Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Paulus Civil Engineering Journal

Analisis Pengaruh Berbalik Arah Terhadap Kecepatan Kendaraan Ruas Jalan Poros Makassar - Maros Bestari, Sufiati; Selintung, Mary; Salmon, All Exis Vernando
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 4 (2023): PCEJ Vol.5, No.4, Desember 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan transportasi yang sangat pesat dipengaruhi oleh penggunaan kendaraan pribadi yang mengalami peningkatan dan Kemacetan merupakan gejala akibat umum dari kebutuhan, antara kebutuhan akan jasa pergerakan dan ketersediaan infrastruktur, yang berdampak signifikan terhadap kebutuhan pergerakan dalam pelayanan infrastruktur transportasi. Contoh pengaruh dalam melakukan gerakan berbalik arah yaitu kecepatan kendaraan akan menjadi lambat dan kemungkinan berhenti. Arus lalu lintas searah terkena dampak pelambatan ini begitupun sebaliknya. Kondisi kendaraan saat melakukan gerakan berbalik arah pada lajur dalam, tidak bisa secara langsung dilakukan putaran hingga menyebabkan kendaraan lain pada lajur dalam terganggu bahkan kendaraan lain terhenti, gangguan ini terjadi dari arah yang sama maupun dari arah yang berlawanan pada saat melakukan gerakan berbalik arah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengevaluasi volume lalu lintas, serta kecepatan kendaraan, mengetahui hambatan samping yang juga dapat mempengaruhi, dan mengetahui kapasitas pada Jalan Poros Makassar-Maros.  Untuk mendapatkan tujuan tersebut maka digunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014.  Dari penelitian tersebut didapatkan  volume lalu lintas terbesar untuk arah Barat-Timur sebesar 1,851 skr/jam. Kecepatan rata-rata kendaraan ringan yang dihitung dari data survey untuk arah barat–timur dan arah timur–barat masing–masing adalah s = 38,78 km/jam dan s = 33,91 km/jam. Kelas hambatang samping pada Jalan Poros Makassar-Maros masuk dalam kategori sedang dimana nilai hambatan samping masing-masing dari arah barat-timur dan timur-barat yaitu 304,5 dan 308. Kecepatan rata-rata  kendaraan ringa pada lajur dalam di Jalan Poros Makassar Maros, berdasarkan pembacaan grafik dari arah barat–timur adalah VT = 46,5 km/jam dan dari arah timur-barat adalah 48 km/jam.
Analisis Kinerja Lalu Lintas Jalan Pengayoman Pada Segmen Jl.Bougenville-Jl.Adyaksa Bestari, Sufiati; Selintung, Mary; Marlina, Lus Aini
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 3 (2023): PCEJ Vol.5, No.3, September 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/pcej.v5i3.709

Abstract

Pada jalan Pengayoman arus lalu lintas didominasi oleh para pegawai yang bekerja serta para pengunjung toko di sepanjang jalan Pengayoman pada segmen Jl.Bougenville-Jl.Adyaksa. Hal ini menyebabkan kondisi lalu lintas menjadi padat pada jam-jam tertentu dan dapat mempengaruhi kinerja lalu lintas. Selain itu, kegiatan yang dilakukan di samping jalan juga merupakan pengaruh terhadap kinerja lalu lintas yaitu adanya pemberhentian kendaraan umum dikarenakan adanya penumpang yang naik dan turun, pedagang pengecer di median jalan, serta banyaknya kendaraan yang parkir di badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu lintas Jalan Pengayoman pada ruas Jl.Bougenville-Jl.Adyaksa, adapun hal yang perlu diteliti adalah derajat kejenuhan, nilai kecepatan rata-rata kendaraan ringan, dan nilai kecepatan rata-rata aktual ruang kendaraan ringan pada jam sibuk. Analisis pada penelitian ini merujuk pada PKJI 2014. Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari yaitu mencacah volume lalu lintas, mencacah kejadian hambatan samping, dan mengukur waktu tempuh pada kendaraan ringan. Hasil analisis menunjukkan derajat kejenuhan arah barat-timur sebesar 0,37 dan arah timur-barat sebesar 0,51 yang kurang dari 0,85 artinya arus lalu lintas kedua arah belum macet. Berdasarkan pembacaan grafik diperoleh kecepatan rata-rata kendaraan ringan pada arah barat-timur sebesar 56 km/jam dan pada arah timur-barat sebesar 52,5 km/jam. Perhitungan nilai kecepatan dan pembacaan pada grafik memiliki hasil yang sangat berbeda karena jarak survei terlalu pendek untuk mendapatkan kecepatan ruang, yaitu 50 m. Sebaiknya dalam melakukan survei kecepatan jarak yang digunakan untuk kecepatan rata-rata ruang harus lebih dari 50 m untuk mendapatkan hasil yang lebih mewakili kecepatan ruang.
Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kapasitas Dan Kinerja Jalan Pada Kota Makassar (Studi Kasus : Jalan Andalas) Rukka, Constantinus Ricky P; Selintung, Mary; Radjawane, Louise
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/exzqtk02

