Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Applied Informatics

Klasifikasi Penyakit Anemia Menggunakan Algoritma Navïe Bayes Elda Putri Darmayanti; Ika Nur Fajri
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i1.94743

Abstract

Abstrak:Anemia merupakan kondisi medis yang umum di mana darah seseorang kekurangan sel darah merah yang sehat atau hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh ketika seseorang terkena anemia, mereka mungkin merasa lelah, lemah, dan sesak napas. Anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kekurangan zat besi, vitamin B12, atau folat; kehilangan darah; dan kerusakan sumsum tulang. Dalam upaya untuk meningkatkan diagnosis awal dan akurasi klasifikasi penyakit anemia, penelitian ini menerapkan algoritma Naïve Bayes. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini adalah dataset penyakit anemia yang didapatkan dari website kaggle.com, yang mencakup atribut-atribut penting seperti Gender, Hemoglobin, MCH, MCHC, MCV, dan Result. Pemilihan Naïve Bayes sebagai salah satu algoritma yang diuji didasarkan pada keunggulannya dalam menangani data dengan atribut sederhana serta kemampuannya mengelola data yang mengandung ketidakpastian. Naïve Bayes dikenal sebagai algoritma yang efisien untuk pengolahan dataset berukuran besar dengan struktur data yang sederhana. Selain itu, algoritma ini sering menjadi pilihan pada tahap awal eksplorasi data karena kesederhanaan implementasi, kecepatan pemrosesan, dan kemampuannya menghasilkan hasil yang cukup akurat dalam berbagai kondisi. Meskipun Naïve Bayes mungkin tidak selalu lebih akurat daripada SVM atau Decision Tree dalam kasus kompleks, algoritma ini menawarkan solusi yang lebih cepat, ringan, dan mudah diimplementasikan, yang sangat relevan untuk aplikasi medis dengan sumber daya terbatas. Pemilihan Naïve Bayes dalam penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keseimbangan antara kecepatan, efisiensi, dan akurasi dalam klasifikasi penyakit anemia=======================================Abstract:Anaemia is a common medical condition where a person's blood lacks healthy red blood cells or haemoglobin. Haemoglobin is a protein in red blood cells that serves to transport oxygen from the lungs to the rest of the body. When a person is anaemic, they may feel tired, weak, and short of breath. Anaemia can be caused by various factors, including iron, vitamin B12, or folate deficiency; blood loss; and bone marrow damage. In an effort to improve the early diagnosis and classification accuracy of anaemia, this study applied the Naïve Bayes algorithm. The dataset used in this research is an anaemia disease dataset obtained from the website kaggle.com, which includes important attributes such as Gender, Haemoglobin, MCH, MCHC, MCV, and Result. The selection of Naïve Bayes as one of the tested algorithms is based on its superiority in handling data with simple attributes and its ability to manage data containing uncertainty. Naïve Bayes is known as an efficient algorithm for processing large datasets with simple data structures. Moreover, it is often the algorithm of choice in the early stages of data exploration due to its simplicity of implementation, processing speed, and ability to produce reasonably accurate results under various conditions. While Naïve Bayes may not always be more accurate than SVM or Decision Tree in complex cases, it does offer a bargain
Perancangan Sistem Informasi Pemesanan Berbasis Web di Restoran Pawon Jinawi Aldyan Gilang Primanda; Ika Nur Fajri
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i1.93524

Abstract

Abstrak:Pawon Jinawi merupakan sebuah usaha restoran yang bergerak dalam bidang penjualan makanan dan minuman. Restoran ini menyajikan berbagai menu rumahan khas Jawa. Namun, sistem pemesanan dan pengelolaan data di restoran ini masih dilakukan secara manual, yang menimbulkan masalah seperti lambatnya pelayanan dan risiko kehilangan catatan pesanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web yang memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan  secara online. Sistem ini juga dirancang untuk membantu karyawan dalam pengelolaan data pesanan dan pembayaran secara lebih terstruktur. Metode pengembangan yang digunakan adalah waterfall, sebuah metode pengembangan perangkat lunak yang berjalan secara berurutan dan sistematis. Setiap tahap diselesaikan secara menyeluruh sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, untuk tahapannya mencakup lima tahap Requirement, Design, Implementation, Verification, dan Maintenance. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black box. Hasil penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi pemesanan berbasis web. Setelah implementasi sistem akan meningkatkan efisiensi operasional restoran, dengan waktu pemrosesan pesanan yang berkurang sebesar 45%, serta peningkatan kepuasan pelanggan dalam hal kecepatan dan kemudahan proses pemesanan. Penelitian ini didukung oleh beberapa penelitian terdahulu yang menunjukkan manfaat dari penerapan sistem informasi untuk pengelolaan pemesanan di restoran==================================================Abstract:Pawon Jinawi is a restaurant business engaged in the sale of food and beverages. This restaurant serves a variety of Javanese home-style menus. However, the ordering system and data management in this restaurant are still done manually, which causes problems such as slow service and the risk of losing order records. This study aims to develop a web-based information system that makes it easier for customers to place orders online. This system is also designed to help employees manage order and payment data in a more structured way. The development method used is waterfall, a software development method that runs sequentially and systematically. Each stage is completed thoroughly before proceeding to the next stage, for the stages include five stages of Requirement, Design, Implementation, Verification, and Maintenance. System testing is carried out using the Black box method. The results of this study are a web-based ordering information system. After the implementation of the system will increase the operational efficiency of the restaurant, with order processing time reduced by 45%, as well as increased customer satisfaction in terms of speed and ease of the ordering process. This research is supported by several previous studies that show the benefits of implementing an information system for managing orders in restaurants