Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Kualitas Air Minum Sapi Perah Rakyat Di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Doso Sarwanto; Eko Hendarto
Media Peternakan Vol 19, No 2 (2017): MEDIA PETERNAKAN
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.627 KB)

Abstract

Produksi susu sapi perah dipengaruhi oleh kuantitas dan kualitas air yang dikonsumsinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas air minum sapi perah rakyat di Kabupaten Banyumas yang sumber airnya berasal dari mata air (MA) dan sungai (AS). Penelitian menggunakan metode survey yang penentuan lokasinya dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan sampel dan analisis air dilakukan sesuai Standar Nasional Indonesia (2004) dan (2005) serta Hill Laboratories (2009). Parameter air minum yang dianalisis meliputi pH, TDS (Total Dissolved Solids), Nitrat, dan Nitrit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air minum sapi perah rakyat di Kabupaten Banyumas yang berasal dari mata air (MA) mempunyai kualitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan air sungai (AS) namun masih di bawah baku mutu yang ditetapkan.
PENGARUH WAKTU PEMERAHAN TERHADAP KUALITAS SUSU KAMBING SAANEN DI BBPTU-HPT BATURRADEN JAWA TENGAH Endah Prastyo; Doso Sarwanto; Susilo Rahardjo
Media Peternakan Vol 23, No 1 (2021): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.053 KB)

Abstract

PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK KAMBING DAN LIMBAH JAMUR TIRAM SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA TLAGA BANYUMAS Sarwanto, Doso; Viastika, Yanita Mutiaraning; Muntahanah, Siti; Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Purwantini, Dattadewi; Lestari, Sri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.7029

Abstract

Pelaksanaan Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) pada kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi mengenai pengomposan limbah ternak kambing dan limbah baglog jamur tiram untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan sasaran kegiatan adalah gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tani Makmur Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Kegiatan berupa transfer teknologi melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, demplot dan pendampingan serta pemberian peralatan teknolgi dan inovasi kepada gapoktan Tani Makmur. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan, ketrampilan dan meningkatnya kesuburan tanah yang pada khirnya dapat meningkatkan produktivitas tanaman pangan di Desa Tlaga.
TEKNIK PENGOMPOSAN LIMBAH TERNAK SEBAGAI PUPUK ORGANIK TANAMAN DURIAN DI DESA KARANGSALAM, KEMRANJEN, BANYUMAS Sarwanto, Doso; Tuswati , Sari Eko; Putera , Radita Dwi
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.356

Abstract

Desa Karangsalam, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas merupakan wilayah perbukitan dengan ketingian wilayah diatas 200 mdpl dikenal sebagai penghasil durian Bawor yang buahnya memiliki daging tebal berwarna oranye, rasa manis legit, agak pahit dan biji kecil. Perkembangan tanaman durian yang semakin pesat maka diperlukan perawatan yang lebih intensif dengan menjaga kesuburan tanah. Selain pupuk NPK, tanaman durian Bawor membutuhkan lebih dari 100 kg pupuk organik setiap tahunnya. Kompos dari limbah ternak merupakan pupuk organik terbaik untuk meningkatkan produktivitas tanaman durian Bawor di Desa Karangsalam. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) yaitu pendekatan yang prosesnya bertujuan untuk pembelajaran dalam mengatasi masalah dan pemenuhan kebutuhan praktis masyarakat serta berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Bentuk kegiatan berupa penyuluhan dan pelatihan tentang teknik pengomposan limbah ternak yang diikuti oleh peternak dan petani durian Desa Karangsalam. Materi yang digunakan adalah limbah ternak yang terdiri dari kotoran kambing dan sapi ditambah dengan bakteri tambahan dari EM4. Semua bahan dicampur merata, selanjutnya ditutup rapat menggunakan terpal plastik, proses pengomposan berlangsung dalam 4 minggu. Hasil kompos yang diperoleh cukup bagus dengan tekstur cukup remah dengan warna kehitaman dan bau kompos.
Effects of Seaweed and Organic Mineral Supplementation on Nutrient Digestibility and Milk Yield in Lactating Saanen Crossbred Goats Prayitno, Caribu Hadi; Sarwanto, Doso; Setiadi, Deni
Buletin Peternakan Vol 49, No 3 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (3) August 2025
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v49i3.107899

