Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI DIPLOMASI EKONOMI INDONESIA TERHADAP SINGAPURA DALAM PENINGKATAN EKONOMI DIGITAL TAHUN 2020-2022 MJ, Hosana; Umbu W.N., Novriest; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.197

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi diplomasi ekonomi Indonesia terhadap Singapura dalam peningkatan ekonomi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana metode tidak diperoleh dengan prosedur statistik dan akan dianalisis dengan melihat kondisi alamiah dan analisa data yang bersifat induksi dan tidak berdasarkan dari hasil eksperimen serta terus berkembang yang akan dijelaskan dengan logika. Sebagai prioritas utama kebijakan luar negeri Indonesia, diplomasi ekonomi Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional khususnya dalam meningkatkan ekonomi digital. Tahun 2020-2022 merupakan era konstraksi perekonomian global dan pemulihan ekonomi yang baru dijalani oleh seluruh negara akibat pandemi COVID-19. Pentingnya mengetahui diplomasi ekonomi Indonesia terhadap Singapura adalah sebagai sarana pembelajaran dan kolaborasi dalam rangka mempercepat kemajuan ekonomi digital dalam negeri, sehingga kebijakan tersebut dapat terealisasi bersamaan dengan penyediaan fasilitas digital dan pemberdayaan masyarakat untuk berinovasi. Strategi diplomasi ekonomi Indonesia meliputi Leader/s Retreat, Economic Salesmanship, Networking, Regulation Management. Kata Kunci: Diplomasi Ekonomi; Ekonomi Digital; Indonesia; Singapura Abstract This article aims to describe Indonesia's economic diplomacy strategy towards Singapore in enhancing the digital economy. This study uses a qualitative method, where the method is not obtained by statistical procedures and will be analyzed by looking at natural conditions and data analysis which is inductive in nature and not based on experimental results and continues to develop which will be explained logically. As a top priority for Indonesia's foreign policy, Indonesia's economic diplomacy is expected to contribute to national economic development, especially in enhancing the digital economy. The years 2020-2022 are an era of global economic contraction and economic recovery that all countries have just experienced due to the COVID-19 pandemic. The importance of knowing Indonesia's economic diplomacy towards Singapore is as a means of learning and collaboration in order to accelerate the progress of the domestic digital economy, so that these policies can be realized simultaneously with the provision of digital facilities and empowering people to innovate. Indonesia's economic diplomacy strategy includes Leader’s Retreat, Economic Salesmanship, Networking, Regulation Management. Keywords: Economic Diplomacy; Digital Economy; Indonesia; Singapore
KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BATAM DALAM SEKTOR INTERNATIONAL SHIPPING DI MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 Artha Madya Saragih; Nau, Novriest Umbu Walangara; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Administraus Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v7i1.200

Abstract

Pada tahun 2021, Pemerintah Kota Batam mengambil beberapa Langkah perubahan terkait dengan kebijakan dalam penerapan fungsi international shipping yang berjalan didalam wilayah kerja kota Batam, sebagai kota industri yang menjadikan fungsi kegiatan maritim international shippingnya sebagai salah satu aspek penting didalam pembangunan eknomi wilayah. Adanya perubahan didalam kebijakan pemerintah Kota Batam didalam sektor international shipping ini dilakukan sebagai Langkah pemerintah dalam memperbaiki penurunan dalam arus aktivitas international shipping sebagai dampak dari berlangsungnya pandemi global Covid-19. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Menggunakan teori liberalisme dan konsep kepentingan nasional. Dalam artikel ini dijelaskan bahwa berlangsungnya pandemi Covid-19 menyebabkan arus penurunan terhadap aktivitas international shipping yang berlangsung di wilayah Kota Batam, yang dipengaruhi oleh beberapa hal terkait perubahan rantai pasok global, penerapan aturan pembatasan wilayah dan pergerakan, hingga faktor Kesehatan yang menyebabkan pemerintah Kota Batam dalam hal ini mengambil Langkah kebijakan international shipping, bersama-sama dengan negara Singapura sebagai salah satu mitra penting bagi aktivitas international shipping yang berlangsung di wilayah Kota Batam.. Langkah pengambilan kebijakan pemerintah Kota Batam dilandasi beberapa hal utama, terkait dengan meningkatkan arus aktivitas international shipping bagi Kota Batam. Kemudian, untuk menciptakan ruang efisien bagi kegiatan international shipping Kota Batam di tengah-tengah berlangsungnya pandemi Covid-19. Kata kunci: International shipping, Covid-19, Regulasi dan Kebijakan , Kota Batam
KETERLIBATAN INDONESIA MELALUI ANNUAL SOUTH EAST ASIA FORUM-SUSTAINABLE CAPTURE FISHERIES DALAM MENGEMBANGKAN INDUSTRI PERIKANAN BERKELANJUTAN TAHUN 2022 Anthony, Calvin Fritz; Simanjuntak, Triesanto Romulo; W. Nau, Novriest Umbu
Administraus Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i1.212

