Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERAN ANGGARAN FLEKSIBEL DALAM PENGENDALIAN DAN ANALISIS BIAYA OVERHEAD PABRIK Tuti Sriwedari; Lasria Sitorus; Jelita Febrianti Tampubolon; Ariel Immanuel Panjaitan; Robin Cornelius Siahaan; Nurlila Azmi Hutapea
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026 : Jurnal Akuntansi Dan Bisnis(AKUNTANSI)
Publisher : LPPM PoliteknikPratamaKendal- Universitas Sains Dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jiab.v6i1.1427

Abstract

Budgets are a key tool in a company's financial planning and control process. However, in a dynamic business environment, fixed budgets are often unable to adjust to changes in production volume and economic conditions. Therefore, flexible budgets are a more adaptive solution because they can be adjusted to the company's actual activity level. This study aims to analyze in depth the role of flexible budgets in controlling and analyzing factory overhead costs. The research method used is a literature study by reviewing various relevant theories, books, and journals. The results of the study indicate that flexible budgets play a significant role in increasing the effectiveness of cost control, especially factory overhead costs, by providing more accurate information on cost deviations and operational efficiency. Furthermore, flexible budgets support variance analysis, allowing management to identify the causes of cost differences, whether due to changes in activity levels or inefficiencies. Thus, the implementation of flexible budgets can be a strategic tool for management in improving a company's financial performance and competitiveness in the manufacturing industry.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Deep Learning Maria Nency Lumban; Rini Herliani; Andri Zainal; Weny Nurwendari; Tuti Sriwedari
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8547

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi sehingga diperlukan penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kritis, dan bermakna di SMK Negeri 6 Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Negeri 6 Medan, yang terlihat dari kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, seperti kurang aktif bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat, serta masih rendahnya ketuntasan hasil belajar siswa yang belum mencapai batas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 85. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning yang menekankan pada mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 32 siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 6 Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Persentase aktivitas belajar siswa meningkat dari 53,12 % pada siklus I menjadi 87,50% pada siklus II. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 82,00 pada siklus I menjadi 95,71 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 81,25% menjadi 93,75% dengan ketentuan KKTP sebesar 85. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan Deep Learning efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI Akuntansi SMK Negeri 6 Medan.
Implementasi E-Office Dalam Mendukung Administrasi Perkantoran Modern: Studi Literatur: Penelitian Roberta Uli Sitanggang; Winda Amelia Rambe; Grace Simanjuntak; Cerry Al Siddik Sitorus; Trisa Rama Ariyani; Tuti Sriwedari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6926

Abstract

Implementasi Electronic Office (E-Office) merupakan salah satu bentuk transformasi digital yang berperan penting dalam mendukung administrasi perkantoran modern. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong organisasi untuk mengubah sistem administrasi manual menjadi sistem berbasis digital guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi E-Office dalam mendukung administrasi perkantoran modern melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan sumber pustaka yang relevan mengenai implementasi E-Office, digitalisasi administrasi, serta manajemen perkantoran modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan E-Office memberikan berbagai manfaat, seperti mempercepat proses administrasi, meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen dan arsip, mempermudah koordinasi dan komunikasi internal, serta mendukung sistem kerja yang lebih efektif dan transparan. Selain itu, penerapan E-Office juga membantu mewujudkan konsep paperless office sehingga dapat mengurangi penggunaan dokumen fisik dan biaya operasional organisasi. Namun, implementasi E-Office masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya kompetensi sumber daya manusia, resistensi terhadap perubahan, serta masalah keamanan data dan informasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan organisasi melalui penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan pegawai, serta pengembangan kebijakan yang mendukung pemanfaatan sistem digital agar implementasi E-Office dapat berjalan optimal dalam mendukung administrasi perkantoran modern.
Analisis Efisiensi Pengelolaan Siklus Dokumen Melalui Penerapan Sistem Kearsipan Digital Berbasis Cloud di Kalangan UMKM: Penelitian Miranda Rambe; Priska Pasaribu; Tuti Sriwedari; Nadila Panjaitan; Rasida Hannum
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7040

