Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Perilaku Asertif terhadap Keterampilan Berkomunikasi Remaja Hanifah, Alifia; Ipah Saripah; Nadia Aulia Nadhira
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v4i1.8039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran perilaku asertif terhadap keterampilan berkomunikasi remaja. Pada tahap perkembangan remaja kemampuan untuk menyatakan secara langsung mengenai dirinya serta berbagai perasaannya secara jujur sangatlah penting. Remaja cenderung lebih memilih untuk mengikuti keputusan kelompok teman sebayanya dan menyampingkan kepentingan pribadi. Hal tersebut tentunya akan berdampak buruk jika terjadi secara terus-menerus karena dapat mempengaruhi kehidupan masa depan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan studi literatur dengan mengkaji dan menganalisis beberapa jurnal nasional dan internasional mengenai dinamika perilaku asertif dan perannya dalam keterampilan berkomunikasi pada remaja. Berdasarkan hasil analisis deskriptif didapatkan bahwa perilaku asertif memiliki peran yang saling mempengaruhi dengan keterampilan berkomunikasi remaja.
Gambaran Self Regulation Pada Remaja Dengan Keluarga Broken Home Wulan Ayu Lestari; Ipah Saripah; Nadia Aulia Nadhirah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.518

Abstract

Remaja dengan kondisi keluarga broken home sering kali mengalami tantangan dalam kemampuan regulasi dirinya. Kondisi kedua orang tua yang berpisah membuat remaja dengan keluarga broken home tidak memiliki model peran untuk mengembangkan keterampilan regulasi dirinya, karena tidak memiliki contoh yang jelas tentang bagaimana mengatur emosi dan perilaku dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang gambaran self regulation pada remaja dengan keluarga broken home serta implikasinya pada bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang dikembangkan berdasar pada teori self regulation Bandura, Schunk dan Zimmerman. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja atau siswa kelas XI SMAN 19 Bandung dengan kondisi keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran self regulation yang baik pada remaja dengan keluarga broken home terutama pada aspek mengatur standar dan tujuan dan aspek evaluasi diri.
Self Esteem Pasca Perceraian Orang Tua Pada Peserta Didik Tri Utami Rahmawati; Syamsu Yusuf; Ipah Saripah; Anne Hafina
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5003

Abstract

Adanya pandemi covid-19 membuat angka perceraian naik drastis selama sekitar 2 tahun pada tahun 2021-2022. Tentunya fenomena ini menjadi perhatian bagi beberapa pihak yang terlibat dalam proses perkembangan peserta didik di sekolah. Kajian pada literature review ini membahas terkait dengan self esteem pasca perceraian orangtua terhadap peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau studi kepustakaan berupa artikel jurnal dan prociding. Hasil dari penelitian ini adalah kajian dampak dari perceraian orangtua terhadap peserta didik, menyebabkan hambatan dan permasalahan dalam diri yang menunjukkan hasil kecenderungan mengarah ke hal negatif yaitu menurunnya self esteem pada peserta didik serta dampak terhadap psikologis lainnya. Seperti depresi, penyalahgunaan obat/alcohol, kurangnya kepercayaan, keterasingan dari anak sendiri dan perceraian. Kata kunci: Self esteem, pasca perceraian orangtua, peserta didik
Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Group Exercise Untuk Meningkatkan Academic Hardiness Siswa SMP Fadhil Muhammad; Cece Rahkmat; Nandang Rusmana; Ipah Saripah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6241

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pentingnya sikap academic hardiness di kalangan siswa, terutama dalam menghadapi tuntutan kehidupan akademik di era globalisasi. academic hardiness merujuk pada kemampuan siswa untuk tetap kuat dalam menghadapi tantangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik group exercise dalam meningkatkan academic hardiness pada siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Bandung untuk Tahun Ajaran 2022/2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain kelompok kontrol pretest-posttest nonequivalent groups design. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam tingkat academic hardiness antara pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 42% yang tergolong kurang efektif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan teknik bimbingan yang lebih efektif untuk meningkatkan academic hardiness siswa dan memberikan dasar untuk pengembangan teori academic hardiness di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Kata kunci: bimbingan kelompok, group exercise, academic hardiness.
Assessing the Development of Self-Confidence in Socially Deprived Students: A Rasch Model Analysis Tri Lestari; Nandang Rusmana; Ipah Saripah; Nahadi Nahadi; Tri Zahra Ningsih; Tri Lestari; Nandang Rusmana; Ipah Saripah; Nahadi; Tri Zahra Ningsih
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i7.2026.12

Abstract

This research is motivated by the low confidence of students which can hinder academic, social, and emotional success. One of the factors that contribute to low self-confidence in adolescents is social deprivation, which refers to a lack of social interaction or a feeling of isolation in the surrounding environment. This study aims to develop an instrument to measure the confidence of students with social deprivation using the Rasch Model to obtain a valid and reliable measuring tool. A quantitative approach with a survey method through an online questionnaire was used in this study, with participants as many as 396 high school students in Pangandaran Regency who experienced social deprivation, selected through purposive sampling techniques. The instrument was developed based on Lindenfield's theory, covering aspects of inner confidence and innate confidence, and analyzed using the Rasch Model through Winsteps software version 3.73. The results of the study show that this instrument is valid and reliable, with a unidimensionality confirmed through raw variance explained of 48.1%. In addition, response categories 0 and 1 are well understood, supporting validity, while high reliability with Alpha Cronbach 0.89 and Person Reliability 0.87, as well as person-fit analysis show consistent responses. Thus, this instrument can be used to measure the self-confidence of students who experience social deprivation more accurately. The recommendations of this study include the implementation of instruments in guidance and counseling services in schools as well as follow-up research to test the effectiveness of psycho-cybernetics-based interventions in improving students' self-confidence with social deprivation.