Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Motivasi Remaja Putri terhadap Sadari, Breast Examination, Vaginal Examination dan Gizi Remaja dalam Pemeliharaan Kesehatan Reproduksi Sari, Tria Puspita; Haryanti, Rusiana Sri; Zulfatunnisa, Nevia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman remaja khususnya remaja putri tentang kesehatan reproduksi merupakan bekal dalam berprilaku sehat, namun tidak semua remaja putri memperoleh informasi yang cukup dan benar tentang kesehatan reproduksi. Bagi remaja putri kesehatan reproduksi sangatlah penting untuk diketahui antara lain Sadari, breast examination, vaginal examination dan gizi bagi Remaja. Hal tersebut sangatlah penting dilakukan remaja putri karena mengingat banyaknya kejadian remaja yang terkena kanker payudara dan masalah kesehatan reproduksi lainnya seperti keputihan, dismenorhea dan anemia. Remaja dengan usia 15-20 tahun memiliki kecenderungan terkena kanker payudara. Oleh karena itu dengan melakukan sadari akan menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara sampai 20% . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi remaja putri terhadap sadari, breast examination, vaginal examination dan gizi remaja dalam pemeliharaan kesehatan reproduksi. Desain penelitian yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMA Muhammadiyah Program Khusus Surakarta sejumlah 30 siswa. Teknik sampling menggunakan total sampling, Instrument penelitian berupa kuesioner tertutup dan analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan 33% siswi di SMA Muhammadiyah Program Khusus Surakarta mempunyai motivasi sedang, dan 67 % mempunyai motivasi kuat dalam melakukan pemeliharaan kesehatan reproduksi. Meskipun sebagian besar mempunyai motivasi yang cukup tinggi dalam pemeliharaan kesehatan reproduksi, hasil survey diperoleh masih banyak siswi yang belum menerapkan sadari, breast examination dan vaginal examination di kehidupan sehari-hari. Kesimpulan sebagian besar siswi SMA Muhammadiyah Program Khusus Surakarta mempunyai motivasi tinggi dalam pemeliharaan kesehatan reproduksi. Untuk meningkatkan motivasi remaja putri dalam pemeliharaan kesehatan reproduksi, perlu adanya dukungan dari orang tua dan pihak sekolah, sehingga dari hasil tersebut diharapkan adanya penyuluhan atau peer education tentang pemeliharaan kesehatan reproduksi pada remaja putri khususnya dalam menerapkan teknik sadari, breast examination, vaginal examination dan gizi pada remaja.
Gambaran Loving Touch Baby Massage terhadap Pola Tidur Batita Haryanti, Rusiana Sri; Sari, Tria Puspita; Dewi, Wiwik Puspita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur nyenyak sangat penting bagi pertumbuhan bayi, karena saat tidur pertumbuhan otak bayi mencapai puncaknya. Saat tidur pertumbuhan otak mencapai puncaknya dan hormon pertumbuhan diproduksi tiga kali lebih banyak dibandingkan pada saat bangun, Namun kenyataannya dalam suatu penelitian ditemukan 51,3% bayi mengalami gangguan tidur, 42% bayi tidur malam dan tidur siangnya. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tidur balita adalah dengan pijat bayi. Pijat bayi yang dilakukan untuk mengurangi masalah pada anak, seperti susah tidur, berat badan kurang/ tidak meningkat, sakit persendian, gangguan dalam perkembangan dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola tidur balita setelah dilakukan baby massage (pijat bayi). Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kuantitatif, dengan jumlah sampel 50 balita di baby smile Karanganyar dengan kriteria tertentu yang sudah di tentukan oleh peneliti. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian didapatkan hasil 16% balita tidak mengalami riwayat gangguan tidur dan 84% balita mengalami riyawat ganggguan tidur berupa lama tidur berkurang, bayi terbangun semalam lebih dari 3 kali dengan waktu lebih dari satu jam untuk tidur kembali, dan tidur tidak nyenyak. Setelah dilakukan loving touch baby massage, 96 % balita dengan gangguan pola tidur mengalami perubahan pola tidur yang lebih baik dan 4 % balita mengalami pola tidur yang tetap. Kesimpulan penelitian ini adalah Pola tidur balita setelah dilakukan loving touch baby massage,mengalami perubahan yang lebih baik yaitu frekuensi tidurnya teratur, tidur lebih lama dan kualitas tidurnya lebih nyenyak.
Efektivitas Pelatihan Kader Posyandu Dalam Pengisian Buku KMS Di Posyandu Remaja Klaten Nur Hidayah; Tria Puspita Sari; Annisa Cesaaria
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/pdbkxe21

