Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analysis of Bean (Phaseolus vulgaris) Growth Due to Treatment of Vermicompost and Different Types of Mulch Ahmad Raksun; Mohammad Liwa Ilhamdi; I Wayan Merta; I Gde Mertha
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 3 (2022): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i3.4056

Abstract

Beans are vegetables that are widely cultivated in Indonesia. The growth of beans is determined by internal and external factors. The external factor that affects the growth of beans is the availability of nutrients. Vermicompost is an organic fertilizer that can be used to increase beans growth. Research has been carried out on Analysis of Bean (Phaseolus vulgaris) Growth Due to Treatment of Vermicompost and Different Types of Mulch. This study aims to determine: (1) the effect of the type of mulch on the growth of beans, (2) the effect of different doses of vermicompost on the growth of beans, (3) the effect of the combination of different types of mulch and the dose of vermicompost on the growth of beans. In this study, a 2-factor design with 4 replications was used. Bean growth parameters include number of leaves, leaf length, leaf width and plant height. Data were analyzed by Anova. The results of the study were: (1) the application of vermicompost significantly increased the number of leaves and plant height, but could not increase the length and width of the beans leaves. (2) the use of mulch can increase the number of leaves, stem height, number of leaves and leaf width of beans, black silver plastic mulch gives better results than rice straw mulch, (3) the interaction of mulch type and dose of vermicompost has no significant effect on all growth parameters measured.
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media Video dan PPT (Power Point) Terhadap Kecendrungan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa di MAN 1 Bima Tahun 2022 Nuri Yanti Apriliya; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.654

Abstract

Efektivitas pembelajaran adalah tingkat keberhasilan guru dalam mengajar kelompok siswa dengan menggunakan metode tertentu untuk mencapai tujuan instruksional tertentu baik secara luring maupun daring. Daring/E-Learning adalah segala pemanfaatan atau penggunaan teknologi internet dan web untuk menciptakan pengalaman belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring menggunakan media video dan PPT (Power Point) terhadap kecenderungan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa di MAN 1 BIMA tahun pelajaran 2022. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen (Quasy Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 154 dengan jumlah sampel 117 siswa. Pengujin hipotesis dilakukan dengan analisis kovarian (Anacova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang memperoleh nilai kecenderungan berpikir kritis yang paling tinggi diraih oleh kelas X IPA1 sebagai kelas (eksperiemen 1) yang menggunakan media video memperoleh nilai thitung (2,904) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT memperoleh nilai thitung (0,370) < ttabel (2,026) sehingga memperoleh keputusan uji bahwa H0 diterima sedangkan H1 ditolak, berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan untuk nilai hasil belajar biologi siswa di nilai dari 3 aspek yang berbeda (Afektif, Psikomotorik, Kognitif). Untuk ranah afektif, dan psikomotorik didapatkan dari nilai hasil angket, sedangkan untuk ranah kognitif didapatkan dari nilai tes hasil belajar. Untuk Ranah Afektif, media Video memperoleh nilai thitung (2,682) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,273) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, hal ini berarti media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Ranah Psikomotorik media video memperoleh nilai thitung (2.533) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji yang dimana Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,386) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi dari ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Terakhir untuk Ranah Kognitif, untuk media video memperoleh nilai thitung (2.158) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh thitung (0,214) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek dengan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat terhadap Kreativitas Ilmiah Siswa Jihan Juliastari; I Putu Artayasa; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.444

Abstract

Kreativitas Ilmiah merupakan  kompetensi yang sangat penting pada abad XXI karena berkontribusi menghasilkan gagasan baru melalui kegiatan ilmiah, sehingga keterampilan ini perlu dikembangkan pada siswa dengan menerapkan model pembelajaran yang efektif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji  pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan sains teknologi masyarakat (STM) terhadap kreativitas ilmiah siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-equivalen control group disgn dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling.Variabel bebas penelitian dalah penerapan model pembelajaran yang berbeda, sementara variabel terikat penelitian  adalah kreativitas ilmiah siswa. Data kreativitas ilmiah diperoleh dari hasil tes uraian.  Instrumen tes disusun atas modifikasi tes kreativitas ilmiah dari Hu dan Adey. Uji hipotesis data menggunakan  ANACOVA. Hasil penelitian menujukkan bahwa nilai sig. (p) = 0,000 lebih kecil dari alpha 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan sains teknologi masyarakat berpengaruh secara signifikan terhadap kreativitas ilmiah siswa SMP.
Pengaruh Blended Learning Berbasis Media Pembelajaran Multimedia terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Pencernaan Manusia di SMA Negeri 1 Praya Tengah Johanes Purwadi; I Wayan Merta; Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.448

