Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

APLIKASI TEKNOLOGI BOKASHI PADA PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI DI KELOMPOK TANI LESTARI DESA ANDOOLO UTAMA KECAMATAN BUKE KABUPATEN KONAWE SELATAN Firman Nasiu; Dedem Sutopo; Hairil Adzulyatno Hadini; Syamsuddin Syamsuddin; Purnaning Dhian Isnaeni; Putu Nara Kusuma Prasanjaya
JURNAL PengaMAS Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i1.720

Abstract

Kelompok Tani Lestari merupakan kelompok tani yang dibentuk pada tahun 2010 di Desa AndooloUtama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang saat iniberanggotakan 26 orang. Sistem pemeliharaan semi intensif yang dijalankan memberikan peluangpendapatan usaha yang lebih baik karena peternak dapat melaksanakan pengolahan kotoran ternaksapi menjadi pupuk organik. Dengan adanya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini,tim pelaksana kegiatan akan berperan serta aktif dalam membantu meningkatkan pemahanan danketerampilan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah secara optimal melalui penyuluhan,bimbingan teknis, serta demonstrasi plot (demplot). Program kemitraan kepada masyarakat yangdilaksanakan disambut dengan sangat baik oleh seluruh anggota kelompok dan masyarakat sekitardan diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan dan pemahaman tentang pengolahan pupukorganik dapat memberikan pengaruh positif bagi peningkatan pendapatan peternak.
Aplikasi Integrated Farming System Berbasis Zero Waste di Peternakan Ayam Kampung Desa Alebo Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Fuji Astuty Auza; Mardiana Napirah; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Asma Bio Kimestri; Widhi Kurniawan; Astriana Napirah; Purnaning Dhian Isnaeni
Peternakan Abdi Masyarakat (PETAMAS) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2, Desember 2023
Publisher : Departemen of Animal Science, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/petamas.v3i2.34870

Abstract

Peternakan ayam kampung semakin meningkat jumlahnya, tidak terkecuali di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Seiring dengan meningkatnya populasi ayam kampung, limbah peternakan yang dihasilkan juga tentu meningkat dan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat peternak ayam kampung di Desa Alebo mengenai pengelolaan limbah peternakan ayam kampung menjadi pupuk organik yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan keluarga, masyarakat peternak ayam kampung juga diedukasi mengenai pemanfaatan halaman rumah yang luas sebagai kebun sayur dan tanaman obat. Kegiatan dilakukan dengan memberikan bimbingan teknis. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan (skill) dalam mengelola limbah peternakan dan memanfaatkannya untuk membuat kebun sayur dan tanaman obat serta mengelola hasil-hasilnya. Diharapkan pengetahuan dan skill yang telah diperoleh tersebut dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk mengatasi masalah limbah peternakan, namun juga meningkatkan kemandirian pangan dan peluang bisnis.
Aktivitas Antibakteri Kefir dengan Media Susu yang Berbeda terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Asma Bio Kimestri; Arbyin Pratiwi; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Purnaning Dhian Isnaeni
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47738

Abstract

Susu kefir merupakan suatu produk fermentasi susu dengan penambahan kefir grains. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktibitas antibakteri kefir dengan media susu yang berbeda terhadap Escherichia coli dan Stahphylococcus aureus. Media susu yang digunakan susu UHT, Susu bubuk fullcream, dan susu bubuk skim dengan penambahan kefir masing 10% (b/v). Uji yang dilakukan dengan methode uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan bakteri Escherichia coli (gram negatif) dan Stahphylococcus aureus (gram positif ). Analisis menggunakakan RAL dengan 3 perlakuan 5 ulangan. Hasil yang diperoleh dari uji aktivitas antibakteri mengunakan media susu yang berbeda terhadap bakteri Escherichia coli Media susu UHT memilki zona hambat 8,78 mm, susu bubuk fullcream zona hambat 8,53 mm, dan susu bubuk skim 6,88 mm. Aktivitas antibakteri media susu berbeda terhadap bakteri Stahphylococcus aureus media susu UHT memilki zona hambat 8,15 mm, susu bubuk fullcream zona hambat 8,02 mm, dan susu bubuk skim 5,63 mm. aktivitas antibakteri yang ada pada susu UHT dan susu bubuk fullcream lebih besar daya hambatnya terhadapa bakteri Escherichia coli dan Stahphylococcus aureus dibandingkan demgan susu bubuk skim karena media mempengaruhi fermentasi kefir. Kata kunci: Susu UHT, Susu bubuk Fullcream, Susu bubuk Skim, kefir, Aktivitas antibakteri
Penanganan Kasus Bloat Pada Satwa Anoa di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Purnaning Dhian Isnaeni; Asma Bio Kimestri; Dedem Sutopo; Arbyin Pratiwi; Restu Libriani; Andi Amriyana Dea; Putu Sutarya; Lombanu Lombanu
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47739

