Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Paradigma Journal of Administration

Akuntabilitas Birokrasi Dalam Pelayanan Publik Pada Dinas Ketenakerjaan Dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur Oktavian, Hendrikus; Mustafa, Delly; Pananrangi, Andi Rasyid
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 1 (2024): Paradigma Journal of Administration, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i1.4600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis akuntabilitas birokrasi dalam pelayanan publik yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami praktik-praktik akuntabilitas yang diterapkan oleh birokrasi tersebut dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk menggambarkan fenomena. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pejabat dan staf Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kabupaten sikka, observasi langsung terhadap proses pelayanan, serta analisis dokumen terkait. Selain itu, survei juga dilakukan untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap tingkat kepuasan mereka terhadap pelayanan yang diberikan oleh lembaga tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Akuntabilitas birokrasi dalam Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka belum sepenuhnya optimal. (2) Meskipun terdapat upaya-upaya untuk meningkatkan transparansi dan pertanggungjawaban, masih terdapat beberapa kendala dan hambatan dalam pelaksanaan akuntabilitas tersebut. (3) Faktor-faktor seperti kurangnya sumber daya, kurangnya pengawasan, dan kebijakan yan optimal menjadi penyebab utama dari belum optimalnya akuntabilitas tersebut. This research aims to explore and analyze bureaucratic accountability in public services carried out by the Manpower and Transmigration Service of Sikka Regency, East Nusa Tenggara (NTT) Province. The main focus of this research is to understand the accountability practices implemented by the bureaucracy in providing services to the community.  The research method used is a qualitative approach to describe the phenomenon. Data collection was carried out through in-depth interviews with officials and staff of the Manpower and Transmigration Service, direct observation of the service process, and analysis of related documents. Apart from that, a survey was also conducted to measure the public's perception of their level of satisfaction with the services provided by the institution. The research results show that; (1) Bureaucratic accountability in the Sikka Regency Manpower and Transmigration Service is not yet fully optimal. (2) Even though there are efforts to increase transparency and accountability, there are still several obstacles and obstacles in implementing this accountability. (3) Factors such as lack of resources, lack of supervision, and policies that are not yet optimal are the main causes of this lack of optimal accountability.
Sistem Informasi Manajemen Pada Kinerja Pegawai Di Distrik Sorong Barat Rakmeni, Nelson; Pananrangi, Andi Rasyid; Nurkaidah, Nurkaidah
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 1 (2024): Paradigma Journal of Administration, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i1.4603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan menganalisis penerapan system informasi manajemen dan Mengetahui dan menganalisis peningkatan kinerja pegawai di Distrik Sorong Barat. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kualitatif, bertujuan mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berlangsung dengan menyuguhkan apa yang sebenarnya terjadi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa System informasi manajemen yang telah di laksanakan oleh Kantor Distrik Sorong barat kurang berjalan baik karena masih terhambat dengan beberapa factor pendukung serta keahlian pengguna atau pegawai masih sangat minim sehingga sangat menghambat pelaksanaan system informasi manajemen demi menunjang kelancaran pelayanan administrasi yang di berikan kepada masyarakat. Dalam melaksanakan system informasi manajemen terdapat beberapa Upaya-upaya yang di lakukan oleh kantor Distrik Sorong Barat untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam pelayanan administrasi melalui system informasi manajemen yaitu kordinasi yang aktif antara pimpinan dan bawahan, kedisiplinan waktu di tertibkan. This research aims to determine and analyze the implementation of management information systems and determine and analyze employee performance improvements in the West Sorong District. The research method uses qualitative with a qualitative descriptive approach, aimed at revealing events or facts, circumstances, phenomena, variables and circumstances that occurred during the research by presenting what actually happened. The results of the research show that the management information system that has been implemented by the West Sorong District Office is not working well because it is still hampered by several supporting factors and the expertise of users or employees is still very minimal so it really hinders the implementation of the management information system in order to support the smooth running of administrative services provided to public. In implementing the management information system, there are several efforts made by the West Sorong District office to improve employee performance in administrative services through a management information system, namely active coordination between leaders and subordinates, time discipline.
