Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WIDYAKALA JOURNAL

Prospek Kebutuhan Layanan Psikologis Untuk Atlet Jaya Raya Gita Widya Laksmini Soerjoatmodjo; Veronica Kaihatu; Clara Moningka; Yulius Fransisco
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 4, No 1 (2017): Urban Studies & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.038 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v4i1.27

Abstract

Setelah berdiri 40 tahun, Jaya Raya sebagai salah satu klub bulutangkis terdepan mendirikan Sekolah Bulutangkis pertama di Indonesia yang membina 80 atlet usia 12-18 tahun cabang tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Permasalahan Jaya Raya adalah kebutuhan menelurkan juara bulutangkis dimana upaya tersebut membutuhkan layanan psikologis. Tujuan penelitian ini adalah memotret prospek kebutuhan layanan atlet Jaya Raya. Dengan pendekatan Rapid Assessment Process, penelitian aksi ini mengumpulkan data dari wawancara, diskusi kelompok dan workshop yang dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan kebutuhan akan pengetahuan pedagogi dan perkembangan remaja; keterampilan psikologis seperti goal setting, mental imagery dan self-talk; profil, instrumen alat ukur dan konseling serta manajemen sumber daya manusia di tingkat organisasi. Kesimpulan penelitian adalah ada prospek layanan psikologis pada pelatih teknik, pelatih fisik, guru, pengurus asrama maupun Jaya Raya sendiri sebagai organisasi.Kata Kunci : Psikologi Olahraga, Pengukuran Kebutuhan, Penelitian Aksi, Layanan Psikologis, Bulutangkis
Gambaran Spiritualitas Kerja Dan Pemaknaan Pada Pekerjaan Pada Pasukan Oranye Kota DKI Jakarta Clara Moningka
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 5, No 1 (2018): Urban Development & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.019 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v5i1.96

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran spiritualitas kerja pada pasukan oranye DKI Jakarta. Spiritualitas kerja dapat dijelaskan dengan pemahaman diri pekerja sebagai mahkluk spiritual yang jiwanya (the soul) memerlukan pemeliharaan di tempat kerja. Hal ini melingkupi bagaimana pengalaman kerja memiliki tujuan dan memiliki makna, termasuk perasaan terhubung dengan orang lain atau dengan komunitasnya di tempat kerja. Spiritualitas kerja memiliki tiga dimensi meliputi pekerjaan yang bermakna (meaningful work), rasa memiliki komunitas (sense of community), dan kehidupan internal (inner life). Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas anggota pasukan oranye memiliki spiritualitas kerja yang cenderung tinggi. Hal ini ditunjukan dengan responden dengan spiritualitas kerja tinggi berjumlah 181 orang (53.24%) dan responden dengan spiritualitas kerja rendah berjumlah 159 orang (46.76%). Berdasarkan open ended questionnaire yang dikonstruksi oleh Moningka dan Angkawijaya (2017) juga diperoleh respon bagaimana mereka memaknai pekerjaannya seperti pekerjaan sebagai sesuatu yang berguna bagi orang lain. Berdasarkan hasil uji tambahan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan spiritualitas kerja berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, status pernikahan dan jumlah anak.
Self-compassion dan Motivasi Berprestasi pada Remaja yang Aktif di Klub Bulu Tangkis Clara Moningka; Yuzi Wiraayu Putri
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 8, No 1 (2021): Urban Lifestyle and Urban Development
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.238 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v8i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi self-compassion terhadap motivasi berprestasi pada remaja yang aktif di  klub bulu tangkis. Penelitian ini menggunakan Self-Compassion Scale (SCS) yang dikembangkan oleh Neff dan Achievement Motivation Scale (SCS) yang dikembangkan oleh Lang dan Fries untuk mengukur self-compassion dan motivasi berprestasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear. Partisipan pada penelitian ini adalah 85 remaja anggota klub bulu tangkis di Jakarta. Hasil analisis data menunjukkan bahwa self-compassion dan hope of success berkorelasi positif (r = 0, 297, p = 0,00) dan self-compassion berkontribusi 8,8% terhadap hope of success (R² = 0,088, F = 28, 857, p = 0,00), sedangkan self-compassion dan fear of failure memiliki korelasi negatif (r = -0, 508, p= 0,00). Self-compassion berkontribusi 25,8% terhadap fear of failure (R² = 0, 258, F = 8, 0060, p = 0,00).