Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Kapasitas Dukung dan Penurunan Pondasi Berdasarkan Hasil Uji CPT (Studi Kasus Kawasan Pesisir Pantai Pulau Zum-zum) Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya; Sofyan Djafar
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i3.4565

Abstract

In order to support Zum-zum Island as a tourism development area in Morotai Island Regency, a well - defined planning for developing basic infrastructure is required. Foundation is a construction base of a building structure which transmits the load from the top to the layer below it. This research was conducted at Zum - Zum Beach using CPT (Cone Penetration Test). An analysis was carried out on the bearing capacity and settlement of the footing and pile foundations. The results of the analysis show that the bearing capacity of the footing foundation has a varying value depending on the width of the foundation. The greater the width of the foundation with the same type and depth, the greater the bearing capacity of the foundation permit. Meanwhile, the bearing capacity of the pile foundation permit depends on the end resistance of the foundation and diameter of the pile. The immediate settlement of the foundation on sandy soil for the largest shallow foundation is 10.24 cm with a foundation width of 0.7 m. As for the depth foundation, the magnitude of the settlement is 0.40 cm on the pile with a diameter of 0.4 m.
PELATIHAN WIRAUSAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII DI DESA KOLORAY KECAMATAN MOROTAI SELATAN Sukarmin Idrus; Hartati Kapita; M Reza Kusman; Fitro Darwis; Miswar Papuangan; Titien Sofiati; Maujud Popa
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i1.706

Abstract

Morotai Island is a seaweed cultivation development area. However, currently there are obstacles faced by cultivators, namely ice-ice disease and yield management. Efforts to optimally manage and utilize the potential for seaweed cultivation on small islands can be carried out through fostering small, medium and micro enterprises (MSMEs). The purpose of this service is to provide assistance in the process of cultivating good seaweed, while the benefits derived from this service are expected to produce sustainable seeds and create jobs for coastal communities. The implementation of this service was carried out in Koloray Village, South Morotai District, Morotai Island Regency, North Maluku. The subject of this activity is the Koloray Village Seaweed Farmer Group. The process of implementing this service includes: mapping the potential for cultivation land, mapping aspects of community human resources, program socialization, and institutional strengthening training in implementing seaweed cultivation. The results of this activity were mapping the location of seaweed cultivation so that locations that had previously been planted were obtained, taking into account accessibility, the area of the planting area and protection from waves, in addition to observing the quality of the waters including parameters of temperature, salinity, pH, brightness, depth and bottom of the waters. considered suitable according to good qualifications. For sustainability and success in business, institutional strengthening is also carried out in running a business as well as monitoring and evaluation. With this activity, the community, especially the cultivator group, have been able to determine the location selection, the selection of the cultivation method and the ability to overcome the main problems of seaweed cultivation, in this case the parrotfish, by changing the method from basic stakes to the floating net raft method.
Analysis of Trip Attraction Models in Morotai CBD (Central Business District) Fitro Darwis; Anggriyawan Djafar; Elfira Resti Mulya
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 11, No 2 (2022): TECHNO JURNAL PENELITIAN
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v11i2.5439