Abstract

Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dan kemajuan dunia transportasi ternyata muncul berbagai masalah. Saat ini masalah kemacetan lalu lintas telah meresahkan bagi pengguna jalan raya dan menjadi masalah yang marak terjadi. Hal ini juga yang terjadi pada Jalan Andalas yang merupakan jalan akses utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas jalan dan dampak hambatan samping terhadap kapasitas ruas Jalan Andalas. Pengambilan data terbagi atas data primer diperoleh dari survei pada lokasi yaitu data volume lalu lintas, hambatan samping, kecepatan kendaraan dan geometrik jalan serta data sekunder yaitu data jumlah penduduk, dalam pengolahan data menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997) Jalan perkotaan. Berdasarkan perhitungan dan analisis data selama 7 hari pengamatan, diperoleh arus lalu lintas terbesar pada hari Selasa yaitu 1.941,8 smp/jam, Hambatan samping tertinggi pada hari Selasa dengan total dua arah pada saat arus jam puncak rata-rata yaitu 342.9 kejadian/jam dan derajat kejenuhan tertinggi yaitu 0,394. Pengaruh hambatan samping terhadap kapasitas jalan bahwa semakin besar hambatan samping maka kapasitas pada dan kinerja ruas jalan berkurang sebaliknya jika hambatan samping rendah maka kapasitas jalan besar.
Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Lalu Lintas Jalan Antang Raya Depan Pasar Antang Bongga, Maxi Lipu; Selintung, Mary; Bestari, Sufiati
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/e8w8b750

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui derajat kejenuhan, kecepatan rata-rata ruang kendaraan ringan pada jam puncak, dan kecepatan aktual rata-rata kendaraan ringan pada jam puncak di jalan Antang Raya depan Pasar Antang. Metode yang digunakan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Pengumpulan data selama 3 hari di lokasi penelitian dengan memvidiokan data volume lalu lintas, mengukur waktu tempuh kendaraan ringan yang menempuh jarak 50 m, dan mencacah kejadian hambatan samping. Hasil analisis diperoleh derajat kejenuhan sebesar 0,91>0,85 berarti arus lalu lintas pada jalan Antang Raya depan Pasar Antang macet. Pembacaan grafik PKJI 2014 mendapatkan kecepatan rata-rata kendaraan ringan diperoleh 27 km/jam, dan perhitungan kecepatan aktual rata-rata kendaraan ringan diperoleh 8,64 km/jam. Kecepatan hasil pembacaan grafik dan hasil perhitungan berbedah jauh karena jarak tempuh kendaraan ringan yang disurvei adalah 50 m kurang mewakili kecepatan ruang. Demi kelancaran arus lalu lintas di jalan Antang Raya depan Pasar Antang disarankan pasang rambu dilarang parkir sepanjang 200 meter, pada jam puncak petugas kepolisian menertibkan pengendara yang tidak disiplin, dan pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan ditata rapi supaya pembeli tidak menghalangi arus lalu lintas.
Analisis Jaringan Distribusi Air Bersih Menggunakan Software Epanet 2.0 Pada Perumahan Graha Cemerlang Illa, Trivana; Selintung, Mary; Singgih, Hanna M.
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 1 (2023): PCEJ Vol.5, No.1, March, 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih adalah sumber daya utama kebutuhan manusia yang bermutu baik untuk mengkonsumsi atau dipergunakan dalam kegiatan sehari-hari termasuk untuk upaya pemberdayaan memelihara dan menjaga melindungi kebersihan. PDAM Kota Maros dituntut mampu memenuhi kebutuhan air tersebut yang digunakan kehidupan makhluk hidup dan lingkungan. Kebutuhan manusia akan meningkat dari waktu ke waktu karena meningkatnya jumlah manusia memerlukan air tersebut. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan air tersebut adalah dengan mengembangkan jaringan pipa. Program Epanet 2.0 dapat membantu melakukan analisis jaringan pipa dengan mudah. Epanet 2.0 sendiri adalah program komputer yang memudahkan bagi seseorang untuk menggambarkan kondisi suatu pipa sehingga mendapatkan hasil pula dan merancangkan model jaringan pipa sehingga bisa mempermudah pekerja menggambarkannya tanpa harus melakukan rancangan dilapangan. Dengan hasil yang didapatkan seperti tekanan, kecepatan aliran serta debit yang merupakan hasil yang diharapkan. Dalam penulisan ini, Perumahan Graha Cemerlang yang dijadikan sebagai objek penelitian air bersih yang dijangkau oleh masyarakat yang menghuni Perumahan Graha Cemerlang. Mengetahui kebutuhan air bersih pada perumahan Graha Cemerlang di tahun 2021 dan mengetahui jaringan pipa air bersih pada Perumahan Graha Cemerlang sudah mampu melayani Perumahan Graha Cemerlang dengan jumlah rumah yang berlangganan pada Perumahan Graha Cemerlang yaitu 330 unit memiliki total kebutuhan 6,009 l/dtk dan hasil analisis jaringan pipa air bersih menghasilkan nilai sisa tekanan yang memenuhi kriteria hidrolis pada di tahun 2021.
Penggunaan Styrofoam Sebagai Bahan Tambah Campuran AC-BCMenggunakan Batu Sungai Pucak Kabupaten Maros Faraknimela, Elthon; Selintung, Mary; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/69na2749

