Kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Pringsewu tentang Student-Centered Learning (SCL), menjawab rendahnya kemampuan merancang pembelajaran bermakna (70-90% guru). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, workshop penyusunan RPP berbasis SCL (contoh PBL Matematika), dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman konsep SCL dan evaluasi formatif naik 42% (skor rata-rata 54 ke 77). Seluruh peserta (6 guru) langsung mengimplementasikan PBL dalam IPA/Matematika. Teridentifikasi kebutuhan pendampingan lanjutan untuk evaluasi formatif (30% guru). Kendala utama adalah durasi workshop terbatas sehingga penyusunan RPP belum optimal. Simpulan kegiatan mengonfirmasi pendekatan kolaboratif efektif meningkatkan kompetensi pedagogik. Direkomendasikan meliputi workshop lanjutan durasi panjang, pendampingan rutin sekolah, dan pengembangan modul kolaboratif FKIP UMPRI-SDN. Dampak jangka panjangnya tercipta lingkungan belajar inklusif, motivasi siswa meningkat, dan sinergi teori-praktik di Sekolah Dasar.