Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JFIOnline

Peningkatan Resistensi Kultur Bakteri Staphylococcus aureus terhadap Amoxicillin Menggunakan Metode Adaptif Gradual Setiawati, Agustina
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resistensi antibiotik masih menjadi perhatian dalam pengobatan penyakit infeksi. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai meningkatkan kasus terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini didesain untuk membuat metode yang dapat digunakan untuk membuat kultur Staphycoccus aureus (S.aureus) yang resisten terhadap amoxicillin. Selanjutnya, bakteri tersebut dapat digunakan sebagai model bakteri resisten adaptif dalam penelitian mikrobiologi. Penelitian ini menggunakan metode adaptif gradual dengan sub kultur bakteri pada media mengandung amoxicillin sub-MIC. Konsentrasi sub-MIC ditingkatkan setiap minggu selama tiga minggu. MIC amoxicillin diuji kembali setiap akhir sub kultur sub-MIC pada satu konsentrasi. Amoxicillin bersifat bakterisidal terhadap S.aureus dengan MIC 0,25µg/mL. Konsentrasi amoxicillin sub MIC yang digunakan adalah 0,10; 0,15 dan 0,20 µg/mL. Metode ini berhasil membuat S.aureus resisten dengan meningkatkan MIC 300x pada akhir sub kultur 0,10 µg/mL  dan meningkatkan MIC 400x pada akhir sub kultur 0,15 µg/mL MIC tidak meningkat. Metode adaptif gradual berhasil meningkatkan resistensi S.aureus terhadap amoxicillin.
Peningkatan Resistensi Kultur Bakteri Staphylococcus aureus terhadap Amoxicillin Menggunakan Metode Adaptif Gradual Setiawati, Agustina
Jurnal Farmasi Indonesia Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.295 KB) | DOI: 10.35617/jfi.v7i3.167

Abstract

Resistensi antibiotik masih menjadi perhatian dalam pengobatan penyakit infeksi. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai meningkatkan kasus terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini didesain untuk membuat metode yang dapat digunakan untuk membuat kultur Staphycoccus aureus (S.aureus) yang resisten terhadap amoxicillin. Selanjutnya, bakteri tersebut dapat digunakan sebagai model bakteri resisten adaptif dalam penelitian mikrobiologi. Penelitian ini menggunakan metode adaptif gradual dengan sub kultur bakteri pada media mengandung amoxicillin sub-MIC. Konsentrasi sub-MIC ditingkatkan setiap minggu selama tiga minggu. MIC amoxicillin diuji kembali setiap akhir sub kultur sub-MIC pada satu konsentrasi. Amoxicillin bersifat bakterisidal terhadap S.aureus dengan MIC 0,25µg/mL. Konsentrasi amoxicillin sub MIC yang digunakan adalah 0,10; 0,15 dan 0,20 µg/mL. Metode ini berhasil membuat S.aureus resisten dengan meningkatkan MIC 300x pada akhir sub kultur 0,10 µg/mL  dan meningkatkan MIC 400x pada akhir sub kultur 0,15 µg/mL MIC tidak meningkat. Metode adaptif gradual berhasil meningkatkan resistensi S.aureus terhadap amoxicillin.