Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendampingan Balai Desa dalam Mengembangkan BUMDes untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Maq, Mumu Muzayyin; Dewi, Sangrila Puspita; Muktar, Muktar; Suningrat, Nining; Sitopu, Joni Wilson
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1439

Abstract

Perekonomian desa seringkali terhambat oleh keterbatasan sumber daya dan rendahnya kapasitas manajerial dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Oleh karena itu, pendampingan intensif diperlukan untuk mengoptimalkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat peran balai desa sebagai pusat penggerak ekonomi lokal melalui pengembangan BUMDes yang berbasis pada aset lokal di desa Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada identifikasi dan pemanfaatan aset-aset yang dimiliki oleh desa, serta peningkatan kapasitas manajerial pengelola BUMDes. Hasil pengabdian pendampingan ini menunjukkan bahwa balai desa berhasil bertransformasi menjadi pusat kegiatan ekonomi yang aktif, dengan peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dalam aspek perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, dan strategi pemasaran. Selain itu, identifikasi aset lokal berhasil memicu inisiatif baru dari masyarakat, yang berkontribusi terhadap diversifikasi usaha dan peningkatan pendapatan BUMDes. Kerja sama dengan pihak eksternal juga terbukti efektif dalam memperluas akses ke pasar dan sumber daya tambahan. Kesimpulannya, pendampingan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian desa, dengan balai desa dan BUMDes sebagai motor penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, perlu adanya pendampingan berkelanjutan dan sinergi yang lebih kuat dengan sektor swasta untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Village economy is often hampered by limited resources and low managerial capacity in managing Village-Owned Enterprises (BUMDes). Therefore, intensive assistance is needed to optimize local potential and improve community welfare. This service aims to strengthen the role of the village hall as a center for driving the local economy through the development of BUMDes based on local assets in Leuwimunding Village, Majalengka Regency. The method used in this service is Asset-Based Community Development (ABCD), which focuses on identifying and utilizing assets owned by the village, as well as increasing the managerial capacity of BUMDes managers. The results of this assistance service show that the village hall has succeeded in transforming into an active center of economic activity, with increased capacity of BUMDes managers in aspects of business planning, financial management, and marketing strategies. In addition, the identification of local assets has succeeded in triggering new initiatives from the community, which contribute to business diversification and increased BUMDes income. Collaboration with external parties has also proven effective in expanding access to markets and additional resources. In conclusion, this assistance has had a significant positive impact on the village economy, with the village hall and BUMDes as the main driving force in improving community welfare. However, there needs to be ongoing assistance and stronger synergy with the private sector to achieve more optimal results.
Peran Pemerintah Mengatasi Keluhan Masyarakat Terkait Juru Parkir Liar di Kota Ngawi Dewi, Sangrila Puspita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10736

Abstract

Keluhan masyarakat terkait juru parkir liar di Kota Ngawi menjadi permasalahan yang semakin mendesak untuk ditangani mengingat dampak negatifnya terhadap ketertiban umum dan kualitas hidup pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menelurusi peran Pemerintah mengatasi keluhan masyarakat terkait adanya parkir liar di Kota Ngawi. Metode penelitian: Metode penelitian kualitatif digunakan dengan teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap pemangku kepentingan terkait, seperti pejabat pemerintah, anggota kepolisian, komunitas masyarakat, dan juru parkir liar. Sumber data penelitian ini lebih banyak menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, selain itu penelitian ini juga didukung oleh data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam mengatasi keluhan masyarakat terkait adanya parkir liar di Kota Ngawi, karena ketika masyarakat berkunjung atau berbelanja di tempat/outlet/toko merasa tidak nyaman dengan pungutan juru parkir liar karena juru parkir ini terkadang muncul secara tiba-tiba, tidak membantu atau langsung pergi ketika sudah dibayar, dicemooh dan menghadapi sikap arogan tukang parkir liar ketika masyarakat menolak memberikan uang yang diminta. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor sosial, ekonomi, dan kebijakan memainkan peran penting dalam dinamika praktik parkir liar di Kota Ngawi. Jadi dapat disimpulkan bahwa Peran pemerintah dianggap sangat penting dalam mengatasi permasalahan parkir liar di Kota Ngawi dengan diperlukan langkah-langkah konkret seperti regulasi yang lebih kuat, partisipasi aktif masyarakat, dan inovasi dalam pengelolaan parkir untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.
Strategi Digitalisasi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kinerja UMKM Pasca Pandemi Novianty, Rozalina; Dewi, Sangrila Puspita; Anwar, Khoyrul
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v4i2.5238

