Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KONSUMSI ENERGI BATERAI DAN STEERING SYTEM MOBIL LISTRIK EAZY PARKING PENGGERAK 2 MOTOR BLDC Ayu Setyaning Sayekti Poesoko; Bambang Setyono; Aldi Novianto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil listrik menggunakan 2 penggerak BLDC dengan tegangan 1 BLDC nya 350w. Dengan inovasi Easy Parking. Easy parking yaitu suatu inovasi yang dibuat untuk memudahkan dalam melakukan sebuah parkir dengan jarak yang terbatas sempit, dengan cara mobil bisa berjalan minggir secara parallel. Pengujian menggunakan sebuah alat bantu busur derajat, stopwacth dan watt meter. Hasilnya, dari pengujian baterai di dapat 10 Km/Jam 1 orang penumpang di dapat 4,13 Jam dan jarak 36,8 km. Dalam penggunaan 20 Km/Jam 1 orang penumpang di dapat 2,28 jam dan Jarak 45,6 km. Dan yang terakhir untuk penggunaan kecepatan penuh di dapat 1,16 jam dan.jarak 32,4 km. Selanjutnya dalam penggunaan 10 Km/Jam 2 orang orang penumpang di dapat 2,48 Jam dan jarak 24,48 km. Dalam penggunaan 20 Km/Jam 2 orang penumpang di dapat 1,65 jam dan Jarak 33 km. Dan yang terakhir untuk penggunaan kecepatan penuh penumpang 2 orang di dapat 1,04 jam dan jarak 26 km. Semakin tinggi kecepatan dan beban maka juga akan berkuran waktu dan jarak tempuhnya. Dan hasil percobaan konsumsi energi baterai pada Eazy parking didapatkan hasil untuk 1 orang sebesar 21,55w, Sedangkan hasil percobaan 2 orang penumpang konsumsi dayanya sebesar 29,35w. Untuk hasil Perhitungan momen di dapatkan 13,05Nm dari orang penumpang dan untuk perhitungan momen steering 2 orang penumpang sebesar 19,81Nm
Pengaruh Variasi Tinggi Speed Bump Serta Variasi Rentang Waktu Kendaraan Bermotor Melintas Terhadap Daya Listrik yang Dihasilkan dari Alat Road Power Generator Model Vertical Sliding Bambang Setyono; Dandy Sarviawan
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speed bump adalah sebuah benda yang berada melintang ditengah jalan agar pengendara yang melintas dapat mengurangi kecepatan. Akan tetapi semakin majunya zaman, speed bump bisa di alih fungsikan sebagai alat pembangkit listrik dengan cara merubah energi kinetik menjadi energi listrik dengan bantuan sebuah generator dan rangkaian – rangkaian sproket didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil daya listrik dari pengaruh tinggi speed bump dan pengaruh variasi rentang waktu kendaraan bermotor melintas dengan masing – masing menggunakan 5 variasi. Pengujian ini menggunakan metode kualitatif dengan netode observasi secara mendalam pada penelitian. Pengujian dilakukan dengan menggunakan sebuah sepeda motor supra X 125 dengan bantuan alat avometer, stopwatch dan jangka sorong untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan. Hasilnya, dapat diketahui dengan rentang waktu 2 detik, 2.5 detik, 3 detik, 3.5 detik, 4 detik memiliki perbedaan. Semakin lama rentang waktu maka akan semakin rendah pula hasil daya yang dihasilkan serta tinggi speed bump yang memiliki tinggi 8mm, 16mm, 24mm, 32mm, 40mm juga berpengaruh akan hasil daya listrik yang diperoleh. Semakin tinggi speed bump maka semakin besar pula daya listrik yang dihasilkan dikarenakan semakin tinggi speed bump semakin tinggi travel yang diperoleh.
