Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PUTARAN DAN LAMA PROSES PENCAMPURAN BAHAN TABLET PARASETAMOL TERHADAP SIFAT FISIK MENGGUNAKAN MESIN MIXER GANDA 2D HASIL RANCANGAN DENGAN TABUNG DOUBLE CONE DAN V-25O Setyono, Bambang; Purnawiranita, Fahmi Ardianti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pencampuran granul bahan baku tablet merupakan salah satu tahapan dalam pembuatan tablet yang mempengarui sifat fisik tablet hasil cetakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi lama pencampuran dan besar putaran poros pencampur terhadap sifat alir dan kekerasan tablet. Mesin pencampur menggunakan dua buah tabung yang berbeda yaitu tabung double cone dan V-25o. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis diketahui bahwa  menggunakan mixer double cone variasi lama pencampuran tidak memberi pengaruh yang signifikan, akan tetapi variasi besar putaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap waktu alir granul, sedangkan menggunakan mixer double cone variasi lama pencampuran dan besar putaran tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap kekerasan tablet parasetamol.  Pencampuran granule bahan tablet parasetamol menggunakan mixer V-25o menghasilkan kekerasan lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan menggunakan mixer double cone. Performa mesin mixer tablet hasil rancangan memuaskan karena menggunakan tabung mixer V-25o maupun double cone telah memenuhi persyaratan kekerasan tablet berdasarkan standar Farmakope.
PERANCANGAN DAN ANALISIS KEKUATAN FRAME SEPEDA HIBRID “TRISONA” MENGGUNAKAN SOFTWARE AUTODESK INVENTOR bambang setyono
Jurnal IPTEK Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2016.v20i2.43

Abstract

Sepeda hybrid trisona adalah sepeda yang digerakkan oleh tiga sumber gerak, yaitu gerak manual oleh engkol kaki, gerak motor pneumatik udara bertekanan, dan gerak motor listrik.  Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis kekuatan frame dengan variasi beban pengemudi mulai dari 0 – 95 kg menggunakan software autodesk inventor. Dengan menggunakan fitur Stress Analysis yang dilengkapi dengan metode finite element analysis (FEA), dapat diketahui luaran berupa von misses stress, displacement, dan safety factor. Frame hasil rancangan berdiameter 1 inchi, material dari mill steel. Panjang frame = 1200 mm, lebar =  180 mm, tinggi = 618 mm. Hasil analisis simulasi pada beban maksimum 95 kg besar tegangan von misses stress tertinggi terjadi di bagian rangka sambungan rangka dengan head tube sebesar 103,9 MPa. Displacement maksimum terbesar pada rangka tengah penyangga tempat duduk 0,2382 mm dan terkecil sebesar 0 MPa pada sambungan rangka dengan head tube. Safety factor minimum yang diperoleh dari analisa tersebut adalah sebesar 1,99 terjadi di sambungan rangka dengan head tube di bawah dan maksimum adalah 15 terjadi di sambungan rangka dengan head tube atas. Dengan kondisi angka keamanan tersebut maka desain frame sepeda trisona tersebut aman.Kata kunci : sepeda hybrid trisona, frame, von misses stress, displacement, angka keamanan 
Desain dan Analisis Performasi Sistem Penggerak Purwarupa Kendaraan Hibrid Bertenaga Udara dan Listrik "Bed 18" Menggunakan "Scotch Yoke Mechanism" Bambang Setyono; Desmas Arifianto Patriawan; Efrita Arfah Zuliari; Satria Mahdum Purbo Waseso
Jurnal IPTEK Vol 23, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2019.v23i1.321

Abstract

Kendaraan hibrida adalah kendaraan yang menggunakan dua jenis teknologi atau lebih sebagai sumber tenaganya. Teknologi yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknologi udara bertekanan dan motor listrik. Penelitian ini berfokus pada mesin penggerak udara bertekanan dengan menggunakan scotch yoke mechanism.Tujuan penelitian ini untuk merancang kontruksi scotch yoke sebagai mesin penggerak udara, menganalisis performansi mesin dengan memvariasikan tekanan udara, dan jumlah kebutuhan konsumsi energi udara, serta pengaruh penambahan flywheel pada mekanisme scotch yoke. Hasil penelitian ini adalah kontruksi mekanisme scotch yoke terdiri dari 11 komponen dengan silinder pneumatik sebagai penggerak liner dan selanjutnya di konversikan ke gerak rotasi oleh yoke dan crank. Hasil performansi didapat melalui dua pengujian yaitu pengujian eksperimen dengan alat uji dynotest dan pengujian perhitungan teoritis. Jumlah konsumsi satu kali kerja sistem penggerak udara bertekanan sebanyak 0.148 L dan kendaraan dapat menempuh sejauh 1.198 dengan 2 tabung udara kapasitas 14 L.
Analisis Pengaruh Variasi Ukuran Screen Terhadap Kemampuan Pengurangan Kadar Air dan Kapasitas Manur Pada Mesin Manure Dewatering Ayu Setyaning Sayekti Poesoko; Bambang Setyono; Misbakul Anam
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2022.v3i1.2948