Analisis Peningkatan Kinerja melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai Sani, A. Ardin; Pananrangi, Andi Rasyid; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai dan faktor-faktor yang menghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survei, yang melibatkan seluruh pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan SDM di Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai meliputi pendidikan formal, pelatihan, dan penempatan pegawai. Namun, implementasinya terhambat oleh faktor eksternal seperti perubahan teknologi dan perundang-undangan, serta faktor internal seperti anggaran yang terbatas, struktur organisasi yang sentralistik, dan rencana strategis yang kurang tepat sasaran. Pendidikan formal mendapatkan dukungan positif dari pegawai, namun pelatihan kurang optimal akibat kendala anggaran. Penempatan pegawai juga belum sepenuhnya efektif, dengan ketidaksesuaian antara keterampilan pegawai dan posisi yang diisi. Untuk meningkatkan strategi pengembangan SDM, disarankan agar Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai memperbaiki transparansi dalam penempatan pegawai dan mengatasi kendala anggaran yang menghambat pelaksanaan pelatihan. This study aims to analyze the strategy of developing Human Resources (HR) at the Transportation Agency of Sinjai Regency and the factors that hinder its implementation. The method used was descriptive with a survey approach, which involved all employees of the Transportation Agency of Sinjai Regency as a sample. Data were collected through questionnaires, interviews, and observations, and analysed using quantitative descriptive analysis techniques with a Likert scale. The results showed that HR development strategies at the Transportation Agency of Sinjai Regency include formal education, training, and employee placement. However, its implementation is hampered by external factors such as changes in technology and legislation, as well as internal factors such as limited budget, centralised organisational structure, and poorly targeted strategic plans. Formal education received positive support from employees, but training was less than optimal due to budget constraints. Employee placement has also not been fully effective, with a mismatch between employee skills and the positions filled. To improve HR development strategies, it is recommended that the Transportation Agency of Sinjai Regency improve transparency in employee placement and overcome budget constraints that hinder training implementation.
Optimalisasi Pelayanan Administrasi Pada Bagian Keuangan Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai Arfah, Fajar; Pananrangi, Andi Rasyid; Bahri, Syamsul
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5147

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis sistem pelayanan administrasi, kompetensi pelayanan administrasi, kelengkapan sarana dan prasarana proses administrasi pada bagian keuangan Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai.  Metode yang digunakan adalah metode observasi dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pelayanan administrasi bagian keuangan belum sepenuhnya diterapkan pada bagian keuangan Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai. Untuk prinsip efektif dan efisien telah diterapkan dalam pengelolaan keuangan, sedangkan prinsip keadilan menjadi bagian penting dalam pengelolaan keuangan. Kompetensi pelayanan banyak ditentukan dari tingkat pendidikan dan pelatihan yang diikuti oleh pegawai. Tingkat kedisiplinan pegawai masih belum baik, beberapa pegawai terlambat masuk dan cepat pulang. Sarana dan prasarana telah mendapat perhatian besar dari pemerintah dalam memperlancar pelayanan publik. Namun demikian, ada satu hal yang tidak nyaman bagi masyarakat ketika masuk kedalam Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai yakni ruang tunggu pelayanan pada saat ini panas sehingga banyak masyarakat yang kurang nyaman dengan ruang tunggu yang panas. The purpose of this research is to understand and analyze the administrative service system, administrative service competence, and the completeness of facilities and infrastructure in the administrative process in the Financial Department of the Transportation Agency of Sinjai Regency. The method used is observation with a qualitative approach and descriptive-analytical method. The results of this study indicate that the administrative service system in the finance department has not been fully implemented in the Financial Department of the Transportation Agency of Sinjai Regency. The principles of effectiveness and efficiency have been applied in financial management, while the principle of fairness remains an important part of financial management. Service competence is largely determined by the level of education and training attended by employees. The discipline level of employees is still lacking, with some employees arriving late and leaving early. Facilities and infrastructure have received significant attention from the government to facilitate public services. However, one discomfort for the public when entering the Sinjai Regency Transportation Agency is that the current waiting room is hot, causing discomfort among the public due to the hot waiting area.
Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Retribusi Parkir dalam Perspektif Good Governance di Kabupaten Sinjai Ramdhan, Maulana Rizqi; Ismail, Imran; Pananrangi, Andi Rasyid
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak implementasi kebijakan penyelenggaraan retribusi parkir dalam perspektif good governance di Kabupaten Sinjai. Lokasi penelitian ini berada di Kabupaten Sinjai, dengan fokus pada Dinas Perhubungan sebagai instansi yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan perparkiran. . Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang bersifat eksploratif. Hasil penelitian strategi pengelolaan lahan parkir dalam perencanaan pembangunan untuk menciptakan good governance yang dapat dikaji pada prinsip voice an accountability, Governmnet effectiveness, Rule of Law, Control of Corruption di Kabupaten Sinjai masih perlu peningkatan. Hal ini oleh masyarakat menurut perpektif pihak pemerintah daerah berbeda yang dirasakan oleh masyarakat secara umum masih banyak yang perlu di benahi dan dimaksimalkan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas penyelenggaraan retribusi parkir di Kabupaten Sinjai, baik sebagai faktor pendukung maupun penghambat, terdiri dari tiga aspek utama: (1) Sumber Daya Manusia (SDM), yang masih memerlukan peningkatan dalam hal kompetensi dan disiplin kerja; (2) Sarana dan Prasarana, yang perlu diperbarui dan ditingkatkan untuk mendukung kelancaran operasional pemungutan retribusi; dan (3) Sistem, yang harus diperbaiki agar lebih efisien dan dapat mengurangi potensi kebocoran dalam pengelolaan retribusi. Oleh karena itu, untuk mendukung optimalisasi penerapan good governance, disarankan agar pemerintah daerah Kabupaten Sinjai melakukan perbaikan dan peningkatan dalam ketiga faktor tersebut. Peningkatan kualitas SDM, pembaruan sarana dan prasarana, serta perbaikan sistem yang lebih transparan dan efisien, akan menjadi langkah penting untuk mencapai pengelolaan retribusi parkir yang lebih efektif dan berkelanjutan. This research aims to determine the effects of parking retribution policy implementation in the perspective of good governance in Sinjai Regency. The location of this research is in Sinjai District, with a focus on the Transportation Agency as the agency responsible for the implementation of parking. Data were collected through observation and in-depth interviews. This research used a qualitative approach with an exploratory descriptive design. The results of the study of parking management strategies in development planning to create good governance that can be studied on the principles of voice and accountability, Government effectiveness, Rule of Law, Control of Corruption in Sinjai Regency still need improvement. This is perceived differently by the local government and the community, and from the public perspective, many things still need to be improved and maximized. The factors affecting the quality of parking levy implementation in Sinjai Regency, both as supporting and inhibiting factors, consist of three main aspects: (1) Human Resources (HR), which still needs improvement in terms of competence and work discipline; (2) Facilities and Infrastructure, which need to be updated and improved to support the smooth operation of retribution collection; and (3) System, which should be improved to be more efficient and to reduce potential leakage in retribution management. Therefore, to support the optimization of good governance implementation, it is recommended that the local government of Sinjai Regency make improvements and upgrades in these three factors. Improving the quality of human resources, updating facilities and infrastructure, as well as improving a more transparent and efficient system, will be important steps to achieve a more effective and sustainable parking retribution management.