Analisis Pengaruh Variasi Putaran Poros Terhadap Daya Motor Listrik, Pengurangan Kadar Air, Dan Kapasitas Produksi Pada Mesin Manure Dewatering Mochamad Noviar Reza Pahlevi; Bambang Setyono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternak ayam semakin meningkat seiring bertambahnya populasi manusia dan meningkatnya permintaan daging ayam dipasaran. Namun ada satu permasalahan yang timbul dilingkungan peternakan, kotoran ayam biasanya hanya dibiarkan menumpuk disamping kandang, yang apabila dibiarkan begitu saja tanpa penanganan lebih lanjut akan menimbulkan bau yang tidak sedap sehingga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan gangguan pernafasan pada masyarakat disekitar peternakan. Bau Kotoran tersebut disebabkan karena kadar air pada kotoran ayam tersebut. Penelitian ini akan merancang mesin pengurang kadar air dengan memvariasi kecepatan putaran poros, pada penelitian akan mendapatkan hasil Daya listrik yang digunakan, pengurangan kadar air, dan kapasitas produki yang paling optimal saat digunakan.Rancangan variable bebas : Kecepatan putaran poros , Rancangan variabel tak bebas : Daya motor listrik, pengurangan kadar air, kapasitas produksi. Percobaan menggunakan level kadar air 9 dan screen mesh 10, peralatan yang digunakan saat pengambilan data menggunakan moisture meter,Tang ampere, timbangan gantung, Stopwatch,takometer. Kesimpulan pada pengambilan pengaruh kecepatan putaran poros terjadi pada kecepatan 60, jumlah pengurangan  hingga 3,1 level, sedangkan daya yang yang dibutuhkan paling tinggi sebesar 947,3 watt pada saat pengepresan dan pada kapasitas produksi paling banyak dihasilkan 61,2Kg/jam
Uji Pengaruh Flywheel pada Performa Mesin Penggiling Cabai Model Disk Mill Penggerak Motor Listrik 1 HP Bambang Setyono; Ogi Restu Alamsyah
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin penggiling cabai menggunakan flywheel saat ini belum banyak digunakan, oleh karena itu dibuat inovasi terbaru karena flywheel memiliki performa yang sangat bagus buat mesin penggiling, karena flywheel menyimpan momen inersial yang yang dapat memberikan kesetabilan saat mendapaatkan beban. Penelitian ini dilakukan dengan menguji mesin penggiling cabe tanpa flywheel dan menggunakan flywheel diameter 20cm dan 25cm. Penelitian ini menggunakan metode experimen, yaitu menggunakan pengujian langsung performa mesin penggiling cabai tanpai flywheel dan menggunakan flywheel .Dari hasil pengujian diketahui bahwa konsumsi daya listrik untuk menggiling cabe 200g apabila mesin tanpa menggunakkan flywheel 0,033 watt, menggunakkan flywheel diameter (D20 cm) 0,027 watt dan yang menggunakkan flywheel diameter (D25 cm) 0,028 watt. Penambahan flywheel cenderung menurunkan putaran poros mesin dimana putaran poros tanpa flywheel putaran 2486,5 rpm, yng menggunakkan flywheel diameter (D20 cm) putaran 2228,5 rpm dan yang menggunakkan flywheel diameter (D25 cm) putaran 2138 rpm. Berdasarkan hasil pengujian yang di dapat saat pengujian. Tanpa menggunakan flywheel serbuk halus tapi kurang merata, sedangkan yang menggunakan flywheel diameter (D20 cm) serbuk halus agak merata dan yang memakai flywheel diameter (D25 cm) serbuk halus  merata.
