Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan metode weighted aggregated sum product assesment (waspas) dalam sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima bantuan program indonesia pintar (PIP) (studi kasus : SMK Islam Terpadu Minnatul Huda Plered Purwakarta) Suciaty, Nenda Putri; Irmayanti, Dede; Alam, Syariful
FORMAT Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2024.v13.i2.007

Abstract

The Smart Indonesia Program (PIP) is an assistance program from the government for school-age children whose parents are less able to provide cash assistance as indicated by the existence of a Smart Indonesia Card (KIP). However, this program at Minnatul Huda Integrated Islamic Vocational School is still felt to be not on target in determining potential beneficiaries because it is not only from poor families who receive it and this causes injustice to students who meet the criteria for receiving PIP assistance. By making purchases using a decision support system, it is hoped that it will help reduce inaccuracies in selecting prospective beneficiaries. The Decision Support System in this study applies the Waterfall system development method and the appropriate Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) method to calculate the ranking of potential recipients of PIP assistance and uses the Rank Order Centrooid (ROC) method for weighting each rank according to its importance. This system uses UML (Unified Modeling Language) modeling, namely Use Case Diagrams, Use Case Scenario Diagrams, Activity Diagrams, Sequence Diagrams, and Class Diagrams, the programming language uses PHP, CodeIgniter Framework, and MySQL database. The features available in the system include the user can only see the final result data and print the final result, while the admin can manage criteria data, sub-criteria, alternatives, and assessments, and can view calculations and final results, the admin can also print the final results and manage user data and profile data. The results of the calculation process obtained alternative values that have the highest to lowest values as determinants of PIP assistance recipients. The research conducted resulted in the Agisna Billah Nurzaman Alternative as the Alternative with the highest score and the Iyah Saadah Alternative as the Alternative with the lowest score. Testing the system using black box testing.
PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN DESA WISATA RINTISAN KOTA PURWAKARTA MENGGUNAKAN METODE MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY Fitriyanti, Lia; Gito Resmi, Mochzen; Irmayanti, Dede
INTI Nusa Mandiri Vol. 20 No. 1 (2025): INTI Periode Agustus 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/inti.v20i1.6849

Abstract

A Tourism Village can be understood as a village that organizes tourism activities due to the tourist attractions arising from the characteristics of the local community’s life, including various attractions available within the village itself. Each tourism village needs to be supported by tourist attractions, accessibility, and amenities, which include the potential of cultural tourism as well as natural tourism. The purpose of this research is to design and develop a Decision Support System for Determining the Priority of Pioneer Tourism Village Development using the Multi Attribute Utility Theory (MAUT) method. The urgency of this research lies in the need for DISPORAPARBUD Purwakarta to have a tool to assist in making strategic decisions related to the development of pioneer tourism villages. The methodology used in developing this system is the Waterfall model. The system is designed using PHP with the CodeIgniter 3 framework, MySQL as the database, and Unified Modeling Language (UML) for system modeling. The main criteria used in the MAUT calculation include public facilities, homestay management, local crafts, local arts, and local food. The results of the calculation using the MAUT method show that Batu Nunggal Margaluyu Tourism Village ranks first with a preference value of 100, Sasanakerta Tourism Village ranks second with a value of 96, and Sumbersari Tourism Village ranks third with a value of 90. Therefore, these three tourism villages are the best recommendations to be prioritized in the development of tourism villages in Purwakart
Perancangan UI/UX Aplikasi Media Pembelajaran Pengenalan Budaya Indonesia Untuk Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Metode User Centered Design (UCD) Apriliyanti, Putri; Irmayanti, Dede; Alam, Syariful
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1665

Abstract

Pembelajaran adalah proses komunikasi yang bertujuan menyampaikan tujuan pembelajaran dengan cara yang efektif. Media memiliki peran penting sebagai salah satu komponen pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan minat belajar siswa dasar adalah penggunaan media pendidikan. Di SDN Cipinang, guru masih menggunakan alat bantu seperti buku dan pernah mencoba aplikasi sebelumnya untuk murid. Hal ini menyebabkan sistem pembelajaran menjadi monoton, membuat siswa cepat bosan, dan mengurangi tujuan untuk menciptakan siswa berkualitas. Selain itu, materi yang dijelaskan dalam buku juga tidak terlalu lengkap dan mendalam. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menggunakan metode User Centered Design dengan mengembangkan Prototype berbasis mobile. Pengalaman Pengguna (User Experience) dalam menciptakan atau menggunakan suatu produk dapat didefinisikan sebagai kesan dan interaksi yang dirasakan oleh individu-individu yang menggunakan produk dalam kehidupan sehari-hari. Desain pengalaman pengguna bertujuan untuk memastikan bahwa produk terlihat menarik bagi pengguna dan mampu menjalankan tugas-tugas yang relevan dengan konteks penggunaan. Pengujian dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS). Dalam penelitian ini, digunakan figma untuk mendesain aplikasi, yang mencakup penjelasan provinsi, tarian, makanan khas, rumah adat, pakaian, alat musik, dan gif tarian daerah. Hasil dari penelitian ini adalah prototype aplikasi mobile pembelajaran budaya Indonesia untuk sekolah dasar. Berdasarkan pengujian prototype menggunakan metode System Usability Scale, rata-rata nilai SUS yang didapatkan adalah 83,682. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran budaya Indonesia telah diterima dan memenuhi kriteria yang diharapkan.
Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment Pada Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Suciaty, Nenda Putri; Irmayanti, Dede; Alam, Syariful
Academic Journal of Computer Science Research Vol 6, No 2 (2024): Academic Journal of Computer Science Research (AJCSR)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38101/ajcsr.v6i2.15516