Abstract

Styrofoam merupakan jenis polimer plastik yang bersifat thermoplastik dimana jika dipanaskan akan meleleh atau menjadi lunak dan mengeras atau kembali menjadi padat jika didinginkan. Styrofoam banyak ditemui di beberapa tempat utamanya pada gudang toko elektronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan Styrofoam sebagai bahan tambah pada campuran AC-BC menggunakan batu Sungai Pucak. Tahapan awal penelitian dimulai dengan serangkaian pengujian karakteristik agrgat kasar, halus, dan filler kemudian merancang komposisi campuran untuk pengujian Marshall Immersiondan Marshall konvensional untuk memperoleh nilai Stabilitas Marshall Sisa ( SKS ). Penelitian ini dilakukan dan bertempat pada Laboratorium Jalan dan Aspal Fakultas Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar dengan menggunakan kadar 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% menunjukkan bahwa penggunaan bahan tambah pada campuran AC-BC mampu mengisi stabilitas, VIM , VMA, flow,dan VFB dan juga syarat yang ditetapkan Direktorat Jenderal Bina Marga 2018 juga telah terpenuhi.
Pemanfaatan Agregat Sungai Sewan Kabupaten Sarmi Sebagai Bahan Campuran AC-WC Pongturunan, Marine Mariel; Selintung, Mary; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/yby3ap91

Abstract

Pembangunan prasarana jalan yang semakin pesat meningkatkan kebutuhan pada bahan-bahan yang akan digunakan, termasuk dalam penggunaan agregat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pemanfaatan agregat dari sungai Sewan di Kabupaten Sarmi sebagai bahan campuran aspal. Dalam penelitian ini dengan melakukan beberapa pengujian seperti pengecekan karakteristik kasar (batu), halus (pasir), filler dan karakteristik aspal. Setelah itu dibuat campuran komposisi aspal (AC-WC) kemudian dilakukan uji Marshall untuk mendapatkan sifat-sifat campuran tersebut. Hasil pengujian komposisi campuran AC-WC diperoleh komposisi campuran untuk kadar aspal optimum 7,50%, agregat kasar 36,75%, agregat halus 50,00%, dan filler 5,75%. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik agregat sungai Sewan untuk campuran AC-WC dengan metode Marshall konvensional yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 adalah stabilitas (Kadar aspal 4,00%-11,00%), flow (Kadar aspal 4,00%-11,00%), VIM (Kadar aspal 4,00%-7,50%), VMA (Kadar aspal 5,75%-11,00%) dan VFB (Kadar aspal 5, 75%-11,00%). Sedangkan untuk uji Marshall Immersiondidapatkan nilai stabilitas Marshall sisa 95,15%. 
Studi Penggunaan Agregat Sungai Bittuang Sebagai Bahan Campuran AC-WC Kamba, Nilamsari Wendani; Selintung, Mary; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/g5t7qk49

