Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Perancangan Model Simulasi Dinamika Sistem Untuk Peningkatan Penjualan Adorable Project Berdasarkan Skenario Business Model Canvas Alfawwaz , Raihan Xavier; Nurdiansyah, Yodi; Setyawan , Erlangga Bayu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Adorable Project merupakan salah satu UsahaMikro Kecil Menengah (UMKM) yang berlokasi di kotaCimahi, Jawa Barat. Adorable Project menjual berbagaimacam produk fashion sepert baju, sepatu, tas dan aksesoriswanita. Berdasarkan hasil wawancara informal bersama HRDAdorable Project, tren pasar yang selalu berganti dengandinamis mengakibatkan perusahaan harus berjuangmempertahankan bisnisnya dengan melakukan inovasi terusmenerus agar dapat bersaing dengan kompetitornya. AdorableProject memiliki permasalahan pada pendapatan yang tidakstabil. Pendapatan pada e-commerce setiap bulannya padabulan Januari 2022 sampai bulan Desember 2022 sangatberfluktuasi. Model bisnis kanvas (BMC) digambarkan melaluisembilan blok bangunan dasar yang menunjukkan logikabagaimana sebuah perusahaan bermaksud untuk menghasilkanuang. penelitian ini juga menggunakan model dinamika sistem,model dinamika sistem adalah sistem yang menjelaskanperilaku dari sistem. Selain dikatakan sebagai sistem yangtertutup, dinamika sistem juga merupakan sistem umpan balik.Usulan hasil perbaikan pada permasalahan yang diangkat yaitudengan pemilihan skenario F dengan menggabungkan skenarioA, B dan skenario C. Berdasarkan hasil dari 6 skenario yangditerapkan pada model simulasi, dapat dinyatakan bahwadengan melakukan penambahan biaya promosi dengandigabungkan dengan skenario B dapat mempengaruhipenjualan menjadi meningkat dari sebelumnya. Jumlah totalpenjualan yang dihasilkan skenario E lebih besar dibandingkanskenario lainnya dan memiliki penurunan total penjualanhanya di bulan Januari. Kata kunci— BMC, Simulasi, Penjualan, Skenario,
Model Scheduling Optimization Workforce Management Pada Komunitas UMKM Food and Beverages Dalam Mengoptimalkan Penggunaan Pegawai Pasca Covid-19: Model Scheduling Optimization Workforce Management Pada Komunitas UMKM Food and Beverages Dalam Mengoptimalkan Penggunaan Pegawai Pasca Covid-19 Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Setyawan, Erlangga Bayu; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Athiefa, Feren Sahda; Sekarjatiningrum, Satriana Rasmaydiwa
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Charity: Jurnal Pegabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid saat ini telah memasuki masa pemulihan di berbagai negara yang ditunjukan dengan adanya program pada setiap aspek dari setiap negara. Pada sisi ekonomi, pemerintah Indonesia meluncurkan sejumlah langkah stimulus untuk mendukung pemulihan. Paket stimulus ekonomi diberikan kepada sektor-sektor yang terdampak langsung oleh pandemi, seperti pariwisata, perhotelan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah khususnya pada sektor kuliner. Di sisi lain sektor kuliner juga menjadi fokus perhatian, yang mana UMKM juga sudah terbukti sebagai salah satu sektor yang cukup terdampak namun dapat segera bangkit dari pandemi yang terjadi beberapa tahun sebelumnya. Salah satu fokus pada pengabdian ini adalah Kota Bandung sebagai Ibukota Provinsi Jawa Barat, yang mana menjadi salah satu Provinsi dengan jumlah penyintas covid terbanyak di Indonesia. Pada kegiatan pengabdian masyarakat dengan topik Model Scheduling Optimization Workforce Management dilakukan di cloud kitchen yang merupakan konsep bisnis yang bergerak di bidang pembuatan serta penjualan makanan dan minuman. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai impelemntasi model Scheduling Optimization Workforce Management dalam pemulihan pasca Covid-19 dalam membantu para UMKM kuliner jika terdapat permintaan pembelian produk secara tiba-tiba, maka pelaku usaha UMKM dapat mengetahui berapa jumlah karyawan lepas yang dapat membantu sehingga proses pembuatan makanan hingga pengemasan dapat lebih cepat dibandingkan kondisi saat ini. Hal ini dilakukan agar mencegah terjadinya pembatalan pesanan makanan baik pemesanan secara langsung maupun melalui aplikasi.
Perancangan Kebijakan Persediaan e-Commerce dengan Pertimbangan Permintaan Probabilistik dan Performance Score Pujarani, Amanda Sekar; Pambudi, Hardian Kokoh; Setyawan, Erlangga Bayu
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 3 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i3.4926

