Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PELABUHAN FERY JUANGA Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya; Bambang Hariyanto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 1 No. 01 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v1i01.1

Abstract

Pelabuhan Fery di Kabupaten Pulau Morotai satu-satunya berada di Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan. Pelabuhan Fery Desa Juanga merupakan akses satu-satunya transportasi orang/barang ke Kabupaten Halmahera Utara. Pelayanan Kapal Fery Desa Juanga hanya melayani Rute Morotai –Tobelo. Dalam aspek kepuasan pengguna sarana prasarana transportasi laut Pelabuhan Fery masih dinilai cukup karena masih dilakukan pembenahan-pembenahan dari infrastruktur terminal meskipun cenderung terlambat. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan mengevaluasi tingkat kepuasan penumpang kapal terhadap pelayanan pelabuhan fery desa juanga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey. Dimana data yang didapat berupa data hasil observasi lapangan dan juga wawancara. Responden merupakan populasi penumpang kapal di pelabuhan fery desa juanga. Jumlah penumpang kapal fery dalam satu bulan diakumulasi cukup banyak sehinga untuk keefektifan pengambilan data penentuan jumlah responden menggunakan teknik sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data uji validitas, sebanyak 23 pernyataan dinyatakan valid dari 102 orang responden. Uji reliabilitas dilakukan dengan melihat hasil nilai croncbach’s alpha > 0,6. Hasil pengujian menunjukan bahwa dengan variabel tersebut nilai alpha 0,741. Sehingga semua variabel dinyatakan reliable atau tingkat reliable sangat tinggi. Tingkat pelayanan pelabuhan ferry Desa Juanga ditinjau berdasarkan persepsi penumpang dengan beberapa kategori penilaian yang dijadikan variabel diantaranya keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), kepedulian (emphaty), dan bukti fisik (tangible). Dari 5 variabel pelayanan, secara menyeluruh kepuasan penumpang lebih besar pada variabel kepedulian (emphaty) dimana kecenderungan variabel berada pada kategori sangat tinggi sebanyak 78,43%.
TINJAUAN MUTU AGREGAT SIRTU SABATAI SEBAGAI MATERIAL LAPIS PONDASI PADA PERKERASAN JALAN Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya; Aswin Laaha
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 1 No. 02 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v1i02.26

Abstract

Penggunaan agregat yang dipilih sangat penting dalam membentuk struktur lapisan perkerasan. Agregat disetiap quarry memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga perlu untuk melakukan pengujian sifat fisik agregat itu sendiri. Pada proyek pembangunan peningkatan jalan di desa Daeo Kabupaten Pulau Morotai menggunakan agregat sirtu dari Desa Sabatai dan agregat dari ex Palu. Penggunaan agregat sirtu dari Desa Sabatai sebagai pemanfaatan meterial lokal untuk keperluan lapis pondasi jalan sangat perlu diketahui karakteristiknya. Penelitian ini adalah pemeriksaan mutu agregat yang dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah, dengan menggunakan agregat sirtu dari quarry Desa Sabatai dengan agregat ex-Palu yang di blending untuk dijadikan agregat pada lapis pondasi untuk perkerasan jalan. Tinjauan mutu dilakukan pada penelitian ini dengan melakukan pengujaian sifat fisik agregat kelas A dan kelas B yang meliputi pengujian berat jenis, analisa saringan, berat isi agregat, pemadatan proktor dan uji CBR. Hasil penelitian menunjukan bahwa Agregat sirtu Sabatai sebagai agregat lapis pondasi kelas A dengan CBR 95% sedangkan sebagai agregat kelas B nilai CBR 75%. Berdasarkan spesifikasi standar nilai CBR oleh Bina Marga untuk kelas A adalah 90% dan kelas B adalah 60%, maka untuk agregat sirtu ini telah memenuhi persyaratan. Material Lapis Pondasi Agregat kelas A dan Agregat kelas B yang digunakan pada Proyek Peningkatan Jalan di Desa Daeo mempunyai mutu yang baik.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG GRAHA PENA MAKASSAR MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) BERDASARKAN SNI 03-2847-2013 DAN SNI 03-1726-2012 Muhammad Haykal; Elfira Resti Mulya; Fitro Darwis
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/6z14nn07

