Claim Missing Document
Check
Articles

Optimasi Antena Miktrostip Rectangular Patch Polarisasi Sirkuler pada Frekuensi 2.4 GHz dengan Algoritma Genetika untuk Satelit Nano Evi Rahmawati; Eko Setijadi; Gamantyo Hendrantoro
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.968 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3337

Abstract

Pada penelitian ini dibuat simulasi desain antena mikrostrip dengan optimasi menggunakan algoritma genetika yang disesuaikan dengan ukuran satelit nano. Salah satu kriteria dari satelit tersebut adalah memiliki antena dengan frekuensi 2,4 GHz. Antena mikrostrip ini menggunakan pencatuan aperture coupled. Algoritma genetika diaplikasikan untuk mengoptimasi tiga parameter antena yaitu panjang patch, lebar patch dan panjang slot terhadap impedance matching antena dilihat dari sisi VSWR. Sedangkan parameter seperti panjangfeeding, lebar feeding, lebar slot,t inggi substrat, tinggi patch telah ditentukan berdasarkan perhitungan awal antena mikrostrip. Sedangkan fungsi fitness diturunkan dari pemodelan transmision line. Optimasi ini dilakukan dalam matlab dan CST microwave studio. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan mengubah tiga parameter yang dioptimasi, simulasi antena ini dapat menenuhi kriteria antena yaitu nilai VSWR<2denganreturn loss<-10 dB dengan panjang patch, lebar patch dan panjang slot yang dibangkitkan secara random. Sedangkan perbandingan hasil optimasi di matlab dan simulasi CST microwave studio terdapat perbedaan nilai VSWR.
Rancang Bangun Demodulator BPSK untuk Komunikasi Citra pada Stasiun Bumi Atika Aprilya; Eko Setijadi; Devy Kuswidiastuti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.357 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3354

Abstract

Sistem komunikasi satelit terdiri atas dua konfigurasi yaitu space segment (ruas angkasa) dan ground segment (ruas bumi). Pada tugas akhir ini dikhususkan pada stasiun bumi yang merupakan suatu ground segment yang dapat berfungsi sebagai pemancar maupun penerima. Stasiun bumi pada Tugas Akhir ini hanya membahas pada arah downlink, yang hanya menerima data yang dipancarkan dari satelit pico. Pada stasiun bumi terdapat berbagai macam modul seperti antenna, RF Downlink, baseband (demodulator), decoder(modul mikrokontroler), dan PC untuk menampilkan hasil pengiriman data berupa citra. Modul demodulator berfungsi mengembalikan sinyal termodulasi ke bentuk semula. Tugas akhir ini bertujuan merancang dan membuat perangkat demodulator BPSK yang bekerja pada baudrate 19200 baud/s. Demodulator ini diimplementasikan dengan melalui 3 tahap rancangan, yakni balanced modulator, carrier recovery, dan low pass filter. Pengujian demodulator BPSK ini melalui 3 tahap rancangan agar dapat mengetahui kinerja perangkat secara keseluruhan. Hasil pengujian menunjukan bahwa demodulator BPSK dapat mendemodulasi sinyal analog dengan baud rate 19200 baud/s. Hasilnya telah sesuai dengan spesifikasi rancangan yang dibutuhkan baseband pada stasiun bumi.
Rancang Bangun Modulator BPSK untuk Komunikasi Citra pada ITS-Sat Lena Miranti Siahaan; Eko Setijadi; Devy Kuswidiastuti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.078 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3355

Abstract

ITS-Sat merupakan satelit yang dirancang dan dibuat oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Salah satu subsistem payload satelit tersebut adalah modulator BPSK yang digunakan untuk pengiriman citra pada lintasan downlink dengan frekuensi downlink 2,4 GHz. Tugas Akhir ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan modulator BPSK yang bekerja pada frekuensi IF (Intermediate Frequency) dengan frekuensi 70 MHz dan baud rate 19200 baud. Modulator BPSK yang telah diimplementasikan memiliki dimensi 5 cm x 3,7 cm. Hasil pengujian dan pengukuran perangkat menunjukkan bahwa modulator BPSK mampu bekerja dengan kecepatan transmisi data 19200 baud pada frekuensi IF 70 MHz. Hasil ini sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan sebagai modulator BPSK pada payload satelit ITS-Sat.
Rancang Bangun Demodulator FSK pada Frekuensi 145,9 MHz untuk Perangkat Receiver Satelit ITS-SAT Respati Loy Amanda; Eko Setijadi; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.808 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3384