Abstract

Peternakan ayam kini semakin banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Baik dalam skala besar maupun skala rumahan. Namun, dalam kegiatan peternakan ayam tersebut muncul beberapa permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya peternak, yaitu ketika kotoran ternak bercampur dengan air dan urin dari ayam sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau tak sedap ini seringkali merugikan petani dan lingkungan sekitar pertanian. Hal ini juga menyebabkan ketidaknyamanan masyarakat di sekitar area pertanian, yang sangat disayangkan. Padahal, jika pupuk kandang dikelola dengan baik, bisa dihasilkan produk lain yang, misalnya pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan screen mesh 10 dan 20 pada proses pengepresan kotoran hewan (pupuk kandang) khususnya ayam. Penelitian ini menggunakan kotoran ayam sebagai media. Metode yang digunakan dalam proses penelitian adalah dengan menguji dua mesh dengan media kotoran ayam kemudian dilakukan perbandingan yang meliputi konsumsi daya, tingkat penurunan kadar air, dan kapasitas produksi menggunakan alat pengukur kadar air untuk mengukur kadar air, tang meteran digunakan untuk mengukur arus yang mengalir pada kabel, dan tachometer digunakan untuk mengukur kecepatan putaran poros mesin pupuk kandang. Hasil dari pengujian ini meliputi konsumsi daya, tingkat pengurangan kadar air, dan kapasitas produksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing mesh dengan pengujian yang telah dilakukan, mesh 20 adalah yang terbaik.
PERANCANGAN DAN UJI PERFORMANSI SEPEDA KARGO HYBRID “E-CARGO BIKE” Bambang Setyono; Siggih Ardianto; Ardi Noerpamoengkas
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda kargo hybrid merupakan sepeda roda dua yang dilengkapi kargo dibagian tengah dengan sistem dua penggerak yaitu penggerak manual dengan pedal serta penggerak motor listrik. Penelitian ini bertujuan merancang sepeda kargo hibrid serta melakukan berbagai pengujian untuk mengetahui performasinya. Motor listrik tipe in-wheel dipasang diroda belakang, kapasitas volume kargo direncanakan 250 liter dengan berat maksimal 40 kg, berat pengendara maksimal 90 kg, dan kecepatan maksimal 20 km/jam. Kemudi dibagian tengah yang terhubung dengan batang pengubung ke roda depan. Dari hasil perancangan, perhitungan dan ujicoba diperoleh data-data sebagai berikut : daya motor listrik yang dibutuhkan 160,2 watt ; radius belok minimum secara manual 3,445 m ; radius belok minimum secara elektrik 4,412 m ;  dari uji akselerasi daya listrik tanpa beban dengan jarak 20 m ditempuh dalam waktu  = 6,03 detik dari saat diam, jarak 30 m = 8,32 detik, jarak 40 m = 9,57 detik, dan untuk mengetahui uji akselerasi daya listrik dengan beban 40 kg adalah jarak 20 m ditempuh dalam waktu = 7,40 detik, jarak 30 m = 9,00 detik, jarak 40 m = 10,94 detik. Hasil uji coba dijalan raya dengan penggerak motor listrik untuk jarak 9,7 km ditempuh dalam waktu 20 menit, sehingga kecepatan rata-rata sepeda 30 km/jam
Pengaruh Kecepatan Potong Dan Kedalaman Potong Terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST60, Aluminium, Dan Polyethylene Pada Mesin CNC Turning Fanuc Oi Mate TC VT15L Type PU 2A Bambang Setyono; Gatot Setyono; Sigit Pratama
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekasaran permukaan hasil proses pemesinan merupakan sesuatu yang penting. Perbedaan material dan variasi parameter pemotongan pada proses turning diprediksi berpengaruh terhadap kekasaran permukaan hasil pemesinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan seberapa besar pengaruh perbedaan material dan variasi parameter pemotongan terhadap kekasaran hasil proses turning di mesin CNC. Metode penelitian dilakukan dengan pengujian langsung ke mesin CNC  Turning Fanuc Oi Mate TC VT15L type PU 2A material baja ST60, aluminium 6061, dan polyethylene. Variasi pemotongan berupa variasi kecepatan potong dan kedalaman potong. Analisis data menggunakan grafik respon surface, analisis varians dan regresi. Kekasaran permukaan menggunakan metode pengukuran Ra (roughnes aritmatic). Hasil analisis varians menunjukkan bahwa perubahan material memiliki pengaruh terhadap hasil kekasaran permukaan, namun pengaruhnya kurang signifikan. Kecepatan potong semakin tinggi maka Ra atau kekasaran permukaan semakin halus dan sebaliknya kedalaman potong semakin besar maka kekasaran permukaan semakin halus.
Analisis Perilaku Belok Sistem Steering Mobil Hibrid BED-18 Penggerak Udara Bertekanan dan Motor Listrik Bambang Setyono; Richard Salam