Analisis Pengaruh Kekakuan Pegas Dan Jarak Antar Sprocket Terhadap Daya Listrik Yang Di Hasilkan Alat Road Power Generator Model Light Speed Trap Model Vertical Sliding Saiful Arif; Bambang Setyono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pegas merupakan benda yang memiliki sifat elastisi jika pegas mendapatkan gaya tarik atau gaya tekan dan pegas akan kembali kebentuk aslinya jika pegas tidak mendapatkan gaya sama sekali. Sedangkan sprocket adalah sebuah komponen yang berpasangan dengan rantai yang berfungsi meneruskan tenaga dari satu sprocket menuju sprocket lainnya melalui perantara rantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil daya listrik yang dihasilkan dari alat road power generator model vertical sliding dari pengaruh kekakuan pegas dan jarak antar sprocket dengan masing-masing menggunakan 3 variasi. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125 dengan satu orang pengendara dan bantuan alat avo meter untuk mengetahui hasil daya yang dihasilkan. Hasilnya, dapat diketahui bahwa dengan menggunakan 3 variasi pegas dengan tinggi pegas 85 mm, 165 mm, 170 mm memiliki perbedaan dikarenakan semakin tinggi pegas yang digunakan maka semakin besar pula daya listrik yang dihasilkan. Serta jarak antar sproket juga berpengaruh pada hasil daya listrik yang dihasilkan dengan menggunakan 3 variasi 130 mm, 150 mm, 165 mm juga berpengaruh pada daya listrik, semakin jauh jarak antar sprocket maka daya listrik yang dihasilkan semakin kecil.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BAGI NELAYAN NAMBANGAN KELURAHAN KEDUNG COWEK KECAMATAN BULAK “PENYULUHAN PERAWATAN MESIN KAPAL NELAYAN” Syamsuri; Miftahul Ulum; Bambang Setyono; Suheni; Dwi Khusna; Gatot Setyono; Ardi Noerpamoengkas; Desmas Arifianto P; Vuri Ayu S; Ahmad Yusuf I; Hery Irawan; Hasan Syafik M
Journal of Science and Social Development Vol. 2 No. 2 (2019): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v2i2.177

Abstract

Fishing at sea is part of the livelihood of coastal communities. In the sea conditions there are a lot of obstacles experienced by fishermen, one of which is when the engine experiences lose compression which causes the engine to die so that fishermen will find it difficult to change positions or if they want to land. For this reason, this community service done to help the fishermen in knowing the symptoms and disturbance experienced by the engines that they use on the ship by taking care as well as maintenance that will be done when they encounter problems. The coastal community of nambangan is one of the economic centers in the marine sector that produces a variety of processed seafood both food and decoration located in Surabaya. From field observations and direct interviews with the head of the local fishing community, there were three focusses aspects of this community service program, namely the engine problems, troubleshooting, and the engine maintenance. The counseling, was hoped that the fishermen will be able to understand and maintenance the condition of their ship's engine in order to minimize obstacles when they are at sea. And also to increase their sea products food and processed seafood products in order to meet consumer demand.
PENGABDIAN MASYARAKAT PENYULUHAN PERAKITAN LAMPU PENERANGAN BERTENAGA SURYA KEPADA MASYARAKAT NAMBANGAN Syamsuri; Miftahul Ulum; Bambang Setyono; Gatot Setyono; Suheni; Dwi Khusna; Ali Khomsah; Ardi Noerpamoengkas; Desmas Arifianto Patriawan; Vuri Ayu Setyowati; Hery Irawan; Hasan Syafik Maulana; Zain Lillahulhaq; Iftika Philo Wardani; Frizka Vietanti; Ahmad Anas Arifin; Afira Ainur Rosidah
Journal of Science and Social Development Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v3i1.285

Abstract

Kampung Nambangan Perak is located in Kelurahan Kedung Cowek, Bulak District, Surabaya, East Java. The majority of Nambangan residents work as fishermen. The Nambangan community is still unfamiliar with the use of alternative energy such as solar cells to replace fuel oil. The road access of village environment was only illuminated independently by installed map of people’s residents. The dim road conditions can cause a sense of alertness to residents and road users who spent the night. In addition, the installation of lamps with greater power can burden the economy of residents due to rising electricity prices. Based on field observations and direct interviews with local residents, there were three focuses aspects of this community service program, namely the introduction of alternative energy to residents, installation and guidance of lamp maintenance equipped with solar panels. Along with the implementation of guidance and education program for the Nambangan community, it is hoped that the residents will understand and feel familiar with the availability of alternative energy. The residents are also expected to be able to apply the use of alternative energy in their daily life. In addition, residents are expected to be able to carry out the process of assembling and maintaining alternative energy sources, especially solar panels.