Implementasi Kebijakan Membangun Indonesia Melalui Program Nasional Dana Desa : Studi Kasus: Desa Batu Bulerang Kecamatan Sinjai Borong Kab. Sinjai Salam, Agus; Pananrangi, Andi Rasyid; Congge, Umar
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5369

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui dan menganalisis program pembangunan pedesaan melalui dana desa terhadap pengembangan wilayah pedesaan Di Desa Batu Bulerang Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai (2) mengetahui dan menganalisis manfaat program Nasional Dana Desa bagi pembangunan ekonomi masyarakat Di Desa Batu Bulerang Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini metode kualitatif dengan jenis penelitian deksriptif. Penelitian dilaksanakan di Desa Batu Bulerang Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai. Informan yang peneliti wawancarai diambil berdasarkan purposive sampling atau berdasarkan keahlian, secara keseluruhan total informan pada penelitian ini adalah 6 orang. Jenis dan sumber data pada penelitian ini adalah Data Primer dan Sekunder, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Implementasi Kebijakan Membangun Indonesia Melalui Program Nasional Dana Desa (Studi Kasus Desa Batu Bulerang Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai) dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Pengelolaan Dana Desa untuk program Pembangunan dan pengembangan wilayah pedesaan terdapat dua aspek yang diperhatikan yaitu pemenuhan kebutuhan dasar dan penggunaan sarana dan prasarana desa, (2) Manfaat Program Nasional bagi Pembangunan Masyarakat yaitu pengembangan potensi ekonomi lokal, pelestarian Sumber Daya Alam dan lingkungan secara berkelanjutan, dan peningkatan kapasitas warga. This research aims (1) To find out and analyze the rural development program through village funds for the development of rural areas in Batu Bulerang Village, Sinjai Borong District, Sinjai Regency (2) To find out and analyze the benefits of the National Village Fund program for community economic development in Batu Bulerang Village, District Sinjai Wholesale Sinjai Regency. The research method used in this research is a qualitative method with a descriptive research type. The research was carried out in Batu Bulerang Village, Sinjai Borong District, Sinjai Regency. The informants that researchers interviewed were taken based on purposive sampling or based on expertise. Overall, the total number of informants in this study was 6 people. The types and sources of data in this research are Primary and Secondary Data, using data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. Based on the results of research regarding the Implementation of Indonesia's Development Policy through the National Village Fund Program (Case Study of Batu Bulerang Village, Sinjai Borong District, Sinjai Regency) it can be concluded as follows: (1) In the management of Village Funds for development and development programs in rural areas, there are two aspects to pay attention to, namely fulfillment basic needs and use of village facilities and infrastructure, (2) Benefits of the National Program for Community Development, namely development of local economic potential, sustainable preservation of natural resources and the environment, and increasing the capacity of residents.
Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pada Peningkatan Kualitas Pelayanan Di Kantor Camat Tallo Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Fauria, Amirah; Pananrangi, Andi Rasyid; Ismail, Imran
Paradigma Journal of Administration Vol. 1 No. 1 (2023): Paradigma Journal of Administration, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v1i1.2683

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis kinerja PNS dalam memberikan pelayanan pada Kantor Camat Tallo Kota Makassar dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja PNS pelayanan dalam memberikan pelayanan pada Kantor Camat Tallo Kota Makassar. Penelitian ini berlokasi di Kantor Kecamatan Tallo yang dilaksanakan selama dua bulan, dengan menggunakan metode kualitatif. Informan yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 7 orang. Sumber data yang diambil adalah data primer dan data skunder. Ada 3 cara yang ditempuh dalam mengumpulkan data agar diperoleh hasil yang sesuai yaitu: wawancara mendalam (indepth interview), observasi/pengamatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan adalah Orientasi terhadap perubahan yang dilakukan oleh pegawai dengan mengikuti pendidikan, pelatihan, dan studi banding, memiliki kategori baik. Pegawai memiliki motivasi mengikuti kegiatan tersebut untuk menambah wawasan  pengetahuan dan mengembangkan diri, etika pelayanan yang ditunjukkan oleh aparatur pelayanan Kecamatan Tallo memiliki kategori tidak baik karena masih terdapat diskriminasi terhadap masyarakat, pegawai mendahulukan kerabat atau kenalannya dalam proses pengurusan, Sistem insentif yang diberikan kepada pegawai memiliki kategori tidak baik karena sistem insentif ini tidak menghasilkan   peningkatan yang signifikan terhadap prestasi kerja pegawai, dan Semangat kerjasama antar pegawai dan atasan mempunyai kategori tidak baik, karena masing–masing lebih cenderung bekerja individu dan tidak menunjukkan saling kerjasama sehingga terkadang menghambat proses pelayanan. The purpose of this study was to identify and analyze the performance of civil servants in providing services to the Tallo sub-district office, Makassar City and to identify and analyze the factors that influence the performance of civil servants in providing services at the Tallo sub-district office, Makassar city. This research is located in the Tallo District Office which was carried out for two months, using qualitative methods. Informants selected based on purposive sampling technique, namely as many as 7 people. Sources of data taken are primary data and secondary data. There are 3 methods used in collecting data in order to obtain appropriate results, namely: in-depth interviews, observation/observation, and documentation. The results of the study found that the orientation towards changes made by employees by participating in education, training, and comparative studies, has a good category. Employees are motivated to participate in these activities to broaden their knowledge and develop themselves, the service ethic shown by the Tallo District service apparatus is in a bad category because there is still discrimination against society, employees prioritize their relatives or acquaintances in the management process, the incentive system given to employees has the category is not good because this incentive system does not produce a significant increase in employee performance, and the spirit of cooperation between employees and superiors is in a bad category, because each tends to work individually and does not show mutual cooperation so that sometimes it hinders the service process.
