Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Public perception of the performance of the Medan City government: The role of public services, community participation, accountability, and transparency from a Sharia perspective Sari, Novi Purnama; Ramadhani, Sri; Soemitra, Andri
SERAMBI: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Islam Vol 7 No 3 (2025)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/serambi.v7i3.1685

Abstract

This study examines the influence of public services, community participation, transparency, and accountability on public perceptions of the performance of the Medan City Government from a Sharia perspective. Using purposive sampling, several respondents were selected to participate in a survey. The results of the analysis show that public services and transparency have a positive and significant influence on public perceptions. Meanwhile, community participation and accountability do not show a significant impact. This research model explains most of the variation in public perception. The Sharia approach reinforces ethical and fairness aspects in government administration. This study recommends improving the quality of public services and transparency as key factors in enhancing public perception and building the City of Medan's government legitimacy sustainably. Public interest statements This research is important to improve governance in Medan City through enhanced public services and transparency, by Sharia principles, in order to increase public trust and welfare fairly and sustainably.
Hubungan daily activity dengan keseimbangan pada ansia di Lamongan Jawa Timur Sari, Novi Purnama; Faidlullah, Hilmi Zadah; Imron, Moh. Ali
Journal Physical Therapy UNISA Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jitu.3943

Abstract

Daily Living (ADL) merupakan kegiatan melakukan pekerjaan rutin sehari- hari. Aktivitas sehari-hari berhubungan dengan kualitias hidup dengan bertambahnya usia terjadi penurunan fungsi tubuh dan mempengaruhi keseimbangan lansia dalam aktivitas fisik sehari-hari, yang menyebabkan tingginya risiko jatuh, dan berpotensi mengakibatkan cedera serius dan mengurangi kemandirian mereka (WHO, 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Daily Activity Terhadap Keseimbangan Lansia. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data di desa kranji, kecamatan paciran kabupaten lamongan dilaksanakan selama 7 hari dari 20 responden, masing-masing sdi ukur keseimbangannya menggunakan Dual Task Time Up and Go Test. purposive sampling dengan pengelompokkan sampel dilakukan secara randomized/ acak berdasarkan kriteria inklusi dengan mengeliminasi yang menjadi kriteria eksklusi. Pengukuran Daily Activity dilakukanb menggunakan Quick Exposure Check (QEC). Uji statistik menggunakan alnalisa korelasi bivariat. Uji hasil penelitian menggunakan pearson korelasi, di peroleh nilai pearson correlation 0,178. Sig. (2-tailed) 0,458. (N 20). Berdasarkan uji statistik, disimpulkan bahwa Ada Hubungan Daily Activity Terhadap Keseimbangan Lansia. Penelitian selanjutnya di harapkan dapat melakukan penelitian dengan jumlah respoden lebih banyak dan aktivitas sehari-hari lebih variatif.
Implementasi Kansei Engineering dalam Menentukan Konsep Pengembangan Kemasan Rujak Buah Potong Isna, Ade; Sari, Novi Purnama; Maharani, Devyta; Fadhillah, Fahri
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 10 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v10i1.7832

Abstract

Saat ini kemasan menjadi alat promosi untuk meningkatkan nilai daya beli dan membangun kepercayaan konsumen. Kemasan rujak buah yang dijumpai pada pedagang kaki lima hanya menggunakan plastik mika atau kertas minyak yang tidak memiliki label branding serta tidak memiliki proteksi yang baik untuk melindungi rujak buah. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menentukan konsep desain kemasan yang sesuai dengan preferensi konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kansei Engineering dan model Principal Component Analysis atau PCA. Kansei Engineering dapat mengetahui preferensi konsumen terhadap konsep kemasan rujak buah yang mempertimbangkan aspek emosional maupun perasaan dengan melakukan survei responden. Pengolahan dengan model Principal Component Analysis dilakukan penye­der­hanaan data yang didapatkan dari responden loyal rujak buah potong. Hasil dari penelitian yang didapatkan sebanyak 82,6% konsumen berharap bahwa perlu untuk melakukan pengembangan kemasan rujak buah potong. Jumlah total sampel dan kata Kansei yang telah diseleksi untuk dijadikan referensi konsumen ialah sebanyak 38 sampel dan 39 Kansei word. Setelah melakukan penyaringan dengan metode PCA didapat tiga model konsep kemasan yang akan dikembangkan pada produk rujak buah potong. Tiga model konsep yang didapat diantaranya adalah “Fresh – Practice”, “Sustainable – Safety”, dan “Fun – Functional”. Ketiga konsep tersebut merupakan data yang dipertahankan karena value pada metode Kaiser, Standar Deviasi, dan Cumulative Proportion bernilai lebih dari satu (>1) dan memiliki proporsi lebih dari 80%. Namun, konsep yang didapat perlu dianalisis kembali dalam menentukan elemen desain yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Designing Secondary Packaging for Skincare Products Using the Kansei Engineering Method Faizi, Isnaini; Aprilia, Ika Riswi; Wati, Rahma; Sari, Novi Purnama
WIDYAKALA JOURNAL : JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 12, No 2 (2025): Urban Lifestyle and Urban Development
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36262/widyakala.v12i2.1198

