Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hubungan Stadium dengan Kadar Hemoglobin pada Perempuan Penderita Kanker di Poliklinik Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik Tahun 2023 Elvipson Sinaga; Linawati Togatorop; Marta Imelda BR. Sianturi
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.5400

Abstract

Anemia is a common complication in cancer patients, especially in advanced stages, which affects quality of life and response to therapy. This study aims to analyze the relationship between cancer stage and hemoglobin (Hb) levels in female patients undergoing chemotherapy. This quantitative study used a cross-sectional design and involved 54 female cancer patients at the H. Adam Malik General Hospital Polyclinic, Medan. The sampling technique used convenience sampling. Data were analyzed using the Spearman's rho test to determine the relationship between cancer stage and Hb levels. The majority of respondents were in stage 3 (48.1%) and stage 4 (37.0%), with 63% experiencing moderate anemia (Hb 8–10 g/dL). The results of the Spearman test showed a significant positive correlation between cancer stage and Hb levels (r = 0.683; p = 0.000), indicating that the more advanced the cancer stage, the lower the hemoglobin levels tend to be. It was concluded that there was a significant relationship between cancer stage and hemoglobin levels in female patients. These results emphasize the importance of monitoring Hb levels in clinical management and nursing care of cancer patients, especially in advanced stages.
Perancangan Website Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan Menggunakan Php dan MySql untuk Memudahkan Pendaftar Melalui Online dalam Kepemilikan Kartu Peserta Ujian Jepri Sirait; Marthin Yohannes Simanjuntak; Elvipson Sinaga
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Router: Jurnal Teknik Informatika dan Terapan
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v2i4.272

Abstract

The manual registration information system for incoming students is still commonly used by certain universities and colleges in Indonesia. However, the challenge lies in the fact that many potential students, especially those living outside urban areas, face difficulties with manual procedures and indeed many colleges still need a more efficient and effective information system to facilitate ownership of exam participant cards. The purpose of this study is to design a new student admissions website using PHP and MySQL to facilitate online registrants in ownership of exam participant cards. The methodology used in this study involves a system development research procedure, specifically focusing on creating a web-based system for new student admissions information that can be accessed via a web browser. The system for new student admissions information was developed using the PHP programming language and utilizing the MySQL database as a database server. The results of the design of this new student admissions website show that the newly implemented web-based student admissions system is able to offer convenience to prospective students in accessing broad information about the admissions process, as well as completing registration procedures, making online payments, and issuing exam participant cards. Hopefully this system will continue to be developed and can be applied in every college.
PENYULUHAN TENTANG PENGGUNAAN KURMA UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH Elvipson Sinaga; Khairunnisa Batubara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2451

Abstract

Salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah hipertensi, suatu kondisi tidak menular yang sangat umum di Indonesia. Menggunakan pangan fungsional seperti kurma (Phoenix dactylifera L.), yang kaya akan kalium, magnesium, serat, dan antioksidan, merupakan salah satu cara untuk mengatasi hipertensi, baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi kurma dalam menurunkan tekanan darah. Peserta dari masyarakat yang memiliki riwayat atau berisiko hipertensi berpartisipasi dalam pendekatan implementasi, yang meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet, di Puskesmas Sibolangit. Tes pra dan pasca digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan, dan hasilnya dikaji secara deskriptif. Berdasarkan temuan, skor pengetahuan rata-rata peserta meningkat dari 60,5 pada tes pra menjadi 85,7 pada tes pasca, dan mereka juga menyatakan keinginan yang lebih besar untuk memasukkan kurma ke dalam pola makan seimbang. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kesadaran tentang cara menyajikan kurma untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan dosis yang dibutuhkan. Sebagai sarana untuk mempromosikan edukasi gizi berbasis pangan lokal, kegiatan ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Singkatnya, kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan kurma dapat ditingkatkan dalam upaya mencegah dan mengelola hipertensi.
Dates' Impact on Lowering Blood Pressure in Hypertension Patients Khairunnisa Batubara; Elvipson Sinaga
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22044