Abstract

Setelah mengembangkan satelit nano IINUSAT-01 dan IINUSAT-02 bersama INSPIRE, ITS memulai kemandirian dalam membuat satelit yang dinamakan ITS-SAT. Salah satu fungsi satelit ini adalah melakukan pengiriman data teks pada lintasan uplink 145,9 MHz. Agar pengiriman data teks dapat berjalan dibutuhkan demodulator FSK pada frekuensi 145,9 MHz yang berfungsi untuk mendemodulasikan informasi awal. Demodulator FSK dirancang menggunakan IC Si4464 yang terintegrasi dengan Low Noise Amplifier serta Down Converter sehingga menjadi perangkat receiver terpadu. Rangkaian demodulator yang dirancang memiliki ukuran 3,9 x 2,1 cm. Hasil pengujian dan pengukuran perangkat menunjukkan bahwa demodulator FSK mampu bekerja dengan laju data 1200 baud. Frekuensi keluaran modulator FSK adalah 600 Hz dengan power spectral 24,87 dBm. Demodulator ini ditempatkan pada payload satelit ITS-SAT yang akan diintegrasikan dengan perangkat transceiver lainnya.
Perancangan dan Implementasi Modulator FSK untuk Perangkat Transmitter Satelit ITS-SAT pada Frekuensi 436,915 MHz Destina Surya Lestari; Eko Setijadi; Suwadi Suwadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.541 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3385

Abstract

Saat ini perkembangan satelit di Indonesia selangkah lebih maju, hal tersebut ditandai dengan pembuatan satelit nano IINUSAT (Indonesian Inter University Satellite) yaitu satelit yang dikembangkan dengan kerjasama antar universitas ternama di Indonesia; UI, ITB IT Telkom, UGM, ITS dan PENS. Saat ini Institut Teknologi Sepuluh Nopember mencoba membuat satelit sendiri yang dimulai dengan proyek satelit ITS-SAT. Untuk mendukung pembuatan satelit ITS-SAT diperlukan subsystem yang terdiri dari perangkat transmitter (modulator FSK dan Power Amplifier), receiver (demodulator FSK dan Low Noise Amplifier), dan OBDH. Tugas akhir ini difokuskan pada perakitan modulator FSK pada perangkat transmiter yang mempunyai kecepatan transfer data sebesar 9600 bps yang bekerja pada frekuensi downlink 436,915 MHz. Perangkat modulator dirancang agar dapat memodulasi sinyal carier dengan frekuensi defiasi tertentu sesuai sinyal informasi. Melalui perancangan dan implementasi didapatkan perangkat modulator FSK pada perangkat transmiter berbasis IC MAX7049.
Pemodelan Kanal Pada Jaringan Area Tubuh Nirkabel Menggunakan Teknologi Bluetooth Rizal Nur Ibrahim; Wirawan Wirawan; Eko Setijadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.808 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16241

