Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Urutan Pemerolehan Konjungsi Intrakalimat pada Usia Kelas Tinggi Siswa Sekolah Dasar Ardiansyah, Roely; Pranoto, Agung; Safitri, Adelia Novisa
Journal of Education Research Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i2.205

Abstract

Penelitian ini mengaji urutan pemerolehan konjungsi intrakalimat pada siswa kelas tinggi usia sekolah dasar. Objek penelitian ini berupa konjungsi intrakalimat. Tujuan penelitian ini membahas urutan pemerolehan konjungsi intrakalimat pada siswa kelas empat SD, urutan pemerolehan konjungsi intrakalimat pada siswa kelas lima SD dan urutan pemerolehan konjungsi intrakalimat pada siswa kelas enam SD. Karakteristik desain penelitian ini yang menggunakan rancangan lintas-seksional (cross-sectional design). Data penelitian ini berupa kalimat dalam karangan siswa yang dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi Sumber data penelitian, yakni siswa sekolah dasar Al Falah Assalam di Sidoarjo yang terdiri atas kelas empat berjumlah dua puluh satu, kelas lima berjumlah dua puluh tiga, dan kelas enam berjumlah dua puluh tiga. Teknik pengumpulan data diperoleh dari setiap subjek penelitian yang menghasilkan enam tulisan sesuai gambar berseri dengan tema tempat wisata di Surabaya. Masing-masing tema ada enam gambar yang disusun secara berurutan. Hasil penelitian ini diperoleh deskripsi urutan pemerolehan konjungsi intrakalimat yang dimulai dari  kesamaan, lanjutan  atau urutan, tujuan, alasan atau sebaban, konsesi atau kesungguhan, tambahan, pemilihan, menentukan, batas waktu atau hasilan, kesamaan waktu, pertentangan atau kontras, pembatasan atau koreksi, pengandaian atau syarat, tempat berlakunya peristiwa, lebihan, sandingan takserasian, korelatif, keterangan, simpulan, segera atau waktu itu juga kontras atau konsesif keadaan, misalan eksesif atau akibat.
Pengembangan Media Gamelan Digital untuk Pembentukkan Karakter 5T pada Siswa Harjanti, Fransisca Dwi; Ardiansyah, Roely; Jarmani, Jarmani; Indrayana, Virginia Leonar
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.645

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat untuk mempermudah proses pembelajaran. Penelitian ini mengkaji pengembangan pembelajaran gamelan untuk pembentukan karakter siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran. Penelitian ini berlokasi SMPN dua puluh sembilan Surabaya dengan objek penelitiannya adalah siswa kelas VII. Model penelitian menggunakan model empat D terdiri dari empat tahapan, yaitu; define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini juga menggunakan teknik validasi ahli untuk memperkuat hasil temuan. Hasil penelitian ini adalah pengembangan gamelan digital mampu menjadi media pembentukan karakter Lima T yaitu teteg, tatag, teguh, tanggon dan trapsila. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji validitas ahli angket siswa yang mengulas dengan positif.
Enhancing Teacher Professionalism through Character Education as an Effort to Combat Demoralization Harjanti, Fransisca Dwi; Ardiansyah, Roely
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi peran pendidikan karakter di LPTK dalam menciptakan guru profesional sesuai dengan Undang-Undang Guru dan Dosen. Penelitian ini juga mengidentifikasi karakteristik guru profesional dan nilai-nilai yang dapat ditanamkan melalui pendidikan karakter di LPTK. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka komprehensif dari artikel ilmiah, makalah penelitian, laporan pemerintah, dan kebijakan pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter di LPTK dapat membentuk karakter guru profesional dengan menanamkan sikap dan nilai yang sesuai dengan standar kompetensi. Nilai-nilai penting yang ditemukan termasuk keimanan, keterbukaan, kejujuran, semangat belajar sepanjang hayat, disiplin, dan tanggung jawab. Kesimpulannya, pendidikan karakter di LPTK efektif dalam menciptakan guru yang kompeten secara akademik dan berkarakter baik, mampu menularkan nilai-nilai positif kepada peserta didik.
First language interference in writing proficiency in Indonesian as a third language for foreign speakers Ardiansyah, Roely; Harjanti, Fransisca Dwi
BAHASTRA Vol. 45 No. 1 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i1.1112

