal peti kemas yang aman dan efisien di pelabuhan. Penelitian ini membahas masalah penjadwalan kapal tunda atau Tugboat Scheduling Problem (Tug-SP). Penelitian ini mengatasi masalah penjadwalan kapal tunda (Tug-SP) di Pelabuhan PT XYZ, Malaysia, menggunakan model Mixed Integer Linear Programming (MILP). Penyelesaian dilakukan dengan Python dan solver Gurobi. Hasil menunjukkan penjadwalan optimal yang mengurangi waktu deviasi proses tugging sebesar 21%, dari 102 menit menjadi 82 menit. Efisiensi ini meningkatkan kinerja layanan tugboat, mengurangi risiko keterlambatan, dan meminimalisir dampak pada proses bongkar muat. Penelitian ini berhasil mengoptimalkan operasional pelabuhan secara signifikan. Kata Kunci— Container Port, Tugboat Schedulling, Mixed Integer Linear Programming, Gurobi.
Perancangan Rute Pengambilan Garam Dengan Metode Saving Matrix Untuk Meminimasi Biaya BBM Pada Koperasi ABC Ayu Masturo, Ami; Bayu Setyawan, Erlangga; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Koperasi ABC adalah produsen garam yang bekerjasama dengan beberapa petani garam yang berlokasi di wilayah kabupaten Indramayu. Koperasi ABC akan memasok hasil panen dari petani dan melakukan pengambilan garam dari 12 lokasi pengumpulan yang sudah ditetapkan. Saat proses pengambilan, kendaraan yang digunakan ada 3 unit dengan kapasitas yang sama (homogeneus fleet). Rute pengambilan saat ini, pihak koperasi hanya membagi lokasi pengambilan menjadi 3 wilayah bagian sehingga 1 kendaraan dapat menjangkau 4 lokasi tanpa mempertimbangkan jarak terdekat atau lainnya. Hal tersebut ternyata berpengaruh pada penggunaan biaya BBM. Terjadi peningkatan biaya BBM untuk proses pengambilan garam dengan peningkatan rata-rata 32% dari batas anggaran yang ditetapkan. Diperlukan solusi atas permasalahan tersebut yaitu berupa perancangan rute pengambilan garam yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk meminimasi total jarak tempuh selama proses pengambilan garam dengan metode saving matrix yang hasilnya akan mempengaruhi penggunaan biaya BBM. Saving matrix adalah salah satu metode heuristik yang dapat menyelesaikan permasalahan CVRP dengan hasil solusi yang mendekati optimal. Hasil yang diperoleh adalah rute usulan memiliki penurunan jarak tempuh sebesar 28,01% dan penurunan biaya BBM 96,4% dari rute aktualnya. Kata Kunci — Minimasi, Pengambilan, Optimasi Rute, CVRP, Saving Matrix
Rancangan Perbaikan Tata Letak Penyimpanan Rak Gudang Menggunakan Pendekatan Fuzzy Algorithm Dengan Menerapkan Pigeonhole Development Untuk Meningkatkan Utilitas Rak Gudang (Studi Kasus: Gudang Barang Habis Pakai Fakultas Rekayasa Industri) Raisa Bilqisti, Dinda; Bayu Setyawan, Erlangga; Novitasar, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Fakultas Rekayasa Industri merupakan fakultas dibawah naungan Universitas Telkom. Dengan memiliki 3 program studi, Fakultas Rekayasa Industri menyelenggaraakan kegiatan perkuliahan yang mencakup teori dan praktikum, didukung oleh lebih dari 30 laboratorium. Gudang barang habis pakai merupakan salah satu asset milik Fakultas Rekayasa Industri yang berisikan barang-barang untuk menunjang kebutuhan perkuliahan dan laboratorium. Meskipun manajemen teknis staff laboratorium berjalan lancar, gudang barang habis pakai menghadapi tantangan dalam pengelolaan gudang, khususnya tata letak pada barangnya. Dalam proses tata letak barang pada gudang, staf laboratorium hanya menempatkan barang secara acak karena sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang pergudangan. Banyaknya space pada rak yang tidak efisien dan optimal, menyebabkan utilitas gudang di bawah standar, mencapai hanya 51% daripada standar minimal 90%. Penelitian ini bertujuan untuk merancang lokasi penyimpanan yang optimal di gudang barang habis pakai agar dapat meningkatkan utilitas gudang, khususnya dengan menggunakan pigeonhole development. Selanjutnya, penelitian ini akan membandingkan kondisi aktual dengan kondisi setelah implementasi perbaikan perancangan alokasi gudang. Manfaat dari penelitian meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan gudang barang habis pakai. Kontribusi penelitian ini terletak pada implementasi pendekatan fuzzy algorithm sebagai solusi untuk meningkatkan kondisi gudang dan penggunaan pigeonhole. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat dalam mengatasi kekurangan pada gudang barang habis pakai di Fakultas Rekayasa Industri. Kata kunci— Gudang, Tata Letak, utilitas, Fuzzy Algorithm, Pigeonhole Development.