Abstract

Perencanaan struktur dilakukan untuk mendapatkan struktur yang aman terhadap beban atau efek beban yang bekerja selama masa penggunaan bangunan. Tujuan perencanaan ini adalah merencanakan struktur gedung beton bertulang tahan gempa yang meliputi perhitungan dan gambar struktur berdasarkan Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung (SNI 03-2847-2013) dan Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung (SNI 03-1726-2012) dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Metode pemodelan dan analisis struktur menggunakan software CSI ETABS V.13.1.1. Hasil dari analisis struktur menunjukan bahwa pada masing – masing elemen struktur (plat lantai, balok, kolom, dan dinding geser) membutuhkan dimensi yang cukup besar serta tulangan yang cukup banyak baik pada tulangan lentur, tulangan geser, maupun tulangan torsinya. Hal ini disebabkan oleh besarnya beban yang didukung oleh struktur, sebab struktur memiliki dimensi yang cukup besar serta bentuk denah struktur yang tidak beraturan, yang kemudian menyebabkan beban mati (DL), beban hidup (LL), beban gempa (E), dan beban angin (W) akan semakin besar pula. Selain itu, juga dipengaruhi oleh fungsi bangunan yang harus didukung oleh stuktur yaitu sebagai gedung perkuliahan dengan besar beban hidup (LL) 250 kg/????2 dengan faktor keutamaan bangunan (I) = 1,5. Hal lain yang kemudian sangat berpengaruh adalah jenis tanah yang merupakan pendukung utama terhadap struktur yang dibangun diatasnya merupakan tanah lunak yang kemudian akan menyebabkan energi gempa yang diterima oleh struktur akan semakin besar pula.
PERILAKU SAMBUNGAN BALOK BAJA DAN KOLOM TABUNG BAJA BERISI BETON DENGAN PELAT DIAFRAGMA MELINGKAR AKIBAT BEBAN SIKLIK Muhammad Haykal; Muslikh; Djoko Sulistyo; Christopher Triyoso; Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/hmr4m314

Abstract

Penggunaan kolom tabung baja diisi beton (Concrete Filled Steel Tube) masih terbatas karena kurangnya pengalaman pelaksanaan dan kerumitan bentuk sambungan pada kolom komposit ini. Selain itu sambungan pada sistem CFST harus memiliki kekuatan yang cukup dalam menahan beban gempa. Tujuan penelitian ini untuk memverifikasi bentuk sambungan yang cocok untuk kondisi gempa sesuai standar Indonesia, serta mendapatkan bentuk sambungan pada balok dan kolom tabung baja komposit yang efisien dan mudah dilaksanakan di lapangan. Dalam penelitian ini dibuat dua buah benda uji yaitu benda uji sambungan balok-kolom tabung baja tanpa isian beton (BKD-T) sebagai pembanding untuk melihat peningkatan kekuatan akibat adanya inti beton, dan benda uji sambungan balok-kolom tabung baja dengan isian beton (BKD-K). Bentuk  sambungan antara kolom tabung baja dan balok baja IWF dibuat dengan tambahan pelat diafragma melingkar yang menghubungkan sayap profil balok ke kolom tabung baja. Benda uji dibebani dengan siklus beban yang mengacu pada ACI T1.1-01. Hasil pengujian menunjukkan benda uji sambungan balok-kolom tabung baja tanpa isian beton (BKD-T) dapat digunakan pada sistem struktur rangka baja pemikul momen biasa dengan kategori desain seismik B dan C dengan nilai R (faktor modifikasi respon) maksimum diambil 3,5. Adapun benda uji sambungan balok-kolom tabung baja dengan isian beton (BKD-K) dapat digunakan pada sistem struktur rangka baja dan beton komposit pemikul momen biasa dengan kategori desain seismik B dengan nilai R (faktor modifikasi respon) maksimum diambil 3.
EVALUASI KUALITAS BATAKO PRODUKSI LOKAL DI MOROTAI SELATAN Armain Hasan; Elfira Resti Mulya; Fitro Darwis
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/c0rre114

Abstract

Batako merupakan salah satu material konstruksi penting yang banyak digunakan sebagai bahan penyusun dinding bangunan. Keberadaan batako yang relatif murah dan mudah diproduksi membuatnya menjadi pilihan utama di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil seperti Kecamatan Morotai Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi mutu batako produksi lokal di Morotai Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental di laboratorium dengan pendekan kuantitatif dalam proses analisisnya. Penelitian ini bersifat studi kasus yaitu terfokus pada produksi batako beberapa industri kecil yang ada di Morotai selatan. Pengujian dilaboratorium meliputi pemeriksaan dimensi batako, pemeriksaan kuat tekan batako serta penyerapan air batako. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 lokasi produksi industri lokal batako secara keseluruhan belum memenuhi standar mutu batako berdasarkan SNI. Namun pada lokasi B dan lokasi C memberikan hasil yang hampir mencapai syarat minimum batako mutu IV yaitu dengan persentase 80,88% untuk produksi B dan 76,88% untuk tempat produksi C. Dari karakteristik penyerapan air, secara keseluruhan memenuhi psersyaratan mutu batako secara fisisnya. Sehingga dari sisi kepadatan dan gradasi butir agregat halus penyusun batako setelah dipadatkan menjadi sangat baik.