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang keterlibatan Indonesia dalam kerjasama dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara melalui Annual South East Asia Forum - Sustainable Capture Fisheries tahun 2022 dalam merespon kebijakan Uni Eropa yang mewajibkan setiap perusahaan di sektor perikanan untuk melakukan uji tuntas hak asasi manusia dalam operasi perusahaan mereka. Kerjasama ini bertujuan sebagai platform bagi pemerintah untuk bertukar informasi, peningkatan kapasitas, mengambil tindakan kolaboratif, dalam mempromosikan produk perikanan yang berkelanjutan. Pelanggaran hak asasi manusia yang meliputi perbudakan modern pada pekerja perikanan masih kerap terjadi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan literatur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perhatian pada kesejahteraan pekerja perikanan merupakan hal yang penting dalam pengembangan industri perikanan yang berkelanjutan. Dalam kesimpulannya, keterlibatan Indonesia dalam forum kerjasama ini dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional Indonesia dalam mewujudkan industri perikanan yang berkelanjutan untuk menjadikannya sebagai sumber pembangunan nasional.
Implementasi Kerjasama Sister Province Antar Daerah Istimewa Yogyakarta Dan Victoria Melalui Melbourne Symphony Orchestra (MSO) Simanjuntak, Stefhani Krisna Mei; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Administraus Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i3.261

Abstract

This research to evaluate the implementation of the sister province cooperation between the Special Region of Yogyakarta (DIY) and Victoria, Australia, through the Melbourne Symphony Orchestra (MSO), which began in 2015. The main focus of this cooperation is to enhance access to music education and develop arts infrastructure in DIY. The research employs a descriptive qualitative method, collecting primary data through in-depth interviews and secondary data from relevant documents. The findings indicate that this cooperation has successfully carried out various activities, including cultural exchanges, workshops, and collaborative concerts, with the Youth Music Camp program being a key initiative involving young musicians and resulting in joint performances. Additionally, the study identifies the crucial role of local government as a facilitator in establishing this cooperation. Overall, the research confirms that this partnership not only strengthens interregional relations but also significantly contributes to the development of arts and culture in the Special Region of Yogyakarta.
Analisis Kebijakan Pemerintah Indonesia Terkait Counterparting Program PT.Freeport Indonesia Pada Operation Maintenance Warfandu, Ribka Juliana Angganeta; Octavianus Cornelis Seba, Roberto; Romulo Simanjuntak, Triesanto
Administraus Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i3.263

Abstract

Abstrak Kerjasama internasional memiliki banyak potensi untuk semakin memajukan suatu negara. PT.Freeport merupakan sebuah perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang mengeksplorasi, menambang dan memproses bijih berupa tembaga, emas, dan perak di daerah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Counterparting merupakan program yang dibuat oleh PT.Freeport untuk memenuhi kewajiban bagi PTFI akan pertukaran knowledge berdasarkan kebijakan yang diberikan dari oleh pemerintah Indonesia kepada PTFI untuk mengembangkan skill para pekerja lokal supaya nantinya pekerja lokal tidak ketergantungan pada TKA. Dengan demikian pekerja lokal dapat mandiri serta memiliki pengetahuan yang luas terkait pengoperasian pada bidang operation maintenance di PTFI. Penelitian ini nantinya akan diteliti menggunakan Metode Penelitian Kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, pengambilan data beberapa dokumen melalui internet yang dapat mendukung penelitian ini.
Dualisme Kepentingan Joe Biden: Perhatian pada Sektor Lingkungan di Masa Kampanye & Hadirnya Willow Project 2023 setelah Terpilih [Joe Biden's Interest Dualism: Attention towards the Environment Sector in the Campaign Period and the Presence of Willow Project 2023 after Elected] Irawan, Kesya Permata Ariesta; Simanjuntak, Triesanto Romulo; Nau, Novriest Umbu Walangara
Verity: Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (International Relations Journal) Vol 16, No 31 (2024): January - June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/verity.v16i31.8693