Simulasi Sumber Daya Pada Bongkar Muat Proses Interterminal Transportation Untuk Meningkatkan Utilitas Terminal Container Pada Pelabuhan Pada Pelabuhan Pt.Xyz Cantika Febriant, Dhea; Bayu Setyawan, Erlangga; Nurdiansyah, Yodi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT. XYZ Pelabuhan memiliki dua terminal, CT1 dan CT2, namun keterbatasan sumber daya membuat proses Inter-Terminal Transport (ITT) dan bongkar muat tidak optimal, menyebabkan rendahnya utilitas terminal dan delay operasional. Kapasitas terminal total adalah 720 container, terbagi rata antara CT1 dan CT2, tetapi kurangnya driver dan fasilitas yang tidak siap menyebabkan ketidakefisienan. Penelitian ini mensimulasikan fasilitas optimal menggunakan software AnyLogic untuk meminimalkan keterlambatan ITT, dengan pengujian distribusi data waktu layanan menggunakan Arena. Hasil simulasi merekomendasikan penggunaan 6 driver dan kapasitas terminal sebesar 442 container. Implementasi kebijakan utilitas dan waktu operasional ini diharapkan dapat mengurangi delay dan meningkatkan efisiensi operasional. Kata kunci— Interterminal transportation, terminal utilization, terminal container.
USULAN PENENTUAN RAK PADA PENYIMPANAN BARANG HETEROGEN MENGGUNAKAN MODEL HEURISTIK RACK CELL CONFIGURATION PROBLEM UNTUK MEMINIMASI OVERCAPACITY RAK PENYIMPANAN PADA GUDANG ELEKTRONIK FRI UNIVERSITAS TELKOM Sulistyowati, Fitri; Bayu Setyawan, Erlangga; Novitasar, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Fakultas Rekayasa Industri (FRI) yang berada di Telkom University Landmark Tower (TULT) lantai 8 Universitas Telkom memiliki gudang untuk menyimpan barang-barang elektronik yang mendukung kegiatan akademik dan administrasi. Gudang ini memiliki 6 rak masing-masing memiliki 4 level. Barang yang disimpan di gudang bersifat heterogen. dengan barang yang dapat disimpan di dalam rak berjumlah 99 unit barang. Terdapat 77 unit barang yang melebihi dimensi rak, sehingga barang tidak dapat disimpan pada rak dan disimpan dengan ditumpuk di lantai gudang, maka dari itu gudang mengalami permasalahan yaitu overcapacity pada rak penyimpanan. Untuk menyelesaikan permasalahan, penelitian ini menggunakan model heuristik rack cell configuration problem untuk menambah kapasitas rak penyimpanan untuk meminimalkan overcapacity. Model matematika digunakan untuk menentukan jenis rak beam dan dimensi rak sel. Rak beam yang terpilih yaitu jenis s5. Dimensi rak sel yang diusulkan adalah panjang 398 cm, kedalaman 80 cm, dan tinggi 90,5 cm, dengan total 4 rak sel yang masingmasing memiliki varian penyusunan barang. Dengan mempertimbangkan dimensi ruang gudang, rak sel dibuat menjadi 2 level, dengan ukuran setiap rak panjang 298 cm, kedalaman 80 cm, dan tinggi 186 cm. Dengan penambahan rak sel ini, seluruh barang elektronik dapat disimpan di dalam rak dan tidak terdapat overcapacity barang. Kata kunci — Kapasitas, Heterogen, Overcapacity, Model Heuristik Rack Cell Configuration Problem.
