Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT BATU APUNG Darwis, Fitro; Sultan, Mufti Amir; Anwar, Chairul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.311

Abstract

Beton ringan menggunakan agregat yang ringan dengan tingkat porositas yang tinggi sehingga mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu contoh agregat yang ringan yang bisa digunakan sebagai bahan pembentuk beton ringan yaitu batu apung (pumice). Batu apung merupakan salah satu agregat kasar ringan yang bisa didapatkan di Kota Ternate. Variasi faktor air semen juga berperan dalam kekuatan dan tingkat kelecakan beton. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah beton ringan batu apung memenuhi kuat tekan beton untuk tujuan struktural dan pengaruh variasi faktor air semen terhadap kuat tekan serta nilai slump beton ringan batu apung. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate. Menggunakan benda uji berbentuk Silinder dengan ukuran diameter 150 mm, dan tinggi 300 mm. Pengujian kuat tekan beton pada umur rencana 28 hari yang menggunakan batu apung sebagai agregat kasar dengan variasi faktor air semen (FAS) diantaranya FAS 0.5, 0.55, 0.6, 0.65, 0.7, dan 0.75. Hasil Hasil pengujian kuat tekan beton ringan batu apung untuk FAS 0,5, 0,6, dan 0,65 memenuhi batas kekuatan konstruksi beton ringan untuk tujuan struktural. Pada FAS 0,55, 0,7, dan 0,75 tidak memenuhi batas kekuatan beton ringan struktural. Semakin tinggi nilai FAS menunjukkan kecenderungan penurunan kuat tekan dari benda uji, berbanding terbalik dengan nilai slump. Analisis regresi untuk hubungan varasi faktor air semen terhadap kuat tekan memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,8052 sedangkan untuk hubungan faktor air semen terhadap slump memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,9878. Dan kedua dua nilai korelasi ini menunjukan bahwa semakin kuat hubungan antara variasi FAS terhadap kuat tekan dan nilai slump nya.
PENGARUH RASIO BINDER DAN PASIR BATU APUNG TERHADAP SIFAT MEKANIS MORTAR GEOPOLIMER Tata, Arbain; Ikbal, Mardiana; Amir Sultan, Mufti; Kusnadi, Kusnadi; Darwis, Fitro
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i1.7541

Abstract

Mortar merupakan campuran dari bahan pengikat (semen), agregat halus dan air. Mortar geopolimer adalah mortar yang menggunakan bahan geopolimer sebagai bahan pengganti semen. Geopolimer terbentuk dari bahan baku yang banyak mengandung unsur silika (SiO2) dan alumina (Al2O3). Pemanfaatan bahan pembentukan mortar geopolimer berbasis fly ash dan pasir batu apung ini untuk mereduksi pencemaran lingkungan, dengan pemanfaatan fly ash yang merupakan limbah pembakaran batu bara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio perbandingan binder dan pasir batu apung terhadap kuat tekan dan porositas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium. Rasio binder dan pasir batu apung pada 70:30 menghasilkan kuat tekan tertinggi 13,50 MPa, dan nilia porositas terendah sebesar 40%.