Abstract

This study aims to analyze President Joe Biden's dual interests regarding his focus on the environmental sector during his campaign and the decision to approve the Willow Project in2023 after being elected. Utilizing the concepts of national interest and public policy along with elite theory, this research highlights the discrepancy between Biden's pro-environment campaign promises and his policy decisions after taking office. A descriptive-analytical method is employed to identify and understand the reasons behind the approval of this controversial project. The findings reveal that the approval of the Willow Project was influenced by pressures from elite groups and the strategic necessity to balance broader national interests, despite conflicting with the environmental commitments made during the campaign. The conclusion of this study underscores the complexity of public policy decision-making, which often involves compromises between idealistic goals and political realities.Bahasa Indonesia Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dualisme kepentingan Presiden Joe Biden mengenai fokusnya pada sektor lingkungan di masa kampanye dan keputusannya untuk menyetujui Willow Project di tahun 2023 setelah terpilih. Dengan menggunakan konsep kepentingan nasional dan kebijakan publik, bersama teori elit, penelitian ini menggarisbawahi ketidaksesuaian di antara janji kampanye Biden yang prolingkungan dengan keputusan-keputusannya setelah menjabat. Metode deskriptif-analitis digunakan untuk mengidentifikasi dan memahami alasan di balik persetujuan terhadap proyek yang kontroversial ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persetujuan terhadap Willow Project dipengaruhi tekanan yang datang dari kelompok elit dan kebutuhan strategis untuk menyeimbangkan kepentingan nasional, terlepas dari komitmen-komitmen terhadap isu lingkungan yang disampaikan semasa kampanye. Kesimpulan penelitian ini menegaskan kompleksitas pembuatan kebijakan publik yang kadang mengkompromikan tujuan-tujuan ideal terhadap realitas politik.
Diplomatic Protection Efforts of the Consulate General of the Republic of Indonesia in Johor Bahru for Indonesian Migrant Workers as the Domestic Helpers (PLRT) in 2018-2019 Firnanda Haumahu, Jessica; H.J. De Fretes, Christian; Romulo Simanjuntak, Triesanto
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum1839

Abstract

The limitations of a country in providing employment opportunities for its citizens encourage migration activities to other countries. Citizens who migrate for work generally have the same expectations, which are to improve living standards and meet their needs. However, practically, labor migration also brings risks and challenges, particularly for Indonesian Migrant Workers as Domestic Helpers (PMI PLRT) who can be categorized as a vulnerable group. PMI PLRT is often faced with various problems, such as unfair treatment, acts of violence, exploitation, and violations of rights committed by employers. This research focuses on the diplomatic protection efforts of the Indonesian Consulate General in Johor Bahru as one of the representatives of the Republic of Indonesia in Malaysia, for PMI PLRTs in their accredited areas of Negeri Johor, Melaka, Negeri Sembilan, and Pahang during 2018-2019. This research was conducted using a qualitative descriptive method and a diplomatic protection approach in the form of the perspective of international law. The results of the study show that the Indonesian Consulate General in Johor Bahru provides diplomatic protection to PMI PLRT by integrating two safeguards namely, preventive efforts, such as disseminating information to stakeholders in Indonesia, creating and informing work contracts, strengthening cooperation with Malaysian authorities, as well as repressive efforts by identifying problems in receiving PMI PLRT complaints, contacting relevant parties, providing shelters, facilitating the repatriation of PMI PLRT to Indonesia. The two diplomatic protection efforts that have been carried out by the Indonesian Consulate General in Johor Bahru are expected to provide a fairer and safer working environment for PMI PLRT
Kepentingan Indonesia dalam Hubungan Kerja Sama Pertahanan Indonesia – Perancis : (Studi Kasus: Pembelian Pesawat Tempur Dassault Rafale Tahun 2020 – 2022) Rani Mardhika; de Fretes, Christian Herman Johan; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 04 (2023): Juli : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i04.757

