Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Tingkat Kesukaan dan Fenol Serbuk Minuman Jagung Manis yang Diformulasi Ekstrak Jahe dan Jenis Gula Syahidah Mutmainah; Yunika Purwanti; Melly Fera
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3895

Abstract

Meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan ditandai dengan semakin banyaknya permintaan akan pangan fungsional. Banyaknya potensi jagung manis di Indonesia menjadikan Indonesia memiliki peluang sebagai pengembangan pangan fungsional. Jagung manis mengandung serat, vitamin, kalori, mineral, senyawa karotenoid dan fenol yang memiliki sifat antioksidan. Selain itu, untuk menambah sifat fungsionalitasnya, pada penelitian ini ditambahkan ekstrak jahe yang mengandung senyawa shagaol dan gingerol yang bersifat termostabil dan sebagai antioksidan. Penggunaan jenis gula berfungsi sebagai agen pengkristal dalam pembuatan serbuk minuman fungsional jagung manis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe dan jenis gula terhadap kadar total fenol dan tingkat kesukaan serbuk minuman fungsional jagung manis. Metode yang digunakan yaitu eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor yaitu ekstrak jahe (0%, 15%, 30%, dan 45%) dan jenis gula (100% gula tebu dan 75% gula tebu + 25% gula kelapa). Berdasarkan hasil analisis, perlakuan penambahan ekstrak jahe dan jenis gula berpengaruh nyata terhadap total fenol dan rasa namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna dan aroma. Hasil tertinggi fenol terdapat pada perlakuan J4G2 (37,921 mgGAE/g), warna pada J3G2 (3,9667), aroma pada J3G1 dan J3G2 (3,7333), serta rasa pada J3G1 (3,933).
Pengaruh Daya dan Waktu MAE terhadap Suhu Ekstraksi, Rendemen, dan Aktivitas Antioksidan Yunika Purwanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4050

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pangan mendorong produsen untuk memproduksi berbagai jenis makanan yang lebih bergizi, aman, dan menarik. Akan tetapi disisi lain, urgensi penggunaan food additive sintetik secara terus-menerus dapat mengganggu kesehatan. Alternatif yang dapat ditawarkan pemanfaatan bahan alami sebagai food additive salah satunya ekstrak beras hitam Sirampog. Beras hitam sirampog varietas lokal Kabupaten Brebes memiliki sejuta khasiat, salah satunya kandungan antioksidan yang baik bagi kesehatan. Pemanfaatan beras hitam sirampog sebagai pangan fungsional masih terbatas, agar pengaplikasian lebih mudah perlu dilakukan ekstraksi. Metode ekstraksi Microwave Assisted Extraction (MAE) cocok digunakan untuk ekstraksi komponen yang rentan terhadap panas, karena dapat dikontrol melalui daya dan waktu ekstraksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh daya dan lama waktu ekstraksi berbantu gelombang mikro (MAE) terhadap suhu ekstraksi, rendemen dan mengetahui kandungan fenol dan kapasitas penangkapan DPPH. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 2 faktor yaitu variasi daya (100,175,250 watt) dan variasi waktu ekstraksi (3,6,9 menit). Hasil penelitian yaitu semakin tinggi daya dan lama waktu ekstraksi MAE maka suhu ekstraksi akan semakin tinggi, rendemen tertinggi (45,75%) dihasilkan pada perlakuan D2W1(175 watt dan 3 menit). Perlakuan terbaik D2W1 memiliki kandungan fenolik 96,28 mg/100g dan kapasitas penangkapan DPPH 68,07%.
Formulasi Tepung Tempe dan Tepung Terigu Terhadap Daya Kembang dan Karakteristik Organoleptik pada Fudgy Brownies Rizki Nur Hidayat; Nurwati Nurwati; Yunika Purwanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4462

Abstract

Fudgy brownies merupakan produk bakery yang didominasi cokelat dan memiliki tekstur yang padat. Pembeda utama brownies dari fugdy brownies lainnya adalah penggunaan cokelat yang banyak, tidak memiliki pengembangan yang signifikan, dan teksturnya yang unik. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan perbedaan daya kembang dan karakteristik organolaptik fudgy brownies yang berbeda dari berbagai formulasi tepung tempe dan tepung terigu, serta mendapatkan formulasi tepung tempe dan tepung terigu yang menghasilkan fudgy brownies dengan daya kembang dan organolaptik terbaik. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0(100%:0%), P1 (90%:10%), P2 (85%:15%), P3 (80%:20%). Data yang diperoleh dari analisis daya kembang dan karakteristik organolaptik (hedonik) dianalisis menggunakan metode ANOVA (Analysis of Varians) dengan taraf signifikansi 5% dan apabila terdapat pengaruh dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Semua analisis data dihitung dengan bantuan komputer program SPSS 20.0 for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa formula terbaik yang diperoleh pada fudgy brownies tepung tempe dengan persentase 10% (P1) , nilai hasil penelitian mutu hedonik dan daya kembang fudgy brownies tepung tempe 10% (P1) menunjukkan daya kembang 19,5 -25,2(P0 dan P1)(nilai daya kembang terbaik), nilai mutu 4.07 (aroma coklat dan sedikit aroma tempe), nilai mutu tekstur 4.10 (agak lembut), nilai mutu warna 4.37 (agak cokelat kehitaman). Sifat hedonik rasa 4.30 (suka), sifat hedonik tekstur 4.10 (suka) dan sifat hedonik warna 4.37 (suka).
Pengaruh Variasi Jenis Kecap Manis Terhadap Kandungan Protein dan Sensori Chicken Teriyaki Safira Qintari Yadith Vitarani; M Jusuf Randi; Yunika Purwanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4956

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi jenis kecap manis terhadap kandungan protein dan sensori chicken teriyaki. Hasil penelitian ini 1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari variasi jenis kecap manis terhadap kandungan protein chicken teriyaki, protein tertinggi terletak pada perlakuan menggunakan kecap Bango (light) sebesar 24.235%. 2) Penggunaan variasi jenis kecap manis juga berpengaruh pada Sensorinya. Rata-rata tertinggi responden menyatakan rasanya manis, aroma manis, warna coklat kehitaman, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tekstur chicken teriyaki yang sama-sama memiliki tekstur cukup lembut. 3) Berdasarkan indeks efektivitas, perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan 2 yakni penggunaan kecap manis merk Bango (light) terhadap chicken teriyaki.