Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : BINA CIPTA

PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI Ni Ketut Veri Kusumaningrum; Dinar Sukma Pramesti
Bina Cipta Vol 1 No 2 (2022): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1560.232 KB) | DOI: 10.46837/binacipta.v1i2.10

Abstract

Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu potensi wisata alam maupun potensi wisata budaya. Saat ini, Desa Wisata Bongan bekerja sama dengan Politeknik Internasional Bali bekerja bersama untuk mengembangkan seluruh potensi wisata yang ada di Desa Wisata Bongan. Kerja sama antara Desa Wisata Bongan dengan Politeknik Internasional Bali dilakukan untuk mengekplorasi seluruh potensi alam maupun budaya yang dimiliki Desa Wisata Bongan. Potensi yang dimiliki kemudian akan dikembangkan dan dikelola dengan baik sehingga dapat dikemas menjadi paket wisata yang dapat menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung ke Desa Wisata Bongan. Program pendampingan dari Politeknik Internasional Bali terhadap Desa Wisata Bongan berhasil masuk ke dalam 20 besar perguruan tinggi pendamping desa wisata terbaik se-Indonesia. Tahap selanjutnya adalah visitasi untuk menentukan enam besar perguruan tinggi pendamping desa wisata terbaik se-Indonesia tahun 2020. Mengingat pentingnya acara visitasi program pendampingan desa Wisata ini, maka perlu dilakukan persiapan yang matang. Salah satu hal yang dilakukan adalah pembuatan mural di DTW Air Terjun Gerembengan. Mural merupakan gambar ataupun lukisan yang dibuat diatas media dinding atau media luas lainnya yang permanen. Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan kontribusi dalam program pendampingan Desa Wisata Bongan oleh Politeknik Internasional Bali. Untuk pembuatan mural Politeknik Internasional Bali juga bekerja sama Institut Desain & Bisnis Bali serta Dulux Waterpaint. Kegiatan pembuatan mural ini merupakan salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat dari Politeknik Internasional Bali kepada masyarakat Desa Wisata Bongan.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI Dinar Sukma Pramesti
Bina Cipta Vol 1 No 2 (2022): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.794 KB) | DOI: 10.46837/binacipta.v1i2.11

Abstract

Kegiatan Pengembangan Desa Wisata Bongan merupakan kegiatan kerjasama antara Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementrian Desa, Pembangunan tertinggal dan transmigrasi serta Politeknik Internasional Bali yang dituangkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Politeknik Internasional Bali. Tujuan pendampingan yang dilakukan adalah dapat membantu mengembangkan sarana dan prasarana, membantu meningkatkan kemampuan SDM agar mampu menjadi pelaku pariwisata di Bongan, mampu mengolah mengemas dan memasarkan produk khas Desa Wisata Bongan, Kabupaten Tabanan, sehingga lebih dikenal dan mampu mendatangkan wisatawan serta menjadi alternatif mata pencaharian baru untuk masyarakat Desa Bongan. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan beberapa kegiatan yaitu kegiatan sosialisasi, pelatihan dan monitoring yang terdiri dari beberapa topik. Adapun topik pendampingan yaitu pengembangan sarana dan prasarana, pendampingan peningkatan peran aktif dan kemampuan sumber daya manusia, pendampingan pengembangan paket wisata, pendampingan promosi, pendampingan pengembangan produk unggulan Teh Gobo. Kegiatan pendampingan dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai Desember 2020 dengan masyarakat sasar yang terdiri dari pengelola dan masyarakat desa wisata Bongan. Kedepannya diharapkan kegiatan ini dapat berkesinambungan sehingga mampu membawa Desa Bongan yang awalnya merupakan desa rintisan, mampu menjadi desa berkembang.
PELATIHAN SDM PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA HUTATINGGI DAN SITUNGKIR Febriana; Dinar Sukma Pramesti
BINA CIPTA Vol 2 No 2 (2023): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v2i2.34