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik agregat dari Sungai Bittuang, mengetahui komposisi campuran AC-WC dan mengetahui karateristik Marshall, Indeks Perendaman Sisa pada Campuran AC-WC. Metodologi dalam penelitian ini adalah melakukan serangkaian pengujian karakteristik berupa agregat kasar, agregat halus, fillerdan aspal lalu merancang komposisi campuran kemudian membuat benda uji berupa campuran AC-WC serta pengujian Marshall Konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik agregat yang berasal dari Sungai Bittuang Kabupaten Tana Toraja, untuk Campuran AC-WC memenuhi spesifikasi yang diisyaratkan dalam standar Bina Marga 2018. Berdasarkan hasil rancangan komposisi pada campuran AC-WC yang menggunakan agregat Sungai Bittuang, adalah dengan agregat kasar 36,90%, agregat halus 50,30%, filler 5,80%, dengan kadar aspal optimum 7,00%. Hasil pengujian karakteristik campuran AC-WC melalui pengujian pada Marshall konvensional diperoleh karakteristik campuran beraspal yang memenuhi spesifikasi yaitu stabilitas, flow, VIM, dan VFB, sedangkan untuk VMA tidak memenuhi syarat spesifikasi pada kadar aspal 5.00%. Sementara Hasil uji Marshall Immersion (Indeks Kekuatan Sisa) pada campuran Laston AC-WC yang menggunakan agregat Sungai Bittuang Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, yaitu 95,03% > 90 %. 
Pengaruh Rangkaian Struktur Tenggelam Tidak Simetris Berbentuk Segitiga Terhadap Refleksi Gelombang Sardi Pulu; David Arin; Selintung, Mary; Bungin, Erni Rante
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2019): PCEJ, Vol.1, No.2, December 2019
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/yxbw8h39

Abstract

Beberapa negara termasuk Indonesia pada saat ini giat dalam mengembangkan kawasan pesisir (daerah pantai), terutama untuk tujuan mengamankan daerah pantai dari permasalahan erosi. Salah satu perlindungan pantai yang telah dibuat oleh manusia adalah struktur pemecah gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rangkaian struktur tenggelam tidak simetris berbentuk segitiga terhadap refleksi gelombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental, dimana kondisi tersebut dibuat dan diatur oleh peneliti, dengan demikian penelitian eksperimental adalah penelitian yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap obyek penelitian. Didalam penelitian ini digunakan data primer berupa data yang diperoleh langsung dari simulasi model yang akan dilakukan dilaboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien refleksi (Kr) bergantung pada pemilihan Stroke, Periode Gelombang (T), dan kedalaman air (d) dan hasil untuk pengaruh kerapatan model segitiga terhadap refleksi gelombang memperlihatkan dimana semakin besar jarak kerapatan antar model pemecah gelombang, maka nilai koefisien refleksi (Kr) yang dihasilkan semakin kecil dan sebaliknya.
Karakteristik Campuran AC-BC Menggunakan Agregat dari Sungai Palau Makale Tana Toraja Sampetoding, Abriel Arlyanto; Selintung, Mary; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/2vz16075

Abstract

Sumber daya alam seperti pasir dan batu biasanya digunakan untuk membuat perkerasan jalan. Digunakan sebagai lapisan pondasi jalan tanpa menggunakan bahan pengikat, terutama lapisan campuran beraspal AC-BC yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, aspal, dan filler.Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui Karakteristik Campuran AC-BC Menggunakan Batu Sungai Palau Kec. Makale Kabupaten Tana Toraja, karakteristik aspal dan berat jenis filler. Komposisi campuran AC-BC, serta nilai karakteristik campuran AC-BC dalam pengujian Marshall Konvensional berdasarkan pengujian Laboratorium. Dari hasil pengujian yang menunjukan bahwa semua parameter karakteristik campuran seperti stabilitas,VFB, VIM, VMA, dan flow pada kadar aspal 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, dan 7,0% telah memenuhi. Dimana didapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu kadar aspal 6,0 %. Dan didapat nilai Stabilitas Marshall Sisa (SMS) yaitu 95,42 %.