Abstract

Juni 2021, Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Perancis Florence Parly sepakat untuk menandatangani Persetujuan Perjanjian Kerja Sama atau Defence Cooperation Agreement (DCA) Indonesia – Perancis. Di balik kesepakatan ini, terdapat kepentingan kedua negara terkait memperluas jangkauan kerja sama di beberapa bidang yakni pendidikan serta pelatihan militer, pertukaran ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang industri pertahanan, kerja sama pasukan pemeliharaan perdamaian, pemberantasan terorisme, serta pengembangan dan penelitian industri pertahanan termasuk produksi bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kepentingan Indonesia dalam hubungan kerja sama pertahanan Indonesia – Perancis melalui studi kasus pembelian pesawat tempur Dassault Rafale tahun 2020 – 2022 dengan menggunakan perspektif realisme klasik. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan pendekatan pendekatan studi Pustaka. Berdasarkan hasil analisis data, keputusan penandatanganan Persetujuan Kerja Sama atau Defence Cooperation Agreement (DCA) Indonesia – Perancis didasari kepentingan nasional Indonesia dalam memperkuat pertahanan negara sesuai dengan Kebijakan Kekuatan Pokok Minimum atau Minimum Essential Force (MEF).
IMPLEMENTASI TUJUAN PEMBANGUNAN NASIONAL TERKAIT EKSPLOITASI : PERAN SAVE THE CHILDREN TERHADAP KASUS PEKERJA ANAK DI SULAWESI SELATAN Wimartha, Febrina; Nau, Novriest Umbu Walangara; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 04 (2023): Juli : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i04.761

Abstract

Pemenuhan hak atas anak merupakan agenda penting dari pembangunan berkelanjutan 2030 yang telah disepakati bersama penerapannya, tidak mudah untuk mencapai hal tersebut pasalnya tindakan yang mengarah kepada eksploitasi anak masih terus ditemukan di masyarakat. Salah satu bentuk eksploitasi ialah pekerja anak yang menjadi permasalahan global khususnya di wilayah pedesaan, angka kasus yang dihasilkan tidaklah stabil cenderung meningkat di beberapa tahun terakhir. Penyebab kasus terjadi disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya kemiskinan yang didapati menjadi penyebab paling dominan, pandemi Covid-19 yang  melanda dunia menjadi salah satu tantangan pemulihan kasus karenanya menyebabkan perubahan di seluruh sektor negara salah satunya kemerosotan ekonomi yang berpengaruh terhadap peningkatan kasus pekerja anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat strategi para pemegang kepentingan khususnya partisipasi aktor non-negara dalam hal ini Save the Children yang telah bergerak mengatasi permasalahan anak di berbagai negara salah satunya Indonesia, melalui program-program mereka diberbagai wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang memaparkan data secara deskriptif melalui studi kasus yang didapatkan dari teknik dokumentasi. Adanya kesepakatan untuk mencapai tujuan bersama oleh para pemegang kepentingan yang diimplementasikan lewat kerjasama diketahui sangat efektif dalam mencapai percepatan pemulihan kasus, ketertarikan setiap aktor untuk melibatkan diri di kasus pekerja anak ini dapat menjadi bukti. Tanggapan positif dari masyarakat daerah yang terbantu menjadi keberhasilan penerapan strategi bersama, walaupun kasus ini belum dapat dihapuskan jika terus disinergikan untuk dicapai secara bersama lewat koordinasi atau kerjasama antar para aktor maka perlahan-lahan pemulihan dapat terjadi.
PENINGKATAN KERJA SAMA MILITER ANTARA TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) DENGAN CANADIAN ARMED FORCES (CAF) DALAM UPAYA MENDUKUNG SASARAN STRATEGIS PERTAHANAN NEGARA Anityo, Alliva Saudia; de Fretes, Christian Herman Johan; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 03 (2024): Mei: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v3i03.1255