Abstract

Salah satu program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam memaksimalkan sumber daya manusia di desa wisata adalah dengan mengadakan program pelatihan pengembangan inovasi produk wisata. Hal ini kemudian dituangkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang wajib dilakukan oleh dosen. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan kesiapan dan kapasitas Sumber Daya Manusia pariwisata khususnya di Desa Wisata. Pelatihan dilakukan dengan memberikan 4 modul materi kepada peserta diantaranya, modul sustainable tourism, modul exploring, modul packaging dan modul presentation. Pelatihan dilakukan dalam 5 hari secara berturut-turut dengan peserta dari dua desa wisata yaitu dari desa wisata Hutatinggi dan Situngkir. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kapasitas sumber daya manusia desa wisata sehingga mampu membawa Desa Wisata Situngkir dan Huta Tinggi menjadi desa wisata yang siap bersaing dan penuh inovasi.
SOSIALISASI SADAR WISATA DALAM PENGEMBANGAN SDM DI DESA WISATA HAWU PABEASAN Febriana; Dinar Sukma Pramesti
BINA CIPTA Vol 3 No 1 (2024): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v3i1.46

Abstract

Desa Wisata Hawu Pabeasan salah satu desa wisata yang memiliki daya tarik wisata minat khusus. Namun terdapat beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya, diantaranya 1.) masih banyak potensi desa wisata yang belum dikembangkan, 2.) jenis wisatawan yang datang saat ini kebanyakan wisatawan minat khusus, 3.) kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Merespon hal tersebut, Universitas Persatuan Islam khususnya Prodi Pariwisata membuat sebuah program sosialisasi sadar wisata, yang mana kegiatan ini memberikan jawaban terhadap tantangan tersebut melalui pengembangan kualitas SDM pariwisata di desa wisata Hawu Pabeasan. Tujuan kegiatan ini adalah menignkatkan pemahaman dan kapasitas SDM pariwisata di desa wisata Hawu Pabeasan. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan 3 materi berupa materi desa wisata, sapta pesona dan pengembangan desawisata berbasis ekonomi kreatif. Pelatihan berlangsung 1 hari dengan peserta yang terdiri dari, anggota Pokdarwis, perangkat desa dan masyarakat yang berminat terlibat dalam kegiatan desa wisata. Diakhir materi, peserta memahami bagaimana pengembangan desa wisata yang baik dan berkelanjutan juga dapat menemukenali potensi desa wisata yaitu berupa seni budaya dan kerajinan masyarakat yang dapat dikembangkan selain dari wisata minat khusus. Kegiatan ini kemudian dituangkan ke dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai wujud pemenuhan tri dharma perguruan tinggi.
PEMBUATAN VIDEO PRODUK UNGGULAN DESA SEBAGAI MEDIA PROMOSI DESA JATILUWIH DI KABUPATEN TABANAN, BALI Dinar Sukma Pramesti
BINA CIPTA Vol 3 No 1 (2024): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v3i1.49

Abstract

Politeknik International Bali melakukan berbagai rangkaian pelatihan untuk mengembangkan produk unggulan di desa Jatiluwih. Pelatihan-pelatihan tersebut dilakukan dengan mengangkat potensi sumber daya alam Jatiluwih, melibatkan masyarakat desa dan anggota KUBE Saraswati Jatiluwih. Kegiatan pelatihan tersebut dibuatkan dalam bentuk video pengembangan produk Jatiluwih sekaligus dijadikan promosi produk desa Jatiluwih. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Waktu yang ditentukan yaitu mulai dari bulan Januari sampai bulan Mei 2023.. Video kegiatan pelatihan mencangkup acara pembukaan, berbagai pelatihan seperti pengembangan KUBE Saraswati, pembuatan produk makanan berbahan beras merah, pembuatan booklet dan pamphlet sebagai media promosi, pembuatan minuman berbahan dasar beras merah dan herbal Jatiluwih. Diharapkan melalui video ini, produk Desa Jatiluwih akan lebih dikenal oleh wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.
PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MELALUI SOSIALISASI PELAYANAN PRIMA DAN PENGEMBANGAN PRODUK LOKAL DI DESA BATUKAANG, KINTAMANI Dinar Sukma Pramesti; Tanius, Billy; Wibawa, Ketut
BINA CIPTA Vol 3 No 2 (2024): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v3i2.53