Abstract

Background:One of the duties of Posyandu cadres in Posyandu activities is to keep records. Conditions in the field are that there are still many posyandu cadres who do not know how to fill in the KMS book. So far, the cadres have received training on the MCH Handbook. The approach used is conventional. Purpose:This study aims to determine the effectiveness of training for youth posyandu cadres in completing the MCH handbook. Methode: This type of research is pre-experimental, with a one-group pre-test-post-test group design. The population in this study were all posyandu cadres in Lemahireng Pedan Klaten Village, consisting of 10 people. Sampling technique with total sampling. Result: Data analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test, obtained P = 0.006 (p <0.05) so that there is a significant difference in the knowledge of cadres before and after being given training in filling out the Health Card book (KMS). Keywords: Training, Cadre, KMS Book
Pengaruh Edukasi Gizi Berbasis Media Sosial Terhadap Literasi Dan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMA Negeri 1 Berastagi Eka Mardiana Afrilia; Tria Puspita Sari; Halimatussakdiyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1058

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja dipengaruhi secara signifikan oleh status gizi. Di era digital, media sosial menjadi sarana potensial untuk menyebarkan informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi berbasis media sosial terhadap literasi dan perilaku kesehatan reproduksi remaja di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental (one-group pretest-posttest). Sampel penelitian berjumlah 100 remaja usia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui platform Instagram dan TikTok berupa infografis dan video pendek edukatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata literasi gizi dan kesehatan reproduksi dari 62,5 menjadi 84,2 (p < 0,001). Perilaku kesehatan reproduksi juga mengalami perbaikan skor dari 58,4 menjadi 79,6 (p < 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi gizi berbasis media sosial efektif dalam meningkatkan literasi dan mengubah perilaku kesehatan reproduksi remaja. Disarankan bagi institusi kesehatan dan pendidikan untuk mengoptimalkan media digital sebagai sarana promosi kesehatan yang adaptif bagi generasi muda.
Pelatihan Peduli Sejiwa Dalam Optimalisasi Peran Duta UKS dan Tenaga Pendidik MAN 2 Surakarta Tria Puspita Sari; Wiwik Puspita Dewi; Eko Nugroho; Kania Alfa Anggara; Muthi’ah Nurul Jannah; Ekka Nur Cahyaningrum
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (Januari)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i1.6273

Abstract

Adolescents face increasingly complex health problems, particularly related to mental health, thus systematic efforts are needed to help them think critically and address the issues they experience. One strategy to improve students’ health status is by optimizing the School Health Efforts (UKS) integrated with the role of accompanying teachers. Madrasah Aliyah 2 Surakarta (MAN 2 Surakarta) is a private Islamic-based school where a situational analysis revealed low access to mental health information and suboptimal management of guidance and counseling services. Data show that around 80–90 students sought counseling in the past year with various problems such as learning motivation, family conflicts, and peer conflicts that required referral to psychiatrists. Although a counseling room facility is available, access to mental health literacy remains limited. Most students have not yet received adequate information on mental health, and teacher training in managing adolescent mental health is also still very limited. The purpose of this community service is to enhance and optimize the roles of School Health Ambassadors (Duta UKS) and educators through the *PEDULI SEJIWA* Program (Center for Self-Education and Mental Literacy for Adolescents with a Healthy Mind and Body) as an effort to improve students’ mental health. This activity is carried out through training, development of educational modules, and improvement of counseling room facilities. The methods applied in this program include situational analysis, socialization, and PEDULI SEJIWA training. The training results showed a 9% increase in knowledge from before (pre-test 91%) to after (post-test 100%).
Senam Yoga untuk Mengurangi Intensitas Nyeri Haid pada Remaja Izzatun Nida Ulhaq; Tria Puspita Sari
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v3i1.4870

