Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR BREAST CARE PADA IBU POSTPARTUM TERHADAP PRODUKSI ASI DI RUMAH SAKIT ANGKATAN DARAT KOTA KEDIRI Nurahmawati, Dhewi; Mulazimah; Ika Wati, Yani; Dwi Agata, Delarosi; Pratika, Rindi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 5 No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v5i2.17431

Abstract

Perawatan payudara (breast care) dilakukan untuk memelihara payudara dan memperbanyak dan memperlancar produksi ASI pada ibu menyusui terutama pada ibu setelah melahirkan. Perawatan payudara bermanfaat untuk meminimalkan keluhan dan masalah pada payudara saat proses menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor perawatan payudara pada ibu postpartum terhadap produksi ASI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan correlational desain dengan menggunakan pendekatan desain studi cross sectional. Sampel penelitian ini adalah semua ibu nifas hari ke 1-5 sebanyak 64 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji analisis mengunakan regresi linier berganda. Breastcare Postpartum efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Terdapat pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap factor breastcare yang mempengaruhi produksi ASI pada ibu postt partum
Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Masa Kini Srihadi Yanti, Entin; Risnasari, Norma; Nurahmawati, Dhewi; Wulaningtyas, Eko Sri; Mulazimah, Mulazimah; Puspitasari, Oktavia; Purnamasari, Ririn Ita; Rahmadini, Siska Nuriya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Vol.2 No.1 (Desember 2022)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v2i1.19369

Abstract

Teenagers have a proportion of 17% of the total population of Indonesia. Adolescence is a transition from children to adults between the ages of 10 till 18 years. Adequate access to information can help adolescents avoid the threats of today's youth. One effort to increase knowledge in counseling. This activity aims to increase adolescents' knowledge regarding reproductive health in Sepawon Village, Plosoklaten District, Kediri Regency. Activities carried out by the method of lectures, discussions and games. Activity evaluation is obtained by comparing the pre-test and post-test scores. The activity results showed an increase of 25% in adolescents' knowledge after participating in Adolescent Reproductive Health Extension activities. With the implementation of this activity, it is hoped that similar activities can be carried out routinely by involving various sectors, such as the government, health services, puskesmas and NGOs, so that adolescent development can take place optimally and avoid the current threat of youth.
GREEN NUTRITION UNTUK KEHAMILAN: LITERATURE REVIEW MANFAAT MORINGA OLEIFERA TERHADAP PENCEGAHAN ANEMIA GRAVIDARUM” Nurahmawati, Dhewi; Eko Sri Wulaningtyas; Ardina Rezky Noeraini; Aisyah Pradita
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v4i2.1891

Abstract

Anemia gravidarum masih menjadi masalah kesehatan ibu hamil yang berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi kehamilan dan gangguan pertumbuhan janin. Tingginya prevalensi anemia serta rendahnya kepatuhan konsumsi tablet tambah darah mendorong perlunya alternatif intervensi gizi berbasis pangan lokal. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai sumber nutrisi kaya zat besi, protein, vitamin C, dan asam folat yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin serta pencegahan anemia pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji tujuh artikel ilmiah relevan yang diperoleh dari basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian empiris yang dipublikasikan pada tahun 2021–2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta relevan dengan topik penelitian. Analisis dilakukan melalui tahapan kompilasi, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa seluruh artikel melaporkan adanya peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil setelah konsumsi daun kelor dalam berbagai bentuk, seperti sayur, ekstrak, maupun kombinasi pangan. Daun kelor terbukti efektif sebagai intervensi nutrisi alami yang aman dan mudah diakses. Disimpulkan bahwa daun kelor berpotensi menjadi strategi komplementer dalam pencegahan dan penanggulangan anemia gravidarum. Direkomendasikan pemanfaatan daun kelor sebagai bagian dari edukasi gizi ibu hamil dan integrasi dalam program kesehatan maternal berbasis pangan lokal.
Father' Role in Stunting Prevention During the First Thousand Days of Life in Blabak Village Kediri City Noeraini, Ardina Rezky; Nurahmawati, Dhewi; Mulazimah, Mulazimah; Wulaningtyas, Eko Sri; Yanti, Entin Srihadi; Pingkan Listia Putri; Fennydiyan Marini
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/bmye4z37