Abstract

ABSTRACT When the systolic pressure is greater than 130 mmHg and the diastolic pressure is greater than 85 mmHg, the condition is known as hypertension or high blood pressure.  Heart attack consequences can result from hypertension, including impaired renal function, vascular disease, and stroke development.  Modern hypertension drugs might have negative side effects, therefore using a natural remedy, like dates, is an option. Dates are one of the alternative treatments for hypertension that may be found in traditional medicine. This study sought to ascertain whether providing dates to hypertensive individuals could lower their blood pressure. There was a pre-test and post-test control group in this quasi-experimental study design.  Thirty responders were chosen using inclusion criteria and purposive sampling to make up the sample.  While the control group (n=15) simply received standard therapy, the intervention group (n=15) received seven dates per day for 14 days.  A sphygmomanometer was used to assess blood pressure both before and after the intervention.  A paired t-test and an independent t-test with α=0.05 were employed in the analysis. According to the results, the intervention group's systolic and diastolic blood pressures were significantly lower than those of the control group (p0.05). In conclusion, giving dates to hypertension patients is a successful supportive non-pharmacological therapy for lowering blood pressure. Keywords: Blood Pressure, Hypertension, Dates.
Penurunan Kadar Asam Urat Pada Mencit Jantan Putih (Mus musculus) Dengan Menggunakan Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sari, Imelda; Sinaga, Elvipson
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10911

Abstract

Asam urat merupakan peradangan di sendi akibat bertambahnya kadar asam urat dalam darah, karena metabolisme purin dalam tubuh terganggu dan ditandai dengan sendi nyeri. Untuk menurunkan kadar asam urat selain obat farmakologi penggunaan obat tradisional yang menjadi salah satu pilihan adalah daun salam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak etanol daun salam dapat menurunkan kadar asam urat pada mencit jantan putih (mus muscullus). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun dari tanaman salam dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun salam yang masih segar, tidak busuk dan bebas jamur sebanyak 1000 gram. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan dibagi kedalam 5 kelompok masing-masing terdiri dari 5 ekor mencit dan analisis data dilakukan uji anova one way taraf kepercayaan 95% dan uji LSD. Hasil penelitian adalah ekstrak etanol daun salam dapat menurunkan kadar asam urat pada mencit yang diinduksi aloksan dengan dosis 70 mg, 140 mg dan 280 mg dan dosis 280 mg lebih efektif menurunkan kadar asam urat karena terdapat perbedaan yang bermakna. Sebagai saran dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan pengukuran yang tepat dan benar hendaknya melakukan prosedur kerja sesuai dengan SOP dengan baik
Mini SBAR Implementation Training in Handovers as an Effort to Improve Patient Safety in Inpatient Rooms Khairunnisa Batubara; Rinawati; Elvipson Sinaga; Irwan Agustian; Romauli Ervanny Goria Siallagan; Rahmat Ali Putra Harahap
Jurnal Pengabdian Keperawatan Dan Kesehatan Holistik Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Keperawatan Dan Kesehatan Holistik - Juli
Publisher : LPPM AKPER GITA MATURA ABADI KISARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65386/jpkkh.v2i2.53

Abstract

One important measure of the quality of hospital services is patient safety. The efficiency of communication during the nurses' handover procedure is one element affecting patient safety. Misinformation can result from unstructured communication, which affects patient safety. Therefore, by using Mini SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation), efforts must be made to increase nurses' proficiency in systematic communication. The purpose of this community service project is to enhance nurses' comprehension and proficiency in using Mini SBAR in the inpatient ward handover procedure. Training through counseling, demonstrations, and simulations of the usage of Mini SBAR in handover was the approach employed in this exercise. 56 nurses who worked in inpatient wards across four hospitals participated in the activity. After the training, participants' abilities were observed and their knowledge was measured as part of the evaluation process. The activity's outcomes demonstrated an improvement in nurses' comprehension and proficiency with Mini SBAR handover communication. Participants were able to communicate patient information in a more organized, methodical, and unambiguous manner, which reduced nurses' communication errors. Patient safety in inpatient wards has increased as a result of this training's successful improvement of clinical communication quality.
Penurunan Kadar Asam Urat Pada Mencit Jantan Putih (Mus musculus) Dengan Menggunakan Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) Imelda Sari; Elvipson Sinaga
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10911