Abstract

Pada wireless body area network (WBAN), propagasi radio dari node sensor yang berada di permukaan tubuh manusia sangat kompleks dan unik bila dibandingkan dengan lingkungan yang lain karena tubuh manusia memiliki bentuk yang kompleks dan terdiri dari jaringan tubuh manusia yang berbeda-beda. Oleh karena itu, model kanalnya juga berbeda dengan model kanal di lingkungan lain. Telekomunikasi nirkabel pada aplikasi jaringan area tubuh membutuhkan Medium Access Control (MAC) yang dapat beradaptasi, dinamis, dan fleksibel untuk mengatasi berbagai persyaratan aplikasi. MAC yang diusulkan menyesuaikan protokol komunikasi dan parameter yang berdasarkan kepada pencapaian konsumsi daya rendah dan laju data yang tinggi untuk itu dipilih salah satu teknologi komunikasi yang memungkinkan untuk hal ini yaitu Bluetooth. Pada tugas akhir ini akan dilakukan pemodelan kanal pada WBAN untuk mendapatkan bentuk kanal yang sesuai dengan kerakteristik tubuh manusia. Dimana pemodelan kanal ini di fokuskan pada teknologi Bluetooth dengan frekuensi 2,4 GHz. Selain itu, dalam pengerjaannya dilakukan simulasi menggunakan software MATLAB.
Desain Wireless Sensor Network dan Webserver untuk Pemetaan Titik Api pada Kasus Kebakaran Hutan Irwan Candra Dwinata; Muhammad Rivai; Eko Setijadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.193 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16292

Abstract

Kebakaran hutan merupakan bencana yang dapat merusak lingkungan dan mengancam kelangsungan hidup hewan dan manusia. Proses pemadaman kebakaran hutan menjadi lebih mudah apabila kebakaran dapat dideteksi dengan cepat saat besarnya api masih terkontrol. Teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dapat diaplikasikan dalam sistem pendeteksi dini kebakaran hutan dan dapat memonitoring kondisi suatu area secara realtime. Tujuan dari penelitian ini adalah dilakukannya komunikasi Wireless Sensor Network antara node sensor dan webserver untuk memetakan titik api kebakaran hutan. Pada penelitian ini digunakan tiga node sensor dan satu webserver dengan menggunakan modul xbee s1 dan protokol digimesh untuk membentuk jaringan yang terhubung secara wireless. Webserver diimplementasikan pada raspberry pi 2. Hasil pengujian menunjukkan setiap node sensor dapat mengirimkan sinyal kebakaran kepada webserver. Jarak maksimum antar modul xbee s1 adalah 28 meter dengan  sinyal RSSI local sebesar  -57 dBm dan sinyal RSSI remote sebesar -60 dBm. Node sensor yang tidak terjangkau langsung dengan wevserver akan mengirimkan sinyal secara berurutan ke node sensor yang lebih dekat untuk menyampaikan sinyal ke webserver. Webserver dapat menyimpan kondisi setiap node sensor kedalam database dan memetakan area kebakaran yang terintegrasi dengan google maps.
Analisa Teknik Dua Polinomial untuk Penekanan Sidelobe Andi Yahya Lubis; Eko Setijadi; Puji Handayani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.972 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28550

Abstract

Dalam radar, antena array sering digunakan karena memiliki nilai gain yang besar dan semakin banyaknya elemen yang digunakan nilai puncak sidelobe yang dihasilkan semakin rendah. Namun jumlah sidelobe akan semakin banyak dan sistem akan semakin kompleks. Untuk membatasi jumlah elemen, diperlukan metode yang menghasilkan nilai puncak sidelobe yang rendah. Metode sidelobe suppression (SLS) dengan teknik dua polinomial merupakan metode penekanan nilai sidelobe dengan cara mengalikan dua faktor array. Dengan jumlah elemen dan null yang ditentukan, pola radiasi yang didapat pada polinomial pertama digunakan untuk mencari posisi null kanan dan kiri yang berdekatan dengan mainlobe. Daerah diluar null tersebut dimanfaatkan untuk wilayah sidelobe serta digunakan untuk mencari bobot dari polinomial kedua yang ditujukan untuk penekanan sidelobe. Dalam penelitian ini, metode dibuat berdasarkan literatur penelitian Zafar-Ullah, Aqdas dan Fahad yang berjudul “Efficient Sidelobe Suppression by Matching Beam in Two Polynomial Technique”. Hasil simulasi kemudian dibandingkan dengan pola radiasi antena array uniform linier dengan 9 elemen dan jarak antar elemennya sebesar λ /2. Berdasarkan hasil simulasi, puncak sidelobe level (PSLL) yang dihasilkan pada antena array dengan metode dua polinomial sebesar -21,07 dB dan lebih rendah dibandingkan dengan PSLL pada antena array tanpa metode yaitu sebesar -11,92 dB.
Pengembangan dan Penerapan Sistem Virtual Private Network (VPN) pada Internet Of Things (IOT) Menggunakan Simulasi Ilmalik Muhammad Alviendra; Eko Setijadi; Gatot Kusrahardjo
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i1.81278

