Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

THE INFLUENCE OF LEADERSHIP, WORK ENGAGEMENT AND RUBBER TAPPING PREMIUM ON WORK PERFORMANCE MEDIATED BY JOB SATISFACTION OF PT.PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO) KEBUN SARANG GITING EMPLOYEES Gustiansyah Perdhana Putra; Yusniar Lubis; Syaifuddin
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v4i2.1623

Abstract

Employee work performance is influenced by many factors, one of which is employee satisfaction. Satisfaction is very important to improve work performance indirectly. Job satisfaction reflects a person's feelings towards his job. The aim of this research is to determine the influence of leadership, work engagement and tapping premiums on work performance mediated by employee job satisfaction at PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sarang Giting Employees. This type of research is quantitative descriptive, the research population is PT. Perkebunan Nusantara III rubber tappers (tappers) workers in Sarang Giting Gardens totaling 229 people, sampling using the Slovin formula with a total sample of 93 tappers. The results of this research show that there is an influence of leadership on the work performance of Kebun Sarang Giting Employees, there is no influence of work engagement on the work performance of Kebun Sarang Giting Employees employees, there is no influence of tapping premium on the work performance of Kebun Sarang Giting Employees employees, there is no influence of leadership on employee job satisfaction Kebun Sarang Giting Employees, there is an influence of work engagement on employee job satisfaction at Kebun Sarang Giting Employees, there is an influence of tapping premium on job satisfaction of Kebun Sarang Giting Employees employees, there is no influence of leadership on work performance which is mediated by employee job satisfaction at Kebun Sarang Giting Employees, there is an influence of work engagement on work performance is mediated by employee job satisfaction at Kebun Sarang Giting Employees, there is no influence of the tapping premium on work performance mediated by employee job satisfaction at Kebun Sarang Giting Employees, there is an influence of job satisfaction on employee work performance at Kebun Sarang Giting Employees.
Unpacking The Pathway from Digital Competency to Employee Performance: The Mediating Role of Employee Engagement in The Public Tax Sector Awang Firdaos; Yusniar Lubis; Robert Tua Siregar
Proceeding of the International Conference on Management, Entrepreneurship, and Business Vol. 2 No. 2 (2025): Proceeding of the International Conference on Management, Entrepreneurship, and
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/icmeb.v2i2.287

Abstract

This research seeks to examine the influence of digital competency on employee performance, with employee engagement serving as a mediating variable at the Jakarta Mampang Prapatan Tax Office (KPP Pratama). The research employed a quantitative methodology utilizing Structural Equation Modeling (SEM) with Smart PLS, derived from data collected from 106 employees. The findings indicate that digital competency significantly influences employee engagement, which in turn positively affects employee performance. Digital competency also has an indirect effect on how well employees do their jobs by making them more engaged. These results validate that enhancing employee digital competency must be succeeded by bolstering employee engagement to achieve optimal performance improvement. This research makes an empirical contribution to the literature regarding digital competency and work engagement within the public sector and presents practical implications for enhancing human resource capacity to facilitate the modernization of tax services.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSI DI KEBUN SARANG GITING Yusniar Lubis; Azwana; Lubis, Hilman
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19076

Abstract

Semakin menurunnya tingkat prestasi karyawan banyak disebabkan karena kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak dimanajemen dengan baik. Maka dari itu perlunya strategi baru dalam mencapai tujuan institusi. Maka dari itu, artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara peningkatan kualitas SDM di Kebun Sarang Giting. Hasilnya bahwa Perkebunan Sarang Giting berusaha untuk dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya. Karena Semakin banyak karyawan yang memiliki kualitas tinggi pada perusahaan akan semakin meningkatkan produktifitas perusahaan sehingga tujuan dari perusahaan akan cepat tercapai. Selanjutnya bahwa Peningkatan SDM di Perkebunan sarang Giting dapat ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan Bank Sampah Berbasis Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan Wenggedes Frensh; Yusniar Lubis; Rafiqi; Audia Junita; Adam; Romiduk Gurning; Nurfadilla Lubis
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2023): EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama di wilayah permukiman padat penduduk. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah menyebabkan meningkatnya volume sampah serta menurunnya kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat pada Sabtu, 19 agustus 2023 dan berlangsung selama dua bulan. Kegiatan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pembentukan bank sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna meningkatkan kualitas lingkungan dan potensi ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi 3R, pembentukan organisasi pengendali sampah, serta pendampingan operasional bank sampah dengan melibatkan 50 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah, terbentuknya struktur organisasi bank sampah, serta perubahan perilaku dalam melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan sampah yang bernilai jual. Dengan demikian, pembentukan bank sampah berbasis 3R merupakan model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas lingkungan.