Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Validation of flourishing scale PERMA on prospective student educators Nadhirah, Nadia Aulia; Ilfiandra; Ipah Saripah; Tiara Iskandar; Akhmad, Sudaryat Nurdin; Dody Hartanto; Syamsu Yusuf
Psikopedagogia Vol. 14 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v14i1.30768

Abstract

This study aims to validate the growth scale in the context of educational students. This scale is based on Seligman's PERMA theory, which includes five dimensions: positive emotion, engagement, relationships, meaning, and achievement. The research method used a survey involving 305 students  of the education study program aged 18–25 who were selected using the non-probability sampling method with the convenience sampling type. Data were analyzed using the Rasch Model to determine the nature of the psychometric development scale. The analysis showed a 36.1% unidimensionality, indicating a good ability to measure the development construct. As many as 35 of the 55 items were declared valid after item fit and demographic bias analysis. The reliability value is high, with a personal reliability coefficient of 0.87 and an item reliability coefficient of 0.99. Internal consistency is also strong, with a Cronbach's Alpha of 0.90. Wright Map analysis shows that the level of item difficulty is below the student's ability, so the scale is easy to apply. This study confirms that the growth scale is considered relevant to measure the growth of prospective educator students. Further development is recommended to respond to cross-cultural issues so that the scale makes more sense in the context of higher education.
Peran Perilaku Asertif terhadap Keterampilan Berkomunikasi Remaja Hanifah, Alifia; Ipah Saripah; Nadia Aulia Nadhira
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v4i1.8039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran perilaku asertif terhadap keterampilan berkomunikasi remaja. Pada tahap perkembangan remaja kemampuan untuk menyatakan secara langsung mengenai dirinya serta berbagai perasaannya secara jujur sangatlah penting. Remaja cenderung lebih memilih untuk mengikuti keputusan kelompok teman sebayanya dan menyampingkan kepentingan pribadi. Hal tersebut tentunya akan berdampak buruk jika terjadi secara terus-menerus karena dapat mempengaruhi kehidupan masa depan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan studi literatur dengan mengkaji dan menganalisis beberapa jurnal nasional dan internasional mengenai dinamika perilaku asertif dan perannya dalam keterampilan berkomunikasi pada remaja. Berdasarkan hasil analisis deskriptif didapatkan bahwa perilaku asertif memiliki peran yang saling mempengaruhi dengan keterampilan berkomunikasi remaja.
Gambaran Self Regulation Pada Remaja Dengan Keluarga Broken Home Wulan Ayu Lestari; Ipah Saripah; Nadia Aulia Nadhirah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.518

Abstract

Remaja dengan kondisi keluarga broken home sering kali mengalami tantangan dalam kemampuan regulasi dirinya. Kondisi kedua orang tua yang berpisah membuat remaja dengan keluarga broken home tidak memiliki model peran untuk mengembangkan keterampilan regulasi dirinya, karena tidak memiliki contoh yang jelas tentang bagaimana mengatur emosi dan perilaku dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang gambaran self regulation pada remaja dengan keluarga broken home serta implikasinya pada bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang dikembangkan berdasar pada teori self regulation Bandura, Schunk dan Zimmerman. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja atau siswa kelas XI SMAN 19 Bandung dengan kondisi keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran self regulation yang baik pada remaja dengan keluarga broken home terutama pada aspek mengatur standar dan tujuan dan aspek evaluasi diri.
Self Esteem Pasca Perceraian Orang Tua Pada Peserta Didik Tri Utami Rahmawati; Syamsu Yusuf; Ipah Saripah; Anne Hafina
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5003

Abstract

Adanya pandemi covid-19 membuat angka perceraian naik drastis selama sekitar 2 tahun pada tahun 2021-2022. Tentunya fenomena ini menjadi perhatian bagi beberapa pihak yang terlibat dalam proses perkembangan peserta didik di sekolah. Kajian pada literature review ini membahas terkait dengan self esteem pasca perceraian orangtua terhadap peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau studi kepustakaan berupa artikel jurnal dan prociding. Hasil dari penelitian ini adalah kajian dampak dari perceraian orangtua terhadap peserta didik, menyebabkan hambatan dan permasalahan dalam diri yang menunjukkan hasil kecenderungan mengarah ke hal negatif yaitu menurunnya self esteem pada peserta didik serta dampak terhadap psikologis lainnya. Seperti depresi, penyalahgunaan obat/alcohol, kurangnya kepercayaan, keterasingan dari anak sendiri dan perceraian. Kata kunci: Self esteem, pasca perceraian orangtua, peserta didik
Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Group Exercise Untuk Meningkatkan Academic Hardiness Siswa SMP Fadhil Muhammad; Cece Rahkmat; Nandang Rusmana; Ipah Saripah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6241

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pentingnya sikap academic hardiness di kalangan siswa, terutama dalam menghadapi tuntutan kehidupan akademik di era globalisasi. academic hardiness merujuk pada kemampuan siswa untuk tetap kuat dalam menghadapi tantangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik group exercise dalam meningkatkan academic hardiness pada siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Bandung untuk Tahun Ajaran 2022/2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain kelompok kontrol pretest-posttest nonequivalent groups design. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam tingkat academic hardiness antara pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 42% yang tergolong kurang efektif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan teknik bimbingan yang lebih efektif untuk meningkatkan academic hardiness siswa dan memberikan dasar untuk pengembangan teori academic hardiness di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Kata kunci: bimbingan kelompok, group exercise, academic hardiness.
Adaptation of Student Interpersonal Relationship Measurements: Validity and Reliability of Instruments with the Rasch Model Anggara, Nia; Nandang Rusmana; Ipah Saripah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.6272

Abstract

Interpersonal relationships are an essential foundation for identity formation, improving the quality of life, and mental wellbeing. This study aims to validate an instrument to measure the interpersonal relationships of high school and vocational school students. Survey research design, a quantitative approach, is used to provide a comprehensive understanding of interpersonal relationships. The theoretical framework for psychometric measurement is item response theory (IRT), specifically the RASCH model, using the Winstep application. The study's respondents were 351 students from 19 high schools and vocational schools across the island of Sumatra. The instrument consists of 74 statements across two aspects communication quality and participation each with 20 indicators. The results of the study showed that the interpersonal relationship was valid and reliable, meeting the criteria for item suitability, inventory dimensionality, and person and item reliability. Therefore, Guidance and Counseling Teachers can conduct more accurate assessments, detect students' various interpersonal problems early, and design interventions tailored to their needs. Keywords: validity, reliability, instrument, interpersonal relationships