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan dokumen secara manual yang tidak terstruktur. Penelitian kualitatif berbasis data sekunder ini mengkaji peningkatan efisiensi siklus hidup dokumen melalui penerapan manajemen kearsipan digital berbasis cloud. Analisis menunjukkan bahwa sistem cloud dapat mempercepat pencarian dokumen, meringankan beban administrasi, meningkatkan akuntabilitas, serta mengurangi risiko kehilangan arsip. Keberhasilan penerapan ini sangat bergantung pada tata kelola yang baik, meliputi klasifikasi dokumen, konvensi penamaan, kontrol akses, dan kebijakan retensi. Data makro menyebutkan penetrasi internet Indonesia diproyeksikan mencapai 80,66% (229,43 juta pengguna) pada 2025, sementara terdapat 64,2 juta UMKM yang menyumbang 61,07% terhadap PDB. Meski demikian, adopsi digital belum sepenuhnya mendukung peningkatan tata kelola. Oleh karena itu, kearsipan berbasis cloud harus dipandang sebagai strategi penguatan manajemen UMKM, bukan sekadar adopsi teknologi.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA ERA MODERN: KAJIAN LITERATUR Lediska Juliana Marpaung; Gita Christine Purba; Jelita Christiani Saragih; Sarah Simalango; Tuti Sriwedari
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11823

Abstract

The rapid development of information technology in the modern era has driven a major transformation in office administration management, shifting repetitive manual systems toward integrated digital-based systems. This study aims to analyze how digital transformation through office automation can improve work efficiency, accuracy, and productivity, as well as to identify the benefits and challenges of its implementation. This research employs a library research method with a descriptive qualitative approach, analyzing 15 relevant scientific articles published in recent years and sourced from Google Scholar and ResearchGate. The results indicate that the implementation of technologies such as e-office systems, cloud computing, management information systems, electronic archiving, and artificial intelligence (AI) can accelerate administrative processes, improve data accuracy, strengthen transparency and accountability, and reduce operational costs (paperless). However, the main challenges identified include the readiness of human resources (HR), limitations in technological infrastructure, and data security risks. This study concludes that the success of digital transformation depends not only on technology adoption, but also on the adaptation of organizational work culture and the continuous improvement of employees' digital competencies. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi di era modern telah mendorong transformasi besar dalam tata kelola administrasi perkantoran, di mana sistem manual yang repetitif beralih menjadi sistem digital yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital melalui otomatisasi perkantoran dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan produktivitas kerja, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang relevan dan terbit dalam beberapa tahun terakhir, bersumber dari Google Scholar dan ResearchGate. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi seperti e-office, cloud computing, sistem informasi manajemen, pengarsipan elektronik, dan kecerdasan buatan (AI) mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan akurasi data, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menekan biaya operasional (paperless). Namun demikian, tantangan utama yang dihadapi meliputi kesiapan sumber daya manusia (SDM), keterbatasan infrastruktur teknologi, serta risiko keamanan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada adaptasi budaya kerja organisasi dan peningkatan kompetensi digital pegawai secara berkelanjutan.
PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE DENGAN BERBANTUAN CURIPOD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 SIBOLGA Aldiman Pasaribu; Tuti Sriwedari; Sondang Aida Silalahi; Ulfa Nurhayani; Pasca Dwi Putra
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11535