Abstract

Berubahnya tatanan internasional akibat globalisasi dan faktor-faktor lainnya kemudian mengakibatkan munculnya ancaman yang semakin kompleks. Interaksi antar negara dalam hubungan internasional kemudian bergeser dari saling curiga menjadi saling ketergantungan, hal ini dibuktikan dengan pola interaksi baru yakni kerja sama internasional. Kerja sama internasional sejatinya dilaksanakan untuk mendukung kepentingan nasional negara, khususnya di bidang pertahanan. Kerja sama internasional tidak terlepas dari proses Diplomasi sehingga Diplomasi Pertahanan adalah cara yang digunakan dalam upaya melakukan kerja sama internasional di bidang pertahanan dan militer. Dalam jurnal ini penulis akan menganalisis peningkatan kerja sama khususnya di bidang militer antara TNI dengan Canadian Armed Forces (CAF) dalam upaya mendukung kepentingan nasional yang tertuang di Sasaran Strategis Pertahanan Negara. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yakni studi pustaka, dengan hasil analisis berupa peningkatan kerja sama militer antara TNI dengan CAF selaras dengan kepentingan nasional serta tujuan Indonesia yang tertuang di Buku Putih Pertahanan hingga Peraturan Panglima TNI No. 42 Tahun 2017 tentang Kerja Sama Internasional di Lingkungan TNI. Selain itu peningkatan kerja sama militer antara TNI dengan CAF juga dapat mendukung upaya pencapaian kepentingan nasional Indonesia yang dikemas dalam Sasaran Strategis Pertahanan Negara.
Co-Authors Adhanofa, Alfadhea Ajeng Avishanic Zasha Amber Eleonora Andhika Joshua Loandy Limin Anindy Pranavita Anindya Chandradewi Anityo, Alliva Saudia Anthony, Calvin Fritz Artha Madya Saragih Atin, Auliya Audry Rambudevi Juanaline Mboeik Auliya Atin Ayu Aruni Chandradewi, Anindya Charisma Putri Wangsa Christian Herman Johan De Fretes Claudia T. Wattimena Cornelis Seba, Roberto Octovianus Cristin Fariani Dafri Agussalim Darell Collin Eugenius Msen Dharma, Nathania Yunita Fenny Novita Rantepadang Firnanda Haumahu, Jessica Fretes, Christian Herman Johan de Gloria Britania Rambi Hadiwijoyo, Surya Sakti Irawan, Kesya Permata Ariesta Jenni Anthonetha Susanti Henukh Jessica Nadyla Indriyani Novita Tinangon Joanike Cornelia Leo Rohi Jofanka Alfiano Joshua Gerry Mangkubudi Juliette Heuvel Harlapan Juniantoro, Rei Antonio Liur, Marrinda Kevin Jeremiah M.A Therik, Wilson Maharani, Elika Puspa Marcerio Britama Putra Maria Kristian Dwi Rahayu Marthin Ronaldy Ledoh Matheo Manoe MJ, Hosana Monika Sari Wijaya Monique Tuhumury, Scheline Muhammad Fahmi Nadea Ansela Roring Natalie Desta Karunia Natasha Alexandra Bhisa Nau, Novriest Umbu W. Nelwan, Irene Natasha Novriest Umbu W. Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Petsy Jessy Ismoyo Prasetya, Rafael Putra Pratiwi, Wahyu Eka Putri Hergianasari Putri Herginasari R. M. Suryo Sakti Hadiwijoyo Rani Mardhika Regina Beta Finessean Loso Roberto Octavianus Cornelis Seba Roberto Octavianus Cornelis Seba Roberto Octovianus Cornelis Seba Roberto Oktavianus Cornelis Seba Seba, Roberto Octavianus Cornelis Setiawan, Bagas Candra Shane Resley Kuhuparuw Sherin Natasya Priscilla Sidney Mayra Aquila Gerungan Simanjuntak, Stefhani Krisna Mei Sri Suwartiningsih Stefan Lamuel Ayub Surya Sakti Hadiwijoyo Suwandy, Dhanico Talaperu, Joel P. N. Tia Angelina Tiffany Xierry Amanda Anggono Timpal, Felina Marthina Tunjung Wijanarka Umbu W.N., Novriest Umbu, Novriest Vania Olathia Venerini Gisela Wanguwesio Veren Giovanny Tandi Payung Vina Benita Laksono Wahyu Eka Pratiwi Warfandu, Ribka Juliana Angganeta Wimartha, Febrina Yopi Yaser Umbu Lolu Yeda Yosafat Cahya Pradipta