Abstract

Desa Batukaang di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis alam dan produk lokal, khususnya jeruk Kintamani. Namun, keterbatasan pengetahuan masyarakat terkait pelayanan prima dan pengembangan produk lokal menjadi hambatan dalam memaksimalkan potensi tersebut. Untuk menjawab tantangan ini, Universitas Mahasaraswati (UNMAS) dan Politeknik Internasional Bali (PIB) melaksanakan program pengabdian masyarakat kurang lebih selama sebulan pada bulan Agustus-September 2024. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan pelayanan prima dan inovasi pengolahan jeruk Kintamani. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi dan praktik langsung, seperti pembuatan minuman, selai, dan permen berbasis jeruk Kintamani dengan teknik pengolahan dan pengemasan yang menarik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memberikan pelayanan pariwisata yang berkualitas serta kemampuan dalam menciptakan produk bernilai tambah yang siap bersaing di pasar lokal dan nasional. Selain itu, program ini berhasil mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata. Rekomendasi dari kegiatan ini mencakup pelatihan diversifikasi produk, pengembangan strategi pemasaran digital, dan peningkatan infrastruktur wisata. Dengan langkah-langkah ini, Desa Batukaang diharapkan mampu menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga produk lokal yang inovatif dan berkualitas.
EKSPLORASI BAHASA DAN BUDAYA LOKAL JATILUWIH HAISI COLLEGE INTERNATIONAL EXCHANGE PROGRAM XIAMEN NANYAN UNIVERSITY P.R. CHINA Kusumaningrum, Ni Ketut Veri; Dinar Sukma Pramesti
BINA CIPTA Vol 4 No 1 (2025): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v4i1.63

Abstract

Pelestarian bahasa dan budaya lokal menghadapi tantangan signifikan di era globalisasi, termasuk risiko kepunahan bahasa daerah dan berkurangnya generasi penutur aktif. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan kekayaan bahasa dan budaya lokal Jatiluwih melalui program pertukaran dengan Xiamen Nanyan University dan mengembangkan model pelestarian budaya berbasis kolaborasi internasional. Kegiatan melibatkan masyarakat Desa Jatiluwih dan peserta HAISI College International Exchange Program dengan pendekatan partisipatif. Metode meliputi eksplorasi etnolinguistik, demonstrasi interaktif, diskusi, dan dokumentasi selama satu hari dengan aktivitas pembelajaran bahasa Bali, role-play percakapan, dan diskusi lintas budaya. Program berhasil memperkenalkan dasar-dasar Bahasa Bali kepada peserta internasional, termasuk kosakata harian dan ekspresi sopan santun. Peserta mampu melakukan percakapan sederhana melalui role-play dengan warga lokal. Diskusi lintas budaya menghasilkan refleksi mendalam tentang tantangan pelestarian budaya dan potensi pengembangan pariwisata berbasis budaya. Kolaborasi menciptakan ruang dialog budaya yang setara dan saling menghormati. Program membuktikan efektivitas pendekatan partisipatif dalam pelestarian budaya dengan pertukaran pengetahuan dua arah. Model pembelajaran bahasa melalui interaksi langsung dengan penutur asli terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Model kolaborasi ini dapat direplikasi untuk pelestarian warisan budaya di daerah lain, sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia-Tiongkok dan membangun fondasi kerjasama jangka panjang dalam pendidikan dan pelestarian budaya.