Abstract

Dairy goat productivity in Indonesia remains relatively low, primarily due to its suboptimal feed efficiency, affecting nutrient digestibility and milk yield. This study aimed to evaluate the effects of seaweed and organic mineral supplementation on feed intake, nutrient digestibility, and milk production performance in dairy goats. An in vivo experimental study was conducted using a completely randomized design involving 16 pregnant Saanen-Etawah crossbred ewes in their second lactation and offered treatment feeds for 4 weeks before parturition until 8 weeks postpartum. The animals divided into four dietary treatments: T0 (control diet without supplementation), T1 (control diet + rumensin), T2 (control diet + 2% seaweed), and T3 (T2 + organic minerals including Cr, Se, and Zn) with the feed offered was based on dry matter requirements of 4% of body weight, once daily at 1.30 p.m. The control diet is a mixture of concentrate, tofu dregs, and forage. The observed parameters included dry matter intake (DMI), organic matter intake (OMI), digestibility of dry matter, organic matter, crude fiber, and crude protein, as well as daily milk yield and its components. The results indicated that while feed intake did not differ significantly among treatments, the supplementation of seaweed and organic minerals significantly improved nutrient digestibility, daily milk yield, and the composition of milk, including fat, protein, lactose, and total solids. The T3 treatment yielded the most optimal outcomes in enhancing feed conversion efficiency and milk performance. These results suggest that seaweed and organic minerals may serve as effective and applicable functional feed additives to sustainably improve dairy goat productivity through optimized rumen function and metabolic utilization.
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK KAMBING DAN LIMBAH JAMUR TIRAM SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA TLAGA BANYUMAS Sarwanto, Doso; Viastika, Yanita Mutiaraning; Muntahanah, Siti; Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Purwantini, Dattadewi; Lestari, Sri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.7029

Abstract

Pelaksanaan Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) pada kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi mengenai pengomposan limbah ternak kambing dan limbah baglog jamur tiram untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan sasaran kegiatan adalah gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tani Makmur Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Kegiatan berupa transfer teknologi melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, demplot dan pendampingan serta pemberian peralatan teknolgi dan inovasi kepada gapoktan Tani Makmur. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan, ketrampilan dan meningkatnya kesuburan tanah yang pada khirnya dapat meningkatkan produktivitas tanaman pangan di Desa Tlaga.
Comparison of Livestock in Sudan and Indonesia Based on Research Trends Using the Semantic Scholar Database Tasnin Hunin Abdelwhab Mohamed; Hasan Ishag Hassan Haren; Sari Tuswati; Doso Sarwanto
Journal of Sustainable Livestock Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Sustainable Livestock
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Wijayakusuma Purwokerto University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/jsl.v1i1.10

Abstract

This study presents a descriptive analysis of livestock research trends in Sudan and Indonesia using data extracted from the Semantic Scholar database. The objective was to compare research volume, thematic focus, and collaboration networks over the period 2003–2023 through bibliometric and text-mining approaches. We examined publication growth patterns, dominant topics, and institutional partnerships, based on the hypothesis that research activities differ due to distinct socio-economic and environmental conditions. After data cleaning and normalization of affiliations, 1,245 publications were identified for Sudan and 1,876 for Indonesia. Metadata such as publication year, authorship, citations, keywords, and institutions were analyzed. Indicators including annual output, citations per paper, and h-index values quantified productivity and influence. Network analysis revealed collaboration structures and leading institutions, while keyword co-occurrence and Latent Dirichlet Allocation (LDA) identified prevalent themes with coherence scores above 0.65. Results show that Indonesia exhibits higher productivity and global interconnectedness (network density = 0.35) than Sudan (0.21), alongside a greater citation impact (12.4 vs. 8.7 citations per document). Thematically, Sudan emphasizes pastoral systems, vector-borne disease control, and biodiversity, whereas Indonesia focuses on integrated farming, feed efficiency, and zoonoses. These findings highlight opportunities: enhancing international collaborations for Sudan and broadening thematic diversity in Indonesia to strengthen sustainable livestock research.
PENGARUH KONSENTRASI GARAM YANG BERBEDA PADA PEMBUATAN TELUR ASIN AYAM RAS TERHADAP KARAKTERISTIK RASA DAN TINGKAT KEMASIRAN KUNING TELUR Kurniawati; Doso Sarwanto; Tri Sukmaningsih; Sari Tuswati
MEDIA PETERNAKAN Vol. 25 No. 1 (2023): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan. Unwiku, Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/mp.v25i1.3

