Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Reaktualisasi Pembelajaran Menulis Naskah Drama pada Generasi Z dengan Metode Discovery Learning Berbasis Artificial Intelligence (CHAT GPT) Fauziyah, Lutfiatul; Haryanto, Muhammad
Edukhasi: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/jip.v2i3.309

Abstract

Learning to write a playwright at school is often presented in a theoretical form and is considered a difficult, unpleasant, time-consuming, and difficult task in developing ideas. Based on this phenomenon, the author proposes a concept by combining discovery learning and artificial intelligence (GPT) methods in the learning of drama writing. This conceptual idea aims to support the development of digital education in Indonesia in line with the Merdeka Curriculum. This research uses qualitative methods with a conceptual approach. From the results of this study, learning to invent the script of the Z generation with the method of discovery learning based on artificial intelligence (Chat GPT) shows that there are six stages of the phenomenon: (a) giving incentives, (b) identifying problems, (c) collecting data, (d) managing information, (e) proofing, (f) drawing conclusions. Research results show that the application of AI-based discovery learning methods can enhance student interactiveness in the learning process, support online collaboration, and facilitate real-time feedback, which is relevant in contemporary education. However, this study needs to be further developed into applied research to test its empirical value of effectiveness in improving the Z-generation script writing skills in the era of independent curricula.
PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENCURIAN YANG MENDERITA KLEPTOMANIA Septiadi Widagdo, Andreas; Muh Haryanto
The Juris Vol. 8 No. 1 (2024): JURNAL ILMU HUKUM : THE JURIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/juris.v8i1.1161

Abstract

This research aims to analyze the judge's considerations regarding criminal acts of theft committed by kleptomania sufferers. This research also aims to examine the application of material criminal law by judges in handing down decisions and sentences against perpetrators of theft who suffer from kleptomania in Decision Number 32/Pid.B/2018/PN Kpg. This research uses a normative method with a statutory approach and a case approach. Primary and secondary legal materials are used as legal sources. The data collection technique was carried out by collecting data from various literature sources relevant to the research. The legal issue in this research is the existence of legal uncertainty in the application of Article 44 of the Criminal Code relating to perpetrators of criminal acts of theft who suffer from kleptomania, as in the case of Decision No32/Pid.B/2018 /PN Kpg above, it was explained that the defendant Maudy Susana Tefnai had a habit of stealing (Kleptomania), for which the defendant Maudy had to undergo criminal probation for 1 year. This is contrary to the Reason for Forgiveness, which states that whoever commits an act that cannot be accounted for because his or her intellectual powers (zijner verstandelijke vermogens) are disabled in growth or impaired due to disease, is not punished. From the trial process in this case, the responsibility of criminals suffering from kleptomania can be analyzed based on monistic and dualistic currents.
ANALISIS KINERJA PERANGKAT DESA PADA BIDANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA KOROWELANG KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN Haryanto, Muhamad; Akhmad, Jazuli
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v3i2.1189

Abstract

Desa Korowelang merupakan salah satu dari 19 desa yang masuk dan berada diwilayah Kecamatan Kutowinangun. diketahui bahwa masih rendahnya indek kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik, kecenderungan ini karena posisi masyarakat masih diposisikan sebagai pihak yang melayani bukan yang dilayani. Hal tersebut berdampak negative terhadap perkembangan kwalitas pelayanan masih seringnya upaya perbaikan pelayanan terabaikan dan belum berkembangnya inovasi pelayanan serta kurangnya insentif bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kwalitas pelayanan.Penelitian dirumuskan bahwa Kinerja Perangkat Desa Korowelang Kecamatan Kutowinangun belum sesuai dengan tupoksinya. dengan tujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kinerja Perangkat Desa di Desa Korowelang Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen belum sesuai dengan tupoksi bidang penyelenggaraan pemerintahan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif yang secara umum penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami (understanding) dunia makna yang disimbolkan dalam perilaku masyarakat menurut perspektif masyarakat itu sendiri. Informasi ini dibutuhkan untuk mengetahui kondisi yang sesungguhnya dari sumber yang sebenarnya bertujuan untuk mengetahui kinerja Perangkat Desa. Lembar instrumen berupa bentuk pertanyaan. Berdasarkan sasaran dan objek yang diteliti, terdapat beberapa pertanyaan. Data penelitian dikumpulkan baik lewat instrumen pengumpulan data, observasi, wawancara, dokumen pribadi dan resmi, foto, dan percakapan informal semua merupakan sumber data kualitatif. Sikap dan kepribadian yang ditunjukan oleh Perangkat Desa merupakan promosi yang efektif sekaligus berat untuk meningkatkan kinerja Perangkat Desa. Perangkat Desa harus senantiasa konsisten dalam bersikap dan bertindak sehingga dengan sendirinya Perangkat Desa akan mengikuti secara cepat dan baik. Tetapi apabila perangkat desa melihat adanya ketidak beresan dalam diri Perangkat Desa, maka dengan cepat pula akan kehilangan kepercayaan dan simpati dari masyarakat dan bahkan seluruh warganya. Dari hasil penelitian memberikan bukti bahwa keberadaan Perangkat Desa secara umum bisa diterima oleh Masyarakat dan mampu bekerja dengan baik sesuai dengan tupoksinya sebagai penyelenggara pemerintahan desa.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA ALIH WAHANA PUISI API DAN PUISI RUMAH DI KANAL YOUTUBE SALSHABILLA TV Yunita, Rahma; Haryanto, Muhamad
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i1.567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana semiotika pada alih wahana puisi berupa video musikalisasi puisi berjudul Api dan Rumah di kanal youtube Salshabilla TV. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data yakni analisis semiotika Charles Sanders Pierce. Hasil analisa mengenai bagaimana semiotika pada alih wahana puisi berjudul Api dan puisi Rumah di kanal youtube Salshabilla TV, bahwa kedua video musikalisasi puisi tersebut saling berkesinambungan dalam menyampaikan makna percintaan yang dikemas melalui tanda-tanda yang peneliti dapatkan, baik melalui gambar maupun lirik puisi yang diujarkan selama video musikalisasi berputar. Video musikalisasi puisi Api menunjukkan adanya tanda ikon, indeks, dan simbol yang merepresentasikan makna sesuai dengan judul puisi karya Salshabilla Adriani yakni Api. Makna berdasarkan tanda yang ditemukan pada video musikalisasi puisi Api mengarah ketidakberdayaan seorang perempuan untuk mengungkapkan perasaan karena terkekang oleh perasaan cemburu, marah, iri, rendah diri sehingga rasa cinta penyair tidak bersambut. Begitupun dengan makna dalam video musikalisasi puisi Rumah. Melalui tanda yang peneliti dapatkan yakni tanda ikon, indeks dan simbol, puisi Rumah yang dialihwahanakan tersebut mengacu pada representasi makna akan ketidakberdayaan seorang perempuan dalam menjalani hubungan percintaan penuh rasa kecewa yang dibangunnya. Makna tersebut sesuai dengan tanda yang mempresentasikan Rumah sebagai hubungan yang oleh penyair berusaha bina bersama dengan pujaan hati.