Abstract

Internet Of Things (IOT) mengacu kepada penggunaan beberapa perangkat yang terhubung dan sistem untuk menggunakan data yang diperoleh dari sensor dan aktuator dan objek fisik lainnya.. Wireless Sensor Network merupakan salah satu aspek penting dalam IOT.. Dalam proses ini diperlukan kapasitas penyimpanan serta networks untuk mendukung lancarnya komunikasi antara user dengan perangkat itu tersendiri.WSN sendiri lebih rentan terhadap serangan dibandingkan jaringan lainnya. Pada penelitian ini telah dilakukan simulasi menggunakan Graphical Network Simulator 3(GNS3) dan di konfigurasikan Virtual Machine(VM)sebagai gambaran perangkat IOT. VM tersebut dihubungkan menuju router dimana router tersebut adalah Gateway menuju internet dan jaringan lainnya. Dikonfiguasikan pula Network Address Translation (NAT) agar simulasi dapat serupa dengan kasus nyata. Kemudian dikonfigurasikan VPN Server jenis PPTP,L2TP,IPsec dan L2TP IPSec. Pada percobaan PPTP server yang terhubung langsung pada router Gateway didapatkan bahwa data terenkripsi dan IP telah terselubung pada jaringan internal namun IP masih tetap akan berubah ketika sudah menuju Internet. Pada percobaan L2TP IP telah berhasil terselubung dari intranet dan ketika menuju internet juga telah terselubung namun belum terenkripsi. Pada percobaan IPSec data telah berhasil terenkripsi dan alamat IP tidak berubah. Pada percobaan L2TP IPsec data telah berhasil ternekripsi dan alamat IP berubah ketika menuju internet
Pengaruh Teknik Modulasi terhadap Penerimaan Daya pada Sistem Transfer Daya Nirkabel Frekuensi Radio berbasis Software-Defined Radio Tobi Wibialma Natha; Puji Handayani; Eko Setijadi
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i1.83128

