Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Socialization on Social Media Addiction and Mental Health among Christian Youth Saud, Habel; Reba, Yansen Alberth
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3819

Abstract

This community service program aims to provide socialization and mentoring for Christian youth of the I.S. Kijne Congregation in Abepura, Papua, to address social media addiction through a community-based digital wellness intervention program. The program integrates evidence-based psychological approaches with Christian theological perspectives to enhance mental health and the quality of interpersonal relationships. The one-day intensive socialization activity was designed using a Community-Based Participatory Education approach combined with Experiential Learning Theory. The program incorporates Cognitive Behavioral Therapy techniques, digital detox strategies, and Christian stewardship principles. The effectiveness assessment utilized the Bergen Social Media Addiction Scale and mental health indicators among 45 participants aged 16–25 years. The preliminary survey revealed an alarming condition: 84.4% of respondents used social media for more than four hours per day, with 31.1% at high risk and 13.3% experiencing addiction. A strong correlation was found between problematic social media use and depression (r=0.567, p<0.001) as well as anxiety (r=0.523, p<0.001). The program results showed a significant increase in knowledge (≥40% pre–post improvement), a decrease in Fear of Missing Out (≥30%), and behavioral commitment (80% of participants pledged to reduce usage). The culturally adapted and faith-integrated program model proved effective for promoting digital wellness within religious communities. The program’s success demonstrates the importance of combining scientific evidence with theological frameworks to create sustainable behavioral change through peer support systems and community integration. This model offers a replicable solution for addressing digital addiction in faith-based contexts.
Students’ Academic Adjustment Viewed From Peer Interpersonal Communication Hendriani, Awaliyah Putri; Saud, Habel; Mataputun, Yulius; Reba, Yansen Alberth; Muttaqin, M. Zaenul; Karisma, Sally Putri; Putra, Miftah Fariz Prima
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3927

Abstract

This study investigates the influence of peer interpersonal communication on academic adjustment among students of the Guidance and Counseling Study Program at Cenderawasih University. Using a quantitative associative design, data were collected from 102 students through total sampling and analyzed using simple linear regression. The results revealed a significant and positive relationship between peer communication and academic adjustment (t = 10.717, p < 0.05), with a correlation coefficient of R = 0.788 and R² = 0.621. These findings indicate that 62.1% of students’ academic adjustment can be explained by their level of interpersonal communication with peers. Students who demonstrate higher communication skills tend to adapt better academically, showing improved emotional stability, motivation, and collaboration. Theoretically, this study supports Devito’s interpersonal communication framework and Bandura’s Social Learning Theory, highlighting communication as a crucial factor in adaptive learning. Practically, the findings emphasize the need for universities to strengthen peer-based mentoring and communication training programs to enhance students’ academic resilience and success in higher education.
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Psikodrama dalam Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa Reba, Yansen Alberth; Mataputun , Yulius; Sawitri, Eka; Saud, Habel; Udam, Mikhael; Karisma, Sally Putri; Sirjon, Sirjon; Muttaqin, M. Zaenul
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v12i1.25351

Abstract

The purpose of this study was to examine the effectiveness of group guidance with psychodrama techniques in overcoming learning saturation among university students. This mixed-method study employed an embedded design with a pre-experimental one-group pretest-posttest approach as the dominant quantitative component. The sample consisted of nine university students from the Guidance and Counseling Study Program at FKIP UNCEN, selected through purposive sampling based on high learning saturation scores from a 30-item questionnaire measured on a 5-point Likert scale. The results demonstrated a significant reduction in learning saturation levels following the psychodrama intervention, with paired t-test analysis showing a significant difference between pre-test and post-test scores (t = -4.739, df = 8, p = 0.001). Qualitative findings further revealed that students experienced improved self-control, increased relaxation, and enhanced learning motivation after participating in the psychodrama sessions. These findings indicate that group guidance with psychodrama techniques is an effective approach for reducing learning saturation among university students.
Identifikasi kendala dalam pelayanan bimbingan dan konseling berbasis multikultural Habel Saud; Yulius Mataputun; Mikhael Udam
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1163000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam implementasi layanan BK berbasis multikultural di SMAN 1 Jayapura, Papua, dengan fokus pada aspek kompetensi konselor, hambatan teknis, dan dukungan kebijakan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus.  Subjek penelitian dipilih secara purposive dengan mempertimbangkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dengan delaman informan, yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dua guru BK, dua guru mata pelajaran, dan 2 siswa (dengan latar etnis dan agama yang beragam).  Selain itu melakukan observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan teknik kredibilitas melalui perpanjangan pengamatan, trianggulasi sumber dan teknik, diskusi teman sejawat, dan member checking. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah belum memiliki program layanan BK multikultural yang tertulis dan terstruktur. Praktik multikultural yang ada masih bersifat implisit dan belum menjadi bagian integral dari layanan konseling. Tiga kendala utama yang teridentifikasi meliputi: (1) keterbatasan pemahaman guru BK terhadap konsep dan strategi konseling multikultural; (2) minimnya dukungan manajerial terkait sarana, alokasi waktu, dan kebijakan pendukung; serta (3) rendahnya keterlibatan orang tua dan pemangku kepentingan eksternal. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan model layanan BK berbasis institusi yang mengintegrasikan perspektif multikultural secara sistemik. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup lokasi tunggal dan keterlibatan terbatas dari pihak eksternal, sehingga disarankan adanya penelitian lanjutan dengan cakupan dan partisipasi yang lebih luas.
Penerapan high-touch dan high-tech guru bimbingan dan konseling di sekolah Habel Saud
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30032169000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan high-touch dan high-tech guru bimbingan dan konseling bagi siswa di sekolah.Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linear.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 48 siswa kelas XI IPS-4 SMA Negeri 1 Kota Jayapura Papua.Data yang diperoleh melalui angket dianalisis dengan regresi linier sederhana.Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan high-touch (kewibawaan) dengan high-tech (kewiyataan) guru pembimbing bagi siswa di sekolah. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi 0,296 > 0,05 dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,296 dimana pengaruhnya berada pada kategori sangat rendah.