Abstract

Background : Menstrual pain is caused by an increase in prostaglandin production triggered by a decrease in estrogen and progesterone hormone levels. Among the non-pharmacological approaches that can be used to reduce pain during menstruation is yoga therapy. Objective: The purpose of this literature review is to examine the relationship between yoga exercises and dysmenorrhea in reducing pain intensity among adolescents. The research method used in this literature review study is to obtain from the search for scientific research articles using the google scholar data base. As many as 279 articles were obtained and then identification and screening were carried out, so that 5 random articles were obtained that fit the criteria. The population in all five studies consisted of adolescent girls. Results: The findings from the five studies show that there is a relationship between yoga exercises and dysmenorrhea in reducing pain intensity among adolescents. Conclusion: It is recommended that adolescent girls, especially those who frequently experience dysmenorrhea, practice yoga exercises regularly to minimize the pain level during menstruation.
Pengaruh Edukasi Manajemen Laktasi Terhadap Motivasi dan Kesiapan Ibu dalam Pemberian Asi Eksklusif di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta Dian Sekarsari; Heny Purwaningsih; Tria Puspita Sari
Jurnal Ventilator Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v2i2.1329

Abstract

Background: Breast milk is ideal nutrition for babies which contains nutrients and a set of protective substances to fight disease. Lactation education is a learning process to prepare oneself psychologically and physically to be able to breastfeed exclusively. Based on observations and interviews of third trimester pregnant women at Panti Waluyo Hospital from February to April 2023, 289 mothers had not received information about lactation education. Objective: To determine the effect of lactation management education on mothers' motivation and readiness to provide exclusive breastfeeding. Design: This type of research is a one group pre-post test design with pre and post experimental. This research was conducted at Panti Waluyo Hospital in August – December 2023. The research instruments used educational videos, pre and post questionnaires. Data analysis used the Shapiro Wilk test, Oneway Anova test, and Paired T Test. Results: Most of the respondents were aged 17-25 years as many as 32 respondents, the last level of education was DIII was 20 respondents, parity had never given birth as many as 20 respondents and history of childbirth had never given birth as many as 22 respondents. There are differences in mothers' motivation and readiness before and after being given lactation management education as shown by a p value of 0.044. Data on mothers' motivation and readiness before and after being given lactation management education varied the same as shown by p values of 0.199 and 0.499. There is an influence of lactation management education on mothers' motivation and readiness to provide exclusive breastfeeding, shown by a p value of 0.001. Conclusion: there is an influence of lactation management education on mothers' motivation and readiness to provide exclusive breastfeeding.
Edukasi Vaksinasi Ibu Hamil Dan Menyusui Di Desa Gumukrejo Teras Boyolali Wiwik Puspita Dewi; Nevia Zulfatunnisa; Tria Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil yang menderita COVID-19 lebih berisiko untuk melahirkan secara prematur. Penelitian sejauh ini juga menyebutkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi virus Corona lebih berisiko mengalami gejala COVID-19 yang parah dan perlu menjalani perawatan secara intensif di ICU. Meski demikian, wanita hamil dan ibu menyusui belum diprioritaskan untuk mendapat vaksin COVID-19. Di Indonesia sendiri, berdasarkan rekomendasi POGI, kini pemerintah telah memperbolehkan vaksin COVID-19 untuk diberikan pada ibu menyusui. Tujuan dari pengabdian PKM ini adalah memberikan edukasi kepada ibu hamil terutamnya dengan memberikan penjelasan bahwa pentingnya melakukan atau mendapatkan vaksin Covid 19 di masa kehamilan dan menyusui, untuk mengurangi gejala yang lebih parah daripada covid 19 ini jika terjadi kasus terkonfirmasi pada ibu hamil dan menyusui. Berdasarkan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa ibu hamil yang datang memiliki pengetahuan yang baik dimana ibu hamil dapat menjawab 15 pertanyaan dengan benar pada pre test dan semakin meningkat nilainya setelah diberikan edukasi atau penyuluhan terkait vaksin pada ibu hamil dimana pasa saat di berikan pre test 117 menjawab benar dan post test menjadi 143, dan ibu hamil mengetahui betapa pentingnya vaksin covid 19 pada ibu sehingga sebagai tindak lanjutnya ibu hamil mau melakukan vaksin covid 19.