Abstract

Biologi memiliki karakteristik materi spesifik yang membuat guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Selain penggunaan model pembelajaran yang bervariasi, media pembelajaran merupakan sesuatu yang penting dan harus diperhatikan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh blended learning berbasis media pembelajaran multimedia terhadap hasil belajar siswa dan di SMA Negeri 1 Praya Tengah. Metode penelitian ini adalah metode quasy experimental dengan pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Praya Tengah. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan random sampling sehingga diperoleh kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data hasil belajar menggunakan instrumen tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Mann Whitney dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji Mann Whitney didapatkan bahwa nilai Asymp Sig (2-tailed) lebih besar dari α atau 0,035 < 0,05. Artinya, blended learning berbasis media pembelajaran multimedia memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. 
Pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Blended Learning dan Outcome Based Education terhadap Kemampuan Literasi Sains Biologi Siswa di SMAN 7 Mataram Easy Zulfa; Dadi Setiadi; I Wayan Merta; AA Sukarso
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.559

Abstract

Kemampuan literasi sains dinyatakan sebagai keterampilan yang esensial dalam masyarakat abad 21, untuk meningkatkan kemampuan tersebut pada kondisi pandemi covid-19 diperlukan suatu inovasi kegiatan pembelajaran yang mampu melatih kemampuan literasi sains. Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang menekankan/melibatkan masalah dalam belajar dan Literasi Sains . Literasi sains dapat dicapai melalui pembelajaran yang ada kaitannya dengan teknologi seperti pembelajaran berbasis Blended Learning serta berorientasi pada hasil akhir (OBE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Blended Learning dan Outcomes Based Education terhadap kemampuan literasi sains siswa peserta didik pada materi Jamur Kelas X di SMA Negeri 7 Mataram. Metode penelitian menggunakan nonequivalent pretest-posttest control group design, teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan MANOVA dengan menggunakan SPSS 26.0. Hasil analisis Test Between Subject Effect menghasilkan nilai signifikan kemampuan literasi sains peserta didik sebesar 0,00. Hasil tersebut dapat dinyatakan  bahwa terdapat pengaruh pembelajaran Problem Based Learning berbasis Blended Learning dan Outcome Based Education terhadap kemampuan literasi sains siswa peserta didik kelas X di SMAN 7 Mataram.
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media Video dan PPT (Power Point) Terhadap Kecendrungan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa di MAN 1 Bima Tahun 2022 Nuri Yanti Apriliya; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.654

Abstract

Efektivitas pembelajaran adalah tingkat keberhasilan guru dalam mengajar kelompok siswa dengan menggunakan metode tertentu untuk mencapai tujuan instruksional tertentu baik secara luring maupun daring. Daring/E-Learning adalah segala pemanfaatan atau penggunaan teknologi internet dan web untuk menciptakan pengalaman belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring menggunakan media video dan PPT (Power Point) terhadap kecenderungan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa di MAN 1 BIMA tahun pelajaran 2022. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen (Quasy Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 154 dengan jumlah sampel 117 siswa. Pengujin hipotesis dilakukan dengan analisis kovarian (Anacova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang memperoleh nilai kecenderungan berpikir kritis yang paling tinggi diraih oleh kelas X IPA1 sebagai kelas (eksperiemen 1) yang menggunakan media video memperoleh nilai thitung (2,904) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT memperoleh nilai thitung (0,370) < ttabel (2,026) sehingga memperoleh keputusan uji bahwa H0 diterima sedangkan H1 ditolak, berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan untuk nilai hasil belajar biologi siswa di nilai dari 3 aspek yang berbeda (Afektif, Psikomotorik, Kognitif). Untuk ranah afektif, dan psikomotorik didapatkan dari nilai hasil angket, sedangkan untuk ranah kognitif didapatkan dari nilai tes hasil belajar. Untuk Ranah Afektif, media Video memperoleh nilai thitung (2,682) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,273) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, hal ini berarti media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Ranah Psikomotorik media video memperoleh nilai thitung (2.533) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji yang dimana Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,386) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi dari ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Terakhir untuk Ranah Kognitif, untuk media video memperoleh nilai thitung (2.158) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh thitung (0,214) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima.
Pengaruh Pembelajaran Daring dengan Model Reading Quistioning and Aswering (RQA) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Peserta Didik Kelas X di SMAN 1 Madapangga Kabupaten Bima Emi Suryanti; Jamaluddin Jamaluddin; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.666