Abstract

Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program bantuan tunai pemerintah yang menyasar anak usia sekolah yang orang tuanya tidak mampu, yang teridentifikasi dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Namun program tersebut masih belum menyasar calon penerima bantuan sehingga menimbulkan kesenjangan bagi siswa yang memenuhi kriteria penerima bantuan PIP. Sistem pendukung keputusan dapat membantu dalam mengurangi ketidak tepatan saat memilih calon penerima bantuan. Sistem ini dibangun menggunakan metode pengembangan Waterfall dan metode WASPAS untuk menghitung peringkat calon penerima bantuan PIP serta menggunakan metode Rank Order Centrooid (ROC) untuk pembobotan pada setiap kriteria. Perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML). Bahasa pemrograman menggunakan PHP, Framework CodeIgniter dan database MySQL. Sistem menyediakan fungsi pengelolaan data kriteria, subkriteria, alternatif, penilaian, pengelolaan data pengguna, data profil, serta memungkinkan tampilan perhitungan dan pencetakan hasil akhir. Hasil perhitungan sistem ini memberikan urutan pilihan alternatif penerima bantuan PIP, dari nilai tertinggi hingga terendah.
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Berbasis Website Menggunakan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) (Studi Kasus: Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Purwakarta) Sugianto, Putri Natahsya; Irmayanti, Dede; Muni, Lise Sri Andar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13651

Abstract

Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) bertugas mendampingi masyarakat penerima program bantuan DAK secara intensif, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan. Proses pemilihan TFL saat ini masih manual dan tidak maksimal. Penelitian ini mengusulkan penggunaan metode SMART untuk membangun sistem pendukung keputusan berbasis web yang akan menampilkan TFL yang layak. Sistem ini dirancang menggunakan metode Prototype dan dibuat dengan bahasa pemrograman Java serta MySQL sebagai database. Hasilnya, sistem ini diharapkan dapat membantu Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, khususnya bidang PERKIM, dalam menerima TFL yang sesuai
ANALISIS SEGMENTASI PELANGGAN BERBASIS MODEL RECENCY FREQUENCY DAN MONETARY (RFM) MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS Pangestu, Panji Indra; Hermanto, Teguh Iman; Irmayanti, Dede
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 11 No. 3s1 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3s1.3396

Abstract

Business development is currently growing very rapidly, with the development of internet technology that can facilitate all business activities. Increasing business development has an impact on presenting new business competitors, so companies need strategies that are able to maintain customer quality. This study aims to segment customers from the company's sales transaction data, with a large number of transactions, technology is needed to group a data so that the method used in this study is a data mining method  and uses  the K-Means algorithm. With the K-Means Algorithm, it  can help in grouping customers to make it easier for companies to strategize each customer group. This customer grouping uses an initial model of Recency, Frequency and Monetary (RFM) to help calculate customer groups. Data mining evaluation  was carried out  using Silhouette Coefficient with test results using Visual Studio Code software python programming language, The results of this study selected 3 clusters consisting of Low Loyalty totaling 137 customers, Medium Loyalty totaling  1636 customers and Highest Loyalty totaling 2395 customers.
PERANCANGAN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE APLIKASI MONITORING EXPIRED MENGGUNAKAN METODE DOUBLE DIAMOND Restiani, Nala; Irmayanti, Dede; Andar Muni, Lise Sri
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.5081

Abstract

Indomaret is one of the franchise business ventures which is a company owned by PT Indomarco Prismatama. At this time the process of monitoring products that are approaching the expiration date is still inefficient, often there are products whose expiration dates are missed and employees have difficulty finding products that will expire while there is no data and reminders about products that will expire. Therefore, a user interface design is needed before designing an application that can facilitate employees in managing expired products to be more efficient. In designing the user interface, researchers used the Double Diamond method which includes 4 stages, namely discover, define, develop, and deliver. For user experience testing, researchers adopted the User Experience Questionnaire (UEQ) method using 6 aspects with 26 items, including Attractiveness, Perpicuity, Effciency, Depandability, Stimulation, Novelty. The test results showed that t5 UEQ scales were on the "Excellent" assessment, namely on the Attractiveness, Efficiency, Dependability, Stimulation, Novelty scales. While one UEQ scale is at "Above Average", namely the Perspicuity scale.
Redesign Ui/Ux Aplikasi E-Puskesmas Kabupaten Purwakarta Menggunakan Metode Design Thinking Mutiara Nurdarmayani; Dede Irmayanti; Irsan Jaelani
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September: Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i5.286