Abstract

Julis, a local company focused on the production and sale of perfumes through e-commerce platforms, is one of the SMEs facing such challenges. Julis has encountered difficulties in managing its product inventory, leading to high inventory costs and low customer order fulfillment rates (fill rate). These issues risk hindering the company's growth and diminishing consumer trust. This research aims to design optimal inventory policies for Julis by considering probabilistic demand and the company's performance score. This performance score is a measure of performance that integrates two key criteria: profit, calculated based on total inventory costs, and fill rate. With the right inventory policies, Julis is expected to improve inventory efficiency, reduce costs—particularly ensuring inventory costs meet the target of less than 40% of the company's total revenue or income—and achieve a minimum fill rate target of 95%, which is considered crucial for maintaining customer satisfaction and supporting business growth.The approach used in this research is an inventory optimization model that combines probabilistic methods in determining Order Quantity (Q) and Reorder Point (ROP). This design aims to address demand uncertainty, which often poses a major challenge in inventory management within the e-commerce sector. Additionally, this research introduces the integration of inventory classification based on performance score, enabling the company to prioritize certain products based on relevant performance criteria. As a result, each product category can be managed more efficiently and strategically according to business priorities. The results of this research indicate that the implementation of the designed inventory policies can significantly improve Julis' performance score. Specifically, in terms of cost efficiency, these policies can reduce inventory costs and increasing the fill rate, which directly positively impacts the company's profitability. Furthermore, the integration of inventory classification based on performance score has also proven effective in helping Julis identify the most critical products to prioritize in its inventory management.
Perancangan Kebijakan Persediaan Bahan Baku dengan Menggunakan Metode EOQ Multi-Item dan Lagrange Multiplier Untuk Meminimasi Biaya Persediaan Bahan Baku di PT XYZ Paripurna, Tirta Candra; Saragih, Nova Indah; Setyawan, Erlangga Bayu
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat kesehatan. Pada PT XYZ memiliki produk sharp box container atau tempat sampah medis tajam bagi Rumah Sakit dan pusat layanan Kesehatan lainnya. PT XYZ mengalami kendala pada persediaan seperti overstock yang disebabkan karena tidak memiliki ketetapan jumlah lot pemesanan pada pemesanan ulang. Hal ini dapat menyebabkan total biaya persediaan yang tinggi. Belum adanya kebijakan persediaan yang tetap menyebabkan pemesanan bahan baku yang berlebih. Selain itu, perusahaan terdapat kendala seperti keterbatasan biaya persediaan dan kapasitas gudang. Maka, perusahaan harus mengoptimalkan jumlah lot pemesanan agar meminimalkan biaya persediaan. Dalam mengatasi permasalah ini, dilakukan perancangan kebijakan persediaan bahan baku menggunakan model sistem persediaan multi-item seperti EOQ dan Lagrange Multiplier untuk menentukan pemesanan yang optimal dengan adanya keterbatasan biaya persediaan dan kapasitas gudang. Sehingga dari hasil rancangan didapatkan pemesanan optimal menggunakan metode EOQ Multi-Item adalah sebanyak 359 unit untuk outer, dengan total biaya persediaan yang didapatkan turun dari total biaya persediaan eksisting sebesar 81% dengan total biaya sebesar Rp 14.828.571. Sedangkan metode Lagrange Multiplier adalah sebanyak 404 unit untuk outer, dengan total biaya persediaan yang didapatkan turun dari total biaya persediaan eksisting sebesar 82% dengan total biaya sebesar Rp 13.929.416. Kata kunci- multi-item, EOQ, lagrange multiplier, overstock, meminimasi biaya persediaan
Pengembangan Strategi Pembelian Part Engine CT7 Menggunakan Supply Positioning Model pada PT XYZ Revolusi, Ikrar Baramulya; Sriwana, Iphov Kumala .; Setyawan, Erlangga Bayu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan global yangbergerak di bidang perawatan, pemeliharaan, dan perbaikanaero engines, industrial turbines, dan pemeliharaan MROmarket. Ada beberapa tipe engine yang diterima oleh PT. XYZ,salah satunya adalah General engine-CT7. Pada sistempengadaan part engine CT7,tidak memiliki mekanismemanajemen kontrak yang jelas, sehingga diperlukan klasifikasibarang untuk merancang strategi pembelian yang sesuaidengan karakteristik barang. Tujuan dari penelitian ini adalahmenentukan strategi pembelian dari dua puluh enam partengine CT7 yang sering mengalami keterlambatan. Dalam halini, penentuan strategi pembelian akan didasarkan pada metodeSupply Positioning Model yang mengklasifikasikan itempengadaan menjadi dua dimensi yaitu supply risk dan profitimpact. Pembobotan dimensi, kriteria dan penilaian barangakan diolah menggunakan Analytical Hierarcy Proccess (AHP),kemudian koordinat item akan ditentukan menggunakanMultidimensional Scalling. Titik koordinat akan menempatkanbarang pada tiap kuadran SPM dan akan menajadi acuanuntuk perancangan strategi pembelian barang. Pada kuadranleverage terdapat 8 item dan direkomendasikan menerapkantipe hubungan call off contract. Pada kuadran routine terdapat3 item dan direkomendasikan menerapkan tipe hubungan spotpurchasing. Pada kuadran critical terdapat 9 item dandirekomendasikan menerapkan tipe hubungan partnership.Pada kuadran Bottleneck terdapat dan 6 item dandirekomendasikan menerapkan tipe hubungan call off contract. Kata Kunci: Strategi Pembelian, analytical hierarchy process,multidimensional scalling, supply positioning model.
Perancangan Jadwal Kedatangan Truk Menggunakan Model Simulasi Diskrit Untuk Mengurangi Waktu Truck Turnaround Time Pada Pelabuhan PT.ABC Apriani, Ensa; SETYAWAN, ERLANGGA BAYU; Pambudi, Hardian Kokoh
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v2i1.7531

