Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Turn-Taking Organization in a Classroom Interaction: A Conversation Analysis at MAS Mu’allimin NW Gunung Rajak Sari, Dewi Purnama; Gufron, Moh.; Hadi, Marham Jupri
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 9 No. 2 (2026): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v9i2.3604

Abstract

This study examines turn-taking organization in classroom interaction in MAS Mu’allimin NW Gunung Rajak through the lens of Conversation Analysis (CA) approach.. This qualitative study collected data through classroom observations and audio recordings in a grade XI science class. The analysis focused on the strategies of taking the turn, holding the turn, and yielding the turn  based on the theory of Anna-Brita Stenström theory. The findings revealed that classroom interaction was dominated by the teacher through strategies such as starting up, turn allocation, repair, and clarification, while students mostly participated through short responses, interruptions, and overlap. The study concludes that turn-taking organization plays a crucial role in maintaining effective classroom communication, although the interaction remained predominantly teacher-centered.
Analisis Penggunaan Pondasi Bored Pile Terhadap Pembangunan Gedung Puskesmas Kajeung Kecamatan Sungai Mas Sugiarto, Riggi; Rahmat Djamaluddin; Dewi Purnama Sari
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 3 No. 1 (2022): juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v3i1.204

Abstract

Secara geografis, tempat didirikannya gedung Puskesmas Kajeung merupakan area pegunungan. Dimana area tersebut merupakan area yang rawan terhadap longsor, oleh sebab itu salah satu hal terpenting dalam merencanakan sebuah konstruksi gedung adalah merencanakan pondasinya. Puskesmas Kajeung telah dibangun 1 lantai dengan luas 794,448 m2. Dimana, gedung Puskesmas Kajeung dapat dibangun dengan menggunakan pondasi dangkal maupun pondasi dalam tergantung dari hasil penyelidikan tanah dilokasi. Hasil uji sondir atau Cone Penetration Test (CPT) dilapangan diperoleh kondisi tanah keras pada kedalaman 12 meter, karena tanah keras berada pada kedalaman lebih dari 3 meter, maka pembangunan gedung Puskesmas Kajeung menggunakan pondasi dalam yaitu bored pile. Penelitian dilakukan untuk mengetahui daya dukung pondasi bored pile dan kelayakan penggunaan pondasi bored pile terhadap pembangunan gedung Puskesmas Kajeung. Data-data perhitungan diperoleh dari CV. Brosis Indobeta Consultant. Dalam pembangunannya pondasi bored pile yang digunakan pada gedung Pukesmas Kajeung berdiameter 30 cm dengan Panjang 12 m. Dari hasil Perhitungan diperoleh nilai daya dukung pondasi bored pile menggunakan metode schmertmann dan nottingham sebesar 673,008 KN dan mengunakan metode meyerhof sebesar 538,357 KN. Maka dengan beban gedung Puskesmas Kajeung pada titik B1 = 156,98 KN, B2 = 292,54 KN dan B5 = 371,66 KN dapat disimpulkan bahwa pondasi bored pile pada pembangunan gedung Puskesmas Kajeung mampu menahan beban gedung Puskesmas Kajeung serta layak dan aman untuk dijadikan pondasi gedung Pukesmas Kajeung. Kata Kunci : bored pile, daya dukung, Pondasi, sondir, puskesmas kajeung.
REPRESENTASI FASHION INSTAGRAM IRISH BELLA (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Santi, Chandri Febri; Sari, Dewi Purnama; Tarisa, Cut Tarisa; Siregar, Nur Azizah; Harahap, Nabila Amanda
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fashion pada akun Instagram @_irishbella_ melalui pendekatan semiotik Roland Barthes, yang meliputi tiga tingkatan signifikansi: denotasi, konotasi, dan mitos. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali makna mendalam dari elemen-elemen visual yang diunggah Iris Bella, meliputi busana, jilbab, aksesori, dan latar belakang visual. Analisis mengungkap bahwa pada tingkat denotasi, gambar-gambar tersebut menggambarkan elemen-elemen visual secara harfiah. Pada tingkat konotasi, muncul makna tambahan yang terkait dengan keanggunan, kemewahan, kesederhanaan, dan identitas budaya. Pada tingkat mitos, gambar-gambar tersebut mengungkap ideologi budaya yang lebih luas, seperti kehidupan glamor, kesuksesan, dan nilai-nilai sosial. Sebagai kesimpulan, fesyen pada akun Instagram Iris Bella digunakan sebagai media untuk mengomunikasikan identitas, nilai-nilai budaya, dan ideologi sosial, berfungsi sebagai tanda-tanda yang kaya makna dalam presentasi diri dan partisipasi dalam narasi budaya.
Perancangan Sistem Informasi Administrasi Pembayaran SPP Siswa SMP Bunga Bangsa 4 Medan Berbasis Web Dewi Purnama Sari; Roni J. Simamora; Rijois Iboy E. Saragih
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 4 No 1 (2024): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/tamika.Vol4No1.pp87-92

Abstract

The development of information technology has become a primary necessity in human life and has a significant impact on various institutions, including educational institutions. However, at SMP Swasta Bunga Bangsa 4 Medan, the student tuition payment system (SPP) is still manual, leading to inefficiency, lack of data security, and difficulties in checking bills. Therefore, a web-based information system needs to be developed to address these issues and enhance the performance of the administrative staff. The aim of this research is to design a web-based SPP payment information system to assist in the student tuition payment process. The benefits include providing payment information, facilitating transaction records, and enhancing data security.
Self-Care Management Education Using a Pocketbook on Illness Perception Improvement in Psoriasis Patients Fatma, Endah Panca Lydia; Sari, Dewi Purnama; Rohmadani, Dewi; Windarwati , Heni Dwi; Susanto, Akhiyan Hadi
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 33 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2025.033.03.5

Abstract

Psoriasis is an autoimmune disease affecting the integumentary and organ systems. It impacts daily activities and degrades self-esteem. Meanwhile, there is a minimum amount of literature about self-care management education for Psoriasis. Pocketbooks can be used as an alternate learning tool for self-care management by making them more portable among patients. The aims are to foster a positive perception of illness and self-determination regarding Psoriasis. This study evaluated the effectiveness of providing self-care management education using a pocketbook on the illness perception of Psoriasis. The research employed a mixed-methods design, combining quasi-experimental and qualitative approaches. The study involves 30 participants diagnosed with Psoriasis. Participants are divided into two groups: a control and an intervention group. The Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) was utilized to assess the participants' perceptions of their illness before and after the intervention. A paired t-test was used to compare pre-test and post-test scores within each group. A two-sample t-test was employed to compare the mean differences between the control and intervention groups. The significance level was set at a p-value of 0.05. The interview data were transcribed verbatim using thematic analysis. The study indicates a difference in the illness perception of patients between control and intervention groups with a significance value of 0.000. Patients report that understanding triggers and management strategies allow for better health. Pocketbook is a practical education approach improving illness perceptions of Psoriasis. Recognizing triggers and adopting management techniques, patients are able to take steps to deal with flare-ups and improve their well-being.