Abstract

E-Puskesmas adalah wujud dari penerapan sistem informasi manajemen puskesmas yang mampu memberikan kontribusi besar dalam pelayanan prima kepada pasien. Serta merupakan aplikasi yang digunakan dalam pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat pada tiap puskesmas. Berdasarkan observasi terhadap fitur yang ada pada aplikasi e-Puskesmas dan wawancara kepada 5 pengguna aplikasi e-Puskesmas yaitu admin ditemukan bahwa terdapat masalah pada aspek UI/UX pada aplikasi e-Puskesmas memiliki masalah seperti kurangnya tampilan menu edit, tambah, dan hapus dalam fitur rekam medis pasien, data pendaftaran, terdapat teks dengan ukuran yamg kecil sehingga user harus melihat lebih teliti, teks yang kurang jelas, tidak rapih, dan membingungkan pengguna, tampilan aplikasi, warna, dan gambar yang kurang menarik, saat pengguna menggunakan aplikasi tersebut masih kurang nyaman dan membosankan karena terkait permasalahan dalam aspek UI tersebut dan lain sebagainya. Penelitian ini menerapkan metode Design Thinking metode ini memberikan solusi yang lebih tepat dan berguna dibandingkan dengan metode lain karena pada metode ini solusi yang diberikan selalu berfokus pada kebutuhan pengguna.Metode ini memiliki 5 tahapan yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Untuk melakukan pengujian atau test peneliti melakukan pengujian System Usability Scale (SUS). Hasil dari penelitian ini menghasilkan prototype aplikasi e-Puskesmas yang sudah di redesign. Berdasarkan pengujian prototype menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Rata-Rata nilai yang didapatkan sebesar 80,5 Dapat disimpulkan bahwa redesign aplikasi e-Puskesmas sudah dapat diterima karena memenuhi kategori acceptable.
Redesign User Interface Dan User Experience Aplikasi Wisata Purwakarta Berbasis Mobile Menggunakan Metode User Centered Design (UCD): (Studi Kasus: Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta) Salsabila, Salsabila; Dede Irmayanti; Irsan Jaelani
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September: Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i5.287

Abstract

Aplikasi Purwakarta adalah aplikasi yang dapat memberi kemudahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Purwakarta. Berdasarkan observasi terhadap fitur yang ada pada aplikasi Wisata Purwakarta dan pada ulasan di Play Store dan wawancara terhadap 5 orang pengguna aplikasi Wisata Purwakarta, ditemukan bahwa terdapat masalah di aspek UI dan UX pada aplikasi mobile Wisata Purwakarta. UI pada aplikasi Wisata Purwakarta memiliki masalah seperti penggunaan layout, typography, dan icon yang kurang cocok dengan konten yang disuguhkan. Penelitian ini menerapkan metode user centered design ini dikenal sebagai suatu proses berpikir komprehensif yang berkonsentrasi untuk menciptakan solusi yang diawali dengan proses understand context of use terhadap suatu kebutuhan tertentu yang berpusat pada manusia (user centered) menuju suatu inovasi berkelanjutan berdasarkan kebutuhan penggunanya. Metode ini memiliki 4 tahapan yaitu Understand Context of Use, Specify User Requirements, Design Solutions dan Evaluate Against Requirements Untuk melakukan pengujian atau test peneliti melakukan pengujian system usability scale. Hasil dari penelitian itu menghasilkan prototype aplikasi Wisata Purwakarta yang sudah di redesign. Berdasarkan pengujian prototype menggunakan metode System Usability Scale (SUS), rata rata nilai sus yang didapatkan sebesar 80,1. Dapat disimpulkan redesign aplikasi Wisata Purwakarta sudah dapat diterima karena memenuhi kategori acceptable.
Selection of Outstanding Lecturers Using the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) Method Dede Irmayanti; Mochzen Gito Resmi
Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA) Vol. 5 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59934/jaiea.v5i3.2338

Abstract

Lecturers play a crucial role as professional educators in the implementation of higher education through the Tridarma Perguruan Tinggi (Triple Dharma of Higher Education), which encompasses education, research, and community service. The selection of exemplary lecturers serves as both a form of recognition and a motivational instrument to enhance institutional quality. However, the selection process is often hindered by subjective assessments and the lack of standardized measurement, which may lead to dissatisfaction and diminish the objectivity of the results. This study aims to address these issues by implementing a Decision Support System (DSS) using the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method. The SMART method was selected for its effectiveness in facilitating multi-criteria decision-making through weight assignment to priority parameters, such as scientific publications, educational qualifications, and external achievements. The results of this system implementation are provide structured, transparent, and accurate decision recommendations, ensuring that the selection of exemplary lecturers is conducted objectively based on measurable data.