Abstract

Pelabuhan PT.ABC menghadapi tantangan dalam mengelola kedatangan truk tanpa penjadwalan. Sebagai hasilnya, truk mengalami peningkatan waktu turnaround yang signifikan, mencapai 49% lebih lama dari yang direncanakan. Untuk mengatasi masalah ini, simulasi diskrit dan sistem penjadwalan kedatangan dengan penjadwalan kedatangan diperkenalkan. Simulasi diskrit digunakan untuk memodelkan sistem pelabuhan yang kompleks dengan berbagai parameter, seperti kapasitas gerbang, jembatan timbang, kantung parkir, dan dermaga. Jadwal truk yang awalnya acak diubah menjadi jadwal yang terkoordinasi dengan waktu kedatangan yang lebih merata dan efisien. Frekuensi truk yang datang juga dikendalikan untuk menghindari antrian yang panjang. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan sistem penjadwalan kedatangan dengan penjadwalan kedatangan yang diperbarui, Truck turnaround time dapat dikurangi menjadi hanya 20,76% dari kondisi sebelumnya. Waktu kedatangan yang lebih teratur, yaitu setiap 13 menit dengan 4 truk per kedatangan, telah membantu mengoptimalkan proses di pelabuhan. Ini akan meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan produktivitas pelabuhan PT.ABC secara signifikan. Simulasi diskrit dan sistem penjadwalan kedatangan dengan penjadwalan kedatangan telah terbukti menjadi alat yang efektif dalam mengatasi masalah ini
Factors Influencing Readiness towards Halal Logistics among Food and Beverages Industry in the Era of E-Commerce in Indonesia Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Setyawan, Erlangga Bayu; Novitasari, Nia
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.7.3.2055

Abstract

Based on Global Islamic Economy Indicator 2019/2020 report, Indonesia is in the fourth position globally as a country that uses a Sharia economic system. Seeing Indonesia's opportunities, it should be able to act as a regional and global halal hub. Efforts to encourage the halal industry through strengthening the halal value chain are one of the strategies to encourage Indonesia to become a global halal hub player. This study utilizes the structural equation modeling to examine relationships among key factors affecting readiness towards halal logistics in the food and beverages industry in Indonesia. 13 key factors are confirmed with measurement-model results, including (1) Cleanliness, (2) Safety, (3) Islamic Dietary Law, (4) Physical Segregation, (5) Material Handlings, (6) Storage and Transport, (7) Packaging and Labelling, (8) Ethical Practices, (9) Training and Personnel, (10) Resource Availability, (11) Innovative Capability, (12) Marketing Performance, (13) Financial Performance. The population in this study is in the food and beverage industries, especially in Semarang, Yogyakarta, Malang, and Surabaya. Cluster random sampling was used in this research with as many as 150 sample respondents. A survey with an online questionnaire was conducted in this research. The structural-model results reveal directions of relationships among key factors. Resource availability, training and personnel, and innovative capability are the most important factor in halal supply chain readiness. Further research can focus on other industrial sectors, such as fashion and tourism, as stated in the 2019-2024 Indonesian Sharia Economic Masterplan
Intelligent Warehouse Picking Improvement Model for e-Logistics Warehouse Using Single Picker Routing Problem and Wave Picking Diah Damayanti, Dida; Novitasari, Nia; Bayu Setyawan, Erlangga; Suksessanno Muttaqin, Prafajar
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.6.2.1006

Abstract

Abstract— The development and use of technological innovations have changed people's behavior from an industrial society to an information society. It can be seen in the increase in people's consumption patterns from trading through physical stores (offline) to trading through electronic systems, often referred to as e-commerce. Logistics services are distribution actors in the downstream line which are tasked with delivering products from the fulfillment center from e-commerce to the end customer. The uncertainty of the number of requests is the biggest challenge for logistics service players. The growth of e-commerce has also led to an increase in sales volume in e-commerce which has given rise to a new generation of warehouses that are specifically tailored to the special needs of online retailers who directly serve the demands of end-customers in the business-to-consumer (B2C) segment. Traditional warehousing systems cannot handle orders with the characteristics of many transactions but smaller sizes. In addition, warehouses that handle e-commerce are also required to have a fast process in the warehouse because shipments must be made on the same day. In this study, the author aims to perform calculations to find the optimal order picking time in the warehouse, so orders in e-commerce can be processed faster by comparing the picking process time using ordinary Single Picker Routing Problem (SPRP) and combined with the concept of wave picking using Genetic Algorithm (GA). Based on a theoretical study in this paper, the combination between SPRP and wave picking can reduce 42.28% picking time.Â