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku belok kendaraan terbagi atas kondisi: understeer, oversteer dan netral. Penelitian ini berfokus pada analisis perilaku belok sistem steering. Kendaraan atau mobil yang menjadi obyek peneltian adalah mobil hibrid BED-18. Jenis sistem steering yang digunakan yaitu sistem steering lingkage. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku belok sistem steering berdasarkan nilai indek understeer (Kus), radius belok, serta skid dan guling kendaraan. Metode yang diterapkan yaitu metode uji jalan untuk mengetahui nilai indek understeer Kus, radius belok, serta skid dan guling. Bedasarkan hasil perilaku belok sistem steering yang mengacu pada indek understeer (Kus), nilai Kus bernilai positif (+) yang berarti kendaraan cenderung understeer. Radius yang dihasilkan mobil hybrid BED 18 yaitu dengan sudut 10° sebesar 9,75m, sudut 20° sebesar 5,25m, sudut 30° sebesar 3,55m, serta mobil hybrid BED tidak mengalami skid karena nilai Fc  Fg , dan tidak mengalami guling karena Fc. h w.t/2.
Analisis Performansi Mobil Hibrid Bed-18 Penggerak Motor Listrik BLDC 2000 Watt dan Udara Bertekanan Bambang Setyono; Mohammad Fajar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil hibrid merupakan mobil yang menggunakan dua atau lebih sebagai sumber geraknya. Sumber gerak yang digunakan pada mobil ini adalah udara bertekanan dan motor listrik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui performansi mobil hibrid untuk penggerak motor listrik yang meliputi: torsi, daya, akselerasi, serta konsumsi daya untuk menempuh jalan tanjakan. Metode yang diterapkan ialah pengujian menggunakan dynotest, pengujian akselerasi langsung dijalan, dan perhitungan teoritis. Berdasarkan hasil performansi dari hasil uji dynotest didapat daya 2,3 HP terjadi pada putaran 169 rpm, torsi Maksimal 113,97 Nm terjadi pada putaran 119 rpm. Mobil hibrid tersebut mampu mencapai kecepatan 21 km/jam. Daya yang dibutuhkan pada jalan aspal dan beton kering dengan sudut tanjakan 10° untuk massa pengendara berat 90 kg membutuhkan daya sebesar 1261,05 watt, jalan aspal basah sudut tanjakan 10° untuk massa pengendara berat 90 kg membutuhkan daya sebesar 1255,73 watt, jalan beton basah sudut tanjakan 10° untuk massa pengendara berat 90 kg membutuhkan daya sebesar 1259,72 watt.
PERANCANGAN KERETA DORONG BAYI SISTEM LIPAT PENGGERAK HIBRID YANG FLEKSIBEL DAN RAMAH LINGKUNGAN Mrihrenaningtyas Mrihrenaningtyas; Bambang Setyono; M. Shofyan Wahyudi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dibutuhkan sebuah kendaraan, seperti halnya bayi yang membutuhkan kereta dorong agar para orang tua dapat membawa bayi dengan mudah saat berpergian, namun kereta dorong bayi pada umumnya menggunakan sumber penggerak dari tenaga manusia itu sendiri, untuk itu dikembangkan menjadi dua sumber penggerak dari motor listrik dan kayuh. Sepeda elektrik kereta dorong bayi lipat ini mudah dikendarai dan bisa juga dilipat. Sepeda elektrik kereta dorong bayi lipat ini menggunakan 3 roda yang dapat digerakkan secara elektrik dengan menggunakan motor listrik tipe DC Brushed 250 watt tegangan 24 volt dengan putaran 2750 rpm dan manual menggunakan kayuh. Dengan demikian dari hasil rancangan tersebut didapat data untuk menampung beban 80 kg hasil dari berat beban bayi 20 kg, dan berat beban pengendara 60 kg dengan kecepatan maksimal 15 km/h, daya motor listrik yang dibutuhkan 88,7 watt. Efisiensi pembebanan bervariasi 60 kg sebesar 35,48 %, 65 kg sebesar 36,72 %, 70 kg sebesar 37,93 %.
Desain dan Analisis Kekuatan Chassis Kendaraan Ramah Lingkungan Mobil Hybrid “Bed 18” Sumber Energi Udara Bertekanan dan Listrik Bambang Setyono; Ardi Noerpamoengkas; Sofyan Hadi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chassis atau rangka  merupakan bagian terpenting dari konstruksi suatu kendaraan, karena semua beban bertumpu pada chassis. Ketepatan dalam perancangan chassis kendaraan merupakan hal penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kekuatan chassis mobil hibrid dengan berbagai variasi beban hingga batas maksimal beban yang mampu ditahan. Penelitian ini menggunakan metode simulasi dengan input desain chassis, material dan ukuran chasiis. Out put berupa distribusi tegangan utama, displacemet dan angka keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban (kg)/angka keamanan minimal: 60/3,7 ; 70/3,6 ; 80/3,5 ; 90/3,3 ; 460/1,26 ; 650/0,94. Dari simulasi menunjukkan bahwa chassis mobil akan patah apabila dibebani 650 kg atau lebih. Pada beban total 60-90 kg chassis masih aman karena angka keamanan minimal masih berkisar antara 3,3 – 3,7 displacement antara 0,3951 – 0,4519 mm dan tegangan utama antara 64,1155 – 73,0857 MPa.