Abstract

Pandemi 2019 berdampak bagi produktifitas UMKM, terutama pada volume penjualan turun drastis dan terus menerus berlanjut sampai pasca Pandemi. Sehingga para pelaku UMKM harus bekerja ekstra keras untuk memastikan usaha mereka berjalan dengan baik, mulai dari produksi dan utamya terkait penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mengembangkan UMKM dengan memanfaatkan Platform Digital, memakai metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data meliputi: kegiatan observasi dilokasi penelitian, wawancara dengan narasumber yang berkompeten, serta studi pustaka. Teknik analisis data secara interaktif dan berlanjut hingga selesai. Hasil kajian menunjuukan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngawi bekerja cukup efektif dalam memainkan perannya sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator. Pemerintah sebagai fasilitator telah memberikan bantuan modal dan membuka akses permodalan serta penyediaan sarana prasaran uji lab gratis, juga meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan-pelatihan. Sebagai regulator, pemerintah telah menetapkan dan mengimplementasikan kebijakan untuk mendukung UMKM agar dapat bertahan dan produktif dalam bisnis. Dan sebagai katalisator, pemerintah telah membantuk Galeri Serena dalam rangka mewadahi UMKM dan pengurusan HAKI secara gratis.
PEMBERDAYAAN PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PENDIDIKAN ANAK DI ERA DIGITAL Asfahani, Asfahani; Puspitarini, Renny Candradewi; Nuswantoro, Patriandi; Dewi, Sangrila Puspita; Nugroho, Febriawan Ardi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30855

Abstract

Pada era digital, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memberikan tantangan sekaligus peluang dalam dunia pendidikan. Anak-anak kini memiliki akses luas ke berbagai sumber belajar digital, yang menuntut peran aktif orang tua dalam mengawasi dan mendampingi proses pendidikan mereka. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua agar dapat mendukung pendidikan anak secara efektif di era digital. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi hasil. Program pengabdian ini mencakup pelatihan dan workshop yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pendidikan anak. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan orang tua dalam mengelola penggunaan teknologi oleh anak-anak mereka. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang lebih positif terhadap penggunaan teknologi digital dalam pendidikan, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran anak. Pembentukan komunitas belajar orang tua juga menjadi salah satu hasil yang signifikan, yang memberikan dukungan berkelanjutan dan pertukaran informasi di antara para orang tua. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil memberdayakan orang tua untuk menjadi pendamping yang lebih kompeten dan percaya diri dalam mendukung pendidikan anak di era digital. Namun, untuk menjaga keberlanjutan dampak positif ini, diperlukan dukungan berkelanjutan dan program lanjutan yang lebih komprehensif.
Transformation of Social MSMEs through Participatory Leadership and Strategic Management in Karanggupito Village, Kendal District, Ngawi Regency Dewi, Sangrila Puspita; Koesoemaningsih, Rachmawati
International Assulta of Research and Engagement (IARE) Vol. 4 No. 1 (2026): International Assulta of Research and Engagement (IARE)
Publisher : Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/iare.v4i1.1062

Abstract

This community service article examines the transformation of social MSMEs through participatory leadership and strategic management in Karanggupito Village, Kendal District, Ngawi Regency. Rural MSMEs often face limitations in inclusive leadership practices and strategic capacity, constraining their sustainability and social impact. The objective of this engagement was to strengthen participatory leadership and strategic management as drivers of organizational and social transformation. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the engagement involved MSME actors as co-researchers through iterative cycles of diagnosis, action, reflection, and evaluation. Data were collected through participatory observation, interviews, surveys, and reflective discussions, and analyzed using thematic analysis and correlation testing. The results demonstrate a significant improvement in participatory leadership practices and strategic clarity, with a strong positive correlation between inclusive leadership and strategic effectiveness. Beyond organizational outcomes, the engagement fostered social cohesion, collaborative networks, and enhanced community legitimacy of MSMEs. The study concludes that PAR-based participatory leadership is a critical mechanism for embedding strategic management within social MSMEs, offering both theoretical and practical contributions to community-based enterprise development.