Analisis Pengujian Performa Kursi Roda Transfer Multi Fungsi Otomatis Setyono, Bambang; Poesoko, Ayu Setyaning Sayekti; Arifin, Ahmad Anas; Wicaksono, Kurniawan Bagus
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kursi roda adalah alat bantu jalan yang ditujukan untuk penyandang cacat fisik atau memiliki masalah kesehatan dalam berjalan menggunakan kaki. Saat ini, perkembangan teknologi di berbagai bidang semakin maju aktivitas manusia seperti kursi roda dapat membantu. Kursi roda saat ini banyak variasi model, dan kursi roda saat ini dikembangkan menjadi kursi roda transfer multifungsi otomatis. Dengan tambahan fitur actuator linier yang bisa naik turun pada tempat duduk kursi roda dan roda hoverboard yang bergerak otomatis. Berharap kursi roda yang sudah ditambahkan fitur akan lebih nyaman dan efisien saat digunakan. Oleh sebab itu kualitas kursi roda transfer multifungsi otomatis harus dianalisis mulai dari kecepatan yang diperoleh dengan variasi beban dan pengujian actuator linier tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana caranya mengetahui kecepetan kursi roda dengan variasi beban dalam jarak beberapa meter. Dan pada penelitian ini membahas bagaimana analisa perancangan kursi roda transfer multifungsi otomatis dan uji performa kecepatan kursi roda. Hasil pengujian kecepatan pada kursi roda dengan menggunakan berat badan yang kecil memperoleh laju yang lebih cepat dibandingkan dengan berat badan yang besar. Jadi kinerja kursi roda transfer multifungsi otomatis sangat berpengaruh terhadap berat badan passien atau pengguna. Untuk hasil pengujian berat badan passien terhadap actuator linier pada kursi roda, dengan menggunakan berat badan kecil menempuh waktu yang lebih cepat saat naik maupun turun dibandingkan dengan berat badan besar. Jadi kinerja actuator liner pada kursi roda transfer multifungsi otomatis sangat berpengaruh terhadap berat badan passien atau pengguna.
Analisis Ergonomi Dan Keamanan Tempat Duduk Penggunaan Crane Pengangkat Elektrik Dalam Proses Transfer Pasien Penyandang Disabilitas Poesoko, Ayu Setyaning Sayekti; Setyono, Bambang; Chalifatullah, Fachrul Ramadhan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Disability is a condition in which an individual experiences limitations or an inability to perform activities in ways that are considered normal by most people. These limitations are usually caused by impairments or a decline in the individual's abilities. As a result, the person may require assistance from others to manage daily life. This study aims to analyze ergonomic and safety aspects of the use of an electric lifting crane seat in the process of transferring patients with disabilities. The research employs the RULA method with weight variations of 40 kg, 60 kg, and 80 kg. The results indicate that the electric lifting crane in transferring patients weighing 40-60 kg received a score of 2, indicating minimal risk and no immediate need for improvement. Meanwhile, for patients weighing 80 kg, the device scored 3, indicating a low risk in the near future. The transfer belt pad for the wheelchair on the electric lifting crane is deemed appropriate according to the SNI standard (09-4663-1998), as no physical defects were found.  
Analisis Uji Performa Crane Elektrik Model Lipat Untuk Pemindah Pasien Disabilitas Dari Kursi Roda Menuju Kasur Setyono, Bambang; Sayekti Poesoko, Ayu Setyaning; Dirgantara, Satria Putra
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis performa crane elektrik model lipat yang dirancang untuk memindahkan pasien disabilitas dari kursi roda menuju kasur. Crane elektrik ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam proses pemindahan pasien, serta mengurangi beban fisik pada tenaga medis. Uji performa dilakukan dengan mengukur beberapa parameter kunci, termasuk kecepatan operasi, stabilitas selama pemindahan, kemampuan beban, dan kemudahan penggunaan. Hasil uji menunjukkan bahwa crane elektrik mampu beroperasi dengan kecepatan yang aman dan stabil, serta mampu menahan beban sesuai dengan kapasitas yang dirancang. Selain itu, desain model lipat mempermudah penyimpanan dan mobilitas alat ini di ruang terbatas. Namun, terdapat beberapa area yang memerlukan peningkatan, seperti penyempurnaan mekanisme penguncian dan peningkatan daya tahan material pada bagian tertentu. Pengujian ini menggunakan alat linier actuator yang dikenakan beban pasien yang bervariasi yaitu 40kg, 60kg, dan 80kg. Dari hasil pengujian beban pasien yang bervariasi ini, beban 40kg menghasilkan daya 30,2 Watt, namun pada beban pasien 80kg menghasilkan daya 46,1 Watt. Ini sangat mempengaruhi biaya listrik yang digunakan. Pada beban 40kg biaya listrik yang di hasilkan Rp.0,641 namun pada beban 80kg biaya listik yang di hasilkan Rp.5.625. Secara keseluruhan, crane elektrik ini memenuhi standar keamanan dan fungsionalitas untuk digunakan dalam pemindahan pasien disabilitas, dengan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.