Abstract

Reading Questioning and Answering (RQA) merupakan model pembelajaran yang menghadapkan peserta didik untuk membaca materi pembelajaran. Model pembelajaran tersebut dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan membaca materi dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring dengan model Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X di SMAN 1 Madapangga kabupaten Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X berjumlah 104 peserta didik. Sampel penelitian ini sebanyak 51 peserta didik yang terdiri dari 25 peserta didik kelas X IPA2 dan 26 peserta didik kelas X IPA4. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan Teknik random sampling Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen dilakukann dengan metode undian. Teknik pengumpulan data ialah menggunakan instrumen soal dan dokumentasi. Nilai rata-rata kelas eksperimen ranah kognitif 79,3, termasuk dalam kategori baik. Hasil uji beda kelas eksperimen dengan kelas kontrol untuk hasil belajar kognitif biologi yaitu t hitung pada α 0,5 adalah 1,71 dan t tabel 1,70. Berdasarkan hasil analisis data dapat dinyatakan bahwa pembelajaran daring dengan model Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif biologi peserta didik berpengaruh positif dan signifikan.
Response of Long Bean Vegetative Growth Due to Different Types of Mulch and Doses of Vermicompost Ahmad Raksun; Moh. Liwa Ilhamdi; I Gde Mertha; I Wayan Merta
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4888

Abstract

Long beans are plants of the Leguminoceae family that grow on vines. Long bean growth rate is influenced by various factors. Some of the external factors that determine the growth rate of long beans are the availability of nutrients and the application of mulch on agricultural land. Research on the vegetative growth response of long bean due to different types of mulch and doses of vermicompost fertilizer has been carried out in Mertak Umbak Village, Central Lombok. This study aims to analyze: (1) the vegetative growth response of long bean due to different types of mulch, (2) the vegetative growth response of long bean due to different doses of vermicompost, (3) the effect of a combination of types of mulch and vermicompost dosage on long bean growth. Research data were analyzed using Anova. The research results show that: (1) the vermicompost treatment significantly affected the increase in total leaf and plant height, but did not have a significant effect on the length and width of long bean leaves, (2) the application of mulch had a significant effect on all observed growth parameters, the highest growth parameters were observed in the application of plastic mulch black silver, (3) the interaction of mulch type and vermicompost dosage had a significant effect on plant height but did not have a significant effect on other growth parameters.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantu Macromedia Flash Terhadap Hasil Belajar Biologi Kelas X SMAN 1 Janapria Tahun Ajaran 2022/2023 Rika Harnita; Baiq Sri Handayani; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1545

Abstract

Interaksi dalam pendidikan tejadi antara pendidik dan peserta didik yang disebut dengan proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, pendidik memiliki peran yang sangat penting terutama dalam menyusun strategi dan konsep pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning berbantu macromedia flash terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMAN 1 Janapria. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dimana kelas X1 sebagai kelas kontrol dan X2 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan tes soal pilihan ganda yang kemudian di analisis dengan uji-t sampel independent dengan taraf signifikansi 5% menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil uji hipotesis yang dilakukan pada kelas kontrol dan eksperimen menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantu macromedia flash berpengaruh secara signifikan tehadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X pada materi perubahan lingkungan di SMAN 1 Janapria tahun ajaran 2022/2023.
The Effect of Kepel Fruit Extract on The Number of Spermatogenic Cells in Mice (Mus musculus) Marwa Azzahra; I Wayan Merta; Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 4 (2023): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i4.5714

Abstract

The Kepel plant (Stelechocarpus burahol) has garnered research interest due to its diverse secondary metabolites like alkaloids, flavonoids, polyphenols, saponins, triterpenoids, and quinones, thought to impact fertility. This research aims to determine the effect of kepel fruit extract on the number of spermatogenic cells in mice (Mus musculus), consisting of spermatogonia cells, spermatocyte cells, and spermatid cells. Employing a Posttest-Only Control Design, Kepel extraction used 95% ethanol via maceration. 25 mice were divided into groups: positive control, negative control, groups I, II, and III exposed to 50, 100, and 150 mg/kgBW Kepel extract for 36 days. Randomized group design determined sample selection, assessing seminiferous tubules via four fields of vision. Statistical analysis involved one-way ANOVA (5% significance) and LSD test for disparities. Data were analyzed using SPSS 25. ANOVA revealed no significant difference (p > 0.05) in mean spermatogonia and spermatocyte cell counts between control and treatment groups (I, II, III). However, groups I, II, and III exhibited significant spermatid cell reduction. In conclusion, Kepel fruit extract at 50 mg/kgBW, 100 mg/kgBW, and 150 mg/kgBW could lower spermatid cell count, indicating potential as an antifertility agent.