Abstract

This study originated from the problem of low learning activity and learning achievement among students in the Basic Accounting Vocational subject in Class X AKL 1 at SMK Negeri 1 Sibolga. The low level of learning activity was reflected in students’ limited participation in listening to the teacher’s explanations, engaging in discussions, asking questions, responding to questions, and expressing their ideas during the learning process. In addition, students’ learning achievement remained relatively low, as most of them had not yet met the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). This study aimed to examine the improvement of students’ learning activity and learning achievement through the implementation of the Think Pair Share learning model integrated with Curipod media. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design consisting of two cycles and involved 36 students of Class X AKL 1 at SMK Negeri 1 Sibolga during the 2025/2026 academic year. Data were collected through three instruments: observation, learning achievement tests, and documentation. The findings revealed that the implementation of the Think Pair Share model assisted by Curipod effectively enhanced both students’ learning activity and learning achievement progressively across each cycle. The improvement in learning achievement was indicated by the increasing number of students who successfully achieved mastery learning. These findings suggest that the Think Pair Share model combined with Curipod is effective for use in Basic Accounting Vocational learning. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Think Pair Share learning model assisted by Curipod significantly contributes to improving the learning activity and learning achievement of students in Class X AKL 1 at SMK Negeri 1 Sibolga. ABSTRAK Studi ini bermula dari permasalahan rendahnya aktivitas dan capaian belajar peserta didik pada mata pelajaran Dasar Kejuruan Akuntansi di kelas X AKL 1 SMK Negeri 1 Sibolga. Indikasi rendahnya aktivitas belajar tampak dari minimnya partisipasi siswa dalam menyimak penjelasan pendidik, melakukan diskusi, mengajukan pertanyaan, merespons pertanyaan yang diberikan, serta kurangnya keberanian mereka dalam mengemukakan gagasan sepanjang kegiatan pembelajaran. Di sisi lain, capaian belajar siswa pun masih tergolong rendah, mengingat sebagian besar dari mereka belum berhasil memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan aktivitas dan capaian belajar peserta didik melalui implementasi model pembelajaran Think Pair Share yang diintegrasikan dengan media Curipod. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rancangan dua siklus, melibatkan 36 peserta didik kelas X AKL 1 SMK Negeri 1 Sibolga sebagai subjek penelitian pada Tahun Pembelajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilaksanakan melalui tiga instrumen, yakni observasi, tes capaian belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan model Think Pair Share berbantuan Curipod terbukti mampu mendorong peningkatan aktivitas maupun capaian belajar siswa secara bertahap pada setiap siklus yang dilaksanakan. Peningkatan capaian belajar ini ditandai dengan bertambahnya jumlah siswa yang berhasil mencapai ketuntasan belajar. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa model Think Pair Share yang dikombinasikan dengan Curipod efektif diterapkan dalam pembelajaran Dasar Kejuruan Akuntansi. Berdasarkan hal ini, dapat ditarik simpulan bahwa implementasi model Think Pair Share berbantuan Curipod secara nyata berkontribusi pada peningkatan aktivitas dan capaian belajar siswa kelas X AKL 1 SMK Negeri 1 Sibolga.
Penerapan Balanced Scorecard sebagai Alat Evaluasi Kinerja dalam Organisasi Modern di Era Digital Tuti Sriwedari; Yohana Br Sinaga; Al Ikhwan; Nazwa Arifa; Robema Nainggolan; Sabrina Theresia
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balanced Scorecard (BSC) merupakan alat pengukuran kinerja strategis yang mengintegrasikan aspek keuangan dan non-keuangan untuk menilai efektivitas organisasi secara komprehensif. Di era digital, organisasi menghadapi tantangan yang dinamis sehingga membutuhkan sistem evaluasi kinerja yang adaptif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Balanced Scorecard sebagai alat evaluasi kinerja pada organisasi modern, dengan meninjau relevansi, manfaat, serta keterbatasannya dalam konteks transformasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah hasil-hasil penelitian terdahulu yang membahas penerapan Balanced Scorecard pada organisasi publik maupun swasta. Hasil kajian menunjukkan bahwa Balanced Scorecard mampu menyelaraskan strategi bisnis dengan kinerja operasional, meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan, serta mendukung penciptaan nilai berkelanjutan. Namun, keberhasilan penerapannya sangat bergantung pada komitmen pimpinan, integrasi sistem digital, dan kesiapan budaya organisasi.
EFEKTIVITAS SISTEM KEARSIPAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI ADMINISTRASI PERKANTORAN Abigael Kanaya Queensy Berutu; Aulia Sabila; Khuzaimah BT Khairudin; Zevanya Angelia Berutu; Tuti Sriwedari
IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-INFORMATIKA Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong organisasi untuk melakukantransformasi digital dalam berbagai aspek administrasi, termasuk pengelolaan arsip. Sistemkearsipan digital menjadi salah satu solusi yang digunakan untuk meningkatkan efektivitasdan efisiensi pengelolaan dokumen dibandingkan sistem kearsipan konvensional.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem kearsipan digital dalammeningkatkan efisiensi administrasi perkantoran. Metode penelitian yang digunakanadalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, artikel, danliteratur yang relevan mengenai kearsipan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwasistem kearsipan digital mampu meningkatkan kecepatan temu kembali arsip, menghematbiaya operasional, mengurangi penggunaan ruang penyimpanan fisik, serta meningkatkankeamanan dokumen organisasi. Meskipun demikian, implementasi sistem ini masihmenghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, kebutuhan infrastrukturteknologi, dan risiko keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yangberkelanjutan dan dukungan teknologi yang memadai agar penerapan sistem kearsipandigital dapat berjalan secara optimal. Dengan pengelolaan yang baik, sistem kearsipandigital mampu mendukung terciptanya administrasi perkantoran yang lebih efektif, efisien,dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.Kata Kunci : Manajemen Arsip Digital, Efisiensi Administrasi, Arsip Digital,Administrasi Perkantoran, Teknologi Informasi.
Peran Digital Literacy dalam Memediasi Pengaruh Technology Integration dan Collaborative Learning terhadap Hasil Belajar Akuntansi Nadia Maulida; Pasca Dwi Putra; Sondang Aida Silalahi; Tuti Sriwedari; Haryani Pratiwi Sitompul
Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan Vol. 9 No. 2 (2026): Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan
Publisher : FKIP, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/progress.v9i2.4635