Abstract

Penelitian ini mendokumentasikan sekaligus memberikan informasi terkait kasus bloat atau kembung rumen pada satwa liar anoa serta upaya penanganan yang dilakukan. Anoa, spesies mamalia terancam punah yang endemik di Indonesia, menghadapi tekanan yang signifikan dari perubahan habitat dan perburuan ilegal. Berdasarkan tingkat keparahan, kasus bloat dengan keparahan yang berat yang beresiko terjadi kematian pada satwa anoa. Kasus studi ini menggarisbawahi pentingnya pemantauan kesehatan dan perawatan medis dalam upaya pelestarian spesies ini. Kata Kunci: Anoa, Bloat, Trokarisasi
Bobot Potong, Persentase Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang Diberi Tepung Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Sri Wulandari Panatha; Amiluddin Indi; Hamdan Has; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Purnaning Dhian Isnaeni; Rachmita Dewi S. Toba; Asma Bio Kimestri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bobot potong, persentase karkas dan lemak abdominal ayam broiler yang diberi tepung daun afrika (Vernonia amygdalina). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan, setiap perlakuan diisi dengan 5 ekor ayam. perlakuan yang digunakan adalah: P0 = kontrol, P1 = penggunaan 2 % tepung daun afrika, P2 = penggunaan 4 % tepung daun afrika, P3 = penggunaan 6 % tepung daun afrika. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot potong, persentase karkas dan lemak abdominal. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tepung daun afrika pada ayam broiler berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot potong, pemberian tepung daun afrika 2 % sampai 6 % dapat menurunkan bobot potong. Pemberian tepung daun afrka tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas dan lemak abdominal. 
Pemberian Tepung Sawi Putih (Brassica pekinensia L) Meningkatkan Persentase Bagian Karkas Ayam Broiler Purnaning Dhian Isnaeni; Rusli Badaruddin; Fuji Astuty Auza; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Asma Bio Kimestri; Fadli Ma’mun Pancar; Hamdan Has
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 1 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i1.29942

Abstract

Ayam broiler merupakan ternak penghasil daging yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi peternak adalah mahalnya harga pakan. Tepung sawi putih merupakan salah satu limbah yang dapat dijadikan sebagai alternatif pakan karena mengandung protein sekitar 26,33% yang mampu meningkatkan produktivitas karkas ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level tepung hasil samping sawi putih yang sesuai untuk mendukung produktivitas ayam broiler. Seratus ekor ayam broiler digunakan dalam penelitian ini, pakan yang digunakan terdiri dari jagung, konsentrat, dedak, dan tepung hasil samping sawi putih (TSP). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan level P1= 0% TSP, P2= 5% TSP, P3= 10% TSP, dan P4= 15% TSP. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan pada persentase karkas broiler yang diberi pakan tepung sawi putih, tetapi terjadi peningkatan signifikan perlakuan P4 terhadap berat bagian sayap, persentase paha, dan persentase sayap, serta perlakuan P3 terhadap persentase punggung. Pemberian tepung sawi putih belum mampu meningkatkan kuantitas karkas, tetapi terbukti dapat dijadikan alternatif bahan pakan pada level 15% tanpa menurunkan produktifitas ayam broiler
Identifikasi dan Prevalensi Penyakit Cacing Saluran Pencernaan pada Ternak Kambing Jawa Randu di Peternakan Rakyat Kelurahan Bonggoeya Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari Wa Ode Jasnia; Takdir Saili; Restu Libriani; Purnaning Dhian Isnaeni
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 4 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i4.28703