Penentuan Lokasi Dan Perancangan Fasilitas Distribution Center Dalam Rantai Pasok Bahan Baku Rotan Di Kalimantan Timur Untuk Industri Furnitur Dengan Menggunakan Metode P-Center Hakiki , Muhammad Daffa; Setyawan, Erlangga Bayu; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki kemampuan yang sangat baikdalam produksi hasil hutan kayu dan bukan kayu. Rotanmerupakan hasil dari sekian banyak jenis hutan bukan kayu yangmemiliki perkembangan dengan tren yang positif di Indonesia.Pasokan bahan baku rotan di Kalimantan Timur sangat rendahdikarenakan kemampuan distribusi yang rendah sehinggamenyebabkan ketidakmampuan memenuhi permintaan secaramaksimal. Agar permintaan terpenuhi maka harus memilikipenentuan dan perancangan pusat distribusi. Dalam penelitiankali ini berfokus pada penentuan dan perancangan lokasi pusatdistribusi dalam rantai pasok bahan baku rotan di KalimantanTimur untuk industri furnitur dengan metode P-Center. Hasilperancangan dalam penelitian ini berupa pemenuhan permintaanpelanggan dan lokasi pusat distribusi yang optimal. Setelah lokasioptimal ditemukan dapat dilanjutkan dengan melakukan studikelayakan bisnis. Ada beberapa alteratif solusi untuk penelitianini yaitu, jaringan rantai pasok rotan yang terlalu panjang dengansolusi optimasi jaringan rantai pasok dari bahan baku rotan.Meminimalkan jarak pengiriman pemasokan bahan baku darisumber pasokan ke daerah tujuan pasokan. Kata kunci— rotan, pusat distribusi, jarak, P-Center, studikelayakan
Perancangan Alokasi Penyimpanan Barang Pada Forward Pick Area Dengan Pertimbangan Korelasi Permintaan Untuk Meminimasi Waktu Order Picking Pada Gudang Barang Habis Pakai Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Menggunakan Model Mixed Integer Linear Sasabela, Tania Kirana; Novitasari, Nia; Setyawan, Erlangga Bayu
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan sebuah instansipendidikan yang memiliki lima program studi yang telahmemiliki akreditasi nasional. FRI melakukan aktivitasperkuliahan dengan penerapan teori serta praktikum.Sebagai bentuk pendukung aktivitas perkuliahantersebut FRI memberikan fasilitas berupa laboratoriumdan ruang kelas. Kondisi yang dihadapi saat ini olehgudang barang habis pakai yaitu belum ada aturanterkait alokasi penyimpanan barang karena produk yangdisimpan dalam gudang dilakukan secara random.Berdasarkan permasalahan yang terjadi, perluperbaikan yang dapat mengurangi waktu pengambilanbarang. Penelitian ini menggunakan model matematisyaitu dengan mixed integer linear programming (MILP)dengan bahasa pemrograman python dan bantuan solveroptimasi gurobi. Hasil penyelesaian model MILPmenunjukkan jarak tempuh optimal yang selanjutnyadikonversikan menjadi waktu dan alokasi penyimpananpada forward pick area yang optimal. Pada hasilperhitungan menggunakan model matematika yang telahdiformulasikan sebelumnya mendapatkan hasil jarakoptimal yaitu sebesar 144 meter dimana terjadipenurunan dari kondisi eksisting sebesar 60%.Kemudian dilakukan konversi menjadi waktu denganpenurunan waktu dari 9,76354 menjadi 1,13545 atausebesar 88%. Kata kunci— Gudang, Mixed Integer LinearProgramming (MILP), Waktu Picking, Forwad Pick Area,Korelasi Permintaan
Perancangan Kebijakan Model Persediaan Produk Heels Menggunakan Metode Periodic Joint Replenishment Untuk Meminimasi Biaya Persediaan Pada Umkm Adorable Project Fitri, Melnia Kusuma; Nurdiansyah , Yodi; Setyawan, Erlangga Bayu
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adorable Project merupakan UMKM yangbergerak dibidang penjualan fashion yang dikhususkanuntun perempuan. menjual berbagai macam produkfashion seperti baju, tas, sepatu, dan aksesoris. Dalammengelola persediaan Adorable Project belummelakukan pengelolaan dengan baik yang mana dalamproses pengadaan tidak ada kebijakan persediaan yangmenyebabkan terjadinya stock out. Akibat dari tidakseimbangnya jumlah permintaan dan pembelian produkheels tahun 2023 mengakibatkan terjadinya kelebihanbiaya persediaan yang tidak memenuhi target denganselisih 11%. Oleh karena itu diusulkan kebijakanpersediaan menggunakan metode Periodic JointReplenishment. Metode ini digunakan karena produkyang ada pada Adorable Project dipasok dari beberapasupplier, dimana satu supplier memasok lebih dari satuproduk pada satu kali pemesanan. Berdasarkan hasilperhitungan, menunjukkan penurunan total biayapersediaan yang terdiri dari komponen biaya pesan,biaya simpan, biaya kekurangan dan biaya pembeliandengan penurunan hasil sebesar 46% dari kondisieksisting. Hasil perhitungan kebijakan pada penelitian inijuga mampu menurunkan biaya kekurangan sebesarRp3,709,723,368. Kata kunci— Kebijakan persediaan, JointReplenishment, Periodic Review, Stock Out.