Abstract

The use of secondary packaging in skincare product bundles is essential for the shipping process. Relying solely on bubble wrap presents drawbacks, as it is non-reusable and lacks aesthetic value. The absence of optimal secondary packaging increases the risk of product damage during distribution and reduces visual appeal, ultimately affecting consumer perceptions of quality and brand credibility. Therefore, the design and development of suitable secondary packaging is necessary. This study aims to identify appropriate design elements based on user perceptions using the Kansei Engineering method, which has proven effective in product development. A total of 43 Kansei words were extracted from 39 packaging samples, resulting in two primary design concepts: “Practical-Modern” and “User Friendly- Untenable” The selected design elements include: leather and plastic materials (X1.6), pouch shape (X2.7), leather handle with divider (X3.7), four-sided flip-top closure (X4.9), modern design style (X5.1), and transparent red color (X6.10). The highest correlation value (PCC = 0.8963) was found in the “shape” element, indicating its strong influence on consumer perception. The final design was implemented as a physical mockup. Evaluation results showed that 59.4% of respondents preferred the design concept reflecting ease of use. Fuzzy Logic analysis confirmed these findings, placing the design in a neutral category leaning toward user-friendliness. These findings offer valuable insights into how emotional consumer preferences can inform secondary packaging strategies for skincare products.
Aplikasi Fuzzy Logic dalam Evaluasi Kemasan Siomay Gondrong Sari, Novi Purnama; Nursya'bani, Jauhariah; Sandjaja, Shafa Aisyah Pasha; Satriaji, Tegar Bayu
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 7, No 1 (2025): Jurnal SENOPATI Vol 7, No 1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2025.v7i1.7010

Abstract

Permasalahan utama dalam evaluasi kemasan Siomay Gondrong adalah memastikan desain kemasan yang efektif untuk menarik konsumen sekaligus menjaga kualitas produk. Faktor-faktor seperti estetika, fungsionalitas, dan daya tarik visual sering kali sulit diukur secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan logika fuzzy sebagai alat evaluasi yang mampu menangani ketidakpastian dan subjektivitas dalam penilaian. Metode yang digunakan melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner dari konsumen dan ahli desain, yang kemudian diolah menggunakan sistem logika fuzzy berbasis aturan. Sistem ini mengintegrasikan variabel seperti estetika, daya tahan, dan keberlanjutan dalam menghasilkan skor evaluasi akhir. Hasil riset penelitian menunjukkan sistem fuzzy logic memberikan hasil jawaban netral. Kesimpulannya, sistem logika fuzzy belum sepenuhnya memberikan hasil yang efektif dan fleksibel untuk mengevaluasi desain kemasan.
Integrasi Kansei Engineering dan Data Mining dengan Particle Swarm Optimization pada K-Means untuk Penentuan Konsep Desain Kemasan Dodol Faizi, Isnaini; Sari, Novi Purnama
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v5i1.11407

Abstract

Rasa Dewa merupakan salah satu UMKM yang memproduksi dodol belimbing khas Kota Depok. Produk ini memiliki potensi besar sebagai produk unggulan, namun kemasan yang digunakan masih kurang menarik, tidak praktis, dan belum mencerminkan identitas lokal. Hasil survei menunjukkan bahwa 93,5% responden merekomendasikan perbaikan kemasan. Oleh karena itu, pengembangan kemasan perlu dioptimalkan dengan memahami konsep desain berdasarkan aspek emosional konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsep desain kemasan dodol belimbing berdasarkan preferensi konsumen menggunakan pendekatan Kansei Engineering. Proses pengolahan data dilakukan dengan teknik data mining menggunakan algoritma K-Means PSO untuk mengelompokkan kata Kansei dalam merumuskan konsep desain. Dari hasil penelitian, diperoleh 26 kata Kansei dan 53 sampel sebagai acuan. Berdasarkan uji validitas, hanya 18 kata Kansei yang dinyatakan relevan. Dua konsep utama diperoleh dari dua klaster dominan hasil pengelompokan K-Means PSO, dengan nilai k optimal = 2 berdasarkan Silhouette Score. Klaster 1 mewakili konsep estetika, sedangkan Klaster 2 mewakili konsep fungsionalitas. Nilai gbest sebesar -0,65909 (Klaster 1) dan 0,48952 (Klaster 2) menunjukkan solusi terbaik yang digunakan sebagai acuan centroid awal dalam proses K-Means, sehingga menghasilkan klasterisasi yang lebih terstruktur.