Abstract

Abstrak. Pola pemeliharaan secara semi intensif pada peternakan rakyat yang dekat dengan pembuangan sampah semantara warga diduga memiliki peluang tersebarnya penyakit parasitik yang disebabkan oleh cacing saluran pencernaan sehingga dilakukan penelitian mengenai identifikasi dan prevalensi penyakit cacing saluran pencernaan pada ternak kambing Jawa randu di Peternakan rakyat Kelurahan Bonggoeya Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis telur cacing saluran pencernaan dan mengevaluasi tingkat prevalensi penyakit cacing saluran pencernaan pada ternak kambing Jawa randu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2021 yamg berlokasi di Peternakan rakyat Kelurahan Bonggoeya Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari dan di Laboratorium Unit Fisiologi, Reproduksi dan Kesehatan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo. Metode sedimentasi digunakan untuk menganalisis 54 sampel feses kambing Jawa randu yang terdiri atas 25 sampel feses kambing umur >1 tahun dan 29 sampel feses kambing umur <1 tahum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 8 jenis cacing saluran pencernaan yang terdapat pada sampel feses yang dianalisis, yaitu Fasciola sp, Paramphistomum sp, Strongyle sp, Eurytrema pancreaticum, Ascaris lumbricoides, Trichuris sp, Haemonchus sp dan Oestertagia sp. Tingkat prevalensi penyakit cacing saluran pencernaan pada kambing Jawa randu berdasarkan sampel feses yang diteliti adalah 57,41% dengan sebaran 72,00 % terdapat pada sample feses kambing Jawa randu umur >1 tahun sedangkan 44,82 % terdapat pada sampel feses kambing Jawa randu umur <1 tahun.Kata Kunci : Cacing, Feses, Kambing, Jawa Randu, Prevalensi
Pengaruh Penambahan Gula Aren Terhadap Rendemen dan Kualitas Organoleptik Dendeng Sapi Iris Fitriyani Fitriyani; Astriana Napirah; Purnaning Dhian Isnaeni; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21113

Abstract

penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penambahan gula aren terhadap rendemendan kualitas organoleptik dendeng iris sapi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan P0= Gula Aren 0%, P1= GulaAren 10%, P2= Gula Aren 20% dan P3= Gula Aren 30%. Variabel penelitian meliputi rendemen, warna, aroma,cita rasa, tekstur dan penerimaan panelis. Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis ragam dan jikaterdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji wilayah berganda duncan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa konsentrasi gula aren pada dendeng sapi iris memberikan pengaruh nyata (P<0,05)terhadap rendemen, warna, aroma, cita rasa, tekstur dan penerimaan panelis. Semakin tinggi level penambahangula aren dapat meningkatkan nilai rendemen, skor warna (cenderung coklat kegelapan), aroma (beraromakhas dendeng – cukup beraroma khas dendeng), cita rasa (seikit lemah aroma daging) serta dapat menurunkanskor tekstur (halus) dan penerimaan panelis. Perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan gula aren 30%dimana dendeng yang dihasilkan berwarna cokelat, sedikit lemah aroma daging, tekstur halus dan sedangberaroma dendeng. Secara umum produk ini dapat diterima (disukai) oleh panelis.
Identifikasi dan Prevalensi Parasit Cacing Saluran Pencernaan Pada Ternak Sapi yang Digembalakan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Puuwatu Kota Kendari Patrecia Dwita Koty; Takdir Saili; Purnaning Dhian Isnaeni; Restu Libriani
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16938