Abstract

Wireless Power Transfer (WPT) merupakan teknik pengisian daya tanpa kabel sebagai hubungan fisik. Terdapat penelitian yang sedang berlangsung pada Proyek Kolaborasi Pusat ITS berjudul “Wahana Nirawak: Aspek Keamanan Data, Pengisian Enerji, dan Desain Antena 26 GHz” mengenai sistem WPT berupa pesawat nirawak (drone) yang mengisi daya node-node yang sulit dijangkau pada JSN. Gelombang RF ditransmisikan kemudian disearahkan menjadi gelombang DC pada sisi penerima, sehingga dinamakan RF WPT. Diduga PAPR sinyal memengaruhi efisiensi penerimaan daya pada sistem WPT, terutama pada transmisi sinyal multitone. Sehingga penelitian ini mengamati tentang pengaruh teknik modulasi yang digunakan terhadap kinerja penerimaan daya pada sistem WPT, dengan sinyal pemodulasi tone tunggal dan jamak. Dengan memodelkan pemancar menggunakan SDR HackRF One dan penerima menggunakan rectenna, teknik modulasi divariasikan melalui pemrograman pada software GNU Radio. Modulasi yang dikaji meliputi: AM, FM, 2-tone, 4-tone, dan tanpa modulasi, dengan frekuensi pembawa 2.45 GHz. Metode penelitian adalah eksperimen, memisahkan pemancar dan penerima pada jarak tertentu dengan komunikasi line-of-sight, kemudian diambil data berupa Daya Terima RF, Output Tegangan DC, dan Efisiensi Konversi Daya RF-to-DC. Apabila dievaluasi dari segi efisiensi konversi daya, teknik modulasi 4-tone merupakan yang paling efisien dengan η_(RF-DC) mencapai 80.34% pada jarak 40 cm. Pada 60 hingga 120 cm, nilai efisiensi dari kelima teknik modulasi mengalami penurunan yang signifikan menjadi 1~10%. Semakin tinggi PAPR maka efisiensi konversi juga naik, dengan membandingkan PAPR dari modulasi AM 1-tone, 2-tone, dan 4-tone.
Co-Authors Aang Kisnu Darmawan Aang Kisnu Darmawan Abd. Rahman Sholeh Achmad Affandi Achmad Affandi Achmad Mauludiyanto Agriniwaty Paulus Ahmad Khatami Ahmad Maulidiyanto Akbar Hendra Alamsyah Alamsyah - Alan Sujadi Andi Yahya Lubis Arif Hidayat Arifin, Imam Atika Aprilya Boedinoegroho, Hany Daniar Fahmi, Daniar Destina Surya Lestari Devy Kuswidiastuti Dewanda Bima Harikusuma Dewiani Jamaluddin Dika Oktavian Prasetya Dimas Anton Asfani Djoko Suprajitno Rahardjo Dwi Edi Setyawan Eko Mulyanto Yuniarno Elyas Palantei Endang Widjiati Endroyono Endroyono Endroyono, E Evi Rahmawati Evy Nur Amalina Evy Nur Amalina Fahmi, Arif Fannush Shofi Akbar Farida, Fitri Faridatun Nadziroh Fariza, Nadilla Firmansyah, Mohammad Rifqi Fitri Amillia Gamantyo Hendrantoro Gamantyo Hendrantoro gamantyo Hendrantoro Gatot Kusrahardjo Gatot Kusrahardjo Gijsbertus Jacob Verkerke Goran, Petrus Kerowe Hajra Rasmita Ngemba Hamzah, Shipun Anuar Harno Pratomo Heri Suryoatmojo Herti Miawarni Herti Miawarni Herti Miawarni Herti Miawarni Herti Miawarni Herti Miawarni Herti Miawarni, Herti Hoiriyah Hoiriyah, . I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda I Ketut Eddy Purnama I Made Yulistya Negara Idris, Azlina Ilmalik Muhammad Alviendra Indra Dilianto Intan Sari Areni Irwan Candra Dwinata Ismie Utami Farma Iwan Santosa Iwan Santosa Julia, Aina Kuncoro, Dony Yudy Kurnia Ageng Pratama Kurniawan, Arief Lena Miranti Siahaan M Mahaputra Hidayat Mainsuri Mainsuri Mauridhi Hery Purnomo Merna Baharuddin Mery Subito Mochamad Yusuf Alsagaff Mohamad Hafid Mohammad Ikhlayel Muhammad Hasan Mahmudy Muhammad Nur Alamsyah Muhammad Rendy Anggara Muhammad Rivai Muhammad Sabirin Hadis Muhammad Yahya Batubara Mulyadi Mulyadi Novalia Pertiwi Nugraha, Yurid Eka Nugroho, Jessica Rahmawati Nurfitri Kaharuddin Pasang Arung Padang Permatasari, Prima Dian Prasetiyono H Mukti Prasetiyono Hari Mukti Priska Wina Puji Handayani Putri, K S H Rahayu, Sri Rahmat, M. Basuki Respati Loy Amanda Reza Pradikta Rizal Nur Ibrahim Ronny Mardiyanto, Ronny Rufiyanto, Arief S. Suprapto Sardjono Trihatmo Septiawan, Reza Sirajuddin Sirajuddin SRI RAHAYU Sri Rahayu Sunarno Sunarno Surya Sumpeno Suwadi Suwadi Suwito Suwito Titiek Suryani Tobi Wibialma Natha Tri Arief Sardjono Vickyarnoldo Wantura Vivin Violita Wardi Wardi Widyanto Dwiputra Pradipta Wijayanti . Wirawan Wirawan Wirawan Wirawan Wirawan Wirawan Wirawan Yahya Syukri Amrullah Yorisan Permana Baginda Yuning Widiarti