Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS EFEK SAMPING OBAT (ESO) PADA PASIEN GERIATRI DI RUANG RAWAT INAP INTERNE RUMAH SAKIT X PROVINSI BENGKULU Tridewi Zakinah; Yelly Oktavia Sari; Dedy Almasdy
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.909

Abstract

Efek samping obat adalah semua respon terhadap suatu obat yang merugikan dan tidak diinginkan, yang terjadi pada dosis normal pemakaian. Reaksi obat yang merugikan dapat mengancam jiwa dan menyebabkan kerusakan permanen serta pengobatan khusus, terutama pada populasi geriatri karena perubahan fisiologis yang mengubah farmakodinamik dan farmakokinetik banyak obat. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pengetahuan, pengalaman, penanganan dan cara pelaporan ESO oleh tenaga kesehatan di ruang rawat inap interne rumah sakit “X” provinsi Bengkulu. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur terhadap 12 informan yang terdiri dari apoteker, dokter dan perawat. Data hasil wawancara direkam, ditranskip, kemudian dilakukan content analysis dengan Sofware NVivo versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tenaga kesehatan tentang farmakovigilan masih kurang, yang berarti pelaporan ESO masih terbatas dan bersifat pasif. Selain itu, informan telah memahami cara penanganan ESO. Obat antibiotik menyebabkan gatal pada kulit, yang merupakan penyebab tersering kasus ESO. Semua informan setuju bahwa sangat penting melaporkan kejadian ESO untuk melindungi keselamatan pasien. Untuk meningkatkan pelaporan ESO, sosialisasi dan pelatihan kesehatan secara teratur dapat dilakukan.
ANALISIS PENGGUNAAN ANTIEMETIK PADA PASIEN KANKER OVARIUM YANG MENDAPAT KEMOTERAPI DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Nike Okvitarini; Hansen Nasif; Yelly Oktavia Sari
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.920

Abstract

Kanker ovarium merupakan kanker ginekologi yang menempati peringkat ketiga kanker yang terjadi pada wanita. Pengobatan kanker menimbulkan efek samping yang beragam, salah satunya mual dan muntah yang terjadi pada 70-80% pasien dewasa yang menerima kemoterapi. Pemberian antiemetik berpengaruh besar bagi pasien untuk mencegah mual dan muntah sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan kepatuhan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pola penggunaan antiemetik, gambaran skor CINV (Chemoteraphy Induced Nausea Vomiting) pasien dengan skala FLIE ( Functional Living Index  Emesis) dan untuk mengetahui hubungan penggunaan antiemetik dengan skor CINV skala FLIE. Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional, pengumpulan data dilakukan secara prospektif, pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu primer dan skunder dengan jumlah pasien 31 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi. Dari hasil penelitian didapatkan pola penggunaan antiemetik untuk premedikasi  kemoterapi yaitu kombinasi antara antagonis serotonin 5-HT3 ondansetron injeksi, deksametason injeksi, dan difenhidramin injeksi serta kombinasi antagonis serotonin 5-HT3 palonosetron injeksi, deksametason injeksi, ranitidin injeksi, dan difenhidramin injeksi. Sedangkan obat oral setelah kemoterapi yang digunakan ondasetron tablet dan metoklopramid tablet. Hasil rata-rata skor CINV fase akut 6,09 dan fase delayed 4,88. Pada fase akut didapatkan nilai p>0,05yang berarti tidak ada perbedaan rata-rata skor CINV pasien pada fase akut berdasarkan antiemetik dan pada fase delayed didapatkan nilai p<0,05 yang berarti ada perbedaan rata-rata skor CINV pada fase delayed diantara pasien berdasarkan obat antiemetik.
Kajian Kepatuhan Terapi dan Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Pasien DM Tipe II Nasif, Hansen; Yelly Oktavia Sari; Ningsih, Riska
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease requiring long-term management. Adherence is a crucial determinant of therapeutic success, influencing Health-Related Quality of Life (HRQoL). This cross-sectional study aimed to assess therapy adherence and HRQoL in type 2 diabetes mellitus patients, explore their associations with sociodemographic and clinical factors, and determine the correlation between these variables. The study involved 144 respondents at the Internal Medicine Clinic of RSUD HA Thalib  in Sungai Penuh City, conducted in June 2024. The MARS-5 questionnaire was used to measure therapy adherence, while the DQoL assessed HRQoL. Results indicated no significant association between sociodemographic and clinical characteristics and therapy adherence. However, occupation, comorbidities, and complications were significantly associated with HRQoL. Chi-square analysis revealed a significant correlation between therapy adherence and HRQoL (p-value = 0.001). In conclusion, this study demonstrates a significant association between therapy adherence and HRQoL in type 2 diabetes mellitus patients.