Abstract

  Chronic malnutrition during the first 1000 days of life can lead to stunting, a disease of growth failure. In Indonesia, 21.5% of toddlers had stunting in 2023. Kediri City's stunting prevalence dropped to 5.56%, with 13 toddlers in Blabak Village diagnosed with stunting in 2024. Parenting methods are one of the variables that affect stunting. A child's development is greatly influenced by the role of parents, especially their fathers. The role of parents (fathers) will be optimal if supported by good knowledge about their role in the family. The goal of this project of community service is to provide information on the importance of fathers' roles throughout the first 1000 days of life. Participatory Action Research (PAR) is the approach used. The results of the community service project in Blabak Village, Kediri City, provided that an increase in knowledge about the significance of fathers' roles during the first 1000 days of life in an attempt to prevent stunting. Through the family's participation, this activity can indirectly reduce the incidence of stunting.
Peningkatan Deteksi Dini Risiko Tinggi Persalinan melalui Edukasi dan Skrining Terpadu pada Wanita Usia Subur Eko Sri Wulaningtyas; Dhewi Nurahmawati; Ardina Rezky Noeraini; Entin Srihadi Yanti; Pingkan Listia Putri; Niken Ayu Damayanti
Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat) Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Demi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Penerbit Riset Sadwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High-risk pregnancy and childbirth remain major contributors to maternal and neonatal mortality in Indonesia. Limited knowledge among women of reproductive age regarding pregnancy risk factors and delayed early detection are common community problems. This community service program aimed to improve knowledge and conduct early detection of high-risk childbirth through integrated education and screening. The activity was conducted in the working area of Balowerti Public Health Center, Kediri City, involving 20 women of reproductive age. Methods included reproductive health education, early risk screening, counseling, and evaluation using pre-test and post-test. Results showed an increase in average knowledge scores from 56 to 84 (50% improvement). Screening results indicated that 60% of participants were not at risk, 30% had moderate risk, and 10% were categorized as high risk and received further counseling and referral. This program effectively enhanced participants’ knowledge and supported preventive efforts to reduce pregnancy and childbirth complications
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN REFLEK SUCKING PADA BAYI BARU LAHIR Wulaningtyas, Eko Sri; Nurahmawati, Dhewi; Putri, Pingkan Listia
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7491

Abstract

Abstrak Kemampuan sucking pada bayi sangat dipengaruhi oleh usia gestasi dan berat badan lahir, bayi yang lahir premature cenderung memiliki refleks yang belum optimal. Gangguan pada refleks sucking dihari pertama kehidupan dapat mempengaruhi kemampuan menghisap sejak dini dan menghambat asupan nutrisi yang diterima oleh bayi secara langsung.Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara berat badan lahir dengan reflek sucking pada bayi baru lahir. Metode penelitian dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 100 bayi baru lahir. Data dikumpulkan dengan menggunakan checklist dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square.Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan reflek sucking pada bayi baru lahir. Diharapkan dengan hasil ini maka perawatan ibu hamil lebih diperhatikan terutama dalam pemantauan Berat badan didalam kandungan serta pemenuhan nutrisi Kata kunci : Bayi baru lahir, berat badan, Reeflek sucking
HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PROLONGED FASE LATEN Maulidiyah, Siti Alisa; Wulaningtyas, Eko Sri; Nurahmawati, Dhewi
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7492

Abstract

Abstrak Paritas merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kemajuan persalinan, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten di RS Tk IV DKT Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan retrospektif melalui data rekam medis. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025-Juni 2025 dengan teknik total sampling sebanyak 151 ibu bersalin tahun 2024. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar ibu berusia 20–30 tahun (70,86%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (42,38%). Distribusi paritas menunjukkan nulipara 53 responden (37,10%), primipara 49 responden (31,45%), dan multipara 49 responden (31,45%). Kejadian prolonged fase laten ditemukan pada 48 responden (31,78%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,931 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten. Kesimpulan: Paritas ibu bersalin tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian prolonged fase laten. Kondisi tersebut dapat terjadi pada semua kelompok paritas dan kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kekuatan kontraksi uterus, kondisi serviks, faktor janin, serta kondisi psikologis ibu.   Kata kunci : paritas, persalinan, prolonged fase laten, ibu bersalin.