Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESUKSESAN APLIKASI CAMSCANNER DENGAN PENDEKATAN MODEL DELONE AND MCLEAN STUDI KASUS STT WASTUKANCANA PURWAKARTA DAN STIE WIKARA PURWAKARTA Syifa Zahra Lutfiah; Mutiara Andayani Komara; Dede Irmayanti
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 4 (2023): EDISI 18
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v5i4.3276

Abstract

Dalam dunia pendidikan scan dokumen merupakan salah satu hal yang penting dimana fungsinya untuk mengonversi semua dokumen kertas, termasuk laporan dan tugas, ke dalam format digital. Aplikasi CamScanner adalah aplikasi yang dapat memindai pada perangkat seluler. Aplikasi seluler bernama CamScanner menawarkan fungsi manajemen, pengeditan, dan pemindaian dokumen.Aplikasi CamScanner dapat digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat salah satunya mahasiswa. Pada penelitian ini akan menilai kesuksesan aplikasi CamScanner dengan objek penelitian mahasiswa. Dengan pendekatan model Delone amd McLean dengan menggunakan hipotesa Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan terhadap Penggunaan dan Kepuasan Pengguna. Selanjutnya Penggunaan dan Kepuasan Pengguna terhadap Manfaat Bersih. Melalui penggunaan Structural Equation Modeling (SEM), penelitian ini telah mengajukan hipotesis mengenai hubungan antara Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Layanan dengan Penggunaan dan Kepuasan Pengguna. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi bagaimana Penggunaan dan Kepuasan Pengguna berpengaruh terhadap Manfaat Bersih. Dan didapatkan hasil seluruh hipotesa diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi CamScanner ini sukses diaplikasikan dikalangan mahasiswa.
ANALISIS SEGMENTASI PELANGGAN BERBASIS MODEL RECENCY FREQUENCY DAN MONETARY (RFM) MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS Panji Indra Pangestu; Teguh Iman Hermanto; Dede Irmayanti
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 3s1 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3s1.3396

Abstract

Business development is currently growing very rapidly, with the development of internet technology that can facilitate all business activities. Increasing business development has an impact on presenting new business competitors, so companies need strategies that are able to maintain customer quality. This study aims to segment customers from the company's sales transaction data, with a large number of transactions, technology is needed to group a data so that the method used in this study is a data mining method  and uses  the K-Means algorithm. With the K-Means Algorithm, it  can help in grouping customers to make it easier for companies to strategize each customer group. This customer grouping uses an initial model of Recency, Frequency and Monetary (RFM) to help calculate customer groups. Data mining evaluation  was carried out  using Silhouette Coefficient with test results using Visual Studio Code software python programming language, The results of this study selected 3 clusters consisting of Low Loyalty totaling 137 customers, Medium Loyalty totaling  1636 customers and Highest Loyalty totaling 2395 customers.
Perancangan UI/UX Aplikasi Media Pembelajaran Pengenalan Budaya Indonesia Untuk Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Metode User Centered Design (UCD) Putri Apriliyanti; Dede Irmayanti; Syariful Alam
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1665

Abstract

Pembelajaran adalah proses komunikasi yang bertujuan menyampaikan tujuan pembelajaran dengan cara yang efektif. Media memiliki peran penting sebagai salah satu komponen pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan minat belajar siswa dasar adalah penggunaan media pendidikan. Di SDN Cipinang, guru masih menggunakan alat bantu seperti buku dan pernah mencoba aplikasi sebelumnya untuk murid. Hal ini menyebabkan sistem pembelajaran menjadi monoton, membuat siswa cepat bosan, dan mengurangi tujuan untuk menciptakan siswa berkualitas. Selain itu, materi yang dijelaskan dalam buku juga tidak terlalu lengkap dan mendalam. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menggunakan metode User Centered Design dengan mengembangkan Prototype berbasis mobile. Pengalaman Pengguna (User Experience) dalam menciptakan atau menggunakan suatu produk dapat didefinisikan sebagai kesan dan interaksi yang dirasakan oleh individu-individu yang menggunakan produk dalam kehidupan sehari-hari. Desain pengalaman pengguna bertujuan untuk memastikan bahwa produk terlihat menarik bagi pengguna dan mampu menjalankan tugas-tugas yang relevan dengan konteks penggunaan. Pengujian dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS). Dalam penelitian ini, digunakan figma untuk mendesain aplikasi, yang mencakup penjelasan provinsi, tarian, makanan khas, rumah adat, pakaian, alat musik, dan gif tarian daerah. Hasil dari penelitian ini adalah prototype aplikasi mobile pembelajaran budaya Indonesia untuk sekolah dasar. Berdasarkan pengujian prototype menggunakan metode System Usability Scale, rata-rata nilai SUS yang didapatkan adalah 83,682. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran budaya Indonesia telah diterima dan memenuhi kriteria yang diharapkan.
REDESIGN UI/UX APLIKASI MOBILE MY PERTAMINA MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN (UCD) Apias Risky, Habibana; Irmayanti, Dede; Hafid Totohendarto, Moch
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 7 No. 3 (2023): JATI Vol. 7 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v7i3.6965