Abstract

The study was aimed to determine the effect of  different salt concentrations on the taste characteristics of salted eggs yolk and the level of grittiness texture. This research was conducted on 1th July until 30th November 2022 at Animal Production Technology Laboratory of Animal Husbandary Wijayakusuma University, Purwokerto. The materials used were 40 eggs, brick powder, salt and water. This research was carried out with an experimental method. The experimental design used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments, each treatment consisting of 2 eggs and repeated 4 times. The variables measured in this study were the taste characteristics of the salted egg and the level of grittiness texture. The research that the different salt concentrations had a significant influence on the taste characteristics of salted eggs and the level of grittiness texture (p<0.05). Furthermore, based on the BNT test, it was found that the taste characteristics and grittiness of P1 were significantly different from P2, P3, P4 and P5. P5 was the saltiest taste and the richest texture of grittiness, while P1 was the treatment with the least salty taste and the least grittiness texture. Key answer : Salted egg, salt concentration, taste characteristics, the level of grittiness texture
PENGARUH BOBOT TELUR TERHADAP DAYA TUNAS DAN DAYA TETAS TELUR ITIK Tri Syamsiningsih; Doso Sarwanto; Sulistyaningtyas
MEDIA PETERNAKAN Vol. 25 No. 1 (2023): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan. Unwiku, Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/mp.v25i1.4

Abstract

The research entitled The Effect of Egg Weight on Shoot and Hatchability of Duck Eggs aims to determine the effect of egg weight on budding and hatchability in duck egg hatching. The material used in the study was 30 duck eggs. The research method used a completely randomized design (CRD) with egg weight treatment (P1: duck egg weight 60-65 grams, P2: duck egg weight 66-70 grams and P3: duck egg weight more than 70 grams) repeated 10 times. The variables observed were shoot and hatchability of duck eggs. The results showed that egg weight had no significant effect (P>0.05) on shoot and hatchability of duck eggs. Keyword: Egg Weight, Shoot Viability, Hatchability, Duck Eggs.
PENGARUH POSISI TELUR AYAM KAMPUNG (Gallus gallus domesticus) PADA PROSES PENETASAN TERHADAP MORTALITAS DAN DAYA TETAS Syarif alfikri; Doso Sarwanto; Yanita Mutiaraning Viastika; Tri Sukmaningsih
MEDIA PETERNAKAN Vol. 25 No. 2 (2023): Media Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan. Unwiku, Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/mp.v25i2.6

Abstract

This study aims to determine the effect of free-range chicken (Gallus gallus domesticus) egg position using 60 free-range chicken eggs which are placed in an incubator with a capacity of 100 eggs and has been carried out from March 3 to March 26, 2023. This research used an experimental method with a completely randomized design (CRD) in a unidirectional pettern consisting of four treatments, namely P1 (egg position 0º), P2 (egg position 30º), P3 (egg position 60º), P4 (egg position 90º). Each treatment consists of 5 repetitions. Parameters measured were mortality and hatchability. The results showed that the effect of egg position did not show a significant effect (P>0.05) on mortality and hatchability. Position of the eggs at 60º results in low mortality and produces a fairly good hatchability. Keywords : chicken eggs, egg position, mortality, hatchability