Sriwedari, Tuti
Department Of Accounting Education, Faculty Of Economics, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN ANGGARAN FLEKSIBEL DALAM PENGENDALIAN DAN ANALISIS BIAYA OVERHEAD PABRIK Tuti Sriwedari; Lasria Sitorus; Jelita Febrianti Tampubolon; Ariel Immanuel Panjaitan; Robin Cornelius Siahaan; Nurlila Azmi Hutapea
Jurnal Akuntansi dan Bisnis (AKUNTANSI) Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026 : Jurnal Akuntansi Dan Bisnis(AKUNTANSI)
Publisher : LPPM PoliteknikPratamaKendal- Universitas Sains Dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jiab.v6i1.1427

Abstract

Budgets are a key tool in a company's financial planning and control process. However, in a dynamic business environment, fixed budgets are often unable to adjust to changes in production volume and economic conditions. Therefore, flexible budgets are a more adaptive solution because they can be adjusted to the company's actual activity level. This study aims to analyze in depth the role of flexible budgets in controlling and analyzing factory overhead costs. The research method used is a literature study by reviewing various relevant theories, books, and journals. The results of the study indicate that flexible budgets play a significant role in increasing the effectiveness of cost control, especially factory overhead costs, by providing more accurate information on cost deviations and operational efficiency. Furthermore, flexible budgets support variance analysis, allowing management to identify the causes of cost differences, whether due to changes in activity levels or inefficiencies. Thus, the implementation of flexible budgets can be a strategic tool for management in improving a company's financial performance and competitiveness in the manufacturing industry.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Deep Learning Maria Nency Lumban; Rini Herliani; Andri Zainal; Weny Nurwendari; Tuti Sriwedari
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8547

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi sehingga diperlukan penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kritis, dan bermakna di SMK Negeri 6 Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Negeri 6 Medan, yang terlihat dari kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, seperti kurang aktif bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat, serta masih rendahnya ketuntasan hasil belajar siswa yang belum mencapai batas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 85. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning yang menekankan pada mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 32 siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 6 Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Persentase aktivitas belajar siswa meningkat dari 53,12 % pada siklus I menjadi 87,50% pada siklus II. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 82,00 pada siklus I menjadi 95,71 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 81,25% menjadi 93,75% dengan ketentuan KKTP sebesar 85. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI Akuntansi SMK Negeri 6 Medan.