Abstract

This study examines the influence of technology integration and collaborative learning on accounting students' learning outcomes at SMK Negeri 1 Patumbak, with digital literacy as a mediating variable. The urgency of this research stems from the fact that 54.4% of Grade X Accounting students failed to meet the Minimum Completeness Criteria (KKM) of 75, despite the application of digital-based learning and collaborative activities in the classroom. This study employed a quantitative ex post facto design involving all 68 Grade X Accounting and Financial Institution students through total sampling. Data were collected via a four-point Likert scale questionnaire and documentation of mid-semester exam scores, then analyzed using path analysis and Sobel test with SPSS version 31.0.2.0. Results showed that technology integration and collaborative learning each had a significant positive direct effect on both learning outcomes and digital literacy. Digital literacy itself proved to be the most dominant predictor of learning outcomes (β = 0.544). Furthermore, digital literacy significantly mediated the influence of technology integration (Z = 2.750, p = 0.006) and collaborative learning (Z = 4.460, p < 0.001) on learning outcomes, with partial mediation occurring in both pathways. These findings confirm that technology integration and collaborative learning enhance learning outcomes not only directly, but also indirectly by strengthening students' digital literacy as a cognitive bridge toward deeper conceptual understanding. These findings suggest that teachers should design technology use and collaborative activities not merely as instructional tools, but as deliberate pathways for building students' digital literacy, which in turn serves as a cognitive bridge toward deeper conceptual understanding and improved learning outcomes.
The Effect Of Teaching Style And Family Environment On Student Learning Outcomes In Journal Materials General Class XI AKL Judika Nurhayani Situmorang; Andri Zainal; Weny Nurwendari; Tuti Sriwedari; Choms Gary Ganda Tua Sibarani
International Journal of Business and Quality Research Vol. 4 No. 03 (2026): July - September, International Journal of Business and Quality Research (IJBQ
Publisher : Citakonsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijbqr.v4i03.5858

Abstract

The core problem in this research is the suboptimal student learning outcomes in accounting, specifically regarding general journal entry materials. This study aims to determine whether there is a positive and significant influence of Teacher's Teaching Style and Family Environment, both partially and simultaneously, on General Journal Learning Outcomes among 11th-grade AKL students at SMK Negeri 1 Medan. This research was conducted at SMK Negeri 1 Medan using a quantitative ex-post facto approach. The population as well as the sample in this study consisted of all 137 students of the 11th-grade AKL, selected using the total sampling technique. Data collection techniques involved documenting the Mid-Term Examination (UTS) scores and distributing closed-ended questionnaires with a 4-point Likert scale. The research instrument consisted of 28 statements: 18 items for Teacher's Teaching Style (X1) and 10 items for Family Environment (X2). The instruments were previously tested for validity and reliability. The collected data were processed using multiple linear regression analysis via SPSS version 25.0 software. The multiple linear regression analysis yielded the equation: Y = 27.654 + 0.426X_1 + 1.244X_2. Based on partial hypothesis testing (t-test), there is a significant positive influence of Teacher's Teaching Style on general journal learning outcomes with a t-value of 3.100 > 2.001 t-table and a significant value of 0.003 < 0.05. The Family Environment variable also partially exerts a significant positive effect on learning outcomes with a t-value of 4.781 > 2.001 t-table and a significant value of 0.000 < 0.05. Simultaneously (F-test), both independent variables significantly influence the dependent variable with an F-value of 41.761 > 3.153 F-table and a significant value of 0.000 < 0.05. The Adjusted R Square value indicates that the simultaneous contribution of these two independent variables is 57.6%, while the remaining 42.4% is explained by other external variables not examined in this study