Abstract

My Pertamina merupakan program loyalty dan e-payment dari PT Pertamina yang ditujukan untuk seluruh pelanggan Pertamina. Berdasarkan observasi terhadap fitur-fitur yang ada pada aplikasi My Pertamina, ulasan di Play Store, dan wawancara dengan 6 orang pengguna aplikasi tersebut, ditemukan bahwa terdapat masalah dalam aspek UI (User Interface) dan UX (User Experience) pada aplikasi mobile My Pertamina. Masalah yang dihadapi dalam UI aplikasi mobile My Pertamina meliputi penggunaan layout, typography, dan icon yang kurang cocok dengan konten yang disajikan. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan metode user-centered design yang dimulai dengan proses memahami konteks penggunaan untuk memenuhi kebutuhan yang berpusat pada manusia (user-centered), dengan tujuan menciptakan inovasi yang berkelanjutan berdasarkan kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitian ini menghasilkan prototype aplikasi My Pertamina yang telah direncanakan ulang (redesign). Selanjutnya, prototype tersebut diuji menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan didapatkan rata-rata nilai SUS sebesar 82.5. Dari hasil pengujian ini, dapat disimpulkan bahwa redesign aplikasi My Pertamina telah berhasil dan diterima dengan baik oleh pengguna, karena memenuhi kriteria kelayakan yang dapat diterima (acceptable).
ANALISIS SEGMENTASI PELANGGAN BERBASIS RECENCY FREQUENCY MONETARY (RFM) MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS Indra Pangestu, Panji; Iman Hermanto, Teguh; Irmayanti, Dede
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 7 No. 3 (2023): JATI Vol. 7 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v7i3.7171

Abstract

Perkembangan bisnis saat ini berkembang dengan sangat pesat, Dengan kemajuan teknologi internet yang dapat membantu segala aktivitas bisnis. Meningkatnya perkembangan bisnis berdampak menghadirkan pesaing-pesaing bisnis baru, Maka perusahaan perlu strategi yang mampu menjaga kualitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi pelanggan dari data transaksi penjualan perusahaan, Dengan jumlah transaksi yang banyak maka diperlukan teknologi untuk mengelompokan suatu data sehingga metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode data mining dan menggunakan algoritma K-Means. Dengan Algoritma K-Means dapat membantu dalam pengelompokan pelanggan agar memudahkan perusahaan dalam melakukan strategi terhadap tiap-tiap kelompok pelanggan. Pengelompokan pelanggan ini menggunakan model awal Recency, Frequency dan Monetary (RFM) untuk membantu penghitungan kelompok pelanggan. Evaluasi data mining dilakukan menggunakan Silhouette Coefficient dengan hasil pengujian menggunakan software Visual Studio Code bahasa pemrogramman python, Hasil penelitian ini terpilihnya 3 cluster yang terdiri dari Low Loyalty berjumlah 137 pelanggan, Medium Loyalty berjumlah 1636 pelanggan dan Highest Loyalty berjumlah 2395 pelanggan.
PENGELOMPOKAN DAERAH RAWAN BENCANA DI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING Syah Hidayat, Robiyan; Rafi Muttaqin, Muhammad; Irmayanti, Dede
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 5 (2024): JATI Vol. 8 No. 5
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i5.10880

