Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Sistem Informasi Akademik pada SMPN 1 Wolowaru Berbasis Web Londa, Maria Adelvin Londa; Vivi, Sofia; Londa, Maria Adelvin; Togo, Rosalin
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): Mei : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/ytgedh17

Abstract

Sistem informasi akademik adalah suatu sistem yang memberikan layanan informasi berupa data dengan pemanfaatan teknologi komputer. Sekolah yang bermutu memerlukan kemampuan dalam mengikuti perkembangan teknologi dan kemampuan mengakses serta menyajikan informasi sehingga dapat dipertanggung jawabkan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. SMPN 1 Wolowaru adalah salah satu instansi pendidikan yang beralamat di Jl. Melati Wolowaru. Permasalahan yang ditemukan ialah pengelolaan data guru, data mapel, data kelas, jadwal pelajaran, data siswa, absensi dan nilai siswa masih menggunakan sistem manual dan Microsoft Excel sehingga pengelolaan data-data tersebut bisa membutuh waktu lama, rentan terjadi kesalahan, kurang efektif dan efisien serta kurang transparan. Tujuan yang ingin dicapai adalah membuat aplikasi SIAKAD berbasis web pada SMPN 1 Wolowaru sehingga meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan data yaitu otomatisasi proses, akurasi data, akses data cepat. Mempermudah akses informasi yaitu informasi terpusat dan transparansi. Perancangan dan pembuatan sistem menggunakan Metode Waterfall, bahasa pemograman PHP dan Database MySQL. Sistem Informasi Akademik Berbasis Web ini memudahkan pengguna yaitu tata usaha sebagai admin dan guru pada SMPN 1 Wolowaru dalam mengelola data akademik dengan akurat, cepat, tranparan, efektif dan efisien.   Kata Kunci: Sistem Informasi Akademik, SMPN 1 Wolowaru, Waterfall, PHP, Database MySQL.
Implementasi Sistem Informasi Monitoring Disposisi Surat Masuk dan Surat Keluar Berbasis Website Maria adelvin Londa; Yohanes Ardianus Wee; Melky Radja
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v21i2.1443

Abstract

Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) kabupaten Ende merupakan suatu instansi pemerintah yang berhubungan langsung dengan aktivitas pendisposisian surat masuk dan surat keluar yang saat ini masih menggunakan cara manual dengan mencatat ke dalam buku besar sehingga menimbulkan masalah tulisan surat sulit dibaca, data surat mudah rusak dan hilang. Sistem informasi monitoring disposisi surat masuk dan surat keluar berbasis website bertujuan untuk membantu tahapan pendisposisian surat masuk dan surat keluar terkomputerisasi menggunakan jaringan internet. Penelitian ini membantu badan perencanaan pembangunan daerah kabupaten Ende dalam hal monitoring proses pendisposisian surat masuk dan surat keluar agar dapat berjalan dengan efektif dan efisisen. Metodologi perancangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah System Development Life Cycle (SDLC). Dalam penelitian ini juga digunakan 2 metodologi pengujian sistem yakni pengujian system usability scale (SUS) dan task skenario. Hasil penelitian terhadap 7 orang responden dalam penggunaan sistem informasi monitoring disposisi surat masuk dan surat keluar berbasis website diketahui skor SUS rata-rata 82,1 dengan interpretasi kategori grade B dan dapat diterimah (acceptable). Sedangkan hasil dari pengujian task skenario terhadap 7 partisipan diperoleh tingkat keberhasilan task adalah 100% yang berarti partisipan tersebut dapat menyelesaikan semua task, dengan begitu dapat disimpulkan sistem tersebut dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna.
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS Wahyuni, Sri; Londa, Maria Adelvin; Rachmawaty, Avianita; Wahyuni, Yuyun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36079

Abstract

Abstrak: Kulit kopi yang dihasilkan pada setiap petani rata-rata 10kg untuk setiap 60kg buah cerry yang dihasilkan, kondisi ini menyebabkan melimpahnya limbah kulit kopi yang menumpuk pada setiap rumah petani dan mengganggu pemandangan serta aroma yang kurang nyaman jika limbah masih basah. Oleh sebab itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra berkenaan dengan pengolahan limbah kulit kopi menjadi produk yang lebih ekonomis untuk mengurangi dampaknya pada lingkungan. Metode kegiatan pengabdian ini adalah praktik langsung bersama 40 orang petani kopi dan 16 orang ibu-ibu, evaluasi kegiatan dilakukan pretest dan posttest dengan metode wawancara untuk mengetahui pemahaman mitra melalui 4 pertanyaan yaitu pengetahuan tentang pemanfaatan limbah kulit kopi, tekni pembuatan pupuk organik, Cascara dan Cookies dan melakukan pengamatan lansung untuk mengukur keterampilan mitra PKK di desa Tendambonggi. Hasil kegiatan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelempok PKK sebesar 100% sementara petani kurang dari 50%. Harga jual pupuk organic sebesar Rp.1.000/kg, teh Cascara sebesar Rp.7.000/pcs dan Cookies sebesar Rp. 22.000/pcs. Terjadi penurunan limbah kulit buah kopi setiap produksi sebanyak 1.010.750 kg.Abstract: The average coffee husk yield per farmer is 10 kg for every 60 kg of cherry fruit produced. This condition causes an abundance of coffee husk waste to accumulate in every farmer's house and disturbs the view and creates an unpleasant aroma if the waste is still wet. Therefore, this activity aims to increase the knowledge and skills of partners regarding the processing of coffee husk waste into more economical products to reduce its impact on the environment. The method used in this community service activity was direct practice with 40 coffee farmers and 16 women. The activity was evaluated using pre- and post-tests with interviews to assess the partners' understanding through four questions, namely knowledge about the use of coffee husk waste, techniques for making organic fertilizer, Cascara and Cookies, and direct observation to measure the skills of the PKK partners in Tendambonggi village. The results of the activity were able to increase the knowledge and skills of the PKK group by 100%, while that of the farmers was less than 50%. The selling price of organic fertilizer was IDR 1,000/kg, Cascara tea was IDR 7,000/piece, and Cookies were IDR 22,000/piece. There was a reduction in coffee husk waste of 1,010,750 kg per production.