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis cacing saluran pencernaan danprevalensi penyakit kecacingan pada ternak sapi yang digembalakan di TPAS Puuwatu KotaKendari. Sebanyak 50 sampel feses sapi diidentifikasi dengan menggunakan metode apung(Flotation methode). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa jenis parasit cacing saluranpencernaan sapi yang digebalakan di TPAS Puuwatu Kota Kendari adalah tipe Oesophagustomumsp. sebanyak 6%, Strongyle sp., 12%, Eurytrema pancreaticum 4%, Paramphistomum sp. 4% dantelur cacing dari jenis Fasiola sp. sebanyak 4%. Selain itu, juga ditemukan bahwa prevalensipenyakit kecacingan di TPAS Puuwatu Kota Kendari adalah sebesar 30%. Kesimpulan penelitianini adalah sapi-sapi yang digembalakan pada TPAS Puuwatu Kota Kendari terjangkiti penyakitcacing dengan rataan tingkat prevalensi yang cukup tinggi.
Pendampingan pengolahan pakan melalui teknologi Solid State Fermentation limbah kulit kopi di kelompok ternak sapi di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur Himmatul Khasanah; Desy Cahya Widianingrum; Nur Widodo; Roni Yulianto; Dwi Erwin Kusbianto; Listya Purnamasari; Eistifani Fajrin; Purnaning Dhian Isnaeni; Putrika Suryandari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30609

Abstract

Abstrak Permasalahan pakan menjadi salah satu kendala yang dialami oleh masyarakat peternak sapi potong di kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Sistem pengoleksian pakan cut and carry sulit dilakukan pada musim kemarau. Sebagian besar lahan pertanian di kabupaten Bondowoso merupakan lahan Perkebunan kopi. Limbah kulit kopi yang dihasilkan dari industry kopi di kabupaten Bondowoso masih kurang optimal. Kulit kopi memiliki kandungan nutrient yang masih potensial untuk dapat digunakan sebagai pakan ternak. Keberadaan antinutrisi dan rendahnya kecernaan menjadi faktor pembatas dalam pemanfaatannya sebagai pakan ternak. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peternak dalam menyediakan pakan ternak sapi potong yang bernilai gizi tinggi asal limbah kulit kopi melalui teknologi solid state fermentation. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pakan komplit untuk ternak sapi potong, pelatihan pengolahan pakan asal kulit kopi, dan monitoring pemberian pakan pada ternak. Hasik kegiatan pengabdian menunjukan bahwa Masyarakat peternak sangat antusias mengikuti kegiatan baik sosialisasi, pelatihan maupun monitoring. Ternak sapi potong yang diberikan pakan komplit asal limbah kulit kopi melalui teknologi SSF selama 4 bulan juga memiliki pertambahan bobot badan yang lebih tinggi yaitu 144 kg dibandingkan ternak sapi yang hanya diberi limbah kulit kopi tanpa diolah yaitu 120 kg. Kata kunci: Bondowoso; sapi; pakan; fermentasi; kulit kopi Abstract The issue of feed availability is one of the major challenges faced by the beef cattle farming community in Bondowoso District, East Java. The cut-and-carry feed collection system becomes particularly difficult during the dry season. Most of the agricultural land in Bondowoso District is used for coffee plantations. However, the utilization of coffee husk waste produced by the local coffee industry remains suboptimal. Coffee husks contain nutrients that have the potential to be used as animal feed. Nevertheless, the presence of antinutritional factors and low digestibility limit their effectiveness as feed. This community service initiative aims to enhance farmers' skills in providing nutritionally rich beef cattle feed by utilizing coffee husk waste through solid-state fermentation technology. The program began with a socialization session on complete feed for beef cattle, followed by training on how to process feed from coffee husks, and concluded with monitoring the implementation of feed usage for livestock. The results of the service activities show that the farming community was highly enthusiastic about participating in all aspects of the program, including socialization, training, and monitoring. Beef cattle that were fed complete feed made from coffee husk waste processed using solid-state fermentation (SSF) technology for four months showed a higher body weight gain of 144 kg, compared to those fed unprocessed coffee husk waste, which gained only 120 kg. Keywords: Bondowoso; cattle; feed; fermentation; coffee husk.