Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Krisis Regenerasi Dalam Pelestarian Seni Tradisi Di Sanggar Cinangkiak Saiyo Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak Vegussanesa; Firdaus; Ali Sukri; Idun Ariastuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan minat generasi muda terhadap seni tradisi serta mendeskripsikan upaya pelestarian yang dilakukan oleh Sanggar Cinangkiak Saiyo di Nagari Sumani. Penelitian ini menggunakan metode kualititatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam bersama tiga generasi penari sanggar. Data sekunder diperoleh dari dokumen, profil organisasi serta studi kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini dibedah menggunakan tiga landasan teori utama yaitu, teori pelestarian budaya dari Widjaja, Teori Pewarisan dan Pendidikan Budaya (Vertical Transmission) dari Hermawan, serta teori krisis kebudayaan dari Milan Kundera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis regenerasi pelaku seni di sanggar ini dipicu oleh kuatnya arus teknologi digital, maraknya penggunaan gawai, dan populernya budaya saat ini. Faktor-faktor tersebut mengakibatkan penurunan drastis jumlah anggota aktif secara berkala. Dampak keberlanjutannya adalah proses pewarisan nilai-nilai seni tradisi antargenerasi tidak dapat berjalan secara optimal, sehingga menciptakan keterputusan sejarah budaya lokal di tengah masyarakat Nagari Sumani
Estetika Tari Baombai Di Jorong Ganting Kecamatan Sijunjung Vayza Aurel Wiand; A.A.I.A Citrawati; Wardi Metro; Firdaus
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1465

Abstract

Penelitian ini membahas estetika Tari Baombai di Jorong Ganting Kecamatan Sijunjung, Sumatera Barat. Tari Baombai merupakan tari tradisional yang terinspirasi dari aktivitas masyarakat dalam mengolah sawah secara bergotong royong yang disebut Batobo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis estetika Tari Baombai. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teori estetika A.A.M Djelantik tentang wujud, isi dan penyajian serta teori Susanne K. Langer tentang simbol dan makna sebagai teori pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai estetika Tari Baombai terlihat pada ragam gerak mancangkua, malunyah dan mananam padi. Musik internal berupa dendang pantun serta penggunaan properti cangkul yang menjadi simbol aktivitas masyarakat petani. Tari Baombai mengandung nilai kebersamaan, gotong royong dan kehidupan sosial masyarakat Jorong Ganting yang diwujudkan melalui bentuk penyajian tari secara harmonis.
PEMERANAN TOKOH CLOV DALAM NASKAH END GAME KARYA SAMUEL BECKETT TERJEMAHAN ASRUL SANI MENGGUNAKAN TEKNIK AKTING MEISNER Wahyu Andriansyah; Enrico Alamo; Firdaus
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.558

Abstract

Pemeranan tokoh CLOV dalam lakon End Game karya Samuel Beckett, terjemahan Asrul Sani menggunakan teknik akting Meisner merupakan penciptaan seni peran yang dilakukan pemeran untuk mewujudkan teknik persiapan emosional, improvisasi dan pengulangan sebagai formula untuk mewujudkan tokoh CLOV pada sebuah pertunjukan teater, sesuai dengan penafsiran pemeran terhadap tokoh yang telah dibuat. Penciptaan pemeranan tersebut diawali dengan analisis struktur dan tekstur tokoh CLOV. Bagian dari analisis struktur tokoh CLOV meliputi aspek fisiologi, psikologi dan sosiologi tokoh. Analisis tekstur tokoh meliputi dialog dan spektakel. Hasil dari analisis dan tafsir pemeran terhadap tokoh tersebut dijadikan pedoman dalam upaya proses penciptaan tokoh, dengan bertumpu pada pendekatan peran dan daya cipta melalui potensi dan kekayaan batin, yang secara akademik dimiliki oleh pemeran Penciptaan tokoh CLOV pada pertunjukan teater adalah satu upaya untuk memahami kembali pikiran-pikiran absurd yang tercermin berdasarkan perwujudan tokoh yang menunjukkan keadaan tragis dan juga komedi yang ditampilkan pada seluruh adegan, dalam pemeranan tokoh CLOV.