Abstract

Provinsi Jawa Tengah, yang berlokasi di tengah Pulau Jawa, menghadapi beberapa peristiwa bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Berdasarkan penilaian ketahanan secara menyeluruh, Provinsi Jawa Tengah memiliki Indeks Ketahanan Daerah sebesar 0,76, yang menunjukkan tingkat kapasitas daerah yang sedang. Oleh karena itu untuk mengurangi efek negatif dari bencana, otoritas daerah Provinsi Jawa Tengah harus mengoptimalkan komitmen, kebijakan, dan kegiatan penanggulangan bencana alam. Selama 10 tahun terakhir, Provinsi Jawa Tengah menghadapi ancaman serius khususnya bencana alam yang salah satunya berupa bencana tanah longsor yang paling sering terjadi, tercatat sebanyak 3.022 kasus, banjir 1.366 kasus, serta 262 kasus gempa bumi yang tercatat. Untuk menghadapi tantangan ini, penting memahami daerah rawan bencana dengan pendekatan data mining. Penelitian ini menggunakan algoritma k-means clustering untuk pengelompokan data. Untuk menentukan jumlah cluster optimal, digunakan Silhouette Coefficient sebagai metode evaluasi. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah dan data diolah dengan melibatkan Google Colaboratory. Pengujian dilakukan dengan membentuk cluster sebanyak 4 untuk mencari evaluasi pengujian Silhouette Coefficient terbesar. Diketahui bahwa n_cluster 2 mendapatkan nilai 0.6373590606168947, dengan hasil cluster 0 terdiri dari 3 kabupaten yang memiliki indeks daerah bencana tinggi dan cluster 1 terdiri dari 32 kabupaten/kota yang memiliki indeks daerah bencana rendah.
Redesign Ui/Ux Aplikasi E-Puskesmas Kabupaten Purwakarta Menggunakan Metode Design Thinking Mutiara Nurdarmayani; Dede Irmayanti; Irsan Jaelani
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September : Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i5.286

Abstract

E-Puskesmas adalah wujud dari penerapan sistem informasi manajemen puskesmas yang mampu memberikan kontribusi besar dalam pelayanan prima kepada pasien. Serta merupakan aplikasi yang digunakan dalam pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat pada tiap puskesmas. Berdasarkan observasi terhadap fitur yang ada pada aplikasi e-Puskesmas dan wawancara kepada 5 pengguna aplikasi e-Puskesmas yaitu admin ditemukan bahwa terdapat masalah pada aspek UI/UX pada aplikasi e-Puskesmas memiliki masalah seperti kurangnya tampilan menu edit, tambah, dan hapus dalam fitur rekam medis pasien, data pendaftaran, terdapat teks dengan ukuran yamg kecil sehingga user harus melihat lebih teliti, teks yang kurang jelas, tidak rapih, dan membingungkan pengguna, tampilan aplikasi, warna, dan gambar yang kurang menarik, saat pengguna menggunakan aplikasi tersebut masih kurang nyaman dan membosankan karena terkait permasalahan dalam aspek UI tersebut dan lain sebagainya. Penelitian ini menerapkan metode Design Thinking metode ini memberikan solusi yang lebih tepat dan berguna dibandingkan dengan metode lain karena pada metode ini solusi yang diberikan selalu berfokus pada kebutuhan pengguna.Metode ini memiliki 5 tahapan yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Untuk melakukan pengujian atau test peneliti melakukan pengujian System Usability Scale (SUS). Hasil dari penelitian ini menghasilkan prototype aplikasi e-Puskesmas yang sudah di redesign. Berdasarkan pengujian prototype menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Rata-Rata nilai yang didapatkan sebesar 80,5 Dapat disimpulkan bahwa redesign aplikasi e-Puskesmas sudah dapat diterima karena memenuhi kategori acceptable.
Redesign User Interface Dan User Experience Aplikasi Wisata Purwakarta Berbasis Mobile Menggunakan Metode User Centered Design (UCD): (Studi Kasus: Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta) Salsabila Salsabila; Dede Irmayanti; Irsan Jaelani
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September : Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i5.287