Pengaruh Komunikasi Kepemimpinan Terhadap Peningkatan Kinerja Aparat Sipil Negara Pada Bidang Komunikasi Pimpinan Dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju Apriady, Muhammad; Pananrangi, Andi Rasyid; Bahri, Syamsul
Paradigma Journal of Administration Vol. 1 No. 1 (2023): Paradigma Journal of Administration, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v1i1.2685

Abstract

Komunikasi yang efektif butuh keterampilan khusus di dalamnya, karena tidak semua manusia dapat melakukan komunikasi secara efektif dengan baik dan benar. Kemampuan mengembangkan komunikasi merupakan salah satu keterampilan yang amat diperlukan untuk pengembangan diri kita baik sebagai pemimpin maupun sebagai anggota sebuah tim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya komunikasi yang dilakukan oleh pimpinan di Bidang Komunikasi Pimpinan dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju dan untuk menganalisis pengaruh komunikasi pemimpin dalam peningkatan kinerja ASN di Bidang Komunikasi Pimpinan dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju. Jenis penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif yaitu menekankan teori-teori melalui pengukuran variabel-variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis data dengan prosesdur statistik. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya komunikasi pimpinan cenderung belum menemukan formulasi yang tepat. Lebih lanjut gaya komunikasi pimpinan menunjukkan kecenderungan di mana dalam berkomunikasi memiliki sifat yang terkesan kurang berimprovisasi dalam menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang cenderung mengarah ke gaya the structuring style namun kurang situasional. Terdapat pengaruh positif antara variabel bebas dan terikat pada penelitian ini yang terproyeksikan melalui aspek komunikasi pimpinan terhadap kinerja jajaran Pegawai Bidang Komunikasi Pimpinan dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju. Sehingga disimpulkan dari asumsi tersebut bahwa terdapat pengaruh antara variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Effective communication requires special skills in it, because not all humans can communicate effectively properly and correctly. The ability to develop communication is one of the skills that is very necessary for our self-development both as a leader and as a member of a team. This study aims to identify the style of communication used by leaders in the Mamuju Regency Leadership Communication and Regional Secretariat Protocol and to analyze the influence of leader communication in improving ASN performance in the Mamuju Regency Leadership Communication and Regional Secretariat Protocol. This type of research is a quantitative approach, emphasizing theories through measuring research variables with numbers and conducting data analysis using statistical procedures. Data collection methods used in this study were field studies and questionnaires. Data analysis technique using quantitative descriptive and multiple regression analysis. The results of the study show that the leadership communication style tends not to find the right formulation. Furthermore, the leader's communication style shows a tendency in which communication has a characteristic that seems less improvisational in adapting to situations and conditions that tend to lead to the structuring style but is less situational. There is a positive influence between the independent and dependent variables in this study which is projected through the leadership communication aspect on the performance of the staff in the Leadership Communications and Protocol Regional Secretariat of Mamuju Regency. so it can be concluded from these assumptions that there is influence between the independent variable (X) on the dependent variable (Y).