Abstract

The development of an area in land use can increase along with the increase in population in Morotai Island Regency, including the Morotai CBD area. In terms of urban transportation systems, generation and attraction have an important role in defining the development of a city, region, or area. The purpose of this research is to analyze of trip attraction modeling in the CBD area of Morotai. The concept of trip attraction modeling is analyzed using regression analysis, with various independent variables. The modeling analysis was carried out with the help of SPSS software using Stepwise multiple linear analysis methods. The results of the study show that the factors that influence the attraction of vehicle in the Morotai CBD area are : the number of visitors (X4), the ratio of visitors against the building area (X10), the ratio of employees against the number of rooms (X13), the number of rooms(X5), the ratio of employees against the building area (X11), as well as the ratio of employees against the number of rooms(X12). And from the results of linear regression analysis, the best transport attraction model was found to be Y 1 = 86.790 + 0.422X 4 – 558.735X 10 + 1.949X 13  for the motorcycle (SM) attraction model and Y 2 = 12.183 + 0.091X 5 – 26.265X 11 + 0.292X 12  for the light vehicle (KR) model.
ANALISIS PEMILIHAN MODA ANGKUTAN LAUT ANTARA KAPAL KM. HOLLY MARY DAN KM. GEOVANI Aminullah Thaib; Fitro Darwis; Suparman Utokoy
DINTEK Vol 15 No 2 (2022): V0l. 15 No. 02 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Transportasi laut sebagai salah satu alat atau sarana pergerakan untuk melakasanakan aktivitas manusia antar pulau. Salah satu pelabuhan di Kabupaten Pulau Morotai yang menangani akses transportasi laut adalah Pelabuhan Daruba. Untuk perjalanan transportasi penumpang, terdapat dua kapal yang beroperasi dari Morotai ke Kota Ternate ataupun sebaliknya. Kapal-kapal tersebut adalah KM. Geovani dan KM. Holly Mary. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui alasan pemilihan moda angkutan laut antara kedua kapal ini. Analisis data pemilihan moda transportasi adalah dengan metode Importance Performance Analisys. Dimana tingkat kinerja dan harapan dari penumpang menjadi alasan pemilihan moda. Faktor-faktor utama yang dipakai sebagai penilaian adalah faktor keamanan, faktor kenyamanan, faktor biaya dan faktor waktu. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa dari empat faktor penilaian yang mempengaruhi pemilihan moda angkultan laut antara kapal KM. Holly Mary dan KM.Geovani secara sama-sama adalah variabel X1 sebagai faktor keamanan dimana uraian dalam faktor keamanan ini adalah ketersediaan pelampung, keamanan barang penumpang, dan tersedianya sistem pemadam kebakaran.
PENGUJIAN PROPERTIS TANAH DAN PENGUKURAN TOPOGRAFI LERENG UNTUK DAERAH RAWAN LONGSOR RUAS JALAN PAYAHE - WEDA: Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai Goraahe, Siti Hadija; Mulya, Elfira Resti; Darwis, Fitro; Thaib, Aminullah; Kusman, Muhammad Reza
DINTEK Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang dapat merusak pemukiman, kendaraan, dan struktur jalan. Longsor disebabkan oleh intensitas hujan. Curah hujan dengan intensitas yang tinggi pada daerah berbukit menyebabkan aliran air permukaan menjadi lebih deras dengan debit yang lebih besar, terjadi tanah longsor, sering kali disebabkan oleh hujan, karena itu kadar air tanah juga meningkat sehingga mengubah bentuk fisik dari lereng. Peningkatan jumlah air dapat melemahkan sifat fisis-mekanisnya, mengurangi faktor keamanan tanah dan lereng. Interaksi dari seluruh kondisi tersebut dapat menjadikannya rentan terhadap longsor. Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan Payahe – Weda Kabupaten Halmahera Tengah, dimana pada ruas tersebut sering terjadi longsor sehingga mengakibatkan akses jalan pada kawasan tersebut. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui nilai sifat-sifat tanah pada daerah tersebut yaitu secara fisis maupun mekanis. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan alat hand boring sampai pada kedalaman 2 meter. Pengujian daya dukung tanah di lapangan dengan menggunakan alat DCP (Dinamic cone penetrometer) dengan hasil CBR yaitu rata-rata 5,8 sampai 10,7 dan pengukuran kemiringan dengan alat ukur Total Station dengan hasil klasifikasi lereng curam, karena dari klasifikasi kelas kemiringan lereng yaitu hasil kemiringan lereng rata-rata di atas 30%. Berdasarkan hasil pengujian lapangan dan pengujian laboratorium maka diperoleh nilai dengan konsistensi tanah yakni sangat lunak yaitu (qu) kurang dari 0,25 kg/cm3 serta slope dengan sudut rata-rata diatas 30%.
Pengaruh Substitusi Pasir Besi Morotai Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan, Kuat Lentur dan Penyerapan Air Batako Elfira Resti Mulya; Anggriyawan Djafar; Fitro Darwis
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iron sand, a natural resource found on Morotai Island, has not been fully exploited, unlike beach sand, which is commonly used as a building material for local bricks. However, the exploitation of beach sand may lead to beach erosion on the island. This research aims to investigate the effect of using iron sand as a partial replacement for fine aggregate in bricks on compressive strength, flexural strength and air absorption. The experimental method was carried out in the laboratory with variations in iron sand substitution ranging from 0% to 25% at 5% intervals. The results indicate that iron sand substitution can significantly affect the compressive strength, flexural strength and air absorption of the bricks. Bricks with 25% iron sand substitution showed a 75.23% increase in compressive strength, reaching 9.48 MPa. In addition, the flexural strength of bricks with 25% iron sand substitution increased by 4.66 MPa compared to bricks without substitution, an improvement of 12%. Furthermore, the air absorption test showed that the 25% iron sand substitution reduced the water absorption of the bricks by up to 25.21%. This suggests that a higher percentage of iron sand replacement in the bricks results in a lower water absorption capacity.
DAMPAK REKLAMASI PANTAI TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KOTA TERNATE Kusman, Muhammad Reza; Darwis, Fitro; Mulya, Elfira Resti; Idrus, Sukarmin
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.20-25