Abstract

Aplikasi Purwakarta adalah aplikasi yang dapat memberi kemudahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Purwakarta. Berdasarkan observasi terhadap fitur yang ada pada aplikasi Wisata Purwakarta dan pada ulasan di Play Store dan wawancara terhadap 5 orang pengguna aplikasi Wisata Purwakarta, ditemukan bahwa terdapat masalah di aspek UI dan UX pada aplikasi mobile Wisata Purwakarta. UI pada aplikasi Wisata Purwakarta memiliki masalah seperti penggunaan layout, typography, dan icon yang kurang cocok dengan konten yang disuguhkan. Penelitian ini menerapkan metode user centered design ini dikenal sebagai suatu proses berpikir komprehensif yang berkonsentrasi untuk menciptakan solusi yang diawali dengan proses understand context of use terhadap suatu kebutuhan tertentu yang berpusat pada manusia (user centered) menuju suatu inovasi berkelanjutan berdasarkan kebutuhan penggunanya. Metode ini memiliki 4 tahapan yaitu Understand Context of Use, Specify User Requirements, Design Solutions dan Evaluate Against Requirements Untuk melakukan pengujian atau test peneliti melakukan pengujian system usability scale. Hasil dari penelitian itu menghasilkan prototype aplikasi Wisata Purwakarta yang sudah di redesign. Berdasarkan pengujian prototype menggunakan metode System Usability Scale (SUS), rata rata nilai sus yang didapatkan sebesar 80,1. Dapat disimpulkan redesign aplikasi Wisata Purwakarta sudah dapat diterima karena memenuhi kategori acceptable.
Implementation of the Simple Additive Weighting (SAW) Method for Supplier Selection Muhyidin, Yusuf; Iman Hermanto, Teguh; Raymond Ramadhan, Yudhi; Irmayanti, Dede; Angga Permana, Muhammad
RISTEC : Research in Information Systems and Technology Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL RISTEC : Research in Information Systems and Technology
Publisher : RISTEC : Research in Information Systems and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supplier selection is a critical part of purchasing activities in a company because it has an impact on the quality and availability of raw materials, production cost efficiency and the smooth circulation of company finances. Determining suppliers based on certain criteria can be supported by a decision support system (DSS). The method used is the Simple Additive Weighting (SAW) method. The criteria used in selecting suppliers are speed of delivery, discount level, service, quality of goods and payment tempo. The final result obtained from the calculation process is a ranking table which shows the assessment of each supplier using the weight criteria determined by the company and recommends the supplier with the highest score as the best supplier. By implementing a decision support system using the Simple Additive Weighting (SAW) method, it can help companies determine and select suppliers who are able to provide good products. Keywords : Simple Additive Weighting Method; selection of supplier
Perancangan SPK Kelayakan Pinjaman Koperasi Karyawan Perum Jasa Tirta Karya Bhakti Raharja dengan Metode MAUT Rivaldy, Noval; Irmayanti, Dede; Defriani, Meriska
J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Vol 7, No 1 (2023): EDISI MARET
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/j-sakti.v7i1.581

Abstract

Globalization that is happening is causing increasingly sharp free competition among economic actors, including cooperatives. Cooperatives until now continue to grow and become the mainstay of the community to turn the wheels of the economy during this pandemic and also experience various obstacles to run their business. However, under current conditions, in addition to very fast technological developments, cooperatives are also being pressured by the covid-19 pandemic, which causes cooperatives to be able to optimize digitalization. The loan eligibility decision support system applies the multi attribute utility theory (MAUT) method with 4 criteria or conditions that become the basis for decisions in the Perum Jasa Tirta Cooperative (PJTII) Karya Bhakti Raharja development model using the Extreme Programing method starting from the planning stage to the testing stage, using php programming language Data Flow Diagram (DFD) modeling. Loan Eligibility Decision Support System in PJT II Cooperatives to facilitate cooperative employees in determining loans to PJT II Employees. With this it is necessary to take advantage of a technological development, where how to make it easier for employees to make decisions from the assessment of the Multi Attribute Utility Theory (MAUT) method, because subjective assessments can be modeled and supported quickly.