Abstract

Asam urat merupakan peradangan di sendi akibat bertambahnya kadar asam urat dalam darah, karena metabolisme purin dalam tubuh terganggu dan ditandai dengan sendi nyeri. Untuk menurunkan kadar asam urat selain obat farmakologi penggunaan obat tradisional yang menjadi salah satu pilihan adalah daun salam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak etanol daun salam dapat menurunkan kadar asam urat pada mencit jantan putih (mus muscullus). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun dari tanaman salam dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun salam yang masih segar, tidak busuk dan bebas jamur sebanyak 1000 gram. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan dibagi kedalam 5 kelompok masing-masing terdiri dari 5 ekor mencit dan analisis data dilakukan uji anova one way taraf kepercayaan 95% dan uji LSD. Hasil penelitian adalah ekstrak etanol daun salam dapat menurunkan kadar asam urat pada mencit yang diinduksi aloksan dengan dosis 70 mg, 140 mg dan 280 mg dan dosis 280 mg lebih efektif menurunkan kadar asam urat karena terdapat perbedaan yang bermakna. Sebagai saran dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan pengukuran yang tepat dan benar hendaknya melakukan prosedur kerja sesuai dengan SOP dengan baik
Pengaruh Mini SBAR terhadap Kepatuhan Komunikasi Timbang Terima dan Persepsi Keselamatan Pasien Perawat Rawat Inap Khairunnisa Batubara; Irwan Agustian; Elvipson Sinaga; Romauli Ervanny Goria Siallagan; Rinawati; Rahmat Ali Putra Harahap
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 7 No 1 (2026): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v7i1.2401

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi timbang terima yang tidak terstruktur dapat menyebabkan kehilangan informasi klinis dan berisiko menurunkan keselamatan pasien. Mini SBAR dikembangkan sebagai format komunikasi ringkas yang tetap mempertahankan komponen Situation, Background, Assessment, dan Recommendation. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi Mini SBAR terhadap kepatuhan komunikasi timbang terima serta persepsi dan kepatuhan perawat terhadap indikator keselamatan pasien di ruang rawat inap. Metode: enelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 80 perawat rawat inap yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa lembar observasi kepatuhan Mini SBAR dan kuesioner indikator keselamatan pasien yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Intervensi dilakukan melalui pelatihan dan implementasi Mini SBAR selama empat minggu. Analisis data menggunakan paired t-test dan effect size. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan kepatuhan total Mini SBAR dari 37,3% menjadi 81,3%. Persepsi pencegahan risiko KTD meningkat dari 55,0% menjadi 70,0%, ketepatan waktu tindakan dari 60,0% menjadi 78,8%, dan efektivitas komunikasi dari 42,5% menjadi 83,8% dengan p < 0,001. Kesimpulan: Mini SBAR berpotensi meningkatkan kepatuhan komunikasi timbang terima dan mendukung indikator keselamatan pasien.
REHCARDICARE: A Digital Telerehabilitation Platform for Cardiac Recovery Following a Coronary Artery Bypass Graft Elvipson Sinaga; Khairunnisa Batubara
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 29 No 2 (2026): July
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v29i2.1928

Abstract

Post-coronary artery bypass graft (CABG) patients often experience decreased cardiac output, which slows recovery and increases the risk of cardiovascular complications. This research and development study evaluated the preliminary effectiveness of the REHCARDICARE application in increasing cardiac output, a key indicator of successful cardiac rehabilitation. The research also assessed user satisfaction to determine the feasibility of broader implementation. The findings can inform further development of the application. The application development used the (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) ADDIE model. The study subjects consisted of 30 post-CABG patients purposively selected at the North Sumatra Integrated Heart Center. An application-based resistance and flexibility training intervention was implemented for eight weeks. Data collection and analysis took place two weeks after the intervention was completed. Using a single-group pretest–posttest design, transthoracic Doppler echocardiography was used to measure cardiac output before and after the intervention. Data analysis involved a paired t-test with a significance level of p < 0.05. Cardiac output significantly increased from 4.12 ± 0.55 L/min to 5.28 ± 0.62 L/min (p = 0.001). The feasibility evaluation showed high user satisfaction (87.5 ± 6.8), indicating that REHCARDICARE was perceived as useful and easy to use, with good patient adherence and no significant safety events. Overall, REHCARDICARE demonstrated improved cardiac output after eight weeks and good user acceptance as a digital cardiac rehabilitation tool for post-CABG patients. It is recommended that this application be structurally integrated into the hospital’s cardiac rehabilitation program, that remote monitoring features, and that further tests be conducted using an experimental design with a control group and a larger sample to strengthen the evidence of clinical effectiveness.