Abstract

Reklamasi pantai menjadi salah satu solusi untuk mengatasi terbatasnya lahan di daerah pesisir, namun dampaknya terhadap lingkungan fisik dan sosial ekonomi masyarakat perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak reklamasi pantai terhadap lingkungan fisik dan sosial ekonomi masyarakat di wilayah kepesisiran Kota Ternate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan analisis kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reklamasi pantai di Kota Ternate membawa dampak positif dan negatif, baik terhadap lingkungan fisik maupun sosial ekonomi. Dampak negatif terkait dengan perubahan ekosistem pesisir, pengurangan ruang terbuka hijau, serta hilangnya sumber mata pencaharian tradisional. Namun, dampak positifnya mencakup peningkatan sektor pariwisata dan pertumbuhan infrastruktur. Penelitian ini menyarankan perlunya pengelolaan reklamasi yang berkelanjutan agar dampaknya tidak merugikan masyarakat dan lingkungan.
PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT BATU APUNG Darwis, Fitro; Sultan, Mufti Amir; Anwar, Chairul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.311

Abstract

Beton ringan menggunakan agregat yang ringan dengan tingkat porositas yang tinggi sehingga mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu contoh agregat yang ringan yang bisa digunakan sebagai bahan pembentuk beton ringan yaitu batu apung (pumice). Batu apung merupakan salah satu agregat kasar ringan yang bisa didapatkan di Kota Ternate. Variasi faktor air semen juga berperan dalam kekuatan dan tingkat kelecakan beton. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah beton ringan batu apung memenuhi kuat tekan beton untuk tujuan struktural dan pengaruh variasi faktor air semen terhadap kuat tekan serta nilai slump beton ringan batu apung. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate. Menggunakan benda uji berbentuk Silinder dengan ukuran diameter 150 mm, dan tinggi 300 mm. Pengujian kuat tekan beton pada umur rencana 28 hari yang menggunakan batu apung sebagai agregat kasar dengan variasi faktor air semen (FAS) diantaranya FAS 0.5, 0.55, 0.6, 0.65, 0.7, dan 0.75. Hasil Hasil pengujian kuat tekan beton ringan batu apung untuk FAS 0,5, 0,6, dan 0,65 memenuhi batas kekuatan konstruksi beton ringan untuk tujuan struktural. Pada FAS 0,55, 0,7, dan 0,75 tidak memenuhi batas kekuatan beton ringan struktural. Semakin tinggi nilai FAS menunjukkan kecenderungan penurunan kuat tekan dari benda uji, berbanding terbalik dengan nilai slump. Analisis regresi untuk hubungan varasi faktor air semen terhadap kuat tekan memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,8052 sedangkan untuk hubungan faktor air semen terhadap slump memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,9878. Dan kedua dua nilai korelasi ini menunjukan bahwa semakin kuat hubungan antara variasi FAS terhadap kuat tekan dan nilai slump nya.
PENGARUH RASIO BINDER DAN PASIR BATU APUNG TERHADAP SIFAT MEKANIS MORTAR GEOPOLIMER Tata, Arbain; Ikbal, Mardiana; Amir Sultan, Mufti; Kusnadi, Kusnadi; Darwis, Fitro
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i1.7541

Abstract

Mortar merupakan campuran dari bahan pengikat (semen), agregat halus dan air. Mortar geopolimer adalah mortar yang menggunakan bahan geopolimer sebagai bahan pengganti semen. Geopolimer terbentuk dari bahan baku yang banyak mengandung unsur silika (SiO2) dan alumina (Al2O3). Pemanfaatan bahan pembentukan mortar geopolimer berbasis fly ash dan pasir batu apung ini untuk mereduksi pencemaran lingkungan, dengan pemanfaatan fly ash yang merupakan limbah pembakaran batu bara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio perbandingan binder dan pasir batu apung terhadap kuat tekan dan porositas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium. Rasio binder dan pasir batu apung pada 70:30 menghasilkan kuat tekan tertinggi 13,50 MPa, dan nilia porositas terendah sebesar 40%.
Inovasi Teknologi Perkerasan Jalan Beton Menggunakan Abu Vulkanik Dukono dan Kapur Sebagai Substitusi Semen Mulya, Elfira Resti; Goraahe, Siti Hadija; Darwis, Fitro
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Road construction in Indonesia is increasing every year, including in Morotai, North Maluku. Low traffic can use rigid pavement technology or cement concrete pavement. Regional roads to connect various areas in the region such as industrial and tourism areas, agricultural areas and regional productivity. The purpose of this study is to determine the strength of concrete using Dukono volcanic ash and lime as a cement substitute as a technological innovation in concrete road pavement. This research method is an experimental method, where experimental testing is carried out in the Laboratory to determine concrete with a substitution of Dukono volcanic ash and lime for cement. Concrete strength tests carried out include compressive strength tests and split tensile strength tests. The results of the study showed that the concrete compression test with a variation of 15% volcanic ash and 5% lime had a compressive strength value of 351.45 kg / cm2, an increase in the compressive strength value of 16.5% from the planned concrete compressive strength, and for 20% ash and 5% lime an increase of 4.36%. For concrete road pavement, the use of volcanic ash and lime can be a solution for regional road pavement. Because at a percentage of 15% volcanic ash with 5% lime as a cement substitute, it results in an increase in concrete compressive strength of 16.5% at K-300.