Kinerja Pegawai Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar Arezona, Andi Algifari; Pananrangi, Andi Rasyid; Bahri, Syamsul
Paradigma Journal of Administration Vol. 3 No. 1 (2025): Paradigma Journal of Administration, Juni 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v3i1.6023

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Jumpandang Baru Kecamatan Tallo Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara terhadap informan yang terdiri dari kepala puskesmas, staf administrasi, dinas kesehatan, masyarakat, dan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai belum optimal, terutama dalam hal kecepatan layanan pendaftaran dan pengambilan obat, meskipun telah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP). Kendala utama meliputi manajemen waktu yang kurang efektif akibat tingginya jumlah pasien, birokrasi yang rumit, serta lokasi puskesmas yang rawan banjir. Upaya efisiensi seperti konseling obat yang cepat dan sistem shift telah dilakukan, namun keterbatasan tenaga medis dan dualisme sistem (digital dan manual) tetap menjadi tantangan. Penelitian ini merekomendasikan penambahan pegawai, peningkatan kapasitas layanan, dan modernisasi sistem administrasi untuk memperbaiki mutu pelayanan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perencanaan kebijakan kesehatan dan peningkatan kepuasan masyarakat. This study examines employee performance in improving the quality of healthcare services at Jumpandang Baru Community Health Center in Tallo District, Makassar. The research employs a qualitative descriptive method, utilizing observation and interviews with informants, including the health center head, administrative staff, health department officials, community members, and patients. The findings reveal that employee performance remains suboptimal, particularly in the speed of registration and medicine dispensing services, despite adherence to Standard Operating Procedures (SOP). Key challenges include ineffective time management due to high patient volumes, complex bureaucracy, and the health center’s flood-prone location. Efficiency measures such as rapid drug counseling and shift systems have been implemented, but limitations in medical personnel and dual-system (digital and manual) operations persist. The study recommends increasing staff, enhancing service capacity, and modernizing administrative systems to improve service quality. These findings hold significant implications for health policy planning and community satisfaction.
Mekanisme Dan Tata Cara Pengawasan Dan Quality Control Aparatur Sipil Negara Pada Inspektorat Daerah Kota Makassar Naen, Leonardo Konstantin Resy; Pananrangi, Andi Rasyid; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 3 No. 1 (2025): Paradigma Journal of Administration, Juni 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v3i1.6029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme dan prosedur pengawasan serta pengendalian mutu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Inspektorat Daerah Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengawasan ASN telah dilaksanakan secara sistematis, transparan, dan akuntabel, meliputi pengukuran kinerja berbasis indikator objektif, penetapan target terukur, evaluasi berkala, dan tindakan perbaikan yang didukung teknologi serta kepemimpinan. Pengendalian mutu ASN dilakukan melalui penetapan standar pengawasan yang jelas, evaluasi hasil kerja, dan tindakan korektif berbasis regulasi. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, penerapan sistem reward and punishment, pemanfaatan teknologi, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Sementara itu, faktor penghambat mencakup rendahnya integritas, keterbatasan sarana prasarana, lemahnya koordinasi antarinstansi, dan tekanan eksternal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pemanfaatan teknologi, pembinaan integritas, dan penguatan koordinasi untuk optimalisasi pengawasan guna mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). This study aims to analyze the mechanisms and procedures of supervision and quality control of State Civil Apparatus (ASN) at the Regional Inspectorate of Makassar City. The research employs a qualitative method with data collection techniques through interviews, observation, and documentation studies. The results indicate that the supervision mechanism of ASN has been implemented systematically, transparently, and accountably, encompassing performance measurement based on objective indicators, setting measurable targets, periodic evaluations, and corrective actions supported by technology and leadership. Quality control of ASN is conducted through establishing clear supervision standards, evaluating work results, and regulatory-based corrective actions. Supporting factors include leadership commitment, the implementation of a reward and punishment system, technology utilization, and clear Standard Operating Procedures (SOP). Meanwhile, inhibiting factors involve low integrity, limited infrastructure, weak inter-agency coordination, and external pressures. This study recommends enhancing technology utilization, integrity training, and strengthening coordination to optimize supervision in support of clean and corruption-free governance.