Abstract

This study aims to explore first language interference in the writing proficiency of foreign speakers learning Indonesian as their third language. The research data consist of Indonesian sentences influenced by the first language of foreign speakers, namely Mandarin and Spanish. The participants are two international students from different countries, both female, studying at higher education institutions in Indonesia. This qualitative study collected data through Indonesian writing tests. Content analysis was employed to identify patterns of first language interference at syntactic and lexical levels in their Indonesian writing. The findings reveal: (1) syntactic interference from Spanish (L1) and English (L2) to Indonesian (L3) significantly impacts sentence structures and language elements; (2) syntactic interference from Mandarin (L1) and English (L2) shows different impacts on Indonesian (L3) structure and usage.
Media narratives and linguistic agency: The role of language in framing perpetrators of violence against women and children in Indonesia Harjanti , Fransisca Dwi; Ardiansyah, Roely
BAHASTRA Vol. 45 No. 2 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i2.1645

Abstract

Language plays a crucial role in shaping public perception, especially in news reporting. This study examines how grammatical constructions are used to frame perpetrators of violence against women and children in Indonesian social media news. Using Critical Discourse Analysis (CDA), it focuses on four types of sentence structures—active voice, passive voice, nominalization, and subordinate clauses—to uncover how language influences the representation of agency and accountability. A total of 15 news articles published between 2023 and 2024 from seven online media outlets (Detik.com, BBC.com, Kompas.com, Liputan6.com, Sumbar.Suara.com, Kompas.com, and Andika TV) were analyzed qualitatively. The results show that passive constructions dominate, followed by active voice, subordinate clauses, and nominalization. Active sentences highlight perpetrators and institutional actions, while passive and nominalized constructions often obscure agency and shift attention toward victims or events. Subordinate clauses emphasize victims’ experiences, evoking empathy but weakening perceptions of offender responsibility. These linguistic patterns reveal how news discourse can influence emotional and moral judgments about gender-based violence. The findings emphasize the need for journalists to adopt clear, active, and ethical language use and for media educators to integrate discourse awareness into journalism training to promote responsible and balanced reporting.
The Effectiveness of Artificial Intelligence in Enhancing Critical and Creative Thinking within the Pancasila Student Profile Framework Harjanti, Fransisca Dwi; Suhartono, Suhartono; Ardiansyah, Roely; Suryandari, Savitri
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1741

Abstract

This study examined how Artificial Intelligence (AI) applications influence the development of critical thinking and creativity within the Pancasila Student Profile framework in Indonesia. Using a quasi-experimental pre-test/post-test control design, the research involved 64 eleventh-grade students in a six-week project-based learning unit on environmental issues. The experimental group employed various AI tools, while the control group relied on conventional approaches. Students’ cognitive progress was assessed through validated essay tests and project rubrics. The results showed that AI integration led to substantially greater improvements in both critical thinking and creativity. Students in the AI-assisted group achieved significantly higher gains in critical thinking (5.63 vs. 2.18) and creativity (4.56 vs. 1.62), with large effect sizes indicating strong practical significance. These outcomes suggest that AI can function as a powerful cognitive amplifier, promoting deeper analytical thinking and more flexible idea generation. However, although AI enhanced cognitive aspects of the Pancasila Student Profile, it did not inherently support moral or social dimensions. Thus, future studies should investigate how AI can be combined with value-oriented and collaborative learning strategies to foster holistic development. Overall, the findings highlight the importance of adopting AI in balanced ways that advance higher-order thinking while upholding human-centered educational values.
Language as a Means of Marginalization in News Headline Discourse on Social Media Harjanti, Fransisca Dwi; M, Lusy Tunik; Ardiansyah, Roely
NOBEL: Journal of Literature and Language Teaching Vol. 15 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/NOBEL.2024.15.1.85-104

Abstract

This critical discourse study examines how language is used to marginalize certain groups in news titles published on social media. It focuses on linguistic elements, including words or terms, phrases, and sentences. As qualitative research employing discourse analysis methods, this study analyzes data from news headlines on social media or online media. Social media was chosen due to its widespread popularity as a source of information. Data analysis follows Fairclough’s theory, which includes text description, interpretation, and explanation. The findings reveal that news headlines often use words, phrases, and sentences to marginalize specific societal groups. Marginalized groups include powerful entities such as government officials accused of legal violations and marginalized individuals such as women. The language used in these headlines frequently involves negative connotations or dysphemisms, which emphasize undesirable traits or behaviors. Additionally, question sentences are employed in headlines to further marginalize these groups. This analysis highlights how linguistic choices in news titles